Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

TRIA MAHA PANGESTIKA

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

Pengaruh beban kerja dan work life balance terhadap kinerja pegawai imigrasi kelas II TPI Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan work life balance terhadap kinerja pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai yang berjumlah 75 orang menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian diukur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4. Pengujian meliputi evaluasi outer model (validitas dan reliabilitas) serta inner model (R², Q², f², dan uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,680; p 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa beban kerja yang terstruktur dan masih dalam batas kapasitas pegawai mampu meningkatkan fokus, tanggung jawab, serta produktivitas kerja. Sebaliknya, *work life balance* berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja (β = -0,188; p 0,05), yang menunjukkan bahwa peningkatan orientasi pada kehidupan pribadi dalam konteks tertentu dapat mengurangi intensitas dan fokus terhadap pekerjaan. Nilai R² sebesar 0,609 menunjukkan bahwa 60,9% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja yang proporsional serta kebijakan keseimbangan kerja yang terintegrasi agar kinerja tetap optimal tanpa mengabaikan kesejahteraan pegawai.

Pengaruh beban kerja dan work life balance terhadap kinerja pegawai imigrasi kelas II TPI Tarakan

2026 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan work life balance terhadap kinerja pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai yang berjumlah 75 orang menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian diukur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4. Pengujian meliputi evaluasi outer model (validitas dan reliabilitas) serta inner model (R², Q², f², dan uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,680; p 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa beban kerja yang terstruktur dan masih dalam batas kapasitas pegawai mampu meningkatkan fokus, tanggung jawab, serta produktivitas kerja. Sebaliknya, *work life balance* berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja (β = -0,188; p 0,05), yang menunjukkan bahwa peningkatan orientasi pada kehidupan pribadi dalam konteks tertentu dapat mengurangi intensitas dan fokus terhadap pekerjaan. Nilai R² sebesar 0,609 menunjukkan bahwa 60,9% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja yang proporsional serta kebijakan keseimbangan kerja yang terintegrasi agar kinerja tetap optimal tanpa mengabaikan kesejahteraan pegawai.