Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 20 dari 342

Perjanjian jual beli tanah dengan unsur aksidentalia di kota tarakan

ELNIATI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis unsur Aksidentalia yang digunakan dalam perjanjian jual beli tanah di Kota Tarakan dan mengetahui Perlindungan hukum bagi pihak apabila unsur Aksidentalia tidak dilaksanakan di Kota Tarakan. Penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yakni metode penelitian hukum yang melihat keberlakuan hukum dari segi nonhukum. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Sampel yang digunakan yaitu 8 Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan 8 Notaris. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa data yang diperoleh di lapangan, data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelitian keupustakaan. Teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan lapangan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan unsur aksidentalia dalam perjanjian jual beli tanah di Kota Tarakan masih diterapkan secara luas dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kesepakatan para pihak. Klausul yang paling sering dicantumkan meliputi ketentuan mengenai batas waktu pembayaran, penyerahan sertipikat atau dokumen pendukung, penyelesaian sengketa, pembagian biaya pengurusan dan pajak, pembatalan perjanjian, pembayaran uang muka, denda keterlambatan, larangan pengalihan objek kepada pihak ketiga, serta penyelesaian administrasi sertifikat sebelum pelaksanaan Akta Jual Beli. Dan bahwa perlindungan hukum melalui pencantuman klausul aksidentalia dalam perjanjian jual beli tanah di Kota Tarakan telah memberikan perlindungan hukum yang efektif bagi para pihak. Klausul aksidentalia berfungsi memberikan kepastian hukum dengan mengatur secara rinci hak dan kewajiban para pihak, mekanisme pelaksanaan perjanjian, serta penyelesaian apabila terjadi wanprestasi atau sengketa. Keberadaan klausul tersebut mampu meminimalkan potensi perselisihan karena para pihak telah memiliki pedoman yang jelas mengenai pelaksanaan perjanjian dan konsekuensi hukum atas pelanggaran yang dilakukan.

Deskripsi media pembelajaran matematika yang digunakan guru fase a di SD negeri 043 Tarakan

BILI RUDI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran matematika yang digunakan guru fase a di SD Negeri 043 Tarakan Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif Subjek penelitian yaitu GK1 dan GK2 Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa guru menggunakan berbagai media, termasuk audio, visual, audio-visual, dan multimedia, untuk mendukung proses belajar mengajar Media yang digunakan meliputi mikrofon, jam kardus, piring penggaris gambar, speaker, led, laptop, permainan matematika, pulpen, video pembelajaran, dan pensil warna, yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran Guru tidak mengalami kesulitan dalam menggunakan media tersebut, sehingga variasi media yang relevan mempermudah proses belajar mengajar. This research is aimed at describing the mathematics learning media applied by phase A teachers at SD Negeri 043 Tarakan. The type of research applied is descriptive qualitative. The research subjects were GK1 and GK2 The data collection techniques applied were in the form of observation sheets, interview sheets, and documentation The data analysis techniques applied consist of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings from this research reveal that teachers use various media, including audio, visual, audio-visual, and multimedia, to support the teaching and learning process. The media used include microphones, cardboard clocks, plates, drawing rulers, speakers, LCDs, laptops, math games, pens, learning videos, and coloured pencils, which are adjusted to the learning objectives Teachers do not face difficulties in using this media, so that the variety of relevant media makes the teaching and learning process casier.

Pengembangan Media Papan Pintar Pancasila Pada Materi Nilai-nilai Pancasila Kelas II SDN 013 Tarakan

FIFINDA MEIRANY
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran Papan Pintar Pancasila yang layak dipakai dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari angket validasi ahli materi, ahli media, dan angket respon siswa dan praktisi untuk mengukur tingkat kelayakan dan kemenarikan media. Hasil validasi memperlihatkan persentase kelayakan oleh ahli materi sebesar 100%, ahli media 98%, dengan rata-rata 99% (kategori sangat layak), sedangkan uji coba lapangan pada hasil angket siswa mencapai persentase sebesar 97,82% dan pada hasil angket praktisi memperoleh persentase sebesar 90% (kategori sangat menarik). Temuan ini menunjukkan bahwa media Papan Pintar Pancasila pada materi nilai-nilai Pancasila dinyatakan layak dan menarik untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Pendidikan Pancasila disekolah dasar. Media pembelajaran ini bisa membantu guru untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan partisipasi siswa, dan mempermudah pemahaman siswa pada materi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Tinjauan Yuridis Pengawasan Pemerintah Daerah Dalam Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Daerah Malinau (Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pelayanan Kesehatan Yang Berkelanjutan)

NURSHAMIA FIRDAUS SAID
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengawasan pemerintah daerah terhadap pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Malinau berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Malinau Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pelayanan Kesehatan Yang Berkelanjutan serta menganalisis sanksi apabila terjadi pelanggaran dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan nonhukum yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan pemerintah daerah dilakukan oleh Bupati melalui pejabat yang ditunjuk dan perangkat daerah bidang kesehatan. Objek pengawasan meliputi perizinan, tata laksana standar pelayanan, standar kinerja tenaga pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana, serta standar operasional prosedur pelayanan kesehatan. Perda telah memberi dasar kewenangan, tetapi masih membutuhkan aturan teknis, indikator pengawasan, koordinasi lintas perangkat daerah, dan harmonisasi dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Sanksi yang dapat dikenakan berupa peringatan lisan, peringatan tertulis, denda, penutupan sementara, pencabutan izin, dan penutupan kegiatan. Penerapan sanksi harus mematuhi asas legalitas, proporsionalitas, kecermatan, transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hak pasien.

Analisis Pertanggungjawaban Pidana Orang Tua Kandung Yang Mengambil Anak Dari Kekuasaan Yang Berhak

SELVILIA MARSIANA TUGA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pidana terhadapa orang tua kandung yang membawa atau menahan anak dari pihak yang secara hukum telah ditetapkan sebagai pemegang hak asuh. Persoalan ini muncul karena sengketa hak asuh setelah perceraian tidak selalu diselesaikan melalui mekanisme perdata, terutama ketika salah satu orang tua menolak menyerahkan anak kepada pihak yang berhak berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Penelitain ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum orang tua kandung yang tidak memperoleh hak asuh seta bentuk pertanggungjawaban pidana atas tindakan membawa, menguasai atau menahan anak secara melawan hukum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitain hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum dikumpulkann melalui studi kepustakan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, buku, jurnal, serta sumber hukum lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua kandung yang tidak memegang hak asuh tetap memiliki hak untuk menjalin hubungan, berkomunikasi, menberikan kasih sayang, serta menjalankan kewajiban nafkah dan pemeliharaan terhadpa anak. Namun, hak tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menguasai anak secar sepihak atau mengahalangi pelaksanaan hak asuh pihak yang sah. Orang tua kandung yang membawa atau menahan anak dari pemegang hak asuh yang dapat diminta pertanggungjawaban pidana pasal 330 KUHP dan pasal 452 Undang-undang Nomor 1 tahun 2023. Penerapan hukum pidana dalam perkara ini ditempatkan sebagai upaya terakhir setelah mekanisme perdata tidak mampu menjamin pelaksanaan putusan pengadilan dan perlindungan terhadapa kepentingan terbaik anak.

Tinjauan Yuridis Terhadap Catcalling Sebagai Tindak Pidana Pelecehan Seksual Secara Verbal Perspektif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual

PUTRI ZARA
2026 · Book · Open Access

Fenomena Catcalling sebagai bentuk pelecehan seksual nonfisik diruang publik merupakan masalah sosial yang sering dianggap sepele, pedahal berdampak signifikan terhadap martabat dan rasa aman korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Catcalling sebagai tindak pidana kekerasan seksual menurut perspektif Undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS),dengan fokus pada pemenuhan unsur-unsur tindak pidana, hambatan penegakan hukum, serta implikasi perlindungan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan pendekatan kasus, serta dilengkapi dengan data sekunder berupa literatur, jurnal, buku dan laporan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa Catcalling memenuhi unsur tindak pidana pelecehan seksual nonfisik sebagaimana diatur dalam UU TPKS, apabila terdapat muatan seksual atau penghinaan terhadap martabat korban,dilakukan dengan kesengajaan, dan berdampak pada korban baik secara psikologis maupun sosial.Namun implementasi penegakan hukum masih menghadapi kendala, antara lain sulit pembuktian karena minim saksi atau bukti fisik, adanya normalisasi perilaku dalam masyarakat, rendahnya kesadaran hukum korban dan pelaku, serta keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum. Dengan hadirnya UU TPKS telah memberikan dasar hukum yang jelas untu meninda Catcalling sebagai kekerasan seksual nonfisik, namun efektivitasnya memerlukan penguatan di sisi sosialisasi, mekanisme pelaporan yang mudah diakses, pelatihan aparat penegak hukum, dan pendidikan publik untuk menghapus budaya permisif terhadap pelecehan seksual di ruang publik.

Pembuktian Secara Sederhana Tentang Adanya Utang Yang Telah Jatuh Tempo Dan Dapat Ditagih Dalam Perkara Kepailitan

FITRIANI MAMBELA
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK PEMBUKTIAN SECARA SEDERHANA TENTANG ADANYA UTANG YANG TELAH JATUH TEMPO DAN DAPAT DITAGIH DALAM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asas pembuktian sederhana dalam menentukan utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih menurut Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 serta menganalisis penerapan pembuktian utang secara sederhana dalam perkara kepailitan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian sederhana merupakan mekanisme pembuktian yang hanya menitikberatkan pada terpenuhinya syarat kepailitan berupa adanya dua kreditor dan satu utang yang telah jatuh tempo, serta dapat ditagih tanpa memeriksa secara mendalam keadaan keuangan debitor sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 8 ayat (4). Penerapan pembuktian sederhana perkara kepailitan dalam Putusan Nomor 6/Pdt.Sus-Pailit/2023/PN Niaga Mdn, Majelis Hakim menolak permohonan pailit yang diajukan oleh para Pemohon kepada pihak Termohon, karena tidak ada bukti utang pihak Termohon kepada para Pemohon pailit yang menunjukkan apakah perjanjiaan kerjasama ini masih berjalan atau tidak karena berakhirnya kontrak dengan PLN, dan adanya intervensi pihak ketiga (Bank BRI) yang menahan dana sehingga memerlukan pembuktian di luar koridor hukum kepailitan. Kata Kunci: pembuktian sederhana, kepailitan, utang jatuh tempo, utang dapat ditagih, Pengadilan Niaga.

EFEKTIVITAS PENERAPAN KEADILAN RESTORATIF DALAM PENYELESAIAN PERKARA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KEPOLISIAN RESOR KOTA BULUNGAN

WA ODE PUTRI MAWAN MEILIASARI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara KDRT berdasarkan UU No. 23 Tahun 2004 yang di tinjau dari karakteristik serta dinamika internal konsep rumah tangga, sekaligus mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan kualitatif deskripif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pihak penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta para pihak yang terlibat dalam lingkup domestik, didukung oleh data sekunder berupa regulasi hukum dan dokumen pelaporan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisitik perkara KDRT yang dilaporkan sepanjang pertengahan tahun 2024 hingga akhir 2025 didominasi oleh jenis kekerasan fisik ringan di dalam hubungan perkawinan 8 laporan polisi. Penerapan keadilan restoratif dinilai efektif dalam menekan angka perkara yang naik ke jalur litigasi, dimana sebanyak 7 kasus berhasil diselesaikan melalui mekanisme damai formal demi mempertahankan keutuhan konsep rumah tangga. Namun, pelacakan jangka panjang menunjukkan kegagalan sistemik pada fungsi mitigasi pasca-damai dengan tingkat pengulangan kekerasan (Residivisme) di dalam rumah tangga mencapai 26 kasus. Kendala utama yang dihadapi meliputi hambatan struktural kedaruratan mediasi, ketimpangan relasi kuasa akibat ketergantungan ekonomi dan psikis korban di dalam ruang domestik, serta tekanan kultural patriarki yang melekat pada konsep rumah tangga tradisional. Tidak adanya regulasi hukum positif yang mewajibkan pengawasan klinis berkala maupun rehabilitasi psikologis (pengelolaan rasa marah) bagi pelaku menyebabkan pemulihan kondisi psikis keluarga tidak berjalan optimal.

Tinjauan Yuridis Program Makanan Bergizi Gratis dalam Perspektif Hak Anak

YUNITA
2026 · Book · Open Access

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak, sebagai bagian dari pemenuhan hak atas pangan, kesehatan, pendidikan, serta tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum Program Makan Bergizi Gratis dalam perspektif hak anak serta menganalisisnya mlalui tinjuan yuridisnya berdasarkan prinsip hak anak. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Program MBG telah memiliki dasar hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional, dan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Pengaturan tersebut mencerminkan kewajiban negara dalam memenuhi hak anak atas pangan dan gizi yang layak. Namun, berdasarkan tinjuan yuridis pelaksanaan Program MBG masih menghadapi berbagai kendala, seperti kasus keracunan makanan, keterbatasan infrastruktur dan distribusi, serta lemahnya pengawasan dan akuntabilitas pelaksanaan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga pada tata kelola yang efektif, pengawasan yang berkelanjutan, penerapan standar keamanan pangan, dan mekanisme pertanggungjawaban yang memadai agar tujuan pemenuhan hak anak dapat tercapai secara optimal.

TREN CPUE (CATCH PER UNIT EFFORT) HASIL TANGKAPAN IKAN TENGGIRI DENGAN JARING INSANG HANYUT YANG DI DARATKAN PADA POS PEMBELIAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

BULAN FEBRISALNI SYAILA
2026 · Book · Open Access

Perairan pulau Tarakan yang berada dalam WPPRI 716 memiliki potensi sumberdaya ikan tenggiri yang besar, namun penangkapan yang terus menerus dapat mengurangi stok populasinya. Maka perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat produktivitas penangkapan melalui analisis Catch Per Unit Effort (CPUE). Penelitian ini bertujuan mengetahui tren hasil tangkapan utama (HTU) dan hasil tangkapan sampingan (HTS) nelayan selama 5 tahun, mengetahui hubungan trip penangkapan dengan HTU dan HTS, serta mengetahui nilai CPUE keduanya. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari-Juni 2026 menggunakan data rekapitulasi pembelian ikan selama 5 tahun di pos pembelian ikan CV. Mekar Jaya, Kelurahan Selumit Pantai, Kota Tarakan. Hasil penelitian menggambarkan tren HTU dan HTS selama 5 tahun terakhir yang mengalami fluktuasi. Nilai CPUE HTU tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 126,1 kg/trip dan terendah pada tahun 2021 sebesar 74,4 kg/trip. Hubungan antar trip penangkapan dan HTU menggambarkan hubungan linier positif dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,743 sedangkan hubungan trip penangkapan dan HTS menunjukkan hubungan positif yang lemah dengan koefisien determinasi 0,1713. Sementara itu, hubungan antara trip penangkapan dan CPUE menggambarkan pola negatif, mengindikasikan bahwa peningkatan upaya penangkapan tidak selalu diikuti oleh peningkatan produktivitas hasil tangkapan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, produktivitas penangkapan jaring insang hanyut di Perairan Pulau Tarakan menunjukkan kondisi yang berfluktuasi selama 5 tahun terakhir.

Pengembangan Media Kartu JAYA (Jenis-Jenis Gaya) IPA di Kelas IV A SD Negeri 012 Tarakan

MOVIKA TANDI BORO
2026 · Book · Open Access

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan media kartu JAYA (Jenis-Jenis Gaya) berdasarkan hasil validasi para ahli dan praktisi, serta untuk mengetahui tingkat ketertarikan siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan yang diterapkan mengacu pada model 4D yang terdiri atas empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi ahli, praktisi dan lembar angket ketertarikan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media kartu JAYA memperoleh presentase sebesar 78% dari ahli materi, 80% dari ahli bahasa, 88,33% dari ahli media, dan 84% dari praktisi. Secara keseluruhan, rata-rata presentase yang diperoleh mencapai 82,58%, sehingga media kartu JAYA termasuk dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap penggunaan media kartu JAYA, yang ditujukan melalui rasa senang, ketertarikan, serta kelibatan aktif selama pembelajaran dan didukung dengan hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas mencapai 91,33% dengan kategori sangat menarik. Sementara itu, pada uji coba lapangan hasil angket menunjukkan tingkat ketertarikan siswa mencapai 94,28% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli, praktisi serta uji coba yang telah dilakukan berupa angket ketertarikan siswa, media pembelajaran kartu JAYA (Jenis-Jenis Gaya) dinyatakan layak dan menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV A SD Negeri 012 Tarakan.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S di Puskesmas Gunung Lingkas

DHINI ANJANI
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK Asuhan kebidanan komprehensif merupakan pelayanan yang diberikan secara menyeluruh kepada perempuan sepanjang siklus kehidupannya, meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, pasca abortus, keluarga berencana, serta kesehatan reproduksi dan seksualitas perempuan. Pendekatan ini dikenal sebagai Continuity of Care (COC), yaitu pemberian asuhan secara berkesinambungan untuk memenuhi kesehatan perempuan secara holistik dan berkelanjutan. Tujuan pelayanan ini adalah mengidentifikasi kondisi ibu sejak awal kehamilan hingga masa setelah persalinan. Asuhan pada Ny. S dilaksanakan di Puskesmas Gunung Lingkas pada tanggal 18 Maret hingga 10 April 2026. Asuhan kehamilan dilakukan pada usia kehamilan 38 minggu 4 hari dengan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi ibu normal tanpa komplikasi. Asuhan meliputi pemberian KIE mengenai istirahat yang cukup, tanda-tanda persalinan, persiapan persalinan, dan tanda bahaya kehamilan. Asuhan persalinan dilakukan pada usia kehamilan 39 minggu 4 hari sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung 30 menit, kala II 10 menit, bayi lahir spontan, segera menangis, warna kulit kemerahan, dan tonus otot baik. Kala III berlangsung selama 5 menit setelah pemberian oksitosin, plasenta lahir lengkap tanpa kelainan, tidak terdapat robekan jalan lahir, sedangkan kala IV menunjukkan kondisi ibu stabil dengan perdarahan sekitar 70 cc yang masih dalam batas normal. Asuhan masa nifas dilakukan pada hari ke-16 dengan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi ibu dalam batas normal, TFU tidak teraba, lochea alba, produksi ASI lancar serta tidak terdapat komplikasi. Asuhan bayi baru lahir dilakukan pada usia 1 jam dengan hasil pemeriksaan fisik, refleks, tanda-tanda vital, dan antropometri dalam batas normal. Asuhan yang diberikan setelah lahir yaitu dilakukan pengeringan dan stimulasi awal, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), vitamin K, salep mata, imunisasi hepatitis B, serta perawatan tali pusat. Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara menyeluruh terhadap Ny. S mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir, dapat disimpulkan bahwa seluruh proses berlangsung secara fisiologis dan tidak ditemukan komplikasi, kondisi ibu dan bayi dalam keadaan normal, serta seluruh asuhan telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Berdasarkan asuhan yang diberikan, tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik. Diharapkan ibu dan keluarga dapat mempertahankan perilaku hidup sehat dan memanfaatkan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Lahan praktik diharapkan terus meningkatkan mutu pelayanan asuhan kebidanan komprehensif serta menjadi tempat pembelajaran. Institusi pendidikan diharapkan terus memfasilitasi praktik klinik terintegrasi dan mendampingi mahasiswa.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.S di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan

EKA JUNIATI
2026 · Book · Open Access

COMPREHENSIVE MIDWIFERY CARE FOR NY.S AT GUNUNG LINGKAS HEALTH CENTER, TARAKAN CITY Abstract Comprehensive midwifery care (Continuity of Care/CoC) is midwifery service that is provided continuously from pregnancy, birth, postpartum, to the newborn. This service aims to monitor the health of mothers and babies, detect risks early, and prevent complications. In this case study, care was carried out at the Gunung Lingkas Community Health Center in the period 09 January-18 February 2026. The visits included two pregnancy visits, one delivery visit, one postpartum visit, and one neonate visit. Care began on 09 February 2026 when the gestational age was 38 weeks 4 days. The examination results showed that the condition of the mother and fetus was normal without complications. The birth took place on February 17 2026 at 39 weeks 5 days of gestation and was assisted according to Normal Childbirth Care (APN) standards. The first stage lasts 1 hour 55 minutes, the second stage lasts 10 minutes, the third stage lasts 10 minutes, the fourth stage is monitored for 2 hours. The baby was born spontaneously, full term, cried immediately, with reddish skin colour and good muscle tone. The placenta was delivered complete, the bleeding was around 100 cc, and no tears were found in the birth canal. Postpartum and newborn visits were carried out on February 18 2026. The results of the examination showed that the mother was in good condition, vital signs were within normal limits, TFU 2 fingers below the center, lochea rubra was normal, and there were no signs of infection. Newborn examination showed a male baby weighing 3,500 grams, body length 49 cm, head circumference 32cm and chest circumference 30 cm. Overall, comprehensive midwifery care for Mrs. S has been implemented well. Pregnancy, childbirth, postpartum and the neonatal period proceed physiologically without complications. Sustainable care is expected to maintain the health of mothers and babies and support early detection if health problems occur. Keywords: Comprehensive Midwifery Care, Continuity Of Care (COC), Pregnancy, Childbirth, Postpartum, Newborn.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.S di Puskesmas Sebengkok

ADINDA NOPRIANI SAPUTRI
2026 · Book · Open Access

Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan kepada perempuan sepanjang siklus kehidupannya, khususnya pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir. tujuannya dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif diberikan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi, mendeteksi dini serta menangani komplikasi dan memberikan dukungan dan edukasi secara berkelanjutan. Asuhan Kebidanan yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada Ny. S G1P0A0 yaitu dengan melakukan kunjungan antenatal care (ANC) hanya 3 kali selama kehamilan, padahal anjuran pemerintah ANC dilakukan 6x sampai dengan usia kehamilan 38 minggu. Pada saat pemeriksaan kunjungan ANC Ny. S ada beberapa standar asuhan 10 T yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada tanggal 17 Maret 2026 pukul 08.00 WITA. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 20 Maret 2026 pukul 05.25 WITA ibu datang dengan keluhan rasa mules pada perut serta keluarnya lendir yang bercampur dengan darah dari jalan lahir. Pada proses persalinan kala 1 Ny. S terjadi partus presipitatus atau partus yang berlangsung dengan sangat cepat sekitar 5 jam 25 menit, tetapi tidak terjadi resiko atau komplikasi seperti perdarahan dan retensio plasenta. Pada kala II persalinan yang berlangsung selama 37 menit, dengan lahirnya bayi perempuan yang memiliki berat badan 3000 gram, panjang badan 47 cm, lingkar kepala 31 cm dan lingkar dada 30 cm, kala III berlangsung 5 menit dengan plasenta lahir lengkap dan terdapat robekan perineum grade 2, kala IV berlangsung 2 jam. Asuhan nifas dilakukan pada 26 jam (KF 1), dan 6 hari (KF2) postpartum didapatkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada Ny. S. Asuhan bayi baru lahir dilakukan pada 26 jam (KN1) dan 6 hari (KN2) tidak didapatkan masalah pada bayi Ny. S. Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S di mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir efektif memantau dan menjaga Kesehatan ibu dan bayi sesuai dengan kebutuhan dan wewenang bidan. Diharapkan kedepannya bagi calon bidan yang akan memberikan asuhan kebidanan komprehensif dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga saat menghadapi pasien dapat memberikan asuhan kebidanan secara optimal sesuai dengan standar asuhan kebidanan.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. K DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

FITRI INDAH SARI
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK ​Pelayanan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) bertujuan memberikan asuhan menyeluruh sejak kehamilan trimester III, persalinan, hingga masa nifas dan bayi baru lahir untuk memastikan deteksi dini serta penanganan yang tepat sesuai standar. Selama periode 8–30 Maret 2026, penulis melaksanakan empat kunjungan asuhan berkelanjutan pada Ny. K di Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan, yang meliputi satu kali kunjungan kehamilan, satu kali kunjungan bersalin, serta satu kali kunjungan nifas dan bayi baru lahir ​Asuhan kebidanan komprehensif pertama kali dilakukan pada saat kunjungan kehamilan di trimester III pada tanggal 08 Maret 2026 dengan usia kehamilan 37 minggu 4 hari, didapatkan setelah pengkajian dilakukan dari kunjungan masa kehamilan dalam kondisi normal dan tidak ditemukan adanya komplikasi apapun. Asuhan persalinan diberikan pada tanggal 30 Maret 2026 pada dengan usia kehmilan 39 minggu 5 hari. Asuhan yang diberikan sesuai dengan standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), didapatkan kala I berlangsung 2 jam 45 menit, dan kala II berlangsung 17 menit, dilakukan penilaian sepintas, bayi lahir cukup bulan, segera menangis, warna kulit kemerahan, dan tonus otot baik. Kala III berlangsung 5 menit setelah oksitosin disuntikan, plasenta lahir lengkap dan tidak ada kelainan dan robekan. Asuhan kebidanan pada kala IV dilakukan selama 2 jam dengan memantau Tanda-Tanda Vital (TTV) ibu, dan didapatkan hasil dalam batas normal, perdarahan kurang lebih 150 cc, terdapat leserasi derajat 1. Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan pada tanggal 30 Maret 2026, dengan hasil pemeriksaan fisik dan TTV ibu dan perdarahan masa nifas dalam batas normal, Tinggi Fundus Uteri (TFU) 2 jari dibawah pusat, terdapat pengeluaran lochea serosa dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Asuhan yang dilakukan pada bayi baru lahir berupa pengukuran antropometri. Didapatkan hasil bayi berjenis kelamin perempuan, berat badan 3.000 gram, panjang badan 49 cm, lingkar kepala 34 cm, dan lingkar dada 32 cm. ​Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. K selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa tidak terdapat penyulit dan berlangsung fisiologis. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.H di Puskesmas Gunung Lingkas

FRADITA RILKE AMELIA
2026 · Book · Open Access

Layanan kebidanan yang menyeluruh merupakan perawatan kebidanan yang bersifat holistik dan terorganisir, mencakup periode kehamilan, proses melahirkan, fase nifas, serta perawatan neonatus. Fokus utama layanan ini adalah mengidentifikasi secara awal penyimpangan pada ibu dan bayi sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan, sekaligus meningkatkan keterampilan dalam penilaian menyeluruh, penetapan diagnosis yang akurat, deteksi proaktif terhadap kemungkinan masalah, pengambilan keputusan tepat waktu, penyusunan rencana perawatan terstruktur, serta penilaian hasil intervensi. Evaluasi menyeluruh pertama dilakukan pada kunjungan kehamilan trimester III pada 17 Maret 2026, dengan usia kehamilan 37 minggu 1 hari. Pemeriksaan mengindikasikan kondisi ibu tetap normal tanpa adanya komplikasi. Perawatan persalinan dilakukan pada 23 April 2026, dengan usia kehamilan 42 minggu 4 hari, mengikuti pedoman 60 tahapan Asuhan Persalinan Normal (APN). Tahap I berlangsung selama 2 jam 43 menit, tahap II selama 33 menit. Bayi lahir pada usia kehamilan penuh, segera menangis, kulit berwarna merah muda, tonus otot baik. Tahap III memakan waktu 8 menit setelah pemberian oksitosin, plasenta dikeluarkan secara utuh tanpa kelainan serta tidak terdapat luka pada perineum. Tahap IV berlangsung selama 2 jam, dengan pemantauan tanda vital ibu tetap dalam batas normal, perdarahan sekitar 100 ml, dan tidak ada robekan pada perineum. Kunjungan fase nifas serta penilaian neonatus dilakukan pada 23 April 2026. Pemeriksaan fisik dan tanda vital ibu serta perdarahan nifas berada dalam rentang normal, tinggi fundus uteri berada 2 jari di bawah pusar, terdapat lochia merah tanpa indikasi infeksi. Perawatan neonatus meliputi pengukuran antropometri dengan hasil: jenis kelamin laki-laki, berat 3 400 gram, panjang 49 cm, lingkar kepala 33 cm, lingkar dada 33 cm. Selama periode perawatan menyeluruh pada Ny. H yang mencakup kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus, tidak ditemukan adanya kelainan.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.R dengan Anemia Ringan dan Kekurangan Energi Kronis Di Puskemas Pantai Amal

DWI AGUSTINI PANJAITAN
2026 · Book · Open Access

Asuhan Kebidanan Komprehensif atau Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir. Tujuan pemberian asuhan komprehensif pada Ny. R adalah memberikan pelayanan yang menyeluruh dan berkelanjutan selama masa kehamilan sampai perawatan bayi baru lahir. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Pantai Amal pada tanggal 27 Januari-01 Maret 2026 yang meliputi dua kali kunjungan kehamilan, satu kali asuhan persalinan, satu kali kunjungan nifas, dan satu kali kunjungan bayi baru lahir. Metode yang digunakan adalah wawancara, pemeriksaan langsung, dan konseling. Hasil asuhan menunjukkan bahwa pada kunjungan kehamilan trimester III, Ny. R usia kehamilan 33 minggu 4 hari mengalami anemia ringan dengan kadar Hb 10,4 g/dL dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan LILA 21 cm. Asuhan diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan ibu. Pada kunjungan ulang, ibu mengeluh nyeri perut bawah menjalar ke punggung dan telah diberikan penatalaksanaan sesuai keluhan. Persalinan berlangsung normal pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Bayi lahir spontan, cukup bulan, jenis kelamin perempuan, dengan berat badan 3000 gram, panjang badan 46 cm, dan APGAR Score 9/10. Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan 6 jam postpartum dengan hasil ibu dan bayi dalam kondisi baik, tanpa perdarahan maupun tanda infeksi.Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R telah dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan. Masalah yang ditemukan selama kehamilan dapat ditangani dengan baik, sedangkan pada masa persalinan, nifas, dan bayi baru lahir tidak ditemukan komplikasi. Seluruh asuhan telah didokumentasikan menggunakan metode SOAP.

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.R di Puskesmas Sebengkok

ATIKAH
2026 · Book · Open Access

Asuhan komprehensif atau continuity of care pada Ny. R di Puskesmas Sebengkok (25 Maret-29 April 2026) meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Metode ini menekankan kerja sama terus-menerus antara bidan dan pasien guna mengurangi AKI dan AKB.Pada trimester 3 diberikan asuhan kehamilan pada usia kehamilan 35 minggu 5 hari dengan keluhan sakit punggung. Asuhan persalinan dilaksanakan pada 29 April 2026, Ny. R G4P2A1 melahirkan secara spontan pada pada usia kehamilan 40 minggu 4 hari mengikuti standar 60 langkah APN. Kala I terjadi pembukaan serviks 3-7 cm selama 3 jam dan dari 7-10 selama 50 menit. Kala II berlangsung 8 menit. Bayi lahir spontan segera menangis, jenis kelamin perempuan, warna kulit kemerahan, tonus otot aktif, memiliki berat lahir 2.450 gram, panjang 47 cm, lingkar kepala 30 cm, lingkar dada 33 cm, lingkar perut 30 cm. Kala III plasenta lahir lengkap setelah pemberian oksitosin, tanpa robekan jalan lahir. Kala IV berlangsung 2 jam postpartum menunjukkan tanda-tanda vital normal, kontraksi uterus bagus, dan pendarahan dalam batas normal. Pemeriksaan nifas dan bayi baru lahir dilaksanakan pada tanggal 30 April 2026 memperlihatkan tanda vital ibu dalam batas normal, tinggi fundus uteri 2 jari di bawah pusat, serta pengeluaran lochea rubra. Bayi didiagnosa mengalami BBLR dan labiopalatoskizis dengan refleks menghisap yang belum optimal. Pada asuhan kehamilan menggunakan standar 10T tidak ditemukan celah kecuali fundus uteri tidak sesuai dengan usia kehamilan. Asuhan persalinan dan nifas berjalan dengan normal. Asuhan bayi baru lahir berjalan dengan baik kecuali refleks menghisap bayi yang tidak baik karena mengalami labiopalatoskizis. Pencatatan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Diharapkan pasien menyadari pentingnya pemeriksaan berkelanjutan, penulis memperoleh pengetahuan lebih luas, dan lembaga melengkapi asuhan komprehensif .

PENGARUH PROFITABILITAS, INVESTMENT OPPORTUNITY SET, DAN LABA BERSIH TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024

ERNA SETIAWATI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, Investment Opportunity Set (IOS), dan laba bersih terhadap kebijakan dividen pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan sampel sebanyak 18 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, Investment Opportunity Set (IOS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, sedangkan laba bersih tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Secara simultan, profitabilitas, Investment Opportunity Set (IOS), dan laba bersih berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen.

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, SALES GROWTH DAN RETURN ON ASSET TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024

NIA RAMADANI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, sales growth, dan return on asset (ROA) terhadap harga saham pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penarikan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 17 perusahaan dari jumlah populasi 91 perusahaan. Data sekunder dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi melalui laporan keuangan tahunan yang relevan. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan return on asset (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Sebaliknya, sales growth tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara simultan, ukuran perusahaan, sales growth, dan return on asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham.