Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 173 dari 342

PENEGAKAN HUKUM ADAT TERHADAP TINDAK PIDANA PEREDARAN MINUMAN BERALKOHOL DAN MINUMAN OPLOSAN DI KECAMATAN KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN

HEROFINA
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait Penegakan hukum adat terhadap Tindak Pidana peredaran minuman beralkohol dan minuman oplosan di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Pertama, Bagaimana efektivitas penegakan hukum adat terhadap pelaku Tindak Pidana peredaran minuman beralkohol dan minuman oplosan di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Kedua, Apa kendala dalam penegakan hukum adat terhadap Tindak Pidana peredaran minuman beralkohol dan minuman oplosan di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Metode yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah penelitian hukum empiris, yaitu metode penelitian hukum yang dilakukan dengan meneliti secara langsung terjun ke lapangan dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan Konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Data primer diperoleh dari hasil wawancara pada Lembaga Adat, Camat, Kapolsek Krayan dan masyarakat hukum adat krayan. Data sekunder di peroleh dari undang-undang, buku, jurnal, artikel dan data-data internet. Data tersier diperoleh dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Hukum adat efektif terkait Tindak Pidana peredaran minuman beralkohol dan minuman oplosan di Kecamatan Krayan sejalan dengan Peraturan Daerah kabupaten nunukan nomor 32 tahun 2003 tentang minuman beralkohol akan tetapi Peraturan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan tersebut tidak diberlakukan yang diberlakukan dikecamatan krayan adalah hukum adat. Kedua, kendala yang ditemui dalam penegakan hukum adat terhadap tindak pidana peredaran minuman beralkohol dan minuman oplosan di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan adalah; kurangnya koordinasi masyarakat adat antara lembaga adat, kurangnya bukti yang diperoleh lembaga adat untuk menyusut pelaku Tindak Pidana peredaran minuman beralkohol, pelaksanan pembayaran sanksi denda tidak dapat dibayar sepenuhnya oleh pelaku tindak pidana peredaran minuman beralkohol dan hanya dibayar secara betahap sehingga untuk mengatasi hal tersebut pelaku tidak dibolehkan untuk keluar dari wilayah Krayan sebagai sanksi tambahan sebelum denda dilunasi. Kata Kunci : Efektivitas hukum adat, Tindak pidana, Peredaran Minuman beralkohol

Pengaruh negara asal, persepsi kualitas terhadap minat beli konsumen melalui citra merek (studi kasus produk smartphone buatan China di kota Tarakan)

RINI PEBRIANAH
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh negara asal, persepsi kualitas terhadap minat beli konsumen melalui citra merek. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Populasi dari penelitian ini adalah konsumen pengguna Smartphone asal China yang ada di Kota Tarakan, yang sedang menggunakan maupun yang pernah menggunakan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan total 280 responden. Uji validitas menggunakan uji Confirmatory Factor Analysis (CFA), uji reliabilitas menggunakan uji Composit Reliability (CR) dan uji normalitas dilakukan secara univariate dan multivariate menggunakan nilai P-Value dari skewness dan kurtosis.. Analisis data menggunakan teknik Strucktural Equation Modeling (SEM) dan menggunakan Software Lisrel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel negara asal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel minat beli. Variabel negara asal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap variabel citra merek. Variabel persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel citra merek. Variabel persepsi kualitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap variabel minat beli. Variabel negara asal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan citra merek sebagai variabel mediasi.

ANALISIS PERAN MEDIASI RISIKO BANK DALAM TATA KELOLA TERHADAP KINERJA BANK PADA PERUSAHAAN PERBANKAN KONVENSIONAL DI INDONESIA

RAMADANDY IHZA FADHILA
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi risiko bank dalam tata kelola terhadap kinerja bank pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2021. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tata kelola yang diproksikan dengan ukuran dewan dan usia direksi, variabel dependen penelitian ini adalah kinerja bank, variabel mediasi penelitian ini adalah risiko bank serta variabel kontrol penelitian ini adalah ukuran bank. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 18 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model common effect model dan fixed effect model menggunakan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Tata kelola yang diproksikan dengan ukuran dewan tidak berpengaruh terhadap kinerja bank dan risiko bank. 2. Tata kelola yang diproksikan dengan usia direksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bank dan risiko bank. 3. Risiko bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bank. 4. Risiko bank tidak berpengaruh dalam memediasi hubungan tata kelola yang diproksikan dengan ukuran dewan dan usia direksi terhadap kinerja bank.

.

A.EMIRWATI
2023 · Book · Open Access

.

.

SULFIDAYANTI
2023 · Book · Open Access

.

Implementasi Restorative Justice Dalam Penyelesaian Kasus Tindak Pidana Ringan Di Kejaksaan Negeri Tarakan

KARIMAH SYAFIQ
2023 · Book · Open Access

Restorative Justice yang secara mekanisme mengubah bentuk pemidanaan yang menitikberatkan pada pemulihan keadaan antara korban dan pelaku dalam mencari solusi bersama yang menekankan kedamaian bukan balas dendam. Latar belakang pemikiran mengenai keadilan restoratif merupakan reaksi yang diberikan oleh para ahli hukum pidana akan nampak negatif dari penerapan hukum pidana yang memiliki sifat represif atau koersifnya. Dengan mengkaji dampak negatif dari penerapan hukum pidana, para ahli pidana telah menggagas keadilan restoratif sebagai sarana reparatif. Sesuai dengan asas ultimum remedium dimana pemidanaan atau sanksi pidana adalah alternatif atau upaya terakhir dalam penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan restorative justice dalam penyelesaian kasus tindak pidana ringan dan faktor penghambat pelaksanaan restorative justice dalam penyelesaian kasus tindak pidana ringan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan tiga cara, yaitu study lapangan (field research), study kepustakaan (library esearch), pendekatan kasus (case approach). Penelitian ini menggunakan penelitian analisis data kualitatif yang akan direpresentasikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asas restoratif justice di wilayah Kejaksaan Negeri Tarakan berdasarkan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 sudah diterapkan, dalam penerapan ini Kejaksaan lebih mengedepankan upaya pemulihan dalam perkara tindak pidana. Mekanisme penghentian penuntutan dengan cara perdamaian antara korban dan pelaku dapat dilihat pada ketentuan Pasal 9 hingga Pasal 14 Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan melalui Perdamaian antara korban dan pelaku dengan melibatkan keluarga korban, keluarga pelaku, dan pihak lain yang terkait. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa hambatan dalam pelaksanaan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Tarakan secara eksplisit Peraturan Kejaksaan Nomor 15 tahun 2020 tersebut belum mengatur secara rinci mengenai jangka waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tindak pidana dengan pendekatan restorative justice, selama ini masih mengacu kepada Standart Operasional Prosedur (SOP) internal Kejaksaan Negeri Tarakan.

Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Politik Uang Pemilihan Serentak Kepala Daerah

VINCENTYA DE PAULA
2023 · Book · Open Access

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA POLITIK UANG PEMILIHAN SERENTAK KEPALA DAERAH Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum terhadap tindak pidana politik uang pada pemilihan serentak kepala daerah. Pertama, penanganan pelanggaran tindak pidana politik uang khususnya oleh lembaga Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara. Kedua, hambatan mengapa pelanggaran dan tindakan pidana tidak sampai ke tahap meja hijau, skripsi ini merupakan penelitian empiris yuridis yang dilakukan secara langsung di lapangan dan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer berasal dari instansi Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara dan kecamatan Tanjung Selor, Tanjung Palas, Tanjung Palas Tengah merupakan hasil dari kuisioner dan wawancara dengan narasumber. Data sekunder berasal dari undang-undang, buku, jurnal, artikel dan data-data yang berasal dari internet. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, penanganan pelanggaran tindak pidana politik uang adalah upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Pihak Kepolisian, Badan Pengawas Pemilu, dan Komisi Pemilihan Umum dalam menanggulangi politik uang pada tahap persiapan dan pelaksanaan pilkada serentak di Provinsi Kalimantan Utara. Penegakan Hukum juga upaya yang dilakukan untuk menghadapi pelaku kejahatan seperti dengan pemberian hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku bilamana pelaku dengan sah terbukti memberi dan menerima imbalan untuk mempengaruhi pilihannya. Kedua, salah satu hambatan yang terjadi dalam penegakan politik uang adalah rendahnya kesadaran masyarakat tentang Politik uang,rendahnya pengetahuan masyarakat tentang politik,dipengaruhi oleh faktor finansial (kebutuhan ekonomi masyarakat), serta kurangnya bukti dan waktu dalam penyelesaian suatu kasus. .

RANCANG BANGUN IRIGASI CINCIN (RING IRRIGATION) DI LAHAN PERCOBAAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

OKI PUTRA PRATAMA
2023 · Book · Open Access

Keterbatasan air pada lahan kering sangat berdampak pada kegiatan budidaya pertanian. Salah satu permasalahan pemberian air ialah masih kurangnya informasi tentang pemberian air yang efisien dan praktis. Solusi dari masalah pemberian air pada kegiatan budidaya ialah perlu adanya teknologi pemberian air yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun teknologi irigasi cincin (ring irrigation) di lahan percobaan Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan pada bulan Juni 2022 hingga November 2022. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan seperti rancangan jaringan perpipaan, rancangan emitter cincin, rancangan pompa, pengujian dan implementasi lapang. Hasil penelitian menunjukan bahwa total debit irigasi dengan total emitter sebanyak 40 buah menghasilkan debit sebesar 0,00025 m³/s. Total nilai kehilangan tekanan (head loss) memiliki nilai sebesar 20,78 m yang terdiri dari head loss primer 2,03 m dan head loss sekunder 18,75 m. Head total pompa sebesar 25,53 m. Pompa yang dibutuhkan untuk mengoperasikan rancangan irigasi cincin ini adalah pompa berkapasitas 1,5 kW. Nilai dari distribusi keseragaman (Du) adalah 72,79 % dengan penilaian cukup baik dan koefisiensi keseragaman (Cu) adalah 74,04 % dengan penilaian cukup baik.

ANALISIS BUTIR SOAL LITERASI SAINS BIOLOGI BERBASIS RISET

DORPINA JALUNG
2023 · Book · Open Access

This study aims to (1) determine the validity, (2) reliability, (3) discriminatory power, and (4) the level of difficulty of Biology science literacy items using SPSS 22 for Windows software. This research was quantitative descriptive analysis research. The biological science literacy questions analyzed were essay questions with type A and type B questions. The subjects of this research were 49 students who had completed the Biochemistry course with carbohydrates majoring in Biology Education academic year 2020 at University Borneo Tarakan. The data collection was test and documentation methods. The results showed that (1) the validity of the type A questions found 5 valid questions (100%) and type B found 7 valid questions (77.7%), and 2 questions were invalid (22.2%). (2) The reliability of the type A questions showed was quite reliable (0.45), and the type B questions were also reliable (0.73). (3) The level of difficulty in type A questions found 4 easy category questions (80%) and 1 item was moderate (20%), while in type B questions found 6 moderate questions (85.71%) and 1 question was categorized easy (14,28%). (4) In distinguishing power, there were 2 bad category questions (40%) and 3 good category questions (60%) in type A questions, and in type B questions there were 2 medium questions (28.5%) and 5 good questions (71.4 %). The implications of this research were to support the writing of effective items and provide input to question makers about the difficulty level of the questions, and questions that have been identified as valid can be used as material for consideration in designing future tests with modifying, adjusting, and refining certain parts.

The Students' Problems in Speaking English at Eighth Grade of SMP Negeri 10 Tarakan

DARLIANA SARUDIN
2023 · Book · Open Access

The purpose of this study was to find out the students' problmes in speaking English This study used descriptive qualitative design. The subjects of this study were 22 students of eight grader at SMP Negeri 10 Tarakan. This study focuses on students' problem in speaking English. To collect the data, the researcher uses observation, interview and documentation as instrument of the data. The data was taken by using purposive sampling technique. Researcher interviewed 6 students form 22 students, and researcher took 2 students from the highest, medium, and low scores. Each student was interviewed with 13 questions. From the result of observation, interview and documentation the researcher found that most of the students have several difficulties in speaking English, there were lack of vocabulary, lack on pronunciation, fluency, poor in grammar, lack of interest or low motivation, unpleasant attitude, anxiety, and shyness. The most dominant problems were poor in grammar, lack of vocabulary, lack on pronunciation, and shyness.

Pelanggaran Kode Etik Dan Sanksi Bagi Bawaslu Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Studi Terhadap Bawaslu KTT)

MUHAMMAD AMRI
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menjelaskan Pengaturan Profesionalisme Pelanggaran Kode Etik dalam Penyelenggaraan Pilkada dan mengetahui Sanksi bawaslu dalam Pilkada dalam studi kasus Bawaslu KTT. Bawaslu dalam regulasi yang ada hendaknya terus berupaya memaksimalkan profesionalismenya sebagai lembaga public, kedepan sanksi yang diberikan DKPP sebaiknya pemberhentian karena profesionalisme itu merupakan pedoman dasar penyelenggaraan pemilihan baik pemilu maupun pilkada serta peran penting masyarakat dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan pilkada demi terciptanya penyelenggaraan pilkada yang bermartabat. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini disimpulkan bahwa tentang Profesionalisme Badan Pengawas Pemilu dalam Penyelenggaraan Pilkada sudah baik secara ketentuan perundang undangan sampai pada peraturan DKPP tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu terkait dengan aspek profesionalisme, seperti ketidak cermatan, ketidak telitian, dan mal administrasi serta Kredibilitas dan integritas yang selama ini menjadi tolak ukur penyelenggara pemilu karena yang melanggar hukum sudah pasti melanggar etika, yang melanggar etika adakalanya tidak masuk ke ranah pelanggaran hukum. dalam Pilkada Serentak tahun 2020 yang pada Putusan Sidang DKPP Nomor: 71-PKE-DKPP/VII/2020 yaitu dianggap tidak professional dalam menindaklanjuti laporan serta hanya menjatuhkan sanksi Peringatan 1 kepada komisioner Bawaslu Kabupaten Tana Tidung serta masih kurangnya pengalaman-pengalaman anggota terkait kepemiluan terhadap laporan atau temuan pelanggaran pilkada yang terjadi dan adanya komisioner yang lemah secara kompetensi dan tidak Profesional secara Etik terkait kepemiluan serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam memaksimalkan kinerjanya Bawaslu Kabupaten Tana Tidung.

STRATEGI PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI BERBASIS MODAL SOSIAL DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi Kasus Kelompok Tani Lubek Manis)

HARIS MUNANDAR
2023 · Book · Open Access

STRATEGI PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI BERBASIS MODAL SOSIAL DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi Kasus Kelompok Tani Lubek Manis) ABSTRAK Modal sosial merupakan suatu aset dan nilai yang didasarkan pada kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan yang turut mendukung pengembangan modal sosial pada kelompok tani. Modal sosial merunjuk pada segi-segi organisasi sosial, seperti kepercayaan, norma-norma dan aringan-jaringan sosial yang dapat memfasilitasi tindakan yang kolektif. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dan merumuskan strategi pengembangan kelompok tani berbasis modal sosial di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah porposive sampling dan responden dalam penelitian ini adalah 15 petani sebagai informan dan 3 sebagai key informan yang tergabung pada kelomompok tani lubek manis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis SWOT (Strength Weakness, Opportunity, Threat). Faktor internal dalam pengembangan kelompok tani berbasis modal sosial memiliki kekuatan total skor 3,83. Sedangkan kelemahan memiliki total skor 3,12. Sedangkan faktor eksternal berupa peluang memiliki total skor sebesar 3,56. Sedangkan ancaman memiliki total skor 3,30. Berdasarkan analisis SWOT maka di dapatkan strategi agresif dalam pengembangan kelompok tani yaitu: Meningkatkan frequensi kegiatan penyuluhan di kelompok tani lubek manis, Menjalin kerjasama dengan beberapa kelompok tani ,Meningkatkan rasa saling percaya sesama anggota.  

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MELALUI PENYELESAIAN SOAL HOTS PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA NEGERI 3 TARAKAN

CLARA MARIA ARIESTHA
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis High Order Thinking Skills siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Tarakan pada materi biologi khususnya pada materi sistem pencernaan dan sistem ekskresi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Tarakan yaitu 145 siswa, sedangkan sampel penelitian yaitu siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 107 siswa dengan penentuan sampel menggunakan rumus Slovin. Data diperoleh berdasarkan skor yang dihasilkan dari soal HOTS berbentuk pilihan ganda yang diberikan pada siswa berjumlah 50 soal. Dengan cara perhitungan yaitu skor yang diperoleh siswa dibagi skor maksimum dikali 100%. Hasil penelitian menunjukkan persentase High Order Thinking Skills siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Tarakan termasuk dalam kategori sangat kurang dengan nilai persentase 54%.Selanjutnya persentase pada indikator menganalisis termasuk dalam kategori cukup dengan nilai persentase 61%, indikator mengevaluasi termasuk dalam kategori sangat kurang dengan nilai persentase 50% dan indikator mencipta termasuk dalam kategori sangat kurang dengan nilai persentase 44%. Dengan demikian diperlukan peningkatan High Order Thinking Skills siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Tarakan.

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Biologi Terhadap Channel Youtube Dengan Konten Pendidikan

RIFKY OCANTHER
2023 · Book · Open Access

PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI TERHADAP CHANNEL YOUTUBE DENGAN KONTEN PENDIDIKAN ABSTRAK Pembelajaran daring merupakan salah satu bentuk alternatif dari pembelajaran yang menggunakan fasilitas internet dengan aksesibilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan untuk memunculkan berbagai jenis interaksi pembelajaran. Pada dasarnya proses pembelajaran online dalam pelaksanaanya membutuhkan dukungan dari beberapa macam perangkat mobile seperti smart phone, tablet, laptop, dan lain-lain yang dapat digunakan untuk mengakses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi mahasiswa pendidikan biologi terhadap channel Youtube dengan konten pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomologi dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan biologi angkatan 2019 dan 2020 di Universitas Borneo Tarakan dengan jumlah 33 mahasiswa yang menggunakan Youtube sebagai sumber belajar pada masa Covid-19 di era pembelajaran daring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa menyatakan bahawa Youtube dengan konten pendidikan lebih mudah dan cepat diakses untuk membantu mahasiswa dalam mencari sumber belajar. Meskipun demikian, mahasiswa harus memilah video pembelajaran dengan karateristik tertentu sesuai dengan kebutuhan. Kata kunci : Persepsi, Youtube, Konten Pendidikan

MODEL KELEMBAGAAN SUBSISTEM HILIR BERAS ADAN DI KECAMATAN KRAYAN BARAT KABUPATEN NUNUKAN

FEBBI DAFLIYANTI
2023 · Book · Open Access

Pengembangan subsistem hilir beras adan akan membantu pemenuhan kebutuhan akan beras dengan menyediakan beras dalam jumlah yang cukup banyak dan aman dikonsumsi. Usaha subsistem hilir memerlukan lembaga-lembaga yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan subsistem hilir mulai dari pengolahan dan pemasaran hasil. Penelitian ini bertujuan 1). Untuk mengidentifikasi lembaga yang berperan dalam subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat Kabupaten Nunukan, 2). Untuk mengetahui model kelembagaan subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan analisis desktriptif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga yang berperan dalam subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat adalah Pemerintah Kecamatan, Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian, Bank Kaltimtara, Dinas Perhubungan, BUMDes, Adat Krayan Barat, Koperasi,UKM UD Borneo, Poktan, Pedagang perantara, Petani/Pemilik Lahan dan Konsumen. Adapun model kelembagaan subsistem hilir beras adan di Kecamatan Krayan Barat terdiri dari tiga bagian yaitu pertama pengolahan dan pemasaran; Petani/Pemilik Lahan, Poktan dan BUMDes. Kedua pemasaran; Koperasi, UKM UD Borneo dan Pedagang perantara. Ketiga lembaga pendukung; Dinas Pertanian, Penyuluh, Kecamatan Krayan Barat, Dinas Perhubungan, Adat, Bank Kaltimtara.

ANALISIS DYNAMIC SYSTEM KETERSEDIAAN BERAS DI KABUPATEN BULUNGAN

DESLIMA SIMANJUNTAK
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan. Pertama Apakah pertumbuhan penduduk sebagai faktor yang berpengaruh dalam ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan. Kedua, Apakah luas lahan sebagai variabel penting dalam peningkatan produksi beras di Kabupaten Bulungan. Penentuan lokasi dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive). Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan kriteria yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian ini adalah Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bulungan, Dinas Ketahanan Pangan yang mempunyai arsip data yang dibutuhkan peneliti. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan dynamic system dengan software Ventana system (Vensim) PLE 9.3.4x64. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap ketersediaan beras adalah jumlah penduduk, dimana jumlah penduduk dari Tahun 2022-2052 naik secara signifikan dengan peningkatan rata-rata sebesar 2%. Produksi beras beras dari Tahun 2022-2052 mengalami penurunan rata-rata sebesar 2,1%, kebijakan simulasi ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan telah dilakukan dengan skenario peningkatan laju cetak sawah sebesar 5%. Namun belum mencukupi konsumsi beras pada Tahun 2022, 2024-2025, 2029, 2031-2035, 2039-2041, 2045 dan 2050. Pada Tahun 2022 ketesediaan beras sebesar 8.075,15 ton dan konsumsi beras sebesar 8.075,16 ton sehingga masyarakat masih kekurangan 100 kg beras, begitu juga terjadi pada tahun-tahun berikutnya. Ketika melakukan skenario gabungan ketersediaan beras di Kabupaten Bulungan dengan peningkatan laju cetak sawah 5% dan produktivitas sawah 10% telah mencukupi konsumsi beras masyarakat Kabupaten Bulungan dari Tahun 2022 sampai dengan Tahun 2052.

KAJIAN KEBERADAAN HAMA TIKUS PADA AREAL BUDIDAYA TANAMAN PADI DI PULAU TARAKAN

SYERLI LUKAS
2023 · Book · Open Access

perlu diketahui sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi jenis tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan, dan (2) menjelaskan pengaruh lokasi, waktu, dan posisi perangkap berbeda terhadap keberadaan (hama tikus yang teperangkap) pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan. Penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perangkap sebanyak 8 titik pada tiga lokasi yakni Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir. Pemasangan perangkap dilakukan selama 7 kali waktu pengambilan dengan jarak antar pengambilan selama15 hari. Data atau parameter utama pada penelitian ini yakni: (a) spesies/morfospecies dan jumlah hama tikus per lokasi, waktu pengambilan sampel dan posisi/zona peletakan perangkap. Analisis menggunakan statistik non parametrik (perbandingan lebih dua rata-rata) dengan skala pengukuran kategorik ordinal yakni menggunakan Uji Chi-Square χ2. Hasil penelitan menunjukkan Hama tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan terdiri dari tiga jenis yakni R. argentiventer, R. tiomanicus, dan R. exulans dengan masing-masing jumlah terperangkap yakni, 3, 4, dan 1 ekor. Terdapat pengaruh lokasi terhadap keberadaan tikus R. tiomanicus, namun tidak terdapat pengaruh terhadap keberadaan tikus R. argentiventer dan R. exulans Sedangkan, waktu, dan posisi perangkap yang berbeda tidak berpengaruh terhadap seluruh jenis yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi.

Analisis sistem agribisnis ayam ras petelur (Gallus domesticus) (studi kasus: peternakan Binalatung, Kel. Pantai Amal, Kec. Tarakan Timur, Kota Tarakan)

FRISCA RIRIN AMELIA
2023 · Book · Open Access

Perkembangan peternakan ayam ras petelur di Kalimantan Utara mengalami kenaikan dari tahun 2018 hingga 2020. Seperti halnya pada peternakan ayam ras petelur di Kota Tarakan berkembang menjadi beberapa peternakan. Tetapi, walaupun peternakan ayam ras petelur ada di Kota Tarakan pemerintah Kota Tarakan tetap melakukan impor dari luar Kota untuk memenuhi permintaan telur di Kota Tarakan. Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan sistem agribisnis peternakan ayam ras petelur Binalatung, (2) menganalisis permasalahan apa saja yang terdapat didalam subsistem-subsistem agribisnis di Peternakan Ayam Binalatung dan bagaimana tindak lanjutnya atau penyelesaian dari masalah-masalah tersebut (3) mengetahui bagaimana keterkaitan antar satu subsistem dan subsistem lainnya dalam sistem agribisnis Peternakan Ayam Binalatung. Metode penentuan sampel yaitu dengan menggunakan metode Snowball Sampling dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan sistem agribisnis peternakan ayam binalatung mulai dari subsistem hulu terdiri dari pengadaan input, subsistem budidaya (on-farm) terdiri dari kegiatan pemeliharaan kandang hingga panen, subsistem hilir terdiri dari kegiatan pengangkutan hingga pemasaran, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang menunjang/mendukung kegiatan peternakan dari subsistem hulu hingga hilir. Dalam masing-masing subsistem terdapat permasalahan-permasalahan yang terjadi. Terdapat keterkaitan antara subsistem yang satu dengan subsistem lainnya pada peternakan ayam ras petelur.