RINI SEPTRIANANDA
2022 · Book · Open Access
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang mudah di budidayakan karena memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan cukup baik. Selain itu ikan nila mengandung gizi yang sangat tinggi, memiliki rasa lezat, disukai konsumen, sehingga memiliki nilai ekonominya cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis ektoparasit dan tingkat prevalensi ektoparasit pada Ikan nila (Oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda, metode yang digunakan adalah metode deskriptif, sampel diambil satu persatu dari wadah selanjutnya diletakkan di atas nampan atau talang, kemudian mematikan saraf otaknya dengan menusuk kepala ikan tersebut. Aspek yang dilihat saat identifikasi ektoparasit yaitu sirip ekor, sirip renang, sisik, mata dan insang yang dilakukan di Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Tarakan. Hasil identifikasi Ektoparasit yang ditemukan ada 2 jenis yaitu Dactylogyrus sp dan Trichodina sp. Tingkat prevalensi tertinggi yaitu Lokasi Kelurahan Kampung satu dengan 86% dengan kategori infeksi sedang dan Lokasi Kelurahan Sebengkok 66% dengan kategori infeksi sangat sering dan Intensitas masing-masing ektoparasit di Lokasi Kampung satu 3,84 ind/ekor dengan kategori Rendah dan Lokasi Sebengkok 8,30 ind/ekor dengan kategori sedang.
SUHARNI
2022 · Book · Open Access
Pembenihan udang windu merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk memenuhi kebutuhan benih udang windu (Penaeus monodon) dengan kualitas yang baik dan jumlah yang memadai. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan udang windu yaitu aktivitas ganti kulit (molting). Secara alami udang dapat molting karena adanya hormon molting yang disebut ekdisteroid. Hormon ini merupakan hormon steroid utama pada krustasea dan arthopoda yang memiliki fungsi utama sebagai pengatur proses molting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun karamunting (M. malabathricum) terbaik, yang memberi pengaruh dalam meningkatkan persentase molting pada fase PL 2 udang windu (P. monodon). Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase molting udang tertinggi didapatkan pada konsentrasi ekstrak 50 ppm dengan nilai persentase molting sebesar 84% dan tingkat kelangsungan hidup udang tertinggi juga diperoleh pada perlakuan 50 ppm yaitu sebesar 82%. Penggunaan ekstrak karamunting berperan sebagai growth promotor dan berpotensi sebagai stimulator molting. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian menunjukkan bahwa kisaran yang diperoleh masih berada pada normal yang baik bagi kehidupan udang.
KURRATA AYUNI
2022 · Book · Open Access
AA
TRI SUKMAWATI
2022 · Book · Open Access
Dispensasi kawin adalah pemberian izin kawin oleh Pegadilan kepada calon suami/isteri yang belum berusia 19 tahun untuk melangsungkan perkawinan. Dengan adanya ketentuan baru yang mengubah usia perkawinan maka tingkat permohonan dispensasi kawin meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait dispensasi kawin khususnya yang terjadi di Pengadilan Agama Tarakan. Pertama apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin pasca diberlakukan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 di Pengadilan Agama Tarakan, dan yang kedua bagaimana konsekuensi hukum setelah diberikan dispensasi kawin pada calon suami/isteri di Pengadilan Agama Tarakan. Skripsi ini merupakan penelitian secara empiris yang dilakukan secara langsung di Pengadilan Agama Tarakan, serta data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang didapatkan dari hasil wawancara dari beberapa narasumber yakni Hakim Pengadilan Agama Tarakan, dan Pihak yang berperkara. Adapun data sekunder berupa Undang-Undang, Peraturan Mahkamah Agung, Penetapan dan Putusan Perkara, Buku, Jurnal, Artikel, dan data pendukung lainnya. Adapun hasil dari penelitian ini pertama yang menjadi pertimbangan hakim dalam memberikan putusan pada perkara dispensasi kawin yakni alasan mendesak, kepentingan terbaik bagi anak, dan hal lain yaitu hak-hak anak. Kedua dengan diberikan dispensasi kawin maka akan ada konsekuensi hukum yang terjadi, diantaranya terdapat klausul untuk menyimpangi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yakni usia perkawinan, terjadinya peristiwa hukum yakni perkawinan, dan adanya potensi terjadi perceraian.
INGGRY TRI FATAMI
2022 · Book · Open Access
Demi menciptakan ekosistem perizinan yang ramah akan investasi, pemerintah Republik Indonesia menetapkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dimana undang-undang ini berbentuk omnibus law yang mengakumulasikan berbagai undang-undang menjadi satu. Salah satu peraturan yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja adalah perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Imbas dari berubahnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung turut berubah pula peraturan pelaksananya, yang pada awalnya Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, dengan UU Ciptaker menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2021 tentang Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Sehingga imbas paling dirasakan oleh pemerintahan level daerah, yakni Kota Tarakan dalam menerapkan Perizinan Bangunan Gedung dalam masa transisi implementasi Undang-undang Cipta Kerja. Rumusan masalah yang peneliti angkat dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yakni, Bagaimana Penerapan Perizinan Bangunan Gedung yang dilakukan oleh pemerintah daerah kota Tarakan dan bagaimana pelaksanaan pengawasan dalam perizinan bangunan gedung di kota Tarakan. Hasil penelitian yang didapatkan yakni, pada saat ini pemerintah kota Tarakan dalam mengimplementasikan amanah UU Ciptaker untuk menjalankan sistem PBG masih dalam tahap percobaan, sehingga Pemerintah Kota Tarakan masih menggunakan sistem IMB atau sistem sebelum disahkannya UU Ciptaker, demikian untuk pengawasan perizinan pemerintah kota Tarakan masih menggunakan sistem IMB sehingga dalam hal pengawasan masih mengacu pada UU 28/2002 serta Peraturan Pelaksananya, yakni mengawasi dalam hal penertiban pelaksanaan konstruksi bangunan gedung dan penertiban terhadap pemanfaatan bangunan gedung, diharapkan pemerintah Kota Tarakan dapat konsisten dan dengan segera menjalankan sistem PBG sebagai sebuah kepastian hukum dalam menjalankan pemerintahan terkhususnya pada perizinan bangunan gedung.
MARYATI
2022 · Book · Open Access
Salah satu sektor budidaya perikanan air tawar yang menjanjikan adalah budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus). Probiotik sangat penting untuk budidaya karena perannya dalam meningkatkan status kesehatan ikan, meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit, dan laju pertumbuhan. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui penggunaan probiotik Cair terhadap laju pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan dosis yang berbeda. Materi penelitian ini menggunakan ikan Nila (Oreochromis nilticus) dengan ukuran bibit ikan nila 4-7 gram sebanyak 60 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengka (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu A: Kontrol (pakan tanpa penambahan probiotik), B: pakan + 10 ml Probiotik, C: pakan + 15 ml probiotik, D: pakan + 20 ml probiotik. Parameter yang diamati dalam percobaan ini adalah pertumbuhan panjang dan berat, kelangsungan hidup, serta beberapa parameter kualitas air seperti suhu, pH, DO dan amoniak. Perlakuan dengan berbagai macam dosis tidak berpengaruh nyata pada setiap perlakuan (P>0.05), tetapi perlakuan C pakan pellet dengan dosis probiotik 15 ml/kg pakan mengalami pertumbuhan berat dan pertumbuhan panjang yang lebih tinggi yaitu 12 gram dan 9,3 cm jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan pemberian probiotik mampu menunjukkan hasil produksi yang lebih baik. Kata Kunci : Nila (Oreochromis niloticus), probiotik, pertumbuhan.
NURLINA
2022 · Book · Open Access
Abstrak Rumput laut (Kappaphycus alvarezii) merupakan salah satu komoditi unggulan yang berada di Kota Tarakan, dengan nilai produksi yang tinggi mencapai 159.469 ton di tahun 2018, namun di tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 152,577 ton. Salah satu permasalahan turunnya produksi rumput laut akibat dari adanya serangan penyakit, penyakit yang sering menyerang rumput laut adalah bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada rumput laut (K. alvarezii) yang berada di perairan pantai Amal dan Tanjung batu kota Tarakan. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengambil sampel pada perairan yang berbeda yaitu Tanjung batu dan perairan pantai Amal. Sampel rumput laut yang sehat dengan usia 40 dan 45 hari diambil sebanyak 100 gram, selanjutnya sampel dihaluskan dan diinkubasi sebanyak 10 gram pada media APW yang berisi 100 ml selama 6-8 jam. isolasi bakteri dilakukan dengan mengambil inokulum pada media APW menggunakan ose kemudian dipindahkan ke media TCBS dan TSA 3% dengan metode streat plate. identifikasi bakteri berpedoman pada Manual of the Identification of medical bakteria dengan melihat karakteristik morfologi dan biokimia. Hasil identifikasi bakteri pada rumput laut di perairan Amal dan Tanjung batu ditemukan 3 bakteri diantaranya Vibrio sp., Actinobacillus sp. dan Pseudomonas sp. dan semua bakteri bersifat gram negatif
SISKA HARIANTI
2022 · Book · Open Access
Tumbuhan mangkudu merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di wilayah terbuka, gersang dan tepi pantai selain itu mengkudu juga banyak digunakan sebagai obat-obatan karena memiliki senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antioksida dan imunostimulator yang dapat mempengaruhi pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun mengkudu terhadap pertumbuhan udang windu. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pengkayaan pakan alami Artemia salina dengan ekstrak daun mengkudu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan P1 tanpa pemberian ekstrak daun mengkudu, Perlakuan P2 menggunakan 50 ppm ekstrak daun mengkudu, perlakuan P3 menggunakan 100 ppm ekstrak daun mengkudu dan Perlakuan P4 menggunakan 150 ppm ekstrak daun mengkudu. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P4 dengan konsentrasi 150 ppm merupakan perlakuan terbaik dengan Laju pertumbuhan spesifik 0,027%, pertumbuhan panjang 0,50 cm, berat 0,0052 gram dan kelangsungan hidup 67%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pengkayaan Artemia salina dengan ekstrak daun mengkudu yang terbaik pada P4 dengan konsentrasi 150 ppm dan berpengaruhi nyata terhadap pertumbuhan udang windu.
APRIANTO
2022 · Book · Open Access
Tiger prawns are one of the export commodities that have a high price in Tarakan City North Kalimantan Province. Tiger prawns are needed by consumers increasing from year to year. Suryanto and Tarakania (2009) stated that world consumer demand for tiger prawns increased by around 11.5% per year. The opportunity for tiger shrimp 1) to determine the cost of tiger prawn aquaculture in Tarakan City. 2) to find out the receipting tiger prawns quaculture in Tarakan City. 3) to find out the income of tiger prawns aquaculture in Tarakan City. This research wan conducted in Tarakan city, North Kalimantan Province. The number of respondents 15 farmers who have a land area (aquaculture) of 1 to 50 hectares and have been running for two years. This research employed a sampling method, namerly Snowball Sampling ,where the subject provides a referral to recruit the samples needed for research studies. Data collection was done through observation, interviews, and documentation. It was carried out by processes such as stocking tiger prawns seeds in ponds, maintenance, harvesting, and total harvesting. The data was used to calculate the income of tiger prawn farmer using income analysis. The research result showed the total production costs, revenues, and income of tiger prawn farmers, namely the average production cost of Rp.12,249,121 for the months, one harvest with an average pond area of 16.2 hectares. The average receiving was Rp.24,410,066 and the average income is Rp.12,160,945. It can be concluded that tiger prawn farmers have a significant advantage in their pond areas in Tarakan City.
KUSNUL KHOTIMAH
2022 · Book · Open Access
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT DAN ENDOPARASIT PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI TAMBAK TRADISIONAL KALIMANTAN UTARA Abstrak Indonesia berada di kawasan negara tropis, selain jumlah organisme yang cukup banyak, potensi wilayah untuk pengembangan budidaya perairan juga cukup luas. Salah satu komoditi budidaya perairan di Indonesia adalah udang windu. Budidaya udang windu (Penaeus monodon) merupakan salah satu komoditas unggulan di Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentikasi ektoparasit dan endoparasit pada udang windu (P. monodon) di tambak tradisional Kalimantan Utara, serta menghitung nilai prevalensi dan nilai itensitas parasit pada udang windu (P. monodon). Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan metode pengambilan sampel udang windu (P. monodon) dilakukan secara random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dimana semua individu dalam populasi diambil secara acak. Hasil identifikasi ektoparasit yang menyerang udang windu yaitu Zoothamnium sp., Epistylis sp. dan Vorticella sp. Sedangkan endoparasit yang menyerang udang windu yaitu Ascarophis sp. Dengan nilai prevalensi tertinggi pada 3 lokasi tambak yaitu 80% dengan kategori infeksi sedang, untuk nilai itensitas tertinggi pada 3 lokasi tambak yaitu 7,48% dengan kategori infeksi parah. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian menunjukkan bahwa kisaran yang diperoleh masih berada pada batas optimum dan baik bagi kehidupan udang.
NGUNGUT
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK Panulirus ornatus atau biasa disebut lobster mutiara memiliki nilai ekonomis tinggi bahkan diperdagangkan hingga pasar internasional jika dibandingkan dengan lobster tropis lainnya seperti (P. versicolor, P. Homarus) dan (P. polyphagus). Keberadaan spesies ini menjadi sesuatu yang harus dipertahankan sehingga upaya konservasi terhadap lingkungan biologi menjadi faktor penting. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan panjang berat dan faktor kondisi lobster mutiara (P. ornatus) yang tertangkap jaring insang (Gill net) di Perairan Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan analisis hubungan panjang berat, rasio kelamin dan faktor kondisi. Metode pengambilan sampel menggunakan observasi berdasarakan purposive sampling dengan mengikuti nelayan Gill net. Pengambilan sampel dilakukan di perairan bagian Barat Kota Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan selama 5 bulan dengan total tangkapan sebanyak 15 ekor. Pengambilan data berupa Panjang total (PT), berat total (BT). Analisa data menguji pertumbuhan dan faktor kondisi lobster mutiara dengan data pendukung seperti kedalaman, kecerahan dan salinitas. Hasil penelitian didapatkan rasio kelamin jantan dan betina yaitu 1 : 1,14. Pertumbuhan Lobster mutiara jantan dan betina bersifat allometrik negatif. Bentuk tubuh paling banyak di temukan pada lobster mutiara jantan memiliki bentuk tubuh gemuk sedangkan betina memiliki bentuk tubuh gemuk dan kurus.
MASYITA
2022 · Book · Open Access
Udang windu (penaeus monodon) merupakan udang asli Indonesia yang telah dibudidayakan sejak beberapa dekade lalu. Salah satu faktor yang dapat menentukan pertumbuhan udang windu adalah hormon. Hormon merupakan zat yang dihasilkan makhluk hidup yang berfungsi untuk mengendalikan berbagai fungsi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih udang windu menggunakan pakan alami Artemia salina yang diperkaya formula Oil crab dengan dosis yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan. Pemberian pakan Artemia salina yang diperkaya dengan perendaman Oil crab selama 2 jam dengan dosis yang berbeda (1ml/L dan 5 ml/L). Parameter yang diamati meliputi; perhitungan panjang mutlak, kelangsungan hidup ikan (SR) dan kualitas air (pH, suhu, salinitas, DO dan Amoniak). Perlakuan penambahan perendaman artemia dan oil crab dengan dosis 1 ml/L dan 5ml/L mendapatkan hasil yang berpengaruh nyata (P0,05) terhadap pertumbuhan panjang benih udang windu dibandingkan dengan kontrol. Tingkat kelangsungan hidup benih udang windu memberikan hasil yang tidak berpengaruh nyata (P>0.05). Kualitas air yang didapatkan masih dalam kisaran normal pada pH 8, suhu 25 - 30°C, salinitas 26 – 29 ppt, DO 5 mg/L, dan Amoniak 0,142 mg/L, 0,113 mg/L dan 0,164 mg/L. Perendaman Oil crab pada Artemia salina dapat meningkatkan kualitas pakan sehingga dapat membantu pertumbuhan secara optimal.
ARIE LINORY
2022 · Book · Open Access
.
SUMARDI
2022 · Book · Open Access
.
MUHAMMAD RIZALDI. T
2022 · Book · Open Access
.
HENOCH CHO FUI MING
2022 · Book · Open Access
.
MUHAMMAD FAJAR ARYANSYAH
2022 · Book · Open Access
Kompor biomassa adalah salah satu teknologi pemanfaatan biomassa untuk keperluan memasak pada sektor rumah tangga. Biomassa dapat berasal dari hasil alam, contohnya kayu meranti yang digunakan sebagai bahan bakar pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembakaran yang terjadi pada kompor biomassa dan mengetahui efisiensi termal pada kompor. Proses pengukuran serta pengambilan data pada kompor biomassa, akan dilakukan dengan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT). Metode ini dilakukan untuk menghitung efisiensi termal pada kompor biomassa dan akan dilakukan pengukuran kalor pada dinding kompor. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan 3 variasi volume air yaitu, 1 liter, 1.5 liter, dan 2 liter. Nilai efisiensi termal pada kompor meliputi 3 variasi volume air yaitu 1, 1,5 dan 2 liter air. Nilai efisiensi yang terdapat pada massa 1 liter air sekitar 26,6%, untuk massa 1,5 liter air sekitar 33,6% dan pada massa 2 liter air sekitar 41,8%. Jumlah bakar bakar biomassa yang digunakan sebesar 2,5 Kg, Dari hasil pembakaran terdapat sisa bahan bakar yang berbeda massanya, dimana hasil dari percobaan 1 liter menyisakan lebih banyak bahan bakar sebesar 1,5 Kg dan membakar biomassa sebesar 1 Kg, lalu pada percobaan 1,5 liter menyisakan bahan bakar sekitar 1,1 Kg dan membakar biomassa sebanyak 1,4 Kg, pada percobaan 2 liter air menyisakan bahan bakar sebesar 0,9 Kg dan membakar biomassa sebanyak 1,6 Kg. Kata Kunci: Kompor biomassa, Bahan bakar, Water boiling test, Efisiensi termal.
MUHAMMAD NASIR
2022 · Book · Open Access
.
TIMOTIUS
2022 · Book · Open Access
THE EFFECT OF KARAMUNTING (Melastoma malabatrhicum) LEAF EXTRACT ON BREEDES TOWARD THE NUMBER OF BREEDING AND LIFE SURVIVAL OF BETTA FISH (Betta sp) Abstract Betta fish (Betta sp) is a freshwater ornamental fish that is excellent because of its high economic value, thus encouraging cultivators to cultivate it. To produce the mature Betta fish, efforts are needed to accelerate and improve the reproductive performance of Betta fish. This study aimed to examine the effect of giving karamunting leat ectract (Melastoma malabatrhicum) to brooder on the number of tillers and survival Betta fish. This study used completely randomized design (CRD) which consisted of four treatment three replications. The use of karamunting leaf ectract in this study was treatment A: (Control), treatment B was injections of ectract dose ( 1 g/g BW), treatment C was injection of ectract dose (5 g/g BW) and treatment D was injections of ectract dose (10 g/g BW) the parameters observed include; egg diameters percentage of chicks, sr, water quality measuremeants, the results showed that the use of ectract at a dose of 1 g/g. 5 g/g, 10 g/g indicated a larger egg diameter than te control. The highest number of tillers was obtained in treatment B (10 g/g BW) with a total of 37.28% the survival rate of Betta fish from treatment A, B and C had value above 95%. While treatment D there was a total death on the third day. Giving karamunting leaf ectract gave a higher value on the size of the egg diameter. the percentage of the number of tillers. And the SR value Betta fish seeds. Keywords : ectract, Karamuntinng, seeds, Betta, egg
SEPTI NUR ISNAENI
2022 · Book · Open Access
Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Pegawai ASN dan Honorer Dinas Perhubungan Kota Tarakan