Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SITI JULAIHA

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

Pengembangan Instrumen Tes Higher Order Thinking Skill (HOTS) Matematika SMA dengan Konteks Kehidupan Tanjung Palas

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan tes yang menuntut proses berpikir tingkat tinggi masih sangat kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah peserta didik kurang terlatih dalam menyelesaikan tes yang mengukur HOTS. Tujuan penelitian ini, yaitu 1) menyusun konstruk instrumen tes HOTS matematika SMA dengan konteks kehidupan Tanjung Palas, 2) mengembangkan instrumen tes HOTS matematika SMA dengan stimulus berupa konteks kehidupan masyarakat Tanjung Palas, dan 3) menganalisis kualitas butir tes HOTS yang dikembangkan ditinjau dari validitas, reliabilitas, dan karakteristik butir tes. Model penelitian yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dalam bidang psikometri dengan tahap-tahap mengacu pada model pengembangan instrumen yang dikembangkan oleh Oriondo dan Antonio. Instrumen tes HOTS yang dikembangkan terdiri dari konstruk instrumen, kisi-kisi, kartu soal, butir tes, kunci jawaban, pedoman penskoran, dan pembahasan. Instrumen tes HOTS yang dikembangkan berupa Two Tier Multiple Choice (TTMC) sebanyak 7 butir. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Tanjung Palas tahun pelajaran 2021/2022. Data skor peserta tes yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan teori respon butir menggunakan Graded Response Model (GRM) 2-Parameter Logistic (PL) menggunaan bantuan program R. Semua butir tes memiliki bukti validitas isi dengan indeks V_Hitung melebihi V_Tabel(0,75), yaitu 0,850–0,979. Koefisien reliabilitas diestimasi berdasakan pendekatan teori respon butir, yaitu fungsi informasi tes. Fungsi informasi tes HOTS yang dikembangkan secara keseluruhan memberikan informasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kesalahan pengukurannya dengan titik perpotongan berada pada rentang kemampuan -5,20 sampai +3,30. Tingkat kesulitan butir terletak antara –4,848 sampai dengan 5,097 dengan rata-rata 0,0136 dan indeks daya pembeda butir terletak antara –0,658 sampai dengan 3,993. Instrumen tes HOTS yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengukur HOTS peserta didik pada materi program linear dan dijadikan informasi bagi para guru/calon guru tentang cara mengembangkan instrumen tes HOTS matematika SMA dengan konteks kehidupan Tanjung Palas.

Pengembangan Instrumen Tes Higher Order Thinking Skill (HOTS) Matematika SMA dengan Konteks Kehidupan Tanjung Palas

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan tes yang menuntut proses berpikir tingkat tinggi masih sangat kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah peserta didik kurang terlatih dalam menyelesaikan tes yang mengukur HOTS. Tujuan penelitian ini, yaitu 1) menyusun konstruk instrumen tes HOTS matematika SMA dengan konteks kehidupan Tanjung Palas, 2) mengembangkan instrumen tes HOTS matematika SMA dengan stimulus berupa konteks kehidupan masyarakat Tanjung Palas, dan 3) menganalisis kualitas butir tes HOTS yang dikembangkan ditinjau dari validitas, reliabilitas, dan karakteristik butir tes. Model penelitian yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dalam bidang psikometri dengan tahap-tahap mengacu pada model pengembangan instrumen yang dikembangkan oleh Oriondo dan Antonio. Instrumen tes HOTS yang dikembangkan terdiri dari konstruk instrumen, kisi-kisi, kartu soal, butir tes, kunci jawaban, pedoman penskoran, dan pembahasan. Instrumen tes HOTS yang dikembangkan berupa Two Tier Multiple Choice (TTMC) sebanyak 7 butir. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Tanjung Palas tahun pelajaran 2021/2022. Data skor peserta tes yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan teori respon butir menggunakan Graded Response Model (GRM) 2-Parameter Logistic (PL) menggunaan bantuan program R. Semua butir tes memiliki bukti validitas isi dengan indeks V_Hitung melebihi V_Tabel(0,75), yaitu 0,850–0,979. Koefisien reliabilitas diestimasi berdasakan pendekatan teori respon butir, yaitu fungsi informasi tes. Fungsi informasi tes HOTS yang dikembangkan secara keseluruhan memberikan informasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kesalahan pengukurannya dengan titik perpotongan berada pada rentang kemampuan -5,20 sampai +3,30. Tingkat kesulitan butir terletak antara –4,848 sampai dengan 5,097 dengan rata-rata 0,0136 dan indeks daya pembeda butir terletak antara –0,658 sampai dengan 3,993. Instrumen tes HOTS yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengukur HOTS peserta didik pada materi program linear dan dijadikan informasi bagi para guru/calon guru tentang cara mengembangkan instrumen tes HOTS matematika SMA dengan konteks kehidupan Tanjung Palas.