Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ROHAYU

4 karya publik ditemukan.

2025: 22023: 2

PENGARUH MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP AKLIMATISASI TANAMAN ANGGREK (Phalaenopsis amabilis)

2025 · Book ·

PENGARUH MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP AKLIMATISASI TANAMAN ANGGREK (Phalaenopsis amabilis) Abstrak Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) merupakan komoditas hortikultura yang banyak diminati dan memiliki prospek cukup tinggi dibidang pertanian. Untuk memenuhi ketersedian anggrek bulan dalam jumlah yang besar dan kualitas bunga yang beragam maka diperbanyak dengan teknik kultur in-vitro. Namun sebelum ditanam sebagai bibit dalam pot, planlet memerlukan tahap aklimatisasi yang merupakan tahap kritis bagi plantlet karena faktor lingkungan yang baru. Salah satu faktor keberhasilan aklimatisasi yaitu penggunaan media tanam dan konsentrasi pemupukan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan konsentrasi POC leri dan urine kelinci terhadap aklimatisasi tanaman anggrek bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 Faktor. Faktor ke-1 Jenis media tanam terdiri dari media mos (M1), akar pakis (M2), akar kadaka (M3) dan sabut kelapa (M4). Faktor ke-2 konsentrasi POC terdiri dari POC NASA 3 ml/L (P0), POC leri dan urine kelinci 200 ml/L (P1), POC leri dan urine kelinci 300 ml/L (P2) dan POC leri dan urine kelinci 400 ml/L (P3). Terdapat 16 kombinasi perlakuan dan 3 kelompok, setiap perlakuan terdapat 3 unit percobaan sehingga diperoleh 144 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, panjang akar, jumlah akar dan persentase tanaman hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan media tanam dan konsentrasi POC berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Interaksi perlakuan M3P3 memberikan hasil yang lebih baik pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun dan jumlah akar sedangkan interaksi perlakuan M4P3 memberikan hasil yang terbaik pada parameter panjang akar. Rata-rata dari semua perlakuan menunjukkan persentase tanaman yang hidup mencapai 99%.

PENGARUH MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP AKLIMATISASI TANAMAN ANGGREK (Phalaenopsis amabilis)

2025 · Thesis ·

PENGARUH MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP AKLIMATISASI TANAMAN ANGGREK (Phalaenopsis amabilis) Abstrak Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) merupakan komoditas hortikultura yang banyak diminati dan memiliki prospek cukup tinggi dibidang pertanian. Untuk memenuhi ketersedian anggrek bulan dalam jumlah yang besar dan kualitas bunga yang beragam maka diperbanyak dengan teknik kultur in-vitro. Namun sebelum ditanam sebagai bibit dalam pot, planlet memerlukan tahap aklimatisasi yang merupakan tahap kritis bagi plantlet karena faktor lingkungan yang baru. Salah satu faktor keberhasilan aklimatisasi yaitu penggunaan media tanam dan konsentrasi pemupukan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan konsentrasi POC leri dan urine kelinci terhadap aklimatisasi tanaman anggrek bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 Faktor. Faktor ke-1 Jenis media tanam terdiri dari media mos (M1), akar pakis (M2), akar kadaka (M3) dan sabut kelapa (M4). Faktor ke-2 konsentrasi POC terdiri dari POC NASA 3 ml/L (P0), POC leri dan urine kelinci 200 ml/L (P1), POC leri dan urine kelinci 300 ml/L (P2) dan POC leri dan urine kelinci 400 ml/L (P3). Terdapat 16 kombinasi perlakuan dan 3 kelompok, setiap perlakuan terdapat 3 unit percobaan sehingga diperoleh 144 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, panjang akar, jumlah akar dan persentase tanaman hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan media tanam dan konsentrasi POC berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Interaksi perlakuan M3P3 memberikan hasil yang lebih baik pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun dan jumlah akar sedangkan interaksi perlakuan M4P3 memberikan hasil yang terbaik pada parameter panjang akar. Rata-rata dari semua perlakuan menunjukkan persentase tanaman yang hidup mencapai 99%.

PENGGUNAAN RAGI ROTI UNTUK MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PASCA UJI TANTANG BAKTERI Aeromonas Hydrophilla

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nila (Oreochoromis niloticus) adalah salah satu hasil budidaya air tawar yang sangat luas dan banyak diminati oleh masyarakat, salah satu ancaman pembudidaya adalah bakteri Aeromonas hydrophilla. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian ragi roti (Saccharomices cerevisiae) dengan dosis yang berbeda terhadap daya tahan tubuh ikan nila yang terserang bekteri Aeromonas hydrophilla. Materi penelitian ini menggunakan ragi roti sebagai bahan alami yang dicampurkan pada pakan untuk pengobatan ikan yang terserang penyakit. Ikan yang digunakan berukuran 6-8 cm sebanyak 100 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 2 ulangan yaitu 1: kontrol (pakan tanpa pemberian ragi roti), 2: pakan + 5 gram ragi roti, 3: pakan + 10 gr ragi roti, 4: pakan + 15 gr ragi roti, 5: pakan + 20 gr ragi roti. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah suhu, DO, pH, dan amoniak. Perlakuan dengan berbagai macam dosis tidak berpengaruh nyata pada setiap perlakuan (P>0,05), tetapi pada perlakuan 3 pakan pellet dengan penggunaan ragi roti 10 gr/ kg pakan mengalami pertumbuhan panjang dan berat yang lebih tinggi yaitu 10,25 cm dan 10,33 gram jika di bandingkan dengan perlakuan lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penambahan ragi roti dapat meningkatkan kekebalan tubuh ikan dan menunjukkan hasil produksi yang lebih baik.

PENGGUNAAN RAGI ROTI UNTUK MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PASCA UJI TANTANG BAKTERI Aeromonas Hydrophilla

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ikan nila (Oreochoromis niloticus) adalah salah satu hasil budidaya air tawar yang sangat luas dan banyak diminati oleh masyarakat, salah satu ancaman pembudidaya adalah bakteri Aeromonas hydrophilla. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian ragi roti (Saccharomices cerevisiae) dengan dosis yang berbeda terhadap daya tahan tubuh ikan nila yang terserang bekteri Aeromonas hydrophilla. Materi penelitian ini menggunakan ragi roti sebagai bahan alami yang dicampurkan pada pakan untuk pengobatan ikan yang terserang penyakit. Ikan yang digunakan berukuran 6-8 cm sebanyak 100 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 2 ulangan yaitu 1: kontrol (pakan tanpa pemberian ragi roti), 2: pakan + 5 gram ragi roti, 3: pakan + 10 gr ragi roti, 4: pakan + 15 gr ragi roti, 5: pakan + 20 gr ragi roti. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah suhu, DO, pH, dan amoniak. Perlakuan dengan berbagai macam dosis tidak berpengaruh nyata pada setiap perlakuan (P>0,05), tetapi pada perlakuan 3 pakan pellet dengan penggunaan ragi roti 10 gr/ kg pakan mengalami pertumbuhan panjang dan berat yang lebih tinggi yaitu 10,25 cm dan 10,33 gram jika di bandingkan dengan perlakuan lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penambahan ragi roti dapat meningkatkan kekebalan tubuh ikan dan menunjukkan hasil produksi yang lebih baik.