Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RIZKY AULIA

4 karya publik ditemukan.

2024: 22021: 2

Hubungan self awarness dengan kedisiplinan belajar siswa di smpn 7 tarakan

2024 · Book ·

kesadaran diri denganmasa lalu, sekarang, danmasa depan perilaku, Peka terhadapperasaan batin, Mengakui halpositif dan negatif dalam Sadar diridalam bertindak, Sadar akan penampilan fisik dan kemampuan diri, Menerima penilaian orang lain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan self awarness siswa SMP Negeri 7 Tarakan. Populasi yang digunakan siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tarakanyang berjumlah 288 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 90 siswa. Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil dari analisis deskriptif dan analisis korelasional dengan menggunakan SPSS 25.0 For Windows versi 25.0 menunjukkan hasil uji korelasional yang diperoleh bahwa dalam penelitian ini, kesadaran diri siswa kelas VII tingkat signifikansi rhitung sebesar 0,097 lebih kecil dari rtabel 0,207 yang berarti signifikansi bernilai negatif atau sangat rendah pada interval korelasi yang dimana variabel self awarennes tidak memiliki hubungan signifikan dengan variabel kedisiplinan belajar siswa di SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil penelitian diperoleh variabel self-awareness diasumsikan dipengaruhi oleh sejumlah variabel lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini, hal ini lah yang dapat menyebabkan terjadinya hubungan yang negatif atau tidak memiliki hubungan antara disiplin belajar melainkan dengan variabel yang lain. Kata Kunci : Self Awarennes, Kedisiplinan Siswa Mengetahui, Dosen Pembimbing Ni Made Diah Padmi, M.Pd NIDN. 0026029302

Hubungan self awarness dengan kedisiplinan belajar siswa di smpn 7 tarakan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

kesadaran diri denganmasa lalu, sekarang, danmasa depan perilaku, Peka terhadapperasaan batin, Mengakui halpositif dan negatif dalam Sadar diridalam bertindak, Sadar akan penampilan fisik dan kemampuan diri, Menerima penilaian orang lain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan self awarness siswa SMP Negeri 7 Tarakan. Populasi yang digunakan siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tarakanyang berjumlah 288 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 90 siswa. Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil dari analisis deskriptif dan analisis korelasional dengan menggunakan SPSS 25.0 For Windows versi 25.0 menunjukkan hasil uji korelasional yang diperoleh bahwa dalam penelitian ini, kesadaran diri siswa kelas VII tingkat signifikansi rhitung sebesar 0,097 lebih kecil dari rtabel 0,207 yang berarti signifikansi bernilai negatif atau sangat rendah pada interval korelasi yang dimana variabel self awarennes tidak memiliki hubungan signifikan dengan variabel kedisiplinan belajar siswa di SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil penelitian diperoleh variabel self-awareness diasumsikan dipengaruhi oleh sejumlah variabel lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini, hal ini lah yang dapat menyebabkan terjadinya hubungan yang negatif atau tidak memiliki hubungan antara disiplin belajar melainkan dengan variabel yang lain. Kata Kunci : Self Awarennes, Kedisiplinan Siswa Mengetahui, Dosen Pembimbing Ni Made Diah Padmi, M.Pd NIDN. 0026029302

ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI (Glycine max L.) MENJADI TAHU “TAPONG DJOERAGAN” DI UD SUMBER MULYA KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kedelai merupakan salah satu produk hasil pertanian yang dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk dijadikan usaha khususnya di Kota Tarakan. Kedelai yang diolah menjadi tahu tapong djoeragan agar memperoleh harga jual yang lebih tinggi di pasaran. Dengan adanya kegiatan usaha pengolahan kedelai menjadi tahu tapong djoeragan yang mengubah bentuk primer menjadi produk baru yang lebih tinggi nilai ekonomisnya setelah melalui proses produksi, maka akan dapat memberikan nilai tambah karena dikeluarkan biaya-biaya sehingga terbentuk harga yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih besar bila dibandingkan tanpa melalui proses produksi. Untuk mengetahui besar nilai tambah yang diberikan oleh tahu tapong djoeragan pada kedelai sebagai bahan baku maka diperlukan analisis nilai tambah sehingga bisa diketahui apakah usaha yang dijalankan tersebut efisien dan memberikan keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengelolahan kacang kedelai menjadi tahu tapong djoeragan (2) Menganalisis pendapatan pada olahan tahu tapong djoeragan yang ada pada umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (3) Mengetahui nilai bep pada tahu tapong djoeragan yang ada di umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (4) Mengetahui nilai tambah dari bahan baku kedelai menjadi tahu tapong djoeragan. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pendiri umkm UD Sumber Mulya. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis bep dan analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tambah yang diperoleh pengusaha untuk produksi tahu tapong djoeragan sebesar Rp. 27.320 per kg sehingga rasio nilai tambah tahu tapong djoeragan tergolong tinggi (66,63% ≥ 50%).

ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI (Glycine max L.) MENJADI TAHU “TAPONG DJOERAGAN” DI UD SUMBER MULYA KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kedelai merupakan salah satu produk hasil pertanian yang dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk dijadikan usaha khususnya di Kota Tarakan. Kedelai yang diolah menjadi tahu tapong djoeragan agar memperoleh harga jual yang lebih tinggi di pasaran. Dengan adanya kegiatan usaha pengolahan kedelai menjadi tahu tapong djoeragan yang mengubah bentuk primer menjadi produk baru yang lebih tinggi nilai ekonomisnya setelah melalui proses produksi, maka akan dapat memberikan nilai tambah karena dikeluarkan biaya-biaya sehingga terbentuk harga yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih besar bila dibandingkan tanpa melalui proses produksi. Untuk mengetahui besar nilai tambah yang diberikan oleh tahu tapong djoeragan pada kedelai sebagai bahan baku maka diperlukan analisis nilai tambah sehingga bisa diketahui apakah usaha yang dijalankan tersebut efisien dan memberikan keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengelolahan kacang kedelai menjadi tahu tapong djoeragan (2) Menganalisis pendapatan pada olahan tahu tapong djoeragan yang ada pada umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (3) Mengetahui nilai bep pada tahu tapong djoeragan yang ada di umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (4) Mengetahui nilai tambah dari bahan baku kedelai menjadi tahu tapong djoeragan. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pendiri umkm UD Sumber Mulya. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis bep dan analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tambah yang diperoleh pengusaha untuk produksi tahu tapong djoeragan sebesar Rp. 27.320 per kg sehingga rasio nilai tambah tahu tapong djoeragan tergolong tinggi (66,63% ≥ 50%).