.
2026 · Book ·
.
Profil penulis
2 karya publik ditemukan.
.
Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) merupakan sarana komunikasi utama bagi penyandang tunarungu. Namun, masih rendahnya pemahaman masyarakat umum terhadap bahasa isyarat menyebabkan terjadinya kesenjangan komunikasi antara penyandang tunarungu dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi mobile berbasis Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran BISINDO yang interaktif dan mudah digunakan. Aplikasi dikembangkan menggunakan Unity 3D sebagai game engine dan Vuforia Engine sebagai Software Development Kit (SDK) untuk mendeteksi marker. Sistem bekerja dengan memindai kartu marker huruf alfabet A–Z melalui kamera perangkat Android, kemudian menampilkan animasi objek 3D gerakan tangan bahasa isyarat Bisindo secara real-time. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, studi literatur, pengembangan sistem menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC), serta pengujian sistem menggunakan validasi ahli media, validasi ahli materi, pengujian kondisi lingkungan, dan User Acceptance Testing (UAT). Validasi ahli media memperoleh nilai sebesar 80% dengan kategori layak, sedangkan validasi ahli materi memperoleh nilai sebesar 80% dengan kategori layak. Selain itu, pada pengujian kondisi lingkungan menunjukkan tingkat keberhasilan deteksi marker dan penampilan objek 3D sebesar 100% pada berbagai kondisi pencahayaan, yaitu 29.282 lux di luar ruangan, 185 lux di dalam ruangan dengan cahaya lampu, dan 1 lux di dalam ruangan tanpa cahaya lampu. Pengujian UAT dilakukan terhadap 20 responden yang terdiri atas penyandang tunarungu dan masyarakat umum menggunakan skala Likert. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi memperoleh nilai Ease of Use sebesar 93%, Interface Design sebesar 91,67%, System Performance sebesar 94,5%, Clarity of Visualization sebesar 95%, dan User Satisfaction sebesar 96%, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik[. Secara keseluruhan, aplikasi Signa berhasil diimplementasikan sebagai media pembelajaran bahasa isyarat Bisindo berbasis AR yang mampu membantu pengguna dalam mengenal dan mempelajari bahasa isyarat secara lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami.