HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI PADA IKAN KUWE (Caranx ignobilis) DI PERAIRAN TANJUNG BUKA
Hubungan panjang-berat dan faktor kondisi sangat penting dalam studi penilaian perikanan, karena memberikan informasi tentang pertumbuhan ikan, kesejahteraan secara umum, dan kesehatannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan panjang-berat dan faktor kondisi ikan Kuwe (Caranx ignobilis). Ikan ini merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomis di perairan Tanjung Buka, Bulungan. Sampel ikan diambil dari hasil tangkapan nelayan yang menggunakan kelong (guiding barrier). Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Mei – Juli 2023. Spesimen yang diperiksa sebanyak 130 ekor, 102 ekor jantan dan 28 ekor betina. Hubungan panjang-berat dianalisis menggunakan persamaan W = a.Lb . Faktor kondisi jenis ikan ditentukan dengan menggunakan persamaan FK = W/aLb. Hubungan panjang-berat menunjukkan pertumbuhan alometrik negatif, baik ikan jantan (b = 2,78) maupun ikan betina (b = 2,85). Faktor kondisi berfluktuasi antara 0,72 dan 1,27 dengan rata-rata 1,003 yang menunjukkan bahwa ikan ini dalam keadaan sejahtera di lingkungannya.