RIDWANSYAH
2022 · Book · Open Access
Cacing sutra merupakan salah satu jenis pakan alami yang disukai oleh benih ikan karena pertumbuhan benih sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan dan jenis pakan yang diberikan. Ampas tahu merupakan limbah organik yang dapat digunakan sebagai suplai makanan untuk menopang pertumbuhan cacing sutera karena memiliki nilai protein yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengunaan ampas tahu dengan dosis yang berbeda untuk pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp). Cacing sutra sebanyak 10gr dipelihara pada wadah berukuran 35cmx28cmx15cm selama 20 hari. Adapun perlakuan yang diberikan yaitu Kontrol (Lumpur 100%) P1 (Lumpur 70% dan Ampas tahu 30%) P2 (Lumpur 60% dan Ampas Tahu 40%) P3 (Lumpur 50% dan Ampas Tahu 50%). Hasil penelitian menunjukkan nilai biomassa dan populasi cacing sutra memiliki nilai yang berbeda nyata bila dibandingkan kontrol dengan nilai terbaik pada P3 dan terkecil pada kontrol. Data pengukuran kualitas air dalam kondisi yang baik yaitu suhu 26,3-27,5oC, pH 6-7 dan DO 3,1-4 mg/L. Hasil uji kandungan bahan C-organik yang terdapat pada tanah sebesar 0.59%. Berdasarkan hasil penelitian pemberian ampas tahu yang dicampurkan pada media pemeliharaan mampu meningkatkan biomassa cacing sutra dan populasi cacing sutra secara signifikan karena mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan.
SUKRI
2022 · Book · Open Access
Abstrak Sukri.1640202030. 2020. “Analisis Break Even Point dan Rentabilitas Ekonomi Amplang Rumput Laut Di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan.” Dibimbing oleh Dr. Etty Wahyuni, S.Hut.,MP. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Salah satu subsistem hilir yang saat ini sedang berkembang ialah usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal ini dikarenakan UMKM dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada didaerah pedesaan. UMKM Dapur Karima yang terdapat di Kabupaten Nunukan mengolah rumput laut menjadi produk amplang yang banyak diminati masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha amplang rumput laut di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan. (2) Menganalisis Break Even Point usaha Amplang rumput laut di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan. (3) Menganalisis sensitivitas dan rentabilitas di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan apabila terjadi perubahan harga jual produk, biaya produksi, dan jumlah produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu metode penentuan sampel menggunakan Metode Survey dan informan kunci. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan, BEP produksi, BEP harga, BEP penerimaan, sensitivitas dan rentabilitas ekonomi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan pada usaha amplang rumput laut UMKM Dapur Karima perbulan sebesar Rp 19.465.327 dan Kelayakkan R/C 2,55% , BEP produksi sebesar 563,34 bungkus, BEP Harga sebesar Rp 4.178 , BEP Penerimaan Rp. 7.653.124. Sensitivitas yang dilakukan dengan menaikkan dan menurunkan harga jual produk dan produksi sampai dengan 15%, sedangkan biaya produksi dengan menaikkan dan menurunkan sampai dengan 24%, sehingga nilai pada variabel tidak berpengaruh terhadap pendapatan UMKM Dapur Karima. Rentabilitas Ekonomi usaha amplang rumput laut UMKM Dapur Karima sebesar 59% yang artinya tergolong cukup.
MELI SARAH
2022 · Book · Open Access
Keterlibatan lembaga dalam pemasaran produk pangan olahan lokal di Kota Tarakan sangat penting sebagai salahsatu penunjang dalam keberhasilan usaha yang dilakukan oleh pelaku usaha kecil dan menengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lembaga apa saja yang berperan dan model struktural peran lembaga pemasaran produk pangan olahan lokal di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan menggunakan key informan sebanyak 7 orang dari berbagai lembaga/instansi terkait. Dengan teknik pengolahan data menggunakan metode deskriptif kualitatif, Interpretative structural modelling (ISM). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 8 Lembaga yang berperan dalam pemasaran produk pangan olahan lokal di kota Tarakan adalah (1) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (2) UMKM Center (3) Dinas Kesehatan (4) Gerai Pangan (5) Toko/Café Swasta (6) Ekspedisi (JNE/JNT) (7) Dinas ketahanan pangan dan pertanian (8) Dinas Pariwisata. 5 tingkatan level sesuai dengan hasil Reachability Matrix (RM) yang telah dianalisis bahwa lembaga di level 5 dengan bobot driver power paling besar (DP = 1,00) adalah lembaga kunci yaitu Toko/Café Swasta dan Dinas Kesehatan. Level 4 dengan bobot driver power (DP=0,88) adalah Gerai Pangan dan UMKM center, level 3 dengan bobor driver power (DP=0,75) yaitu Dinas koperasi, Usaha kecil dan menengah, perindustrian dan perdagangan. Kemudian lembaga-lembaga yang berada di posisi level 2 dengan bobot driver power (DP=0,38) yaitu dinas pariwisata dan ekspedisi (JNT/JNE) serta di posisi level 1 dengan bobot driver power (DP=0,13) adalah dinas ketahanan pangan dan pertanian.
FARAHNAZ AS'RULLIA
2022 · Book · Open Access
Tanaman puring atau kroton (Codiaeum variegatum) adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Salah satu usaha pembudidayaan tanaman hias yang menjadi perhatian adalah memperbanyak tanaman hias yaitu dengan cara stek pada tanaman. Permasalahan yang sering terjadi dalam melakukan stek yaitu kualitas bibit yang kurang baik dan teknik pengambilan bibit yang salah. Maka dari itu untuk memperoleh pertumbuhan pada tanaman puring koi dilakukan dengan pemberian ZPT Root On-F. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan kombinasi perlakuan yang berbeda. Terdapat 12 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu ZPT Root On-F terdiri dari 3 taraf yaitu Z1 = 300mg, Z2 = 200mg, Z3 = 100mg dan faktor kedua yaitu panjang stek terdiri dari 3 taraf P1 = 11cm, P2 = 8cm, P3 = 5cm. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan panjang akar, kemudian hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji jarak berganda DMRT taraf 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang telah diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman puring koi.
CHRISTINA TOJI NONA
2022 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang, (2) menganalisis besarnya tingkat risiko produksi, harga, dan pendapatan usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang, dan (3) menganalisis kelayakan finansial dari usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Pengambilan jumlah responden ditentukan dengan metode simple random sampling yaitu sebanyak 60 responden. Metode analisis yang digunakan di dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan, koefisien variasi (CV) R/C, BEP produksi, dan BEP harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata pendapatan yang diterima petani rumput laut di Desa Sei Lancang per hektar dengan 3 kali periode produksi sebesar Rp 3.359.310, (2) Risiko paling tinggi adalah risiko pendapatan dengan nilai koefisien variasi (KV) sebesar 0,79, disusul risiko produksi sebesar 0,39, dan yang terakhir risiko harga sebesar 0,05, dan (3) berdasarkan hasil perhitungan kelayakan usaha tani rumput laut, diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,58, nilai BEP produksi sebesar 229 Kg dan BEP harga sebesar Rp 14.281. Hal ini berarti usaha tani rumput laut tersebut layak untuk diusahakan.
HUTAMI PRIMASARI
2022 · Book · Open Access
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA JAMUR TIRAM DI TIDENG PALE KECAMATAN SESAYAP Abstrak Prospek pengembangan budidaya jamur tiram putih di Indonesia cukup prospektif yang kegiatan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran biaya, penerimaan dan pendapatan usaha budidaya jamur tiram putih di Tideng Pale, mengetahui Faktor Internal (IFAS) dan Faktor Eksternal (EFAS) pada usaha jamur tiram putih di Tideng Pale, dan mengetahui Mengetahui strategi pengembangan usaha industri budidaya jamur tiram putih di Tideng Pale. Metode penentuan informan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu dan informan dalam penelitian ini adalah pemilik atau pengelolah usaha budidaya jamur tiram putih di Tideng Pale yaitu Bapak Anang Hermanysah serta 30 konsumen jamur tiram. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Adapun analisis data yang di gunakan analisis deskriptif, analisis usaha dan analisis swot. Hasil analisis usaha menunjukkan besaran total biaya tetap penyusutan peralatan dalam kegiatan usaha jamur tiram per bulannya adalah sebesar Rp. 296.111 untuk skala luas lahan 4x8 m2 dengan priode produksi 1 bulan, untuk biaya variabel sebesar Rp. 4.175.000, penerimaan sebesar Rp. 9.000.000 dan untuk pendapatn sebesar 4.825.000. Faktor Internal (IFAS) Strategi pengembangan usaha budidaya jamur tiram putih di tidung pale kecamatan sesayap untuk faktor kekuatan dan kelemahan masing-masing terdapat lima indikator dan Faktor Eksternal (EFAS) Strategi Pengembangan usaha jamur tiram di tideng pale untuk faktor peluang dan ancaman juga terdapat masing-masing lima indikator sedangkan untuk strategi yang di rekomendasi adalah strategi SO yaitu ada 2 strategi,antara lain : 1) Mengoptimalkan jumlah produksi jamur tiram dengan memanfaatkan bantuan permodalan. (S1,O3), 2). Mengoptimalkan bantuan permodalan, sarana dan prasarana yang memadai untuk mengembangkan usaha agribisnis (S4,O4,).
SURYA DARNA
2022 · Book · Open Access
Rendahnya produksi padi sawah di Desa Sajau Hilir disebabkan oleh terbatasnya penggunaan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh petani, antara lain luas lahan, biaya produksi, pengalaman berusahatani dan produksi. Sehingga dapat berpengaruh terhadap pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani, pengaruh faktor-faktor terhadap pendapatan petani dan faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah di Desa Sajau Hilir. Jumlah populasi dalam penelitian yaitu sebanyak 144 jiwa, dan jumlah sampel sebanyak 36 responden petani padi sawah. Dengan teknik pengolahan data menggunakan analisis linear berganda dalam bentuk logaritma fungsi cobb douglass. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diterima petani padi sawah di Desa Sajau Hilir per hektar per sekali panen sebesar Rp. 11.216.292. Secara simultan (Uji F) nilai uji F sebesar 625.247 dengan nilai signifikan 0.000. Variabel luas lahan (X1) biaya produksi (X2) pengalaman berusahatani (X3) dan produksi (X4) berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap tingkat pendapatan petani padi sawah di Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Secara parsial (Uji t) faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah yaitu variabel biaya produksi (X2) dengan nilai t hitung sebesar -17.551 nilai signifikan 0.000 dan variabel produksi (X4) dengan nilai t hitung sebesar 49.531 nilai signifikan 0.000. Biaya produksi dan produksi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah di Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan.
SARI MUTIARA SIMAMORA
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bermaksud menjawab tiga tujuan terkait Analisis Usaha Tani Buah Melon (Cucumis Melo L.) Di Kota Tarakan (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Flora Dan Fauna Mandiri Di Kelurahan Juata Permai KecamatanTarakan Utara). Pertama, bagaimana karakteristik Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri?. Kedua, berapa besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan usahatani buah melon Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri di Kelurahan Juata Permai?. Ketiga, Bagaimana kelayakan usaha tani buah melon Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri di Kelurahan Juata Permai?. Metode penentuan sampel menggunakan metode sensus. Sampel dalam penelitian ini adalah petani buah melon di Kelompok Tani Flora Dan Fauna Mandiri. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif statistik, analisis usaha tani dan analisis kelayakan usaha tani yaitu R/C ratio dan BEP. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, diketahui karakteristik petani buah di Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri berdasarkan umur, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan, dan status kepemilikan lahan. Kedua, rata-rata besar biaya produksi sebesar Rp. 17.738.230. Penerimaan sebesar Rp.96.375.000 dan Pendapatan sebesar Rp. 78.636.770. Ketiga, usaha tani buah melon secara finansial layak untuk diusahakan dan dikembangkan ditinjau dari kriteria kelayakan R/C ratio yakni R/C > 1 yaitu sebesar 5 dan berdasarkan analisis Break Even Point yaitu BEP Produksi sebesar 56 Kg, BEP Harga sebesar Rp.2.761, dan BEP Penerimaan sebesar Rp.843.558.
TAUFIK HIDAYAT
2022 · Book · Open Access
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki harga fluktuatif. Rantai pasokan kelapa sawit merupakan suatu konsep yang memiliki pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi, dan aliran keuangan dalam proses distribusinya. Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui mekanisme rantai pasokan yang terkait dengan aliran produk, aliran informasi serta aliran keuangan (2) untuk mengetahui efisiensi rantai pasok yang dapat dilihat dari nilai margin pemasaran dan persentase farmer`s share. Metode penentuan sampel yaitu dengan metode purposive sampling dan snowball sampling dan analisis data menggunakan analisis deskriptif mixed method. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme rantai pasok komoditas kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara meliputi (a)aliran produk dalam rantai pasokan kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara berupa buah kelapa sawit yang segar,(b) aliran informasi pada rantai pasokan komoditas kelapa sawit adalah aliran informasi dari petani dengan setiap mata rantai pasokan komoditas kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara, (c) aliran keuangan dalam rantai pasokan komoditas kelapa sawit di Kecamatan Sebatik Utara dimana aliran keuangan tersebut, sistem transaksi pembayaran yang digunakan selama proses distribusi sangat mempengaruhi kinerja dari setiap mata rantai. Pengukuran kinerja rantai pasok yang dilakukan dengan pendekatan efisiensi rantai pasok yang perhitungannya berbeda-beda. Terdapat tiga saluran rantai pasok dengan margin, distribusi dan farmer’s share . Pada saluran I diperoleh total margin Rp 14.250/kg, pada saluran II diperoleh total margin Rp 8.250/kg, dan pada saluran III diperoleh total margin Rp 5.000/kg. Hasil perhitungan farmer’s share pada saluran I diperoleh total sebesar 78%, kemudian pada saluran II diperoleh total sebesar 87%, dan pada saluran III diperoleh total sebesar 92%. Berdasarkan perhitungan efisiensi diketahui bahwa saluran rantai pasok III merupakan saluran yang efisien karena bagian petani terbilang besar yaitu 92%.
MERLIN
2022 · Book · Open Access
Mentimun merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak di komsumsi masyarakat dan memilki harga yang fluktuatif. Rantai pasok mentimun merupakan suatu jaringan yang saling berkaitan dengan aliran produk, informasi dan keuangan dalam proses distribusinya. Tujuan penelitian satu untuk mengetahui mekanisme rantai pasok yang terkait dengan 3 aliran yakni : aliran produk, aliran informasi dan aliran keuangan, kedua untuk mengetahui efisiensi rantai pasok yang dapat dilihat dari nilai margin pemasaran dan farmer share. Metode yang digunakan dalam penentuan sample adalah dengan metode purposive sampling dan snowball sampling, analisis data yang digunakan adalah analisis deskptif mixed method. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komoditas mentimun di Tarakan (a) aliran produk dalam rantai pasokan mentimun berupa buah yang segar, (b) aliran informasi dalam rantai pasok komoditas mentimun ini dimulai dari petani dengan setiap pelaku rantai pasok komoditas mentimun di Kota Tarakan, (c) aliran keuangan dalam rantai pasokan komoditas mentimun di Kota Tarakan dimana aliran tersebut, sistem transaksi pembayaran yang digunakan selama proses distribusi sangat mempengaruhi kinerja dari setiap mata rantai. Pengukuran kerja dalam rantai pasok dilakukan dengan pendekatan efisiensi rantai pasok yang perhitungannya berbeda-beda. Terdapat dua saluran rantai pasok dengan margin pemasaran, distribusi margin dan farmer share. Pada saluran pertama nilai margin yang diperoleh Rp.3.375 per kilogram dengan nilai farmer share 46% sehingga pada saluran pertama tidak efisien dan pada saluran kedua nilai margin share yang di peroleh Rp. 300 per kilogram dengan nilai farmer share 91% sehingga pada saluran dapat dikatakan efisien.
MEGA ANNISA NURKHOLIFAH
2022 · Book · Open Access
Usaha peternakan ayam ras pedaging (broiler) merupakan salah satu usaha ternak yang banyak dijalankan khususnya di Kota Tarakan karena dianggap usaha ini sangat potensial untuk dikembangkan karena ayam ras jenis pedaging memiliki siklus produksi yang pendek yaitu sekitar 30-40 hari. Namun peternakan tersebut banyak didirikan di sekitar pemukiman masyarakat sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Selain itu, dampak lingkungan yang dihasilkan peternakan juga ikut dirasakan masyarakat. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui dampak lingkungan dari usaha peternakan ayam ras pedaging, untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan dari peternakan ayam ras pedaging, dan menganalisis persentase biaya lingkungan terhadap total biaya produksi peternakan ayam ras pedaging di Kota Tarakan. Analisis data menggunakan analisis pohon masalah, deskriptif persentase, dan persentase biaya lingkungan. Data yang digunakan pada skripsi ini terdiri atas data primer dan sekunder. Metode penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak lingkungan yang ditimbulkan peternakan yaitu dampak terhadap tanah berupa kerusakan tanah, dampak terhadap udara yaitu bau tak sedap dan keberadaan lalat. Persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan yaitu sebanyak 65% masyarakat merasakan bau tak sedap, 20% merasakan dampak terhadap tanah, dan 60% merasa terganggu dengan keberadaan lalat. Persentase biasa lingkungan yang dialokasi peternak yaitu 0,01% atau sebesar Rp.16.190,43 dalam satu periode.
NUR HAZLINA
2022 · Book · Open Access
-
ARIANI WAHYUNI
2022 · Book · Open Access
Peternakan merupakan kegiatan memelihara hewan ternak untuk dibudidayakan dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut. Efesiensi pemasaran merupakan satu hal yang penting dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak. Tujuan penelitian (1) Mengetahui kelembagaan pemasaran ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat. (2) Menganalisis Farmer’s Share dalam pemasaran ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat (3) Menganalisis efesiensi pemasaran usaha pada lembaga perternakan ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah sampling purposive dan snow ball sampling analisis data yang digunakan adalah Analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) terdapat satu saluran pemasaran ayan ras pedaging yaitu produsen (peternak) – Mitra (pengumpul) – pedagang pengecer – konsumen akhir. (2) hasil perhitungan margin pemasaran pada saluran pemasaran ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat diperoleh total margin pemasaran sebesar Rp. 37.104. (3) Hasil perhitungan farmers share pada saluran pemasaran ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat diperoleh farmers share kurang dari 50% yaitu sebesar 22,7% dengan persentase margin sebesar 77,3% sehingga dapat disimpulkan bahwa efesiens pemasaran ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat di katakana tidak efesien
DAN SIALLA`
2022 · Book · Open Access
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Abstrak Rendahnya pendapatan petani rumput laut merupakan salah faktor yang dipengaruhi oleh modal usaha, harga jual, teknologi, dan luas lahan yang dimiliki oleh petani rumput laut. Tujuan Penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal. Kedua, untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal. Ketiga, untuk mengetahui faktor mana yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan sampel 10% yaitu 59 orang dari populasi 587 orang petani rumput laut. Analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda dalam bentuk logaritma fungsi produksi Coob-Douglas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, rata-rata per musim tanam total pendapatan yang diterima petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal Tarakan sebesar Rp.9.930.621. Kedua, secara simultan Uji F variabel biaya, harga, teknologi, dan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani rumput laut dengan nilai F sebesar 11,673 dan nilai sig sebesar 0,000. Secara parsial Uji t variabel biaya dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani rumput laut, dengan nilai t variabel biaya sebesar -4,620 dan nilai sig sebesar 0,000 kemudian nilai t variabel teknologi sebesar 5,789 dan nilai sig sebesar 0,000. Ketiga, yang paling dominan berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal adalah biaya dan teknologi.
NURLINA SARI
2022 · Book · Open Access
Pernikahan pada dasarnya ialah untuk menciptakan keluarga yang bahagia, kekal, dan abadi yang tidak mudah putus. Berkesinambungan, dan pada dasarnya pernikahan ialah ikatan yang kuat tetapi adakalanya suatu perkawinan ada alasan tertentu dapat mengakibatkan tidak dapat diteruskan jadi harus diputuskan di tengah jalan atau terpaksa putus dengan sendirinya. Kondisi ekonomi yang tidak stabil menimbulkan sebagian orang mengajukan perceraian di pengadilan agama dengan alasan nafkah. Di skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah nafkah sebagai alasan gugatan perceraian dan Analisi dasar putusan nomor perkara 588/pdt.G/2020/PA.Tar. Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap kaidah-kaidah hukum penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan adalah Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1994 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1975 tentang Perkawinan. Data sekunder yang digunakan adalah buku, artikel, jurnal dan dapat berupa pendapat para sarjana. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini mengenai perceraian dengan alasan nafkah (ekonomi) ialah salah satu utama alasan yang terjadinya gugatan perceraian karena nafkah sebagai memicu terjadinya rentetan masalah yang akan menyebabkan terjadinya kurang harmonis dalam rumah tangga bahkan bisa terjadinya perselisihan terus menerus. Analisis dasar putusan nomor perkara 588/Pdt.G/2020/PA.Tar. Hakim dalam memberikan pertimbangan hukum yang terkait dengan perkara tersebut menggunakan peraturan UU No.1 Tahun 1974 tentang perkawinan, Intrusksi presiden No. 1 Tahun 1991 tentang penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam. Dalam gugatan Majelis Hakim mengabulkan gugatan Penggugat dan memberikan izin menjatuhkan talak ba’in shughra terhadap Tergugat didepan sidang Pengadilan Agama Tarakan.
YULIANDA FEBRIKA SINGAL
2022 · Book · Open Access
Budidaya ternak maggot Black Soldier Fly (BSF) saat ini banyak dilakukan, seiring dengan fungsi dan peran maggot pada lingkungan dan sebagai pakan ternak. Seiring hal tersebut, pengetahuan tentang lokasi budidaya ternak BSF yang terintegrasi usaha budidaya tanaman perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu; (1) menguji pengaruh lokasi terhadap budidaya BSF, khususnya lokasi areal budidaya tanaman; dan (2) membandingkan hasil budidaya BSF pada beberapa lokasi di Pulau Tarakan. Percobaan dilakukan dengan menggunakan kandang berukuran 2 x 2 m dengan tinggi 2,5 m, dan diletakkan pada lokasi Mamburungan, Karungan, dan Kampung Enam. Pada tahap pertama dilakukan pengamatan potensi BSF lokal, dengan menggunakan umpan media hasil fermentasi dedak padi, EM4, dan gula pasir. Pada tahap/penelitian kedua, melakukan budidaya maggots dengan menginfestasikan telur maggot pada 10 unit percobaan tiap-tiap lokasi, untuk mengamati jumlah dan berat maggots (larva dan pupa). Hasil penelitian menunjukkan pada tahap pertama Mamburungan dan Karungan masing-masing terdapat 5, 6 imago BSF yang masuk kedalam kandang, namun tidak ditemukan di kandang lokasi Kampung Enam. Pada tahap kedua, menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh lokasi terhadap jumlah dan berat maggots fase larva dan pupa 14 HSI, 19 HSI, dan jumlah dan berat pupa pada 51 HSI. Lokasi Mamburungan dan Karungan memiliki jumlah dan berat larva, serta pupa tertinggi, dan berbeda signifikan dengan lokasi Kampung Enam. Selanjutnya, hasil biomassa pada akhir pengamatan (51 HSI) pada lokasi Mamburungan yang mencapai rata-rata berat larva sebesar 5,1 gr dan Pupa 19,8 gr. Kondisi lingkungan yang teduh namun cukup terbuka merupakan tempat yang dapat digunakan untuk budidaya maggots, misalnya pada areal tanaman padi dan kandang diletakkan pada pepohonan tanaman yang teduh.
KRISTINA
2022 · Book · Open Access
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Direct Use Value Pertanian Sayur Sawi Sendok di Kelurahan Kampung Enam di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan data primer dan dengan jumlah 50 sampel. Variabel dalam penelitian ini adalah biaya variabel, biaya tetap, direct use value. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data dengan teknik wawancara dan kuisioner data yang diolah menggunakan analisis direct use value dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan nilai guna langsung petani sebesar Rp 1.384.000,00 dan pendapatan bersih petani sebesar Rp 445.500,00.
SAWAL ARDIANSYAH
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR PERIKANAN KOTA TARAKAN Sawal Ardiansyah Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai tukar dan inflasi terhadap ekspor perikanan Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa runtun waktu (time series) triwulan selama 11 tahun yakni dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial kedua variable nilai tukar dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap ekspor perikanan Kota Tarakan nilai tukar dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (3,107>2,019), sedangkan inflasi dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-1,509>2,019). Adapun secara simultan variable nilai tukar dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap ekspor perikanan Kota Tarakan dengan nilai f-hitung lebih besar dari F-tabel (18,978>2.83). Dengan hasil koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,455 atau sebesar 45,5%.
ARDIANSYAH
2022 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai ekspor neto, inflasi dan tingkat suku bunga terhadap nilai tukar rupiah di Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat tahun, mulai dari tahun 2016-2019. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa runtun waktu (Time Series) selama 48 bulan yakni dari bulan Januari 2016 sampai dengan bulan Desember 2019 dengan objek nilai tukar rupiah di Indonesia. Merode alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa nilai ekspor neto berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar, dengan nilai t hitung X1 (-3,493) > t tabel (2,01537) dan nilai sig. X1 (0,001) α (0,05). Inflasi berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar, dengan nilai t hitung X2 (-2,974) > t tabel (2,01537) dan nilai sig. X2 (0,001) α (0,05). Suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Tukar, dengan nilai t hitung X3 (1,468) t tabel (2.01537) dan nilai sig. X3 (0,149) > α (0,05). Secara simultan terdapat pengaruh antara nilai ekspor neto, inflasi dan suku bunga terhadap nilai tukar, dengan nilai F hitung (10,414) > F tabel (2,82) dan nilai sig. F hitung (0,000) α (0,05). Dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0,415 atau 41,5 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 41,5 persen nilai tukar dipengaruhi oleh nilai ekspor neto, inflasi dan suku bunga. Sedangkan, sisanya sebesar 58,5 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.
ARWAN
2022 · Book · Open Access
Peternakan merupakan kegiatan budidaya hewan untuk mendapatkan keuntungan, diantaranya usaha peternakan ayam broiler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi yaitu luas kandang, modal, bibit ayam (DOC), pakan, obat-obatan, tenaga kerja,listrik, terhadap hasil produksi usaha peternakan ayam broiler pola kemitraan dan pola mandiri serta mengetahui pengaruh variabel kemitraan terhadap produksi ayam broiler di Kecamatan Tarakan Utara. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode ananlisis berganda melalui fungsi produksi Cobb-Douglas. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan Kalimantan Utara. Responden dalam penilitian ini merupakan peternak ayam ras pedaging yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu berjumlah 30 peternakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama,terdapat dua variabel bebas yang perpengaruh signifikan terhadap produksi ayam pedaging yaitu variabel bibit (DOC) yang bernilai 0.428 dan variabel pakan yang bernilai 0.265. sedangkan untuk variabel luas kandang, modal, tenaga kerja, listrik dan dummy pola kemitraan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produksi ayam broiler di Kecamatan Tarakan Utara. Kedua pola kemitraan tidak berpengaruh terhadapa produksi ayam broiler di Kecamatan Tarakan Utara. Meskipun demikian peternak yang menggunakan pola kemitraan mendapat kemudahan dalam penyedian bibit (DOC), pakan, obat-obatan serta pemasaran yang sudag diatur oleh perusahaan plasma.