Identifikasi Jenis Plankton Pada Tambak Tradisional Muara Bulungan Kecamatan Salimbatu
Lingkungan perairan tambak tradisonal yang stabil ditandai dengan keragaman plankton yang tinggi, jumlah individu setiap spesies tinggi dan merata serta kualitas air yang sesuai untuk pertumbuhan organisme budidaya, termasuk plankton sebagai pakan alami yang berukuran kecil (mikroskopik) yang jumlahnya sangat banyak dan tidak cukup kuat untuk menahan gerakan air yang begitu besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis – jenis plankton yang tumbuh pada tambak tradisional. Lokasi penelitian yaitu di tambak tradisional di Muara Bulungan. Lokasi tambak berada didekat muara. Sampel di ambil dari 1 tambak tradisional pada 3 stasiun yaitu stasiun 1 (sungai), stasiun 2 (In-let/pintu tambak), dan stasiun 3 (tengah tambak) dengan dua kali pengambilan sampel pada air pasang dan air surut. Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan 14 spesies fitoplankton yaitu Eucampia sp, Coscinodiscus sp, Chaetoceros sp, Pleurosigma sp, Melosira sp, dll, dan 5 spesies zooplankton yaitu Nauplius sp, Ostracoda sp, Lecane luna, Trichocherco, Calanus sp, dengan jumlah spesies yang berbeda-beda pada tiap stasiun.