Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 147 dari 342

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH NANAS TERHADAP TANAMAN MENTIMUN(Cucumis sativus L.)

NUR ZAFIKAH
2023 · Book · Open Access

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu jenis sayuran dari family Cucurbitaceae yang popular ditanam di Indonesia. Pupuk organik cair (POC) merupakan larutan hasil pembusukan bahan-bahan organik seperti sisa tanaman, kotoran hewan dan manusia. Kulit nanas mengandung unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah kulit nanas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (C.sativus L.). Mengetahuai dosis terbaik pada pemberian pupuk organik cair limbah nanas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (C.sativus L.) Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 – Maret 2023 di lahan Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu factorial dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah konsentrasi pupuk organik cair limbah nanas dengan 4 taraf yaitu, P0 (Kontrol), P1 (POC 15 ml), P2 (POC 30 ml), P3 (POC 45 ml), P4 (POC 60 ml). Analisis data yaitu Anova dengan satu faktorial dan uji Duncan dengan taraf 5%. Kesimpulan, Pemberian pupuk organik cair limbah kulit nanas memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman 2 MST , jumlah buah, berat total buah, panjang buah dan diameter buah. Namun tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman 3, 4 dan 5 MST, jumlah daun 2, 3, 4 dan 5 MST, dan berat satuan buah. Perlakuan P3 (45 ml) menunjukkan perlakuan terbaik.

PERBANDINGAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG HIJAU HASIL ADAPTASI DAN INTRODUKSI

MUHAMAT JOHARI
2023 · Book · Open Access

PENGARUH PENGGUNAAN SEKAM BAKAR PADI DAN MULSA PLASTIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Abstrak Tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang sangat pontensial untuk dikembangkan, selain bergizi juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu faktor penunjang pada keberhasilan budidaya kacang panjang adalah ketersediaan unsur hara yang cukup serta lingkungan tumbuh yang optimal bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan hasil budidaya tanaman kacang panjang adalah dengan penggunaan mulsa untuk dapat melindungi tanaman dari butir hujan, meningkatkan penyerapan air oleh tanah, mengurangi volume dan kecepatan aliran permukaan (mengurangi erosi), menjaga suhu dan kelembapan tanah, dan menghambat pertumbuhan gulma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan sekam bakar padi dan mulsa plastik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Amal Lama, Kota Tarakan pada bulan Juli - Oktober 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Faktor perlakuan terdiri dari P0 (kontrol/tanpa mulsa), P1 (100 g sekam bakar), P2 (200 g sekam bakar), P3 (400 g sekam bakar), dan P4 (mulsa plastik). Hasil menunjukkan bahwa penggunaan sekam bakar padi dan mulsa plastik mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman khususnya pada pengamatan umur 28 HST. Penggunaan sekam bakar padi dengan dosis 400 gram (P3) mampu memberikan hasil berbeda tidak nyata dengan penggunaan mulsa plastik hitam (P4) yaitu pada parameter tinggi tanaman (P3:98,06, P4:102,52 cm), jumlah daun (P3:29 helai, P4:30 helai), panjang polong (P3:57,82 cm, P4:62,30 cm, dan berat polong (P3:1643 g, P4:1826 g). jumlah polong terbanyak dihasilkan oleh P4 yaitu 32 polong kacang panjang.

SURVEI GAYA BELAJAR MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2022 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

ABDURAHMAN
2023 · Book · Open Access

Abstrak Abdurahman. 2023. Dibimbing oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya belajar mahasiswa angkatan 2022 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Borneo Tarakan. Gaya belajar merupakan suatu tindakan yang dirasakan menarik oleh seseorang dalam melakukan aktifitas belajar, baik ketika sendiri atau dalam kelompok belajar, karena gaya belajar merupakan kombinasi dari bagaimana seseorang menyerap dan kemudian mengatur serta mengolah informasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Sampel pada penelitian ini sebanyak 150 mahasiswa dari 150 mahasiswa sebagai populasi mahasiswa Bimbingan dan Konseling angkatan 2022 di Universitas Borneo Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar mahasiswa bimbingan dan konseling angkatan 2022 termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase 150 sampel penelitian terdapat 110 mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan skor persentase 73%.

SURVEI KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2022 UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

SARINA ASRITA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK. Sarina Asrita. 2023. Survei Kemandirian Belajar Mahasiswa Bimingan dan Konseling Angkatan 2022 Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Nisa Ariantini, M.Pd selaku pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan “Bagaimana Kemandirian Belajar Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2022 Universitas Borneo Tarakan”. Kemandirian belajar setiap mahasiswa berbeda-beda tergantung lingkungan sekitarnya, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, pengujian reliabilitas skala dengan menggunakan teknik Cronbach Alpha. Juka nilai Cronbach Alpha 0,70 maka variabel atau konstruk dikatakan tidak reliabel. Dalam perhitungannya menggunakan program aplikasi Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi, 20.0 for windows. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa kemandirian belajar mahasiswa Bimbingan dan Konseling angkatan tahun 2022 termasuk dalam kategori rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase 149 sampel penelitian, terdapat 133 responden berada pada kategori kecenderungan rendah dengan skor persentase 89%.

KEBUTUHAN SELF-ESTEEM PESERTA DIDIK DI SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN

MOHAMMAD RIZKY ALVIAN
2023 · Book · Open Access

Mohammad Rizky Alvian. 2023. Kebutuhan Self- Esteem Peserta Didik Di SMA Muhammadiyah Tarakan. Dibimbing oleh Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi,. M.Si selaku dosen pembimbing utama dan Ibu Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kebutuhan Self-esteem Peserta didik di SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif menggunakan rumus interval. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA Muhammadiyah Tarakan, Kecamatan Tarakan Tengah, Provinsi Kalimantan Utara. Adapun teknik sampel yang digunakan ialah teknik sampel simple random sampling dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi serta kuensioner. Hasil penelitian menujukan terdapat pada kategori YA, yaitu pada analisis keseluruhan, dengan jumlah sebanyak 62 subjek dengan presentase 62%. Artinya bahwa siswa memiliki kebutuhan akan pemberian penghargaan diri, baik penghargaan dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Kesadaran akan kebutuhan penghargaan diri merupakan salah satu dimensi penting dalam memahami diri sendiri ataupun orang lain. Hal ini akan membantu dalam memberikan makna akan pemahaman kebutuhan dalam memberikan penghargaan terhadap diri. Dari hasil penelitian tersebut, maka didukung juga oleh indikator-indikator dengan kategori “YA” yang sama. Pada indikator yang pertama yaitu kekuatan, sebanyak 135 subjek dengan presentase 76%., dan pada indikator kemampuan, sebanyak 103 subjek, dengan presentase 58%., pada indikator keberartian sebanyak 90 subjek dengan persentase 50%. Kemudian pada analisis keseluruhan terdapat pada kategori Ya sebanyak 110 subjek dengan presentase 62%, bahwa Terdapat 62% mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling yang memiliki kebutuhan yang tinggi dalam memahami penghargaan akan diri sendiri ataupun orang lain, artinya siswa membutuhkan penghargaan diri tersebut.

PERLINDUNGAN HUKUM PEMILIH PEMULA DALAM SISTEM DEMOKRASI INDONESIA

MASNI ASRIANTI
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum pemilih pemula dalam sistem demokrasi di Indonesia. Pertama, pengaturan yang mengatur tentang perlindungan hukum pemilih pemula. Kedua, hambatan memperloeh perlindungan hukum bagi pemilih pemula atas hak partisipasi dalam pemilihan umum. Skripsi ini merupakan penelitian normatif yang menempatkan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari lapangan penelitian dengan cara melakukan wawancara dengan narasumber yang berkaitan, data sekunder ialah data yang diperoleh dari berbagai sumber hukum yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti dan data tersier yang diperoleh dari teori dan pendapat para ahli dalam berbagai literatur/buku hukum, kamus, dan sumber dari jurnal dan lainnya. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa : Pertama, Regulasi hukum terkait pemilih pemula sebagaimana diatur dalam Undang-Undang mempunyai perlindungan hukum yang sama dengan kelompok pemilih yang lain. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan bahwa seseorang yang dapat menggunakan hak pilihnya adalah seseorang yang berusia genap 17 (tujuh belas) tahun dan/sudah pernah kawin. Pengelompokan pemilih pemula hanya dilakukan sebagai sarana untuk mudah menjangkau kelompok pemilih dari berbagai lingkungan sosial dalam melaksanakan pendidikan politik pemilu. Kedua, hambatan pemilih pemula dalam memperoleh perlindungan hukum diantaranya pemilih pemula kalangan pelajar yang memiliki kesibukan pembelajaran yang padat dan kurangnya kesadaran politik sehingga acuh dalam partisipasi politik pemilihan umum, keterbatasan anggaran dari penyelenggara pemilihan umum untuk menjangkau remaja yang tidak bersekolah dari berbagai tempat, serta Pensiunan TNI/Polri yang kembali ke kampung halaman tidak dapat dijangkau untuk kemudiian diberikan haknya atas pendidikan politik pemilih.

Keadilan terhadap Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Tahun 2024 (Studi Pasca Putusan MK Nomor 55/PUU-XVIII/2020 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum)

NAITA TASIA
2023 · Book · Open Access

Pendaftaran partai politik peserta pemilu 2024 harus memperhatikan perspektif keadilan baik dari segi regulasi maupun praktiknya. Untuk dapat mengikuti pemilu, partai politik harus lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Upaya memperoleh perlakuan yang adil dan setara di hadapan hukum dalam pendaftaran peserta pemilu dapat dilihat melalui beberapa kali uji materi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Keseimbangan perlakuan ini didasarkan pada persamaan kesempatan dalam berpartisipasi dalam kehidupan bangsa sebagai kontribusi di bidang politik menurut Pasal 28 D UUD 1945, namun putusan MK Nomor 55/PUU-XVIII/2020 membagi syarat partai politik sebagai calon peserta pemilu 2024 dinilai tidak memberikan keadilan bagi peserta pemilu. Dalam penelitan ini tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (Conceptual approach), dan studi kasus (Case approach). Hasil penelitian menunjukkan Putusan Nomor 55/PUU-XVIII/2020 membagi kualifikasi partai politik calon peserta pemilu 2024 atas dua yaitu : Pertama, politik yang hanya diverifikasi secara administrasi. Kedua, partai politik yang dilakukan verifikasi secara administrasi dan faktual. Putusan MK Nomor 55/PUU-XVIII/2020 sama sekali tidak memenuhi aspek keadilan, sebab adanya pemberlakuan yang diterapkan bagi partai politik lama maupun partai politik baru dalam hal verifikasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa MK menempatkan sesuatu tidak proporsional dan diskriminasi terhadap calon peserta pemilu dan di sisi lain memberikan privilege bagi calon peserta pemilu lainnya, maka pemilu dapat dikatakan tidak lagi demokratis. Ketidakadilan tersebut tercermin dalam putusan yang pada pokoknya partai politik di DPR RI tidak perlu lagi diverifikasi secara faktual untuk pemilu berikutnya. Hal tersebut dinilai diskriminatif serta adanya perlakuan berbeda terhadap partai baru dan partai lama sebagai calon peserta pemilu.

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEJADIAN ANEMIA PADA KEHAMILAN DI PUSKESMAS KARANG REJO

ERITA DWIE ANANDA
2023 · Book · Open Access

Anemia adalah suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin dibawah nilai normal,hemoglobin kurang dari 11 gr/dL. Anemia dalam kehamilan akan meningkatkan risiko perdarahan pada saat persalinan. Anemia menjadi masalah utama di negara berkembang dan berhubungan dengan meningkatnya angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang anemia di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Desain penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini di lakukan di Puskesmas Karang Rejo pada bulan Mei-Juni 2023. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 215 orang. Sampel penelitian sebanyak 68 responden menggunakan metode random sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas umur ibu 20-35 sebanyak 54 orang (79,4% ), mayoritas paritas ibu adalah multigravida yaitu sebanyak 45 orang (66,2%), mayoritas pendidikan ibu SLTA sebanyak 31 orang (45,6 %), mayoritas ibu tidak bekerja sebanyak 49 orang (72,1%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kesimpulan gambaran pengetahuan ibu hamil tentang anemia menunjukkan bahwa mayoritas ibu berpengetahuan baik yaitu sebanyak 36 orang (52,9%), ibu yang berpengetahuan cukup sebanyak 23 orang (33,8%), dan ibu berpengetahuan kurang sebanyak 9 orang (13,2%). Pengetahuan ibu hamil tentang anemia mayoritas baik dan di pengaruhi oleh faktor pendidikan, pengalaman dan informasi.

GAMBARAN USIA, STATUS GIZI, DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET Fe DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS KOTA TARAKAN

FARHANTY OCTAVIA SUWANDA
2023 · Book · Open Access

Anemia dalam kehamilan merupakan kondisi ibu hamil dengan kadar hemoglobin (Hb) 11 g/dL pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II kadar hemoglobin (Hb) 10,5 g/dL. Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia yaitu usia, kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe, dan status gizi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran usia, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil TM III di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III dengan anemia di wilayah kerja puskesmas gunung lingkas. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling sebanyak 50 responden, dengan pengumpulan data menggunakan kuesionare. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran usia, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil TM III di Puskesmas Gunung Lingkas menunjukkan karakteristik responden berusia 20- 35 tahun memiliki jumlah presentase lebih banyak sebesar 33 responden (66,0%), KarakteristikrespondenstatusgizidenganIMTgemuk memilikijumlahpresentase lebih banyak sebesar 27 responden (54,0%), sedangkan karakteristik responden kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe sebagian besar dari 50 ibu hamil TM III dengan anemia patuh dalam mengonsumsi tablet Fe sebanyak 37 responden (74,0%), sedangkan yang tidak patuh dalam mengonsumsi tablet Fe sebanyak 13 responden (26,0%). Kesimpulan penelitian yang dilakukan menemukan bahwa ibu hamil usia 20-35 tahun dan status gizi berlebih lebih banyak yang menderita anemia pada TM III, sedangkan untuk mengonsumsi tablet Fe mayoritas responden patuh dalam mengonsumsinya.

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Status Gizi Pada Balita Usia 3 - 5 tahun mengenai Status gizi balita di wilayah kerja puskesmas karang rejo

NOVA PERTIWI
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK Balita adalah anak yang berumur 0-59 bulan, pada masa ini ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat dan disertai dengan perubahan yang memerlukan zat-zat gizi yang jumlahnya lebih banyak dengan kualitas yang tinggi (Ariani, 2017). Balita sangat rentan terhadap kelainan gizi karena pada saat ini mereka membutuhkan nutrisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Faktor yang mempengaruhi status gizi pada balita yaitu faktor secara langsung yakni, kurangnya asupan makanan, dan penyakit infeksi yang mungkin di derita si Anak dan faktor yang mempengaruhi secara tidak langsung yaitu: pendapatan orang tua, ketersediaan pangan dalam rumah tangga, pola makan, sanitasi lingkungan, pelayanan kesehatan, pekerjaan orang tua, dan pengetahuan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu mengenai status gizi pada balita usia 3 – 5 tahun menurut BB/TB.penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengambilan Sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling, populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 3 - 5 tahun dengan jumlah sampel 67 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner yang diedarkan secara tertulis berupa formulir untuk mendapatkan tanggapan, informasi dan jawaban. Berdasarkan hasil penelitian terdapa 55 responden yang memiliki pengetahuan baik (82%), 11 responden yang memiliki pengetahuan cukup (16%), 0 responden yang memiliki pengetahuan kurang (0%).Diharapkan hasil penelitian ini mampu memberikan wawasan terkait tentang status gizi balita disegala .

Gambaran Pengetahuan Tentang Anemia Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Riwayat Anemia

RINDIANI MIEVTA ARIADI
2023 · Book · Open Access

Ibu hamil yang mengalami kondisi anemia meningkat di Indonesia dari 37,1% di tahun 2013 menjadi 48,9% di tahun 2018. Anemia karena defisiensi zat besi merupakan penyebab utama anemia ibu hamil dibandingkan dengan defisiensi zat gizi lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang anemia terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan riwayat anemia di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan non-probability sampling yaitu dengan cara purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 47 ibu hamil. Pengukuran pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil didapatkan dengan menggunakan kuisioner, sedangkan kadar hemoglobin pada ibu hamil didapatkan dari hasil pemeriksaan kadar hemoglobin yang dilakukan pada trimester I dan trimester III yang tercatat dalam rekam medik atau buku KIA ibu. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan sistem komputerisasi SPSS dengan menggunakan teknik korelasi Rank Spearman. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai p = 0.000. Diketahui nilai p value 0.05 maka hipotesis Ha1 diterima, sehingga dapat di simpulkan bahwa pada α = 5%, didapat ada hubungan bermakna anatara pengetahuan tentang anemia dengan peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil dengan riwayat anemia. Kesimpulan yang didapatkan ada hubungan bermakna anatara pengetahuan tentang anemia dengan peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil dengan riwayat anemia di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Artinya semakin baik pengetahuan ibu hamil tentang anemia maka ibu akan semakin menjaga pola hidupnya semasa kehamilan sehingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin secara signifikan.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. D DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN HJ. RAHMI PADLILAH, S.ST.,M.Keb

MARISKA HERLITA AULIA
2023 · Book · Open Access

Data World Health Oganization (WHO) mengenai status kesehatan pada capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) menyatakan secara global sekitar 830 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan, dengan tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 303 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2019). 99 persen kematian ibu akibat masalah kehamilan, persalinan atau kelahiran terjadi dinegara-negara berkembang. Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Ibu (AKB) masih menjadi masalah besar bagi Indonesia, karena dapat memberikan gambaran perkembangan derajat kesehatan dan juga digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan pelayanan kebidanan komprehensif yang merupakan asuhan kebidanan yang berkesinambunagan antara kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir, sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan dan kesejahteraan ibu dan bayi serta menurunkan resiko tejadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dilakukan terhadap Ny. D G2P1A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 36 minggu 6 hari dan pada usia kehamilam 37 minggu 6 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 21 Mei 2022, pukul 09.00 WITA umur kehamilan 38 minggu 6 hari. Kala 1 berlangsung selama 8 jam 50 menit, kala II berlangsung 10 menit, Kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. D berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam di mulai tanggal 21 Mei 2022. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan adalah selama 1 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 0-3 jam setelah lahir. Bayi lahir dengan berat badan 2900 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Kesimpulan yang didapatkan tidak terdapat kesenjangan selama pelaksanaan asuhan komprehensif.

KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI ANEMIA DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

SEFTI
2023 · Book · Open Access

Anemia kehamilan adalah asupan zat besi tidak cukup dan penyerapan tidak adekuat. Namun, Ada banyak hal yang menyebabkan terjadinya anemia kehamilan diantaranya adalah usia ibu pada saat hamil dan paritas. Anemia kehamilan berhubungan dengan usia ibu (terlalu tua atau terlalu muda). Sedangkan pada ibu hamil dengan paritas 1 memiliki risiko tinggi untuk mengalami anemia pada kehamilan apabila dibandingkan dengan ibu hamil dengan paritas 2-3. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Karateristik ibu yang mengalami anemia berdasarkan paritas,usia,riwayat anemia,dan IMT di Puskesmas Gunung Lingkas. Penelitian ini adalah penelitian deskri ptif yang betujuan untuk mengetahui karakteristik ibu yang mengalami anemia menurut paritas, umur, riwayat anemia dan IMT. Populasi merupakan keseluruhan objek penelitian sebagai sasaran mendapatkan dan menggumpulkan data. Ju,lah populasi sebanyak 57dan jumlah smpel 57 dengan menggunakan teknik total sampling. Dari penelitian yang dilakukan terdapat karakteristik ibu hamil anemia berdasarkan usia, sebagian besar berada pada rentan usia 20-35 tahun sebanyak 48 (84,2%), kemudian di ikuti usia >35 sebanyak 8 (14,0%) reponden, dan kelompok usia 20 terdapat sebanyak 1 (1,8%) respoden. paritas ibu yang sudah memiliki pengalaman melahirkan lebih dari 5 kali sebanyak 8 (14,0 %) responden, sedangkan ibu yang sudah memiliki pengalaman melahirkan lebih dari 2 kali sebanyak 49 (86,0%) responden. Yang memiliki riwayat anemia ringan sebanyak 37 (64,9%) responden, tidak anemia sebanyak 17 (29,8%), dan yang anemia sedang sebanyak 3 (5,3%) responden. Sebagian besar ibu dengan indeks masa tubuh normal sebanyak 29 (50,9%) responden, obesitas sebanyak 24 (42,2%) responden, dan kurus sebanyak 3 (5,3%) responden. Anemia of pregnancy is insufficient iron intake and inadequate absorption. However, there are many things that cause anemia in pregnancy, including the age of the mother during pregnancy and parity. Pregnancy anemia is related to the mother's age (too old or too young). Meanwhile, pregnant women with parity 1 have a high risk of experiencing anemia in pregnancy when compared to pregnant women with parity 2-3. The purpose of this study was to determine the characteristics of women with anemia based on parity, age, history of anemia, and BMI at the Gunung Lingkas Health Center. This research is a descriptive study that aims to determine the characteristics of mothers who have anemia according to parity, age, history of anemia and BMI. The population is the entire object of research as the target of obtaining and collecting data. Ju, the population is 57 and the number of samples is 57 using the total sampling technique. From the research conducted, there were characteristics of anemic pregnant women based on age, most of them were vulnerable to the age of 20-35 years with as many as 48 (84.2%), then followed by those aged> 35 with as many as 8 (14.0%) respondents, and the age group 20 there were 1 (1.8%) respondents. The parity of mothers with more than 5 birth experiences was 8 (14.0%) respondents, while mothers who had more than 2 birth experiences were 49 (86.0%) respondents. There were 37 (64.9%) respondents with a history of mild anemia, 17 (29.8%) not anemic, and 3 (5.3%) moderate anemia. Most of the mothers with normal body mass index were 29 (50.9%) respondents, obese were 24 (42.2%) respondents, and thin were 3 (5.3%) respondents.

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.S di Bidan Praktik Mandiri HJ Rahmi Padlillah

NANDA VREIZA MARCELLA
2023 · Book · Open Access

Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Asuhan kebidanan komprehensif adalah suatu pemeriksaan yang diberikan secara lengkap dengan adanya pemeriksaan sederhana dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup pemeriksaan kesinambungan diantara Asuhan kebidanan Kehamilan, Persalinan, nifas dan Bayi Baru Lahir. Tujuannya untuk menerapakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. S pada masa kehamilan,bersalin, nifas dan neonates dengan menggunakan pendekatan menejeman kebidanan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. S G5P4A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 37-38 minggu dan pada usia kehamilam 38-39. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 21 MEI 2022, pukul 02.50 WITA umur kehamilan 39. Kala 1 berlangsung selama 9 jam, kala II berlangsung 12 menit, Kala III berlangsung selama 3 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. S berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam di mulai tanggal 21 Mei 2022. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan adalah selama 1 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 0-3 jam setelah lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3200 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Kesimpulan yang didapatkan tidak terdapat kesenjangan selama pelaksanaan asuhan komprehensif.

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

ASTRI TANDI RAPANG
2023 · Book · Open Access

dengan perlekatan yang benar. Dalam proses menyusui sering terjadi masalah seperti puting susu lecet sehingga menghambat pemberian ASI kepada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar di Puskesmas gunung lingkas. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 24 orang yang diambil dengan menggunakan teknik Total sampling. karakteristik responden yang diukur pengetahuannya tentang teknik menyusui yang benar di Puskesmas Gunung Lingkas mayoritas berada pada usia rentan 20-35 tahun dengan pengetahuan cukup sebanyak 13 (54.1%), memiliki status paritas multipara dengan pengetahuan cukup sebanyak 11 (45.8%), Berpendidikan SMA dengan pengetahuan cukup sebanyak 8 (20.8%), dan status pekerjaan tidak bekerja dengan pengetahuan cukup sebanyak 14 (58.3%) responden.

HUBUNGAN ASI PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING

JULI ASRIANI
2023 · Book · Open Access

Stunting merupakan kondisi dimana balita dinyatakan memiliki panjang atau tinggi yang pendek dibanding dengan umur. Faktor penyebab stunting antara lain ; kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan, postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan yang terlalu dekat, ibu yang terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan, serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan, tidak terlaksananya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), gagalnya pemberian ASI Eksklusif, dan proses penyapihan dini, kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan MP-ASI yang diberikan dapat menjadi salah satu faktor terjadinya stunting (Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia, 2018). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubugan Asi ekslusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan dengan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 46 balita dan sampel 31 balita dengan menggunakan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu dengan cara purposive sampling. Dari penelitian yang penulis lakukan terdapat 23 balita yang tidak diberikan ASI Eksklusif kemudian 8 balita yang diberikan ASI Eksklusif sehingga dari hasil uji chi-square terdapat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas sebengkok yang didapatkan hasil p-value = 0,000 yang memiliki arti H1 diterima.

Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi Dasar di Puskesmas Pantai Amal

RISKA DWI ARIANI
2023 · Book · Open Access

Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan vaksin adalah bahan yang dipakai untuk merangsang pembentukan zat anti yang dimasukkan kedalam tubuh melalui suntikan (misalnya vaksin BCG, DPT, dan Campak), dan melalui mulut (misalnya vaksin polio). Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar di Puskesmas Pantai Amal. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 56 ibu yang memiliki bayi usia 9-12 bulan pada bulan juli di Puskesmas Pantai Amal. Sampel Penelitian sebanyak 36 responden dengan metode Accidental sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian ini dapat menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar yang memperoleh kategori Baik sebanyak 11 responden (30,6%). Kategori Cukup sebanyak 16 Responden (44,4%). Kategori Kurang sebanyak 4 responden (25,0%).

Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan

MICCA YUNUS
2023 · Book · Open Access

Penelitian dalam skripsi ini bermaksud menjawab dua pertanyaan mengenai Analisis Yuridis Terhadap Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan dan Permasalahan Hukum terhadap Pelaksanaan Restorative Justice di Kejaksaan. Metode penelitian pada skripsi menggunakan metode penelitian normatif yakni penelelitian dengan berdasarkan tipe penelitian, pendekatan penelitian, bahan hukum dan analisis bahan hukum. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil dari penelitian ini, yang pertama adalah dengan adanya surat edaran yang dikeluarkan Kejaksaan yaitu Surat Edaran Jaksa Agung Muda Nomor: B765/F/Fd.1/04/2018 kemudian menjadi sebuah pertimbangan dan beberapa batasan-batasan yang dapat diperhatikan sebagai sebuah syarat dalam pelaksanaan restorative justice pada pelaku tindak pidan korupsi dengan nilai kerugian negara yang kecil dalam proses penanganan oleh Kejaksaan. Kemudian yang kedua, permasalahan hukum dalam penerapan konsep restorative justice terhadap tindak pidana korupsi di Kejaksaan memiliki hambatan hukum, dimana penegak hukum khususnya Kejaksaan dalam menerapkan konsep tersebut adalah ketiadaan aturan atau dasara didalam KUHP, KUHAP, maupun undang-undang yang mendasarinya. Ini kemudian menjadi sebuah terobosan baru dalam sistem peradilan di Indonesia supaya dapat menciptakan aturan terkait sebagai bentuk tindakan pemberantasan tindak pidana korupsi yang maksimal.

Partisipasi Masyarakat Desa dalam Mengawasi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Desa Sesayap Selor

MUHAMAD AFANDY
2023 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait pengawasan masyarakat Desa dalam mengawasi pengelolaan (BUM Desa) di Desa Sesayap Selor. Pertama, bagaimana Partisipasi Masyarakat Desa dalam Mengawasi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Desa Sesayap Selor. Kedua, bagaimana Jika Pengawasan yang dilakukan oleh Masyarakat terhadap Pengelolaan BUM Desa Tidak Ditindaklanjuti. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris yang dilakukan secara langsung dilapangan, serta data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang didapatkan secara langsung dari hasil wawancara dari beberapa narasumber. Kemudian untuk data sekundernya Peraturan Perundang-undangan, Buku, Jurnal, dan data pendukung lainnya, kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, ada beberapa bentuk pelaksanaan pengawasan masyarakat Desa terhadap pengelolaan BUM Desa di Desa Sesayap Selor, diantaranya: menentukan unit usaha yang dijalankan (perencanaan),pemilihan pengurus BUM Desa (pengorganisasian), unit usaha yang dijalankan oleh pengurus BUM Desa Sesayap Selor (pelaksanaan), mengawasi pelaksanaan pengelolaan BUM Desa (BUM Desa), mengikuti rapat evaluasi BUM Desa (evaluasi). Kedua, jika pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap pengelolaan BUM Desa tidak ditindaklanjuti, Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa Pasal 63 huruf c menyebutkan bahwa anggota BPD memiliki kewajiban menyerap, menampung, menghimpun, dan menindaklanjuti laporan masyarakat. Jika terbukti anggota BPD tidak melaksanakan kewajibannya Berdasarkan Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 Tentang Badan Permusyawaratan Desa Pasal 19 ayat (2) huruf d menyebutkan BPD dapat diberhentikan, peresmian pemberhentian anggota BPD ditetapkan melalui SK bupati atau walikota.  

Gambaran Dukungan Suami Dan Lama Persalinan Kala 2 DI Rumah Sakit Umum (RSU) Carsa Kota Tarakan

NURUL SOBBAH
2023 · Book · Open Access

Dukungan suami adalah dorongan, motivasi terhadap istri baik secara moral maupun material. Kehadiaran suami bagi seorang ibu yang mengalami kesulitan diharapkan dapat memberi bantuan moril atau fisik sehingga mengurangi beban yang dirasakan, dukungan suami pada proses persalinan belum sepenuhnya dapat dilakukan di fasilitas kesehatan. Pada saat ini dukungan suami pada proses persalinan merupakan salah satu prinsip dasar dari asuhan sayang ibu, yaitu dengan mengikut sertakan suami dan keluarga selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan suami dan lama persalinanan kala II di (RSU) Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan pada tahun 2023. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah adalah seluruh ibu bersalin di Rumah sakit umum carsa Tarakan pada tahun 2023. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan metode purposive sampling serta pengumpulan data menggunakan kuisioner, mayoritas ibu primipara mendapat dukungan dari suami yaitu ada 26 responden (86,7%), dan mayoritas lama kala II ibu bersalin primipara adalah 2 jam ada 29 responden (96,7%). Setelah melakukan penelitian hasil nya di dapatkan bahwa dukungan suami sangat penting bagi ibu yang akan melangsungkan persalinan, perasaan ibu menjadi positif membuat kondisi kejiwaan ibu lebih tenang dan lebih bersemangat dalam menghadapi persalinan dimana hal ini sangat mendukung kelancaran persalinan dan tidak menyebabkan setres pada bayi.