Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

None

969 karya publik ditemukan.

2023: 132022: 12021: 4392020: 5142019: 2

Modifikasi dan Uji Kinerja Mata Pisau Mesin Pencacah Limbah Pertanian

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Mesin pencacah memiliki berbagai macam komponen, salah satu komponen utama yang mempengaruhi kinerja mesin pencacah adalah mata pisau. Adapun yang mendasari dilakukannya modifikasi mata pisau mesin pencacah limbah pertanian yaitu, mata pisau yang digunakan pada sebelumnya memiliki kinerja yang kurang optimal sehingga dapat menyebabkan kualitas pemotongan bahan belum optimal dan seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin pencacah limbah pertanian setelah digunakan mata pisau yang dimodifikasi. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan November hingga Maret 2021. Bertempat di Laboratorium Mekanisasi, Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini terdiri beberapa tahapan yaitu identifikasi masalah, modifikasi mata pisau, uji kinerja dan analisis data. Parameter penelitian yang digunakan adalah menghitung kapasitas efektif alat (kg/jam), kecepatan linear (m/s), rendemen (%), suhu mesin penggerak (t), dan kecepatan electromotor (RPM). Dari hasil analisis data berdasarkan parameter yang digunakan diperoleh nilai kapasitas efektif alat 9,14 kg/jam, kecepatan linear 5,28 m/s, rendemen 91,4%, rata-rata suhu 68,3 °C dan rata-rata kecepatan electromotor 234,9 rpm pada mata pisau standar. Kinerja tebaik mesin pencacah limbah pertanian yaitu pada saat menggunakan mata pisau hasil modifikasi dengan sudut kemiringan mata pisau 10° dengan nilai kapasitas efektif alat 16,35 kg/jam, kecepatan linear 6,20 m/s, rendemen 96,5%, rata-rata suhu55,5 °C dan rata-rata kecepatan electromotor 275,4 rpm.

RISIKO AGRIBISNIS KOMODITAS RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONI SP) DI KOTA TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Agribisnis tidak terlepas dari faktor risiko (risk) dan ketidakpastian (uncertainty) yang kegiatan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko biaya, produksi, dan pendapatan dalam kegiatan usaha rumput laut. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait dengan risiko agribisnis komoditas rumput laut (Eucheuma cottoni sp) di Kota Tarakan. Pertama, untuk mengetahui sumber risiko agribisnis rumput laut Kota Tarakan. Kedua, untuk mengetahui besar tingkat risiko biaya, risiko produksi,dan risiko pendapatan pada usahatani rumput laut di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan simple random sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan metode slovin dengan jumlah responden 133 petani rumput laut di Kota Tarakan. Adapun analisis data yang di gunakan analisis deskriptif statistik, analisis usahatani dan analisis risiko yaitu : Variance, coefficient variation (CV), dan batas bawah (L). Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, di ketahui sumber-sumber risiko yang di alami petani rumput laut adalah cuaca atau iklim buruk, arus ombak kencang, serangan ikan pemangsa, pencemaran pantai, pengeringan dengan cara tradisional, dan monopoli industri. Kedua, usahatani rumput laut di Kota Tarakan sudah efisien dan menguntungkan serta di nyatakan dengan layak untuk di jalankan, dan risiko terbesar dari usahatani rumput laut yaitu risiko pendapatan dengan nilai koefisien variasi sebesar 0.28, di susul oleh risiko produksi dengan nilai koefisien variasi sebesar 0.24 dan risiko biaya dengan nilai koefisien variasi sebesar 0.23. Kata Kunci : Agribisnis, Sumber Risiko, Analisis Risiko

aaa

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

aaa

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 12 TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimential design dengan desain penelitian posttest only control desain. Variabel bebas penelitian ini adalah model pembelajaran missouri mathematics project dan variabel terikat penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP N 12 Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan didapatkan sampel yaitu dari kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui tes tetulis dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan inferensial untuk menganalisis data awal dan data akhir dengan menggunakan bantuan software SPSS 22.0 for windows. Hasil dari analisis deskriptif diperoleh bahwa rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen sebesar 80,47 sedangkan kelas kontrol sebesar 73,44 dan menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Adapun dari hasil uji independent samples t-test dengan taraf signifikan 5 % (𝛼 = 0,05) diperoleh pvalue sebesar 0,020 dan thitung sebesar 2,385. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran missouri mathematics project berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. This quasi-experimental research used a posttest only control design.The Independent variable of this study was the missouri mathematics project learning model and the dependent variable was the students’ ability to understand mathematical concepts.The population of this study were all seventh grade students at SMP N 12 Tarakan.The sampling was done through simple random sampling technique and it was obtained that class VIII-1 was as the exprimental group and class VIII-4 was as the control group.Data collection was done through written tests and documentation.The data was analyzed using descriptive and inferential analyses with the help of SPSS 22.0 for windows software.The results of the descriptive analisys showed that the posttest mean score in the exprimental class was 80.47 while the control class was 73.44 and it showed that the average value of the exprimental class was greater than the control class.As for the results of the independent samples t-test with a significant level of 5%,the p-value was 0.020 and the t-count was 2.385.Thus,H0 was rejected and H1 was accepted.So it was concluded that the missouri mathematics project learning model had an effect on students’ ability to understand mathematical concepts.

PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA OLEH SISWA VISUAL DAN AUDITORI (STUDI KASUS PADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII-3 SMP NEGERI 12 TARAKAN)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah siswa visual dan auditori di kelas VII-3 SMP Negeri 12 Tarakan pada materi perbandingan. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-3 SMP Negeri 12 Tarakan sebanyak 4 (empat) orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dimana 4 (empat) siswa tersebut diantaranya 2 (dua) siswa visual dan 2 (dua) siswa auditori. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi yang ditulis dalam catatan lapangan kemudian dianalisis menggunakan perjodohan pola, eksplanasi, dan deret waktu. Temuan penelitian berdasarkan analisis data dibedakan untuk siswa visual dan auditori. Siswa visual memiliki pemecahan masalah perbandingan masalah perbandingan mereka 1) dapat memahami masalah dengan cara membaca soal dengan cepat sambil menggerakkan bibir untuk membaca dalam hati, 2) dapat merencanakan penyelesaian menggunakan cara atau metode yang tepat dengan mencoret-coret kertas hitungan, 3) dapat melaksanakan rencana penyelesaian dengan rapi, teliti, dan teratur sesuai dengan rencana sebelumnya, dan 4) memeriksa kembali cenderung menggunakan gaya belajar kinestetik dengan membaca ulang yang di anggap penting pada penyelesaiannya. Sementara siswa auditori mereka 1) dapat memahami masalah perbandingan dengan cara membaca soal berulang kali dengan bersuara pelan. Siswa dapat mengungkapkan apa saja yang diketahui dan apa saja yang ditanyakan dengan bahasa sendiri, 2) dapat merencanakan penyelesian cenderung menggunakan gaya belajar kinestetik yaitu memilih metode mana yang benar untuk dapat digunakan untuk menyelesaikan soal dengan bahasa tubuh, 3) dapat melaksanakan rencana penyelesaian sesuai dengan rencana sebelumnya dengan berbicara sendiri terkait penyelesaian, dan 4) memeriksa kembali dengan membaca langkah demi langkah penyelesaian dan memperbaiki jika ada kesalahan namun ragu menuliskan perbaikannya. This research aimed at describing the problem solving by the visual and auditory students in VII-3 class of SMP Negeri 12 Tarakan on proportion learning material. This type of research was a case study under a qualitative approach. Four students from VII-3 class of SMP Negeri 12 Tarakan were selected using purposive sampling technique. Those four students as the representation of two visual students and two auditory students. The data were collected by observing, interviewing, and analyzing documents which were written in the form of field notes and then analyzed using match-making patterns, explanations, and time series. The findings based on data analysis were distinguished for visual and auditory students. The visual students were: (l) can understanding problems by reading the test items quickly while moving their lips to read silently, (2) can planning solutions using the right way or method by scribbling on the counting paper, (3) can carrying out the completion plan neatly, thoroughly, and regularly in accordance with the previous plan, and (4) can rechecking and tended to use a kinesthetic learning style by rereading what was considered important at its completion. While the auditory students were: (l) can understanding proportion problems by reading the questions repeatedly in a low voice. They could express what was known and what was asked in their own language, (2) can planning solutions and tended to use a kinesthetic learning styles, namely choosing which method was proper to be employed to solve problems by using body language, (3) can carrying out the completion plan according to the previous plan by talking to him/herself relating to the completion, and (4) rechecking by reading the solution step by step and correcting if there were mistakes but were doubtful to write down the corrections.

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri Tarakan dalam melatih kemampuan komunikasi matematisnya. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan, yaitu 10 Juli sampai 09 Oktober 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII sebanyak tiga orang yang telah dipilih dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara pada subjek dan beberapa informan, observasi kelas secara online maupun mengamati secara langsung subjek belajar dan mengerjakan tugas ketika jam pembelajaran matematika di rumah masing-masing, serta analisis dokumentasi dengan melihat buku catatan dan tugas subjek. Data yang telah didapatkan ditulis kedalam catatan lapangan kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Peneliti kemudian mengecek keabsahan data untuk mendapatkan data yang valid dengan melakukan triangulasi sumber yaitu mewawancarai guru, teman dekat, dan orang tua; triangulasi waktu yaitu mewawancarai subjek beserta informan pada waktu dan suasana yang berbeda; triangulasi teknik yaitu melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi; melakukan member check; menuliskan secara rinci hasil penelitian; dan dilaksanakannya audit oleh dosen pembimbing secara online. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan ketiga subjek yang berinisial AD, EA, dan MR melatih kemampuan komunikasi matematisnya dengan bertanggung jawab selama proses pembelajaran (menyelesaikan dan mengumpulkan tugas tepat waktu, tidak menyerah dan selalu berusaha mengerjakan tugas, menghormati dan memperhatikan serta mendengarkan guru maupun teman yang sedang menjelaskan); mencatat setiap informasi penting yang disampaikan dan menuliskan setiap penyelesaian secara runtut; bekerjasama/berdiskusi dalam menyelesaikan/mendapatkan hasil dari suatu permasalahan; menjawab pertanyaan yang diberikan, menyampaikan pendapat, dan mengomentari pernyataan yang diungkapkan siswa lain namun tetap menghargai perbedaan pendapat/argumen; dan membaca matematis secara aktif untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang telah disusun. This study aimed to determine how the grade eight grade students of Madrasah Tsanawiyah Negeri Tarakan practiced their mathematical communication skills. This research was conducted for 3 months, from 10 July to 09 October 2020. This was a case study with a qualitative approach. The research subjects were 8th grade students who ware selected using purposive sampling. Data ware collected through interviews with the subjects and several informants, online classroom observations and directly observing how the subjects learned and did assignments during mathematics learning hours at their respective homes, and analysis of documentation by looking at their notebooks and assignments. The data that has been obtained were written into field notes then analyzed by data reduction, data display, and conclusion/verification. The researcher then checked the validity of the data to obtain valid data by triangulating sources, namely interviewing teachers, close friends, and parents; time triangulation, namely interviewing subjects and informants at different times and situations; technical triangulation, namely through interviews, observations, and documentation analysis; do a member check; write down in detail the results of the research; and conducting an online audit by the supervisor. It was found that the three subjects with the initials AD, EA, and MR practiced their mathematical communication skills responsibly during the learning process (completing and collecting assignments on time, not giving up and always trying to do assignments, respecting and paying attention and listening to teacher and friends who is explaining); recorded every important information conveyed and wrote down every solution in order; cooperated/had discussion in solving/getting the results of a problem; answered questions given, expressed opinions, and commented on statements expressed by other students and respected differences in opinions/arguments; and read mathematically actively to find answers to questions that ware arranged.

RISIKO PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata) DI KOTA TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Selama pandemi covid-19 berlangsung produksi jagung manis pada tahun 2020 mengalami penurunan yang sangat drastis karena petani mulai mengurangi kegiatan usahataninya oleh karena itu tidak terlepas dari adanya risiko dalam usahatani jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sumber-sumber risiko produksi jagung manis (2) Berapa besar probabilitas dan dampak dari sumber-sumber risiko produksi jagung manis (3) Strategi alternatif mengatasi tingkat risiko produksi jagung manis. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling dengan responden petani jagung manis di Kota Tarakan, jumlah sampel sebanyak 100 petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis probabilitas dan penanganan risiko. Berdasarkan hasil Penelitian ini menjelaskan sumber-sumber risiko produksi jagung manis yang teridentifikasi yaitu hama dan perubahan cuaca atau iklim. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang kecil berada pada kuadran I. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang besar berada pada kuadran II, risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak yang kecil berada pada kuadran III dan Risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak besar berada pada kuadran IV. Strategi penanganan risiko dirumuskan berdasarkan posisi masing-masing sumber risiko pada peta risiko. Sumber risiko yang berada pada kuadran 1 dan 2 akan ditangani dengan strategi preventif, sedangkan sumber risiko yang berada pada kuadran 3 dan 4 akan ditangani dengan strategi mitigasi.

INVENTARISASI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI DI WILAYAH DAS SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengetahuan tentang data hama dan penyakit tanaman padi merupakan bagian penting dari strategi pengendalian organisme pengganggu tersebut (OPT). Penelitian ini bertujuan; (1) mengetahui jenis hama dan penyakit yang dominan pada tanaman padi, serta upaya pengendalian hama dan penyakit pada tanaman padi di wilayah DAS Sesayap, khususnya Kabupaten Tana Tidung. Lokasi pengambilan data di Tideng Pale, Gunawan, Sesayap Hilir, Rian, dan Tana Merah. Tiap-tiap lokasi dilakukan pengambilan sampel sebanyak 5 (lima) titik dengan menggunakan perangkap jebak, perangkap nampan kuning, dan wawancara. Serta, pengamatan langsung terhadap gejala penyakit dan pengelolaan OPT. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 spesies hama kelompok insekta, 4 hama non insekta, dan 2 gejala penyakit. Nilai indeks kekayaan (R), kemerataan (E), dan keankeragaman (H’) hama insekta tertinggi di lokasi Gunawan (R=2.74., E=0.84, dan H’=2.27). Indeks kesamaan menunjukkan Tideng Pale dan Gunawan memiliki kesamaan komposisi spesies tertinggi (100%). Spesies Leptocorisa oratoria (walang sangit) dan Arphia conspersa (belalang) memiliki hubungan erat dengan habitat di Tideng Pale dan Gunawan. Penyakit tanaman bercak coklat tertinggi di Tana Merah, dengan nilai intensitas kerusakan tidak mutlak sebesar 79.2%. Selanjutnya, pengelolaan dilakukan dengan pemilihan benih, pemupukan, pengaturan jarak tanam, dan penggunaan pestisida yang masih bertumpu pada penggunaan pestisida sintetik.

Kajian Bahan Pembawa (Carrier) Cair Bakteri Pelarut Fosfat (P) Indigenous

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi bahan pembawa (carrier) cair yang tepat untuk setiap isolat rhizobakteri sehingga dapat mempertahankan atau meningkatkan aktivitas pelarutan fosfat. Kandungan fosfat didalam tanah cukup tinggi karena aplikasi pupuk P terus menerus tetapi unsur hara P terikat oleh Fe, Al dan Ca sehingga tidak tersedia bagi tanaman. Fakultas pertanian memiliki 2 isolat rhizobakteri yang mampu melarutkan fosfat, tetapi belum diketahui bahan pembawa yang tepat untuk setiap isolat rhizobakteri agar dapat mempertahankan atau meningkatkan aktivitas pelarutan fosfat. Penelitian ini dilaksanakan di lab Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yaitu: faktor pertama bahan pembawa terdiri dari 3 taraf, P0 (Nutrient Broth), P1 (air kelapa) dan P2 (ekstrak tauge) selanjutnya faktor kedua isolat terdiri dari 3 taraf, B1 (B5(6)), B2 (B1(17)) dan B3 (multi-isolat). Kedua faktor digabungkan menjadi 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan diperoleh 27 unit percobaan. Parameter pada penelitian ini adalah pengukuran pH fomulasi, perhitungan jumlah koloni bakteri pelarut fosfat, pengujian indeks pelarutan fosfat dan perubahan kondisi formulasi diamati setiap 0, 15, 30, 45 dan 60 hari setelah inkubasi. Data yang diperoleh diuji normalitas terlebih dahulu kemudian dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahan pembawa yang tepat untuk setiap jenis isolat, yaitu: B1 (B5(6)) pada P2 (ekstrak tauge) dengan jumlah populasi 1,96 x 1011 dan indeks pelarutan fosfat 3,19, B2 (B1(17)) pada P2 (ekstrak tauge) dengan jumlah populasi 1,88 x 1011 dan P1 (air kelapa) dengan indeks pelarutan fosfat 3,02 dan B3 (multi-isolat) pada P1 (air kelapa) dengan jumlah populasi 2,71 x 1010 dan P2 (ekstrak tauge) dengan indeks pelarutan fosfat 2,59. Jumlah koloni bakteri minimum sebesar ≥108 cfu/mL dan formulasi bakteri mampu melarutkan fosfat sebagai standar pupuk hayati menurut Peraturan Menteri Pertanian No.70/Permentan/SR.140/10/11. Kata kunci: Bahan pembawa, isolat bakteri, formulasi pupuk hayati

STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI HORTIKULTURA DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI HORTIKULTURA DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait dengan Strategi Pemberdayaan Petani Hortikultura Di Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mendeskripsikan kegiatan pemberdayaan petani yang dilaksanakan di Kecamatan Tarakan Timur (2) Mengetahui apa saja faktor internal dan eksternal dalam strategi pemberdayaan petani hortikultura di Kecamatan Tarakan Timur. (3) Bagaimana strategi pemberdayaan petani hortikultura di Kecamatan Tarakan Timur. Metode penentuan sampel adalah metode random sampling dengan jumlah responden sebanyak 89 orang petani hortikultura di Kecamatan Tarakan Timur. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analsis SWOT. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa program pemberdayaan petani yang ada di Kecamatan Tarakan Timur meliputi kegiatan penyuluhan,sosialisasi, proyek pemberdayaan penyuluhan pertanian, pelatihan dan sekolah lapang bersama penyuluh, dan bantuan permodalan. Kegiatan pemberdayaan tersebut memberikan pengaruh kepada petani,terlihat dari pengetahuan petani yang sudah berkembang, meningkatnya keterampilan petani dalam bercocok tanam. Dilihat dari kualitas,kuantitas, waktu dan dampak dari kegiatan pemberdayaan tersebut sudah berdampak baik dan menguntungkan petani, namun masih perlu ditingkatkan dan dioptimalkan agar lebih maksimal. Hasil diagram analisis SWOT pada pembahasan menjelaskan bahwa strategi yang dihasikan pada kuadran yaitu strategi maka rekomendasi strategi adalah : (1)Mengoptimalkan pendampingan dan kinerja penyuluh dan meningkatkan peran kelompok tani (2) .Mengoptimalkan budidaya dengan memanfaatkan potensi pertanian, agar menghasilkan produktivitas yang maksimal (3) Mengoptimalkan bantuan permodalan, sarana dan prasarana yang memadai untuk mengembangkan usaha agribisnis. Kata Kunci : Strategi,Pemberdayaan, Petani Hortikulura

PENGARUH PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN USAHATANI PADI PADA KELOMPOK TANI DI DESA LAPRI KECAMATAN SEBATIK UTARA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Peran penyuluh dalam pendampingan petani sangat diperlukan dalam aktivitas usahatani padi yang lebih baik, dapat dilihat dari adanya peningkatan produktivitas usahatani dan kesejahteraan petani sehingga akan meningkatkan taraf hidup dan pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah 1. Mengetahui peran penyuluh pertanian dalam usaha tani padi pada Kelompok Tani di Desa Lapri. 2. Menganalis pendapatan usaha tani padi pada Kelompok Tani di Desa Lapri. 3. Mengetahui pengaruh peran penyuluh terhadap tingkat pendapatan usaha tani padi pada Kelompok Tani di Desa Lapri. Metode penentuan sampel adalah teknik purposive sampling dengan jumlah responden yang sesuai dengan kriteria yaitu 51 orang. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner dan teknik dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif, analisis pendapatan dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peran penyuluh di Kelompok Tani Desa Lapri sebagai guru skor 13,9, penasehat skor 13,6, penganalisa skor 12,9 dan organisator 13,4 dengan total skor 53,8 dikatakan sangat berperan. Berdasarkan total biaya lahan pemilik yang harus dikeluarkan per petani sebesar Rp 2.675.433 dan penerimaan Rp. 11.538.621 sehingga pendapatan rata rata per petani padi sebesar Rp. 8.863.188. Jika dikonversi 1 ha rata-rata pendapatan petani sebesar Rp 12.661.697. Sedangkan total biaya lahan penggarap yang harus dikeluarkan per petani yaitu sebesar Rp 4.361.707 dan penerimaan Rp. 12.352.500 sehingga pendapatan rata rata per petani padi sebesar Rp. 7.990.792. Jika dikonversi 1 ha rata-rata pendapatan per petani sebesar Rp 11.415.418. Analisis regresi sederhanaa diperoleh persamaan Y=0,572+0,690X+e, dengan R Square sebesar sebesar 53%. Kata Kunci: Peran Penyuluh, Petani, Tingkat Pendapatan Pembimbing Utama Dr. Nia Kurniasih Suryana, SP., MP NIDN. 1126087402

aaa

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

aaa

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA STURT L) DI KELURAHAN KARANG HARAPAN KECAMATAN TARAKAN BARAT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung manis di Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglas dan uji asumsi klasik. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, sebanyak 75 petani jagung manis sebagai responden. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian adalah: 1. Faktor-faktor produksi yang berpengaruh secara signifikan positif terhadap produksi jagung manis adalah faktor biologi dan faktor sosial ekonomi 2. Faktor produksi biologi yang paling besar berpengaruh dan signifikan terhadap produksi jagung manis adalah air dengan nilai koefisien sebesar 0,355 dan faktor produksi sosial ekonomi yang paling besar berpengaruh dan signifikan terhadap produksi jagung manis adalah modal sebesar 0,741. 3. Return to scale (skala pengembalian) faktor biologi dan faktor sosial ekonomi berada pada kondisi (decreasing return to scale) di mana nilai koefisiennya kurang dari 1.

POTENSI MUSUH ALAMI PADA PENGELOLAAN TANAMAN PADI DI AREAL WILAYAH DAS SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

natural enemies' potential as natural controller in sesayap DAS area of Tana Tidung district must be investigated. the purpose of this study was to identify the most common form of natural enemy and the relationship between natural enemies and rice farming locations in the DAS Sesayap, particularly in tana tidung regency. data was collected from tideng pale, gunawan, sesayap hilir, rian, and tana merah. traps, swing nets, and yellow tray traps were used to sample each place five times. the results revealed that the insect group's natural enemies included 32 families, 44 genera, 44 species, and 836 individuals there were 11 families 12 genera, 13 species , and 347 individual species in the araneae family. delichoderus taschenbergi (24,7%) was the most numerous predatory insect species, followed by chlaenius nigricans (19,9%) and anoplolepis gracilipes (17,8%). predator natural adversaries were frequently linked to gunawan and rian's places. meanwhile, the site of bandan bikis had a corellations with parasitoid natural enemies. furthermore, natural enemies had a weaker relationship with the tana merah and tideng pale places than with other sites.

Hubungan Panjang Berat Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) di Sungai Kayan Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian tentang hubungan panjang berat dan faktor kondisi Barbonymus gonionotus telah dilakukan pada bulan Agustus 2020 di Sungai Kayan Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan panjang berat dengan persamaan W= 0,0046.L3,36 dan R2= 0,97. Hasil uji-t terhadap nilai b menunjukan bahwa nilai b ≠ 3. Pola pertumbuhan ikan adalah allometrik positif. Hasil analisis faktor kondisi berkisar antara 0,7 - 1,3 dengan rata-rata 0,9 nilai ini mengindikasikan bahwa kondisi ikan memiliki bobot tubuh yang ramping hingga agak gemuk.

StrategiPengembangan Usaha Budidaya Lebah Madu Kelulut Trigona sp Milik PakHerman

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tanjung Palas Tengah Village, especially on RT 06 area, is very potential and suitable as a location for cultivating Trigona Sp honey bees because it has an area of 1,755 75 km2 and most of it still has a lot of protected forest. It means that the source of Trigona Sp bee feed is very supportive. The objectives of this study were to investigate (1) the income of Pak Herman's honey bee cultivation business, (2) the internal and external factors of Pak Herman's Kelulut honey bee cultivation business, and (3) the development strategy of Pak Herman's honey bee cultivation business. The sample was determined using purposive sampling technique. The key informant consisted of the Kelulut honey bee cultivation business owner who was Pak Herman and the second party that was the consumer. Data were collected using interviews, observation, and documentation studies. The collected data were analyzed using quantitative descriptive, IFAS and EFAS matrices, SWOT diagrams, and SWOT matrices. The results of the SWOT analysis showed that the position of this business was in quadrant 3 which indicated a weak business but very likely The strategic recommendation given was to change the current strategy because it cannot capture existing opportunities as well as improve business work and minimize internal problems in order to seize better market opportunities

Analisis Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Word Square Pada Pembelajaran Di Sekolah Dasar

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran word Square pada pembelajaran di sekolah dasar berdasarkan aspek-aspek yang telah ditentukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus pada penelitian ini mengacu pada rumusan masalah pada penelitian ini dan dimensi penelitian pada penelitian ini yaitu, 1) mengetahui relevansi antara permasalahan dengan model pembelajaran word square berdasarkan hasil penelitian terdahulu; 2) mengetahui pencapaian hasil-hasil dalam penelitian yang telah dilakukan; 3) mengetahui kelebihan dan kekurangan dari hasil riset yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran word square dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil analisis yang telah dilakukan.

PENGUJIAN ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERIAL EKSTRAK TUMBUHAN MANGROVE DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kearifan lokal masyarakat pesisir pada umumnya memanfaatkan tumbuhan mangrove sebagai kayu bakar, arang, dan obat tradisional. Tumbuhan mangrove biasanya digunakan sebagai antimikrobial dan antioksidan karena adanya senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan mangrove. Oleh karena itu, Diduga ekstrak tumbuhan mangrove dapat menghambat pertumbuhan R. Solanacearum penyebab penyakit layu tanaman, S. sobrinus dan memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak tumbuhan mangrove yang digunakan memiliki potensi sebagai antibakterial dan antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode difusi agar sumuran dengan konsentrasi 2000 ppm, 1000 ppm dan 500 ppm. Kontrol positif pada penelitian ini yaitu Chloramphenicol dengan konsentrasi 100 ppm dan kontrol negatifnya etanol 40%. Selain itu juga menggunakan metode DPPH penangkal radikal bebasnya pada uji antioksidan. Hasil yang diperoleh pada uji antibakteri pada tumbuhan mangrove didapatkan penghambatan tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat daun C. tagal dengan daya hambat terhadap S. sobrinus pada konsentrasi 2000 ppm yaitu 47% dan tidak memiliki daya hambat terhadap R. solanacearum. Hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan pada ekstrak metanol daun C. tagal dengan konsentrasi 100 ppm yaitu 91,02%.