Analisis biaya, volume, dan Laba sebagai alat perencanaan Laba (studi kasus pada kafe Dotaga)
Penelitian ini membahas masalah utama Kafe Dotaga yaitu, fluktuasi pendapatan tahunan yang tidak stabil periode 2019-2024, serta pengelolaan keuangan yang masih bersifat intuitif tanpa pemisahan biaya tetap dan variabel yang sistematis. Fokus penelitian pada produk “Kopi Susu Dotaga” yang memiliki kontribusi terbesar. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dan sekunder tahun 2024 dianalisis menggunakan CVP yang meliputi perhitungan Margin Kontribusi, Titik Impas (Break Even Point), dan Margin Keamanan (Margin of Safety). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2024, Kafe Dotaga telah mencapai kondisi menguntungkan dengan total penjualan sebesar Rp54.525.000, melampaui titik impas (BEP) sebesar Rp45.354.893 atau sebanyak 1.812 unit. Analisis ketahanan bisnis menunjukkan nilai Margin of Safety sebesar 26,7%, yang berarti penjualan boleh turun maksimal sebesar Rp16.518.542 sebelum perusahaan mengalami kerugian. Untuk mencapai target kenaikan laba sebesar 15% pada tahun 2025, perusahaan harus mampu meningkatkan volume penjualan menjadi 2.475 Unit dengan total nilai penjualan sebesar Rp61.873.435. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis CVP sangat bermanfaat bagi manajemen Kafe Dotaga dalam mengambil keputusan strategis yang lebih akurat untuk mengoptimalkan keuntungan di masa depan.