Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 241 dari 342

Survei Gaya Belajar Siswa Berprestasi di SMK Negeri 1 Tanjung Selor

MAGHFIROTUL FAUZIAH
2022 · Book · Open Access

Maghfirotul Fauziah. 2022. Survei Gaya Belajar Siswa Berprestasi Di Smk Negeri 1 Tanjung Selor, di bimbing oleh Ibu Siti Rahmi S.Sos.I.,M.Pd selaku Pembimbing Utama dan Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si selaku dosen pembimbing Anggota. Keberhasilan seorang siswa dalam mencapai prestasi belajar sangat dipengaruhi oleh faktor tertentu, salah satunya gaya belajar, setiap siswa cenderung memiliki gaya belajar yang berbeda-beda yang berguna dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, memperhatikan gaya belajar siswa adalah hal yang penting untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi siswa. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar siswa kelas XI dan XII SMK Negeri 1 Tanjung Selor pada tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif, dengan menggunakan metode survei. Sampel dalam penelitian ini 21 siswa berprestasi kelas XI dan 21 siswa berprestasi kelas XI dengan jumlah keseluruhan yaitu sebanyak 42 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran skala, sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala gaya belajar siswa. Gaya belajar yang diidentifikasi pada penelitian ini yaitu gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa berprestasi di SMK Negeri 1 Tanjung Selor memiliki kecenderungan gaya belajar auditorial yang dimiliki 18 siswa berprestasi dengan presentase 43%, kemudian terdapat 12 siswa dengan presentase 29% memiliki gaya belajar visual, 7 siswa dengan presentase 17% memiliki gaya belajar visual-auditorial dan 5 siswa dengan presentase 12% memiliki gaya belajar auditorial-kinestetik.

ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI SMK NEGERI 2 TARAKAN

TUTUT DWI WULANDARI
2022 · Book · Open Access

Bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran di sekolah. Dalam pembelajaran digunakan beberapa tindak tutur khususnya tindak tutur direktif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penggunaan tindak tutur pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan, khususnya tindak tutur direktif. Sumber data penelitian ini adalah semua percakapan yang terdapat pada interaksi belajar mengajar di kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik observasi, teknik simak, rekam, dan teknik catat merupakan teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian ini. Teknik padan pragmatis merupakan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis reaksi tindakan dari mitra tutur. Langkah-langkah analisis data penelitian, yaitu pengumpulan data, klasifikasi data dan analisis data. Hasil analisis penelitian yang diperoleh sebanyak 102 data dari 6 jenis tindak tutur direktif. Sebanyak 58 data tindak tutur jenis pertanyaan, 20 data tindak tutur jenis perintah, 6 data tindak tutur jenis permintaan, 9 data tindak tutur jenis larangan, 7 data tindak tutur jenis pemberian izin, dan 2 data tindak tutur jenis nasihat. Tindak tutur direktif jenis pertanyaan lebih dominan diperoleh dalam proses pembelajaran karena sebagai bentuk rangsangan terhadap pengetahuan siswa dan interaksi antara siswa dengan siswa. Fungsi tindak tutur direktif lainnya yang ditemukan pada penelitian ini yakni memberikan perintah, berdoa, bertanya, memberikan izin, menasehati, melarang, dan meminta.

Makna Simbol Ritual Pernikahan Suku Dayak Bulusu Di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara (Kajian Semiotik)

GRESYA HERTI FRANSISKA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh dan mendeskripsikan makna, fungsi, dan manfaat yang terkandung di dalam simbol-simbol budaya pada prosesi ritual pernikahan suku Dayak Bulusu di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara dengan menggunakan Kajian Semiotik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan semiotik dari Charles Sanders Pierce. Data penelitian ini yaitu makna simbol yang terkandung dalam prosesi ritual pernikahan suku Dayak Bulusu. Kemudian, sumber data dari penelitian ini adalah ritual pernikahan suku Dayak Bulusu di Kabupaten Tana Tidung. Sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini di antaranya yaitu obeservasi/pengamatan langsung, dokumentasi dam rekam, wawancara, teknik catat. Adapun teknik analisis data yang dilakukan oleh peneliti yaitu mengumpulkan data-data, menafsirkan kedalam bahasa Indonesia, dan terakhir mendeskripsikan dalam bentuk pemaparan dengan pernyataan yang ada. Hasil dari penelitian ini berupa data simbol budaya dari ritual pernikahan suku Dayak Bulusu yang berjumlah sebanyak 29 data, 23 data berupa benda dan 6 data berupa tindakan. Kemudian data tersebut akan dikaji menggunakan Semiotik segitiga makna dari Charles Sanders Peirce yang meliputi sign (tanda), object (objek), dan interpretant (interpretasi/penggunaan). Semua data-data tersebut akan diketahui maknanya jika dikaji menggunakan teori segitiga makna agar dapat diketahui dengan jelas bahwa setiap data memiliki makna yang terkadung di dalamnya, sehingga akan mudah memahami secara mendalam dan menyeluruh makna simbol yang terkandung dalam Ritual Pernikahan Suku Dayak Bulusu di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara. Kata Kunci: Dayak Bulusu, Makna Simbol, Ritual Pernikahan, dan Semiotik

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS VII.9 SMPN 1 TARAKAN

MONIKA
2022 · Book · Open Access

This research aimed to describe the form of language errors in the field of spelling and syntax in the descriptive compositions written by the Grade VII.9 students of SMPN 1 Tarakan. The study was considered as decriptive-qualitative research with the data in the form of words, clauses and sentences in the descriptive compositions written by the Grade VII.9 students of SMPN 1 Tarakan containing language errors in their writing compositions. The data were obtained from the descriptive compositions written by the Grade VII.9 students of SMPN 1 Tarakan in the academic year of 2020-2021. In this research, the data were analyzed using the basic Direct Element Sharing (DES) and further techniques, consisting of omission, substitution, and insertion techniques. The results showed that there were language errors in the descriptive compositions written by the Grade VII.9 students of SMPN 1 Tarakan. The results show that there were 207 errors, consisting of 73 capital letter writing errors, 27 writing errors on ku-, kau-, -ku, -mu, 60 preposition writting erros, 25 puncuation errors, 5 symbol writing errors, 3 excessive element use errors, 5 excessive superlative use errors, 5 double pluralization errors, and 4 excessive conjunction use errors. The errors with the gratest frequency occurred in writing the capital letters (73 errors), meaning that the students’ ability to understand how to write capital letters was still poor. Meanwhile, the smallest errors occurred in the excessive element use (3 errors).

Pelaksanaan Layana Home Visit Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Sembakung

AGUS TRI ANGGI INDAH P. S.
2022 · Book · Open Access

Agus Tri Anggi Indah Purnama Sari, 2021. Pelaksanaan Layanan Home Visit Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Sembakung. Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan home visit oleh guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Sembakung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian adalah guru bimbingan dan konseling SMA Negeri 1 Sembakung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan home visit yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Sembakung terlaksana dengan baik dan efektif dimana guru BK melaksanakan dengan beberapa tahapan yang terdiri dari tahap pelaksanaan, tahap perencanaan, tahap evaluasi, tahap analisis hasil evaluasi dantahap tindak lanjut. Namun ada prosedur yang belum terlaksana dengan baik, yaitu tidak ada dokumentasi dalam tahap laporan.

DEIKSIS DALAM NOVEL “CINTA BRONTOSAURUS” KARYA RADITYA DIKA (KAJIAN PRAGMATIK)

PUJA BAGUS BASTIAN
2022 · Book · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk deiksis persona, ruang, dan waktu yang terdapat pada novel Cinta Brontosaurus karya Raditya Dika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan-kutipan dalam dialog novel Cinta Brontosaurus karya Raditya Dika yang dimuat dalam kolom sesuai dengan jenis deiksis. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan terdapat tiga jenis deiksis yang ditemukan yaitu bentuk deiksis persona, deiksis ruang/tempat, dan deiksis waktu. Deiksis persona terbagi menjadi tiga yaitu deiksis persona pertama (gue, aku, saya, dan kita), bentuk deiksis persona kedua (lo, kamu, anda, kau, dan kalian) dan Bentuk persona ketiga (dia, beliau, dan mereka). Bentuk deiksis ruang/tempat yaitu bentuk ke sana, itu, ini, di sini, dan di sana. Bentuk deiksis waktu yaitu tadi, setahun yang lalu, kemarin, saat itu, bulan yang lalu, sekarang, enam bulan kemudian, nanti dan besok. novel Cinta Brontosaurus karya Raditya Dika ditemukan dua puluh enam bentuk deiksis, yang meliputi dua belas bentuk deiksis persona, lima bentuk deiksis ruang/tempat dan sembilan bentuk deiksis waktu. D ari penelitian ini jenis-jenis deiksis yang dominan adalah deiksis persona pertama tunggal bentuk bebas gue/aku dan persona kedua bentuk lo/kau. Deiksis persona pertama tunggal bentuk gue dan persona kedua bentuk lo dominan muncul karena mengacu pada Raditya Dika saja sebagai penulis novel Cinta Brontosaurus.

KESANTUNAN BERBAHASA PADA VIDEO DEBAT CAGUB DAN CAWAGUB KALTARA TAHUN 2020[KAJIAN PRAGMATIK]

GUNDARI GUANITAMELA PERANGIN-ANGIN
2022 · Book · Open Access

KESANTUNAN BERBAHASA PADA VIDEO DEBAT CAGUB DAN CAWAGUB KALTARA TAHUN 2020 (KAJIAN PRAGMATIK) ABSTRAK Penelitian ini adalah mendeskripsiskan kesantunan berbahasa pada video debat calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara tahap 1 tahun 2020. Objek penelitian ini adalah video debat calon gubernur dan wakil gubernur kaltara tahun 2020. Penulis mengambil objek kajian berupa perdebatan antara calon-calon yang akan menjadi gubernur dan wakil gubernur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kesantunan berbahasa dalam debat cagub dan cawagub adapun sumber data dalam penelitian ini berbentuk video debat cagub dan cawagub Kalimantan utara tahun 2020 dan sumber data pendukung yaitu video rekaman dan transkip debat cagub dan cawagub Kalimantan Utara diakses melalui situs portal Youtube. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan teknik simak dan teknik catat. Data tersebut dianlisi melalui teori kesantunan berbahasa Lakoff dan Geoffrey Leech, antara lain 25 tuturan yang ada pada debat cagub dan cawagub dengan rincian 11 tuturan yang tidak santun dan 14 tuturan yang santun. Tuturan yang santun adalah tuturan yang mematuhi kesantunan berbahasa, yakni 2 tuturan pada kaidah formalitas Lakoff, 3 tuturan pada kaidah persamaan atau kesekawanan, 2 tuturan maksim kemurahan hati Geoffrey Leech, 3 tuturan maksim kesetujuan Geoffrey Leech, dan 4 tuturan maksim kebijkasanaan Geoffrey Leech. Tuturan yang tidak santun adalah tuturan yang melanggar prinsip kesantunan, dengan rincian 3 tuturan kaidah formalitas Lakoff, 1 tuturan kaidah persmaan Lakoff, 4 tuturan maksim kebijaksanaan Geoffrey Leech, 2 tuturan maksim kemurahan hati Geoffrey Leech, dan 1 tuturan maksim kesetujuan hati Geoffrey Leech. Dari tuturan yang telah dianalisis, peneliti menemukan bentuk-bentuk tuturan yang santun dan tidak santun dalam debat cagub dan cawagub Kalimantan Utara tahun 2020. 14 tuturan itu dikatakan santun karena mematuhi kaidah dan maksim yang sesuai dengan penelitian ini.

Penggunaan Variasi Bahasa Bugis Bone di Desa Tabur Lestari Kecamatan Sei. Menggaris Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara ( Kajian Sosiolinguistik )

MUHAMMAD SAFWAN
2022 · Book · Open Access

Penggunaan Variasi Bahasa Bugis Bone di Desa Tabur Lestari Kecamatan Sei. Menggaris Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Kajian Sosiolinguistik ABSTRAK Muhammad Safwan. 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa bugis bone di desa tabur lestari di tinjau dari latar belakang geografis dan sosial penutur serta fungsi di variasi bahasa di masyarakat tabur lestari dan relevansinya dalam pembelajaran sosiolinguistik Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Borneo Tarakan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif serta kajian yang digunuakan yaitu kajian sosiolinguistik. Adapun sumber data yang diperoleh dari masyarakat yang terdapat di desa tabur lestari. Data penelitian ini berbentuk dua kosakata yang terdapat di dalamnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik rekam, teknik catat dan teknik simak libat cakap. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variasi bahasa bugis bone di masyarakat desa tabur lestari kecamatan sei.menggaris data yang di peroleh dari hasil klasifikasi sebanyak lima puluh tiga data yang terdiri dari klasifikasi anggota tubuh, katakerja, kata sifat, kata benda, kata buah, waktu dan hewan. Berdasarkan kategori tingkat pendidikan dan tingkat usia. Dari kedua kategori tersebut dapat dilihat data yang diperoleh yaitu data yang berupa kosakata yang dimana kosakata tersebut terdapat dua kosakata berbeda namun tidak merubah artinya dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu sangat jelas bahwa keadaan geografis dan latar belakang budaya menjadi faktor utama adanya variasi bahasa serta berkembang di setiap daerah yang ada di Indonesia. Kata Kunci : Variasi Bahasa, Sosiolinguistik, Bahasa Bugis Bone

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI APLIKASI POWTOON BAGI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 TARAKAN

FAYZAL
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetagui keefektifan media audio visual berbasis powtoon dalam pembelajaran menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan, Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall yang terdiri dari 7 langkah penelitian yaitu, penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, menghasilkan produk, uji coba produk , revisi produk, uji coba dan revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli desain, angket respon guru, angket respon siswa. Hasil penelitian dari validasi media pembelajaran berbasis powtoon oleh pakar materi mendapat 90% yang diperoleh dari 3 indikator pokok penilaian yaitu kesesuaian materi dengan KD, keakuratan materi, dan penyajian pendukung. Pakar bahasa mencapai 100% yang diperoleh dari 10 indikator penilaian dan dinyatakan sangat layak, pakar desain mencapai 93% dikategorikan sangat layak, angket respon dari guru terhadap media pembelajaran berbasis powtoon audio dan visual mendapat skor sebesar 100% dinyatakan sangat praktis, dan tanggapan siswa terhadap media mencapai 99% dan juga dinyatakan sangat efektif. Uji coba produk yang dikembangkan dilaksanakan di SMP Negeri 5 Tarakan. Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran ini layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia terhadap materi menulis teks berita.

Nilai Pendidikan Karakter Cerita Rakyat Suku Bulungan Kalimantan Utara Dalam Buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan (Kajian Sosiologi Sastra)

SYAFITRI IRAWATI
2022 · Book · Open Access

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER CERITA RAKYAT SUKU BULUNGAN KALIMANTAN UTARA DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG PUTRI KAYAN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan karya Dt. Iskandar Zulkarnaen yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit Pustaka Spirit dengan jumlah 92 halaman. Data dalam penelitian ini berupa nilai pendidikan karakter cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan ditinjau secara sosiologi sastra. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Artinya, peneliti membaca teks cerita Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan secara keseluruhan dan mencari data yang mengandung nilai pendidikan karakter, kemudian membuat klarifikasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menginterpretasikan data tersebut dan terakhir membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang-Putri Kayan ditemukan 40 data, Nilai Pendidikan Karakter berdasarkan klarifikasi diantaranya: Nilai Pendidikan Karakter Religius 10 data, Nilai Pendidikan Karakter Kerja Keras 9 data, Nilai Pendidikan Karakter Kreatif 5 data, Nilai Pendidikan Karakter Mandiri 2 data, Nilai Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan 7 data, dan Nilai Pendidikan Karakter Tanggung Jawab 7 data. Nilai pendidikan karakter yang paling dominan adalah nilai pendidikan religius yaitu sikap dan prilaku yang menunjukan patuh terhadap ajaran agama yang dianut dan dapat bertoleransi dengan agama lain dan nilai pendidikan karakter yang tidak dominan adalah nilai pendidikan karakter mandiri yaitu merupakan sikap dan perilaku yang tidak ingin bergantung pada orang lain dalam menuntaskan tugas-tugas dan permasalahan.

Makna Simbol dalam Prosesi Pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara (Kajian Semiotik)

NURHASLINDA
2022 · Book · Open Access

Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terdapat dalam simbol prosesi pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah makna dari simbol dalam prosesi pernikahan Adat Bugis Bone yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah prosesi pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam dan catat. Teknik penyajian data dalam penelitian ini berbentuk tabel. Teknik analisis data menggunakan beberapa tahap analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Data yang diperoleh sebanyak 26 data. Data berupa benda dan makanan pada prosesi Mappenre Botting terdapat 5 data. Data berupa benda dan makanan pada prosesi Akad Nikah terdapat 13 data. Data berupa benda pada prosesi Mappasikerawa terdapat 1 data. Data berupa benda pada pakaian Adat dan perhiasan terdapat 7 data. Data yang ditemukan akan dianalisis menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu teori segitiga makna berupa Sign (Tanda), Object (Acuan Tanda), Interpretant (Penggunaan Tanda). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat makna pada simbol dalam setiap prosesi pada puncak acara pernikahan Adat Bugis Bone di Kota Tarakan. Dengan tujuan bahwa dalam pernikahan merupakan ibadah yang paling mulia dan menyatukan dua insan dalam membangun rumah tangga dengan menjalankan perintah yang Maha Kuasa serta menyempurnahkan separuh agama.

Kesalahan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VIII Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Bunyu

NURAIDAH
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Bunyu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dan sumber data berupa kata dan kalimat yang mengandung kesalahan bahasa pada teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Bunyu yang berjumlah 35 teks laporan hasil observasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 221 kesalahan dalam kaidah ejaan bahasa Indonesia yang terdiri dari 39 kesalahan pemakaian huruf kapital pada kata di awal kalimat, 10 kesalahan pemakaian huruf kapital pada huruf pertama nama geografi, 32 kesalahan pemakaian huruf miring pada kata atau ungkapan dalam bahasa asing, 22 kesalahan penulisan kata berimbuhan di-, me-, dan ter-, 8 kesalahan penulisan kata ulang, 12 kesalahan penulisan kata depan di- dan ke-, 4 kesalahan penulisan gabungan kata, 12 kesalahan penulisan angka dan bilangan, 20 kesalahan penulisan singkatan, 13 kesalahan pemakaian tanda titik (.) pada akhir kalimat pernyataan, 12 kesalahan tanda koma (,) pada kalimat perincian, 8 kesalahan tanda hubung (-) pada kata ulang, 11 kesalahan tanda hubung (-) untuk menandai bagian kata yang terpenggal oleh pergantian baris, dan 18 kesalahan penulisan unsur serapan. Kesalahan ejaan yang paling banyak dilakukan oleh siswa, yaitu pada kesalahan penulisan kata. Kesalahan tersebut terjadi karena faktor pemahaman siswa terhadap kaidah ejaan bahasa Indonesia yang kurang karena pembelajaran yang dilakukan secara daring, pengajaran bahasa Indonesia tidak tersampaikan secara maksimal, ketidaktelitian siswa pada saat menulis, dan kurangnya penggunaan kosakata.

STRUKTUR CERITA LISAN DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG-PUTRI KAYAN (KAJIAN STRUKTURAL)

MOH IMAM SUHARTONO
2022 · Book · Open Access

STRUKTUR CERITA LISAN DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG PUTRI KAYAN (KAJIAN STRUKTURAL) ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur cerita lisan dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan karya Dt. Iskandar Zulkarnaen yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit Pustaka Spirit dengan jumlah 92 halaman. Data dalam penelitian ini berupa struktur cerita lisan dalam buku hikayat datoe lancang putri kayan ditinjau secara struktural. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat.Sastra lisan adalah karya sastra dalam bentuk ujaran lisan. Sastra lisan mencakup ekspresi kesusastraan warga dan kebudayaan yang disebar secara turun-temurun secara lisan dan memiliki nilai-nilai leluhur dalam masyarakat khususnya kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat. Artinya peneliti membaca teks cerita Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan secara keseluruhan dan mencari data yang terkait dengan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Struktur dalam hikayat merupakan salah satu faktor pembangun terbentuknya sebuah cerita, Unsur intrinsik adalah unsur pembangun dari dalam sebuah buku, unsur penting yang tidak boleh di lewatkan dalam karya sastra komponen komponennya terdiri dari tema, tokoh, penokohan, alur/plot, latar, gaya bahasa, sudut pandang, dan amanat. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur dari luar buku terdapat tiga hal utama dalam unsur ekstrinsik buku, yaitu latar belakang masyarakat, latar belakang pengarang, dan nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah buku.kemudian membuat klarifkasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menginterpretasikan data tersebut dan terakhir membuat kesimpulan di buku.

Menulis wacana persuasi pada teks iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan

RESKY APRILIANA JUMATIA
2022 · Book · Open Access

MENULIS WACANA PERSUASI PADA TEKS IKLAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Wacana Persuasi apa saja yang ada pada Teks Iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan dan untuk lebih memahami dan mendeskripsikan bagaimana teks iklan pada wacana persuasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca dan catat. Penelitian ini kualitatif deskriptif ini berisi kata-kata dan kalimat untuk mendeskripsikan sesuatu secara jelas. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari tugas siswa melalui teks iklan. Data penelitian ini adalah kata-kata dan kalimat. Jumlah seluruh yang ditemukan dalam penelitian menulis wacana persuasi pada teks iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan berjumlah 50 data wacana persuasi. Penggunaan wacana persuasi terdiri dari berbagai macam iklan. Pengunaan wacana persuasi yang terbanyak berdasarkan klasifikasi adalah Wacana persuasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yaitu sebanyak 21 data, wacana persuasi Iklan Layanan Masyarakat merupakan iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat. Wacana persuasi Iklan penawaran sebanyak 23 data, Wacana Persuasi Iklan penawaran merupakan iklan yang berisi penawaran produk barang atau jasa kepada masyarakat. Wacana persuasi Iklan Pendidikan sebanyak 6 data wacana persuasi iklan pendidikan merupakan iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang berkaitan dengan pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa data pada Wacana Persuasi Iklan Penawaran lebih banyak terkumpul yaitu sebanyak 23 data. Siswa lebih tertarik pada teks iklan penawaran (jasa/produk) karena iklan penawaran lebih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari contoh nya pada iklan di televisi ataupun media sosial.

Minat Belajar Siswa Kelas VII Pada Pelajaran Bahasa Indonesia melalui Pembelajaran Daring di Mts DDI Kota Tarakan

NURAIDA
2022 · Book · Open Access

MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PEMBELAJARAN DARING DI MTS DDI KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat belajar siswa kelas VII pada pelajaran bahasa Indonesia melalui pembelajaran daring dan apa saja kendala pada pembelajaran daring. Keadaan pendidikan saat ini juga harus dilakukan secara daring. Seperti yang diketahui bahwa dampak dari wabah virus covid-19 menjadikan pendidikan Indonesia siswa diharuskan belajar menggunakan metode pembelajaran daring. Minat belajar masih rendah sehingga menjadi salah satu penyebab kesulitan belajar bahasa Indonesia bagi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hal ini dapat dilihat dari penelitian yang akan menganalisis, mendeskripsikan, serta memaparkan data-data yang telah diperoleh dengan menggunakan kata-kata dan kalimat dan tidak menggunakan angka maupun perhitungan. Pendekatan yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah pendekatan Kualitatif, dengan jenis penelitian fenomenologi, hal ini didapati dari sebuah fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar sehingga menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa-siswi kelas VII MTS DDI Kota Tarakan, sedangkan sampel dalam penelitian ini yang diambil beberapa peserta didik dari masing-masing kelas VII a dan VII b dengan mengambil peserta didik secara acak siswa atau random. Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner yang dibagikan secara online dengan 20 pernyataan. Kuisioner digunakan untuk mencari tanggapan dari responden terhadap minat belajar siswa dan kendala pembelajaran daring pada mata pelajaran baahasa Indonesia. Minat belajar siswa dapat ditinjau dari indikator, yaitu perasaan rasa senang, ketertarikan siswa, perhatian siswa dan keterlibatan siswa Kata Kunci : Bahasa Indonesia, Minat Belajar, Pembelajaran daring

Penggunaan Konjungsi Dalam Kalimat Majemuk Pada Cerita Fantasi Karya Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan (Kajian Sintaksis)

SARIFAH MUSDALIPAH
2022 · Book · Open Access

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konjungsi dan kesalahan penggunaan konjungsi dalam kalimat majemuk pada cerita fantasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik baca, teknik simak, dengan fungsi konjungsi. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang terdapat dalam cerita fantasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Pada analisis data, peneliti mengkaitkan kajian teori dengan data yang terkumpul mengenai arti atau maksud penggunaan data tersebut. Hasil penelitan menunjukan bahwa terdapat penggunaan konjungsi dan kesalahan konjungsi dalam kalimat majemuk pada cerita fantasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Data penggunaan konjungsi dalam kalimat majemuk yang diperoleh sebanyak 32 data, penggunaan konjungsi koordinatif dalam kalimat majemuk setara sebanyak 21 data, sedangkan penggunaan konjungsi subordinatif dalam kalimat majemuk bertingkat sebanyak 11 data. Data kesalahan penggunaan konjungsi dalam kalimat majemuk sebanyak 8 data. Kesalahan konjungsi koordinatif dalam kalimat majemuk setara sebanyak 4 data dan kesalahan konjungsi subordinatif dalam kalimat majemuk bertingkat sebanyak 4 data.

BENTUK DAN FUNGSI DALAM TRADISI UPACARA RAMBU SOLO' DALAM PELAKSANAAN UPACARA ADAT DI BUNTU TONDOK KECAMATAN BUNTU PEPASAN KABUPATEN TORAJA UTARA (KAJIAN FOLKLOR)

NOVA KALUA
2022 · Book · Open Access

Nova Kalua, 2021. Bentuk Dan Fungsi Dalam Tradisi Upacara Rambu Solo’ Dalam Pelaksanaan Upacara Adat Di Buntu Tondok Kecamatan Buntu Pepasan Kabupaten Toraja Utara (Kajian Folklor). Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi pada pelaksanaan upacara Rambu Solo’ bagi masyarakat Buntu Tondok Kecamatan Buntu Pepasan Kabupaten Toraja Utara. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana sasaran yang dituju dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan fungsi pada pelaksanaan upacara Rambu Solo’. Yang menjadi responden pada penelitian ini adalah tokoh agama, tokoh adat, pelaku adat, tokoh masyarakat, dan anggota masyarakat. Penelitian ini menjelaskan bahwa nyanyian rakyat, permainan rakyat, dan arsitektur rakyat memiliki fungsi seperti sebagai alat komunikasi dan sebagai media hiburan dalam upacara Rambu Solo’ sedangkan bentuk dalam upacara Rambu Solo’ berupa tempat pelaksanaan upacara, waktu pelaksanaan, pelaku dan kostum yang digunakan. Hasil dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa bentuk dan fungsi dalam upacara Rambu Solo’ dalam kajian folklor terdapat dalam beberapa bentuk yakni folklor lisa, folklor sebagian lisan, dan folklor bukan lisan.

Analisis Diksi dan Makna Bahasa Iklan Layanan Masyarakat Kajian Pragmatik

ADE FITRIYA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diksi serta makna dalam iklan layanan masyarakat pada bidang pragmatik. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa diksi dan makna pada spanduk iklan layanan masyarakat yang terpajang di jalan raya dan bangunan khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang terdapat pada jalan Yos Sudarso, jalan Mulawarman, jalan Jendral Sudirman, dan jalan Pulau Sumatra. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, klasifikasi data dan analisis data terdapat 35 data yang akan dianalisis berupa diksi dan makna. Diksi yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat yang diteliti yaitu terdapat 8 diksi denotasi, 21 diksi konotasi, 2 diksi umum, dan 3 diksi khusus, sedangkan makna yang terdapat dalam iklan layanan masyarakat terdiri dari 2 makna deklaratif, 4 makna ekspresif, 24 makna direktif, dan 4 makna komisif menggunakan kajian pragmatik yang terdapat dalam sebuah iklan layanan masyarakat. Penyebab diksi dan makna tersebut terjadi akibat dari pengaruh lingkungan sosial.

STRUKTUR DAN FUNGSI MANTRA PAGAR DIRI SUKU DAYAK PUNAN DI DESA RESPEN TUBU KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU (KAJIAN SASTRA LISAN)

NOVIA DIAN CAHYANTI
2022 · Book · Open Access

Struktur dan Funngsi Mantra Pagar Diri Suku Dayak Punan Di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau (Kajian Sastra Lisan) Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh dan mendeskripsikan Struktur dan Fungsi Mantra Pagar Diri Suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah frasa atau kalimat berupa mantra pagar diri suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu mantra pagar diri suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau yang bersumber dari informan/narasumber. Instrumen dalam penelitian ini adalah human instrumen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di antaranya, yaitu observasi, wawancara, teknik catat, teknik perekaman, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu identifikasi, klasifikasi, analisis data, danpenyimpulan. Data yang diperoleh sebanyak tujuh mantra pagar diri Struktur mantra terdiri atas enam unsur di antaranya, yaitu 1) unsur judul, 2) unsur pembuka, 3) unsur niat, 4) unsur sugesti, 5) unsur tujuan, 6) unsur penutup. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak semua mantra yang dimiliki suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau tersusun berdasarkan enam unsur tersebut, karena terdapat beberapa mantra yang hanya terdiri atas tiga unsur. Adapun secara keseluruhan mantra pagar diri yang dimiliki oleh suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau memiliki tiga fungsi, yaitu fungsi budaya, fungsi kepercayaan, dan fungsi pendidikan.

GAYA BAHASA PADA KUMPULAN PUISI PARA JENDRAL MARAH-MARAH KARYA WIJI THUKUL (KAJIAN STILISTIKA)

LILISNAWATI
2022 · Book · Open Access

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gaya bahasa pada kumpulan Puisi Para Jendral Marah-marah karya Wiji Thukul (Kajian Stilistika). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat atau adapun paragraf. Data dalam penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat, dalam kumpulan puisi Wiji Thukul, yang sesuai dengan masalah yang diangkat penelliti, yakni tentang gaya bahasa. Sumber data penelitian adalah kumpulan Puisi Para Jendral Marah-marah karya Wiji Thukul terdiri dari 37 halaman dan terdapat 21 puisi, diterbitkan oleh Majalah Tempoe. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa dan menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 gaya bahasa dari dari 176 data, diantaranya: 30 gaya bahasa aliterasi, 44 gaya bahasa asonansi, 12 gaya bahasa anafora, 7 gaya bahasa epifora, 16 gaya bahasa antonomasia, 11 gaya bahasa personifikasi, 10 gaya bahasa sinkope, 9 gaya bahasa sigmatisme, 8 gaya bahasa sinestesia, 7 gaya bahasa retorik, 6 gaya bahasa simile, 4 gaya bahasa asindeton, 3 gaya bahasa polisindeton, 3 gaya bahasa metafora, 2 gaya bahasa aferesis, 1 gaya bahasa onomatope, 1 gaya bahasa hiperbola, 1 gaya bahasa pararima, 1 gaya bahasa efanelepsis. Gaya bahasa yang paling dominan digunakan oleh Wiji Thukul ialah gaya bahasa asonansi terdapat 47 data, Wiji menuliskan puisinya dengan menggunakan perulangan bunyi vokal yang sama secara berurutan di akhir kalimat untuk lebih menegaskan dan memberikan penekanan terhadap hal yang ingin disampaikannya. Gaya bahasa yang jarang digunakan yakni gaya bahasa hiperbola, pararima, onomatope dan efanelepsis yang hanya berjumlahkan 1 data. Ciri puisi Wiji Thukul yakni tidak terlalu berfokus menggunakan kata-kata kiasan dan tidak menggunakan diksi-diksi nan romantis, beliau mengupas realita sosial rakyat pinggiran melalui karya puisinya.