EFISIENSI SERAPAN HARA N DAN PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA PEMBERIAN JENIS PUPUK N YANG BERBEDA
EFISIENSI SERAPAN HARA N DAN PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA PEMBERIAN JENIS PUPUK N YANG BERBEDA ABSTRAK Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan komoditas perkebunan strategis di Indonesia yang produktivitasnya sangat ditentukan oleh kualitas bibit, terutama pada fase pembibitan awal pre nursery. Salah satu faktor penting dalam pembibitan adalah pemupukan nitrogen, karena unsur ini berperan besar dalam pertumbuhan vegetatif namun memiliki efisiensi serapan yang relatif rendah akibat sifatnya yang mudah hilang dari tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk nitrogen terhadap efisiensi serapan hara N dan pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery, serta menentukan jenis pupuk yang memberikan pertumbuhan terbaik. Penelitian dilaksanakan di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan pada bulan Agustus hingga November 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan tiga perlakuan, yaitu tanpa pemupukan (P0), pupuk Urea (P1), dan pupuk NPK 16-16-16 (P2), masing-masing dengan sembilan ulangan. Parameter yang diamati meliputi kandungan N-total tanah, kandungan N jaringan tanaman, serapan dan efisiensi serapan hara N, serta pertumbuhan bibit yang meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah, dan bobot kering tanaman. Data dianalisis menggunakan Anova dan uji lanjut BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan memiliki kandungan N-total tanah dengan kriteria rendah. Serapan hara nitrogen tertinggi diperoleh pada perlakuan tanpa pemupukan, sedangkan efisiensi serapan hara nitrogen pada perlakuan pupuk Urea dan pupuk NPK menunjukkan nilai negatif. Meskipun demikian, pupuk NPK memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit, terutama pada parameter tinggi bibit, diameter batang bibit, dan bobot kering bibit, serta menunjukkan hasil terbaik dibandingkan pupuk Urea. Kata kunci: Nitrogen, pembibitan awal, pupuk majemuk, pupuk tunggal.