2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kelima jumlah penderita tertinggi di dunia. Wilayah pesisir perbatasan, seperti Kalimantan Utara, menghadapi berbagai keterbatasan dalam layanan kesehatan, termasuk rendahnya tingkat literasi dan edukasi pasien mengenai manajemen diabetes. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Tujuan penulisan ini untuk menerapkan Diabetes Self Management Education (DSME) sebagai intervensi edukatif guna meningkatkan pengetahuan pasien dalam mencegah komplikasi Diabetes Melitus Tipe II. Metode yang digunakan adalah case report pada dua pasien dengan diagnosis DM Tipe II di Rumah Sakit Wilayah Pesisir Perbatasan. Intervensi dilakukan selama tiga hari menggunakan metode edukasi langsung dan media leaflet, mencakup pengenalan DM, pengelolaan mandiri, dan pencegahan komplikasi. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan secara signifikan. Pasien pertama (Ny.I) mengalami peningkatan dari 40% menjadi 80%, dan pasien kedua (Ny.M) dari 50% menjadi 85%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 37,5%. Kategori pengetahuan kedua pasien meningkat dari rendah dan cukup menjadi baik. Kesimpulan dari studi kaus ini adalah bahwa penerapan DSME secara terstruktur dan singkat efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen diabetes. Intervensi ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan, khususnya di daerah dengan akses layanan kesehatan yang terbatas, guna memperkuat kemandirian pasien dalam pengelolaan penyakit dan pencegahan komplikasi.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kelima jumlah penderita tertinggi di dunia. Wilayah pesisir perbatasan, seperti Kalimantan Utara, menghadapi berbagai keterbatasan dalam layanan kesehatan, termasuk rendahnya tingkat literasi dan edukasi pasien mengenai manajemen diabetes. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Tujuan penulisan ini untuk menerapkan Diabetes Self Management Education (DSME) sebagai intervensi edukatif guna meningkatkan pengetahuan pasien dalam mencegah komplikasi Diabetes Melitus Tipe II. Metode yang digunakan adalah case report pada dua pasien dengan diagnosis DM Tipe II di Rumah Sakit Wilayah Pesisir Perbatasan. Intervensi dilakukan selama tiga hari menggunakan metode edukasi langsung dan media leaflet, mencakup pengenalan DM, pengelolaan mandiri, dan pencegahan komplikasi. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan secara signifikan. Pasien pertama (Ny.I) mengalami peningkatan dari 40% menjadi 80%, dan pasien kedua (Ny.M) dari 50% menjadi 85%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 37,5%. Kategori pengetahuan kedua pasien meningkat dari rendah dan cukup menjadi baik. Kesimpulan dari studi kaus ini adalah bahwa penerapan DSME secara terstruktur dan singkat efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen diabetes. Intervensi ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan, khususnya di daerah dengan akses layanan kesehatan yang terbatas, guna memperkuat kemandirian pasien dalam pengelolaan penyakit dan pencegahan komplikasi.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Salah satu penyebab stunting pada balita yaitu pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan selama 6 bulan karena ASI sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Penelitian ini berbentuk penyuluhan edukasi tentang ASI Ekslusif dengan menggunakan media leaflet dan flip chart dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI Ekslusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebagai upaya dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan di Posyandu Sumber Kasih Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan hasil pre-test dan post-test. Pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan sebanyak 15 soal dan sikap sebanyak 5 soal. Dari total 20 responden berdasarkan hasil uji wilcoxon didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan post test (2,90) lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (1,30) dengan nilai P Value 0,000 atau P 0,005 dan nilai rata-rata sikap post test (14,85) lebih tinggi dari nilai rata-rata pre test (8,85) dengan nilai P Value 0,077 atau P 0,005. Hasil analisis menggunakan uji wilcoxon didapatkan signifikasi P = 0.000 atau P0.005. Hasil analisis tersebut bermakna bahwa Hο ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh mengenai edukasi ASI Ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan isi dari kuesioner penelitian dan menambah jumlah sampel yang digunakan agar lebih bervariasi, sehingga peningkatan nilai pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai ASI Ekslusif dapat lebih signifikan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Salah satu penyebab stunting pada balita yaitu pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan selama 6 bulan karena ASI sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Penelitian ini berbentuk penyuluhan edukasi tentang ASI Ekslusif dengan menggunakan media leaflet dan flip chart dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI Ekslusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebagai upaya dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan di Posyandu Sumber Kasih Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan hasil pre-test dan post-test. Pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan sebanyak 15 soal dan sikap sebanyak 5 soal. Dari total 20 responden berdasarkan hasil uji wilcoxon didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan post test (2,90) lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (1,30) dengan nilai P Value 0,000 atau P 0,005 dan nilai rata-rata sikap post test (14,85) lebih tinggi dari nilai rata-rata pre test (8,85) dengan nilai P Value 0,077 atau P 0,005. Hasil analisis menggunakan uji wilcoxon didapatkan signifikasi P = 0.000 atau P0.005. Hasil analisis tersebut bermakna bahwa Hο ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh mengenai edukasi ASI Ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan isi dari kuesioner penelitian dan menambah jumlah sampel yang digunakan agar lebih bervariasi, sehingga peningkatan nilai pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai ASI Ekslusif dapat lebih signifikan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dunia saat ini sedang giat melakukan pengembangan energy alternative melalui penelitian serta pengembangan listrik alternarif Salah satu pengembangan energy alternative yang banyak diteliti adalah pembangkit listrik bebasis flywheel. Hal yang menentukan proses konversi energy pada sistem pembangkit listrik dengan memanfaatkan flywheel adalah sistem transmisi. Sistem transmisi sabuk-V perlu untuk didesain dengan benar agar didapatkan proses transfer energi sesuai dengan yang diinginkan, serta poros pada flywheel. Pada penelitian menunjukkan bahwa hasil perancangan sistem transmisi sabuk-V dan poros pada flywheel yang terstandar, dimana sistem transfer daya masing-masing di dapatkan dimensi puli dan sabuk pada motor, flaywheel, generator dan diameter pada poros flywheel.