Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

None

969 karya publik ditemukan.

2023: 132022: 12021: 4392020: 5142019: 2

PENGGUNAAN KOHESI GRAMATIKAL KONJUNGSI DALAM WACANA KORAN HARIAN RADAR TARAKAN (KAJIAN WACANA)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi gramatikal konjungsi yang terdapat dalam wacana koran harian Radar Tarakan pada kolom politik edisi Mei 2019. Jenis penelitian ini bersifat penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat dan penggalan paragraf yang di dalamnya menggambarkan bentuk kohesi gramatikal (konjungsi) yang terdapat dalam wacana koran harian Radar Tarakan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu koran harian yang diterbitkan oleh Radar Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan analisis wacana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, terdapat penggunaan kohesi gramatikal konjungsi dalam wacana koran harian Radar Tarakan pada kolom politik edisi Mei 2019. Konjungsi yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu konjungsi koordinatif sebanyak 39 data dengan penanda (atau, dan, melainkan dan tetapi). Konjungsi subordinatif sebanyak 84 data dengan penanda (agar, bahwa, begitu, biar, daripada, dengan, hingga, jika, kalau, karena, ketika, sebab, sebagai, sehingga, sementara, seperti, setelah dan yang). Konjungsi korelatif sebanyak 1 data dengan penanda (baik maupun). Konjungsi antarkalimat sebanyak 9 data dengan penanda (bahkan, oleh karena itu, kemudian, meski demikian dan namun). Konjungsi antarparagraf sebanyak 1 data dengan penanda (mengenai). Kemudian, konjungsi gabungan yang diperoleh sebanyak 103 data. Penggunaan kohesi gramatikal konjungsi masih kurang diperhatikan. Hal tersebut dibuktikan dengan pemerolehan data penggunaan konjungsi subordinatif yang lebih dominan dibandingkan dengan penggunaan konjungsi lainnya. Penanda konjungsi subordinatif yang paling banyak digunakan yaitu konjungsi yang sebagai penanda hubungan atributif sebanyak 98 data, sedangkan penggunaan konjungsi yang paling sedikit digunakan yaitu konjungsi korelatif karena hanya ditemukan 1 data.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 1 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksp erimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X di SMK Negeri 1 Tarakan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X tata boga 1 dengan jumlah siswa 35 orang sebagai kelas kontrol dan kelas X bisnis daring dan pemasaran 1 dengan jumlah siswa 36 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes berupa unjuk kerja kepada siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa kelas X di SMK Negeri 1 Tarakan dengan nilai yang diperoleh thitung 5,010 pada taraf signifikan ≥ 0,05 dengan df= 69 diperoleh nilai ttabel 1,66724 berarti thitung ≥ ttabel, yaitu 5,010 ≥ 1,66724 artinya ada pengaruh yang signifikan. Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa. Hal tersebut dikatakan berpengaruh terhadap siswa karena pada kelas eksperimen siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran terlebih ketika mengungkapkan pendapatnya dan lebih terarah pada hal berbicara. Pada kelas kontrol siswa masih kurang aktif dalam proses pembelajaran terlebih ketika berbicara untuk mengungkapkan pendapatnya. Oleh karena itu, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.

PENGARUH MODEL CIRCUIT LEARNING (CL) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 6 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model Circuit Learning (CL) dalam keterampilan menulis naskah drama siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 di SMPN 6 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan desain penelitian Pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 6 Tarakan sejumlah 161 siswa. Sampel penelitian dengan teknik simple random sampling yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas VIII-G sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-F sebagai kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan uji statistik independent sample t-test dengan bantuan software SPSS version 16.0. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis uji statistik inferensial menggunakan uji independent sample t-test diperoleh ttabel 1,680 berarti thitung ≥ ttabel (3,196 ≥ 1,680) artinya Ho di tolak dan Ha di terima. sehingga Penggunaan model pembelajaran circuit learning (CL) Efektif dalam menulis naskah drama pada siswa kelas VIII di SMPN 6 Tarakan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples dalam keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu yang memiliki kelas kontrol, dengan desain penelitian pretest-posstets control group design, populasi dalam penelitian ini yakni seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tarakan dengan jumlah 224 siswa. Pengambilan sample pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik sample random sampling yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VII F sebagai kelas eksperimen dan VII G sebagai kelas kontrol pemilihan kelas tersebut dilakukan dengan cara undian, dalam melakukan pengelolaan data penelitian menggunakan bantuan software SPSS versi 16.0 for windows. Berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil analisis statistik infrensial menggunakan uji independent samples t-test diperoleh thitung 5,983 pada taraf signifikan a=0,05 dan df= 58 diperoleh nilai ttabel 1,671 maka thitung ≥ ttabel (5,983≥ 1,671) artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples efektif dalam keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tarakan. Model pembelajaran Examples Non Examples sangat efektif dalam proses belajar mengajar hal tersebut dikarenakan model pembelajaran ini melatih cara berpikir siswa untuk dapat menemukan solusi dari materi yang di sajikan oleh peneliti dengan menggunakan gambar sebagai media, berbeda dengan siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran konvensional. Proses belajar mengajar pada kelas eksperimen lebih berpusat pada siswa, di mana siswa didorong lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar dan guru hanya sebagai fasilitator. Pada kelas kontrol kegiatan belajar mengajar berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar.

SIMBOL DAN MAKNA DALAM RITUAL NIVA DURU SUKU DAYAK PUNAN DI DESA RESPEN TUBU KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU (KAJIAN SEMIOTIK)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

SIMBOL DAN MAKNA DALAM RITUAL NIVA DURU SUKU DAYAK PUNAN DI DESA RESPEN TUBU KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU (KAJIAN SEMIOTIK) Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh dan mendeskripsikan simbol dan makna yang terkandung dalam setiap simbol budaya pada prosesi ritual Niva Duru Suku Dayak Punan Di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa simbol dan makna yang terdapat dalam setiap prosesi ritual Niva Duru. Sumber data pada penelitian ini adalah ritual Niva Duru di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam, teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data collection (mengumpulkan data), data reduction (reduksi data), dan data display (penyajian data). Hasil penelitian ini berupa data simbol budaya pada ritual Niva Duru yang berjumlah tiga puluh satu data, diantaranya yaitu: 16 data yang berupa benda, 9 data yang berupa makanan dan minuman, 2 data yang berupa hewan , dan 4 data yang berupa tindakan. Data tersebut dikaji menggunakan teori segitiga makna Peirce. Sign merupakan sesuatu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign) berupa konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda (sign) atau sesuatu yang dirujuk tanda. Interpretant (Interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya pada makna tertentu atau makna yang ada dalam benak seseorang tentang objek yang dirujuk sebuah tanda. Kata Kunci: Simbol, Makna, Niva Duru, Dayak Punan, dan Semiotik.  

PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) UNTUK PRODUK KERIPIK PADA UKM KENKO

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Setiap perusahaan atau UKM yang jenis usahanya manufaktur maupun dagang harus menjaga persediaan yang cukup agar kegiatan operasi dapat berjalan dengan lancar dan efisien. Dengan adanya kebijakan persediaan bahan baku, biaya persediaan dapat ditekan sekecil mungkin. Tujuan penelitian ini adalah agar perusahaan dapat menerapkan metode MRP (Material Requirement Planning) pada UKM Keripik Pisang Kenko dalam merencanakan persediaan bahan baku keripik dapat berjalan secara efektif dan efisien. Perencanaan kebutuhan material dengan menggunakan metode MRP dalam tulisan ini menggunakan teknik Lot Sizing yang digunakan adalah lot for lot, Economy Order Quantity, Part Period Balancing, Period Order Quantity, dan Wagner-Whitin serta menggunakan rumus peramalan Exponential Smoothing sebagai acuan untuk mengetahui besarnya kebutuhan bahan baku dimasa yang akan datang. Dalam menentukan produk di periode berikutnya hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peramalan kebutuhan bahan baku pembuatan keripik pisang pada satu periode (satu tahun) sebanyak 7.400 kg dengan menggunakan bahan baku pisang sebanyak 1.200 tandan, Gula 625 kg, Garam 24.5 kg, dan Minyak Goreng 710 liter.

ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 1 DAN 2 TAHUN DI TAMAN ANAK SEJAHTERA (TAS) PELITA HARAPAN (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk ujaran bahasa anak usia 1 dan 2 tahun dilihat dari struktur fonologi (akibat pengaruh bunyi lingkungan dan akibat dari perkembangan sejarah). Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kata yang diujarkan oleh anak usia 1 dan 2 tahun di Taman Anak Sejahtera (TAS) Pelita Harapan. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak libat cakap, teknik rekam dan teknik catat dengan menggunakan metode padan fonetik artikulatoris. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terdapat delapan puluh sembilan data yang diujarkan oleh tiga sumber data yaitu, NFI, HSC dan AAM. Pemerolehan bahasa berdasarkan struktur fonologi yang terbagi atas dua yaitu, akibat pengaruh bunyi lingkungan dan akibat dari perkembangan sejarah. Akibat pengaruh bunyi lingkungan terdiri dari sepuluh kata dengan perubahan fonem yang berbeda yaitu perubahan fonem konsonan /r/ menjadi /l/, perubahan fonem konsonan /r/ menjadi /y/, dan perubahan fonem konsonan /l/ menjadi /y/ serta akibat dari perkembangan sejarah terdiri dari lima puluh dua kata dengan penghilangan fonem yang berbeda yaitu, penghilangan fonem konsonan /s/, /p/, /e/, /j/, /b/, /r/, /t/, /k/, /u/, /l/, /a/, /m/, /o/, /g/, /n/, dan /h/. Serta dua puluh enam penambahan fonem yang terjadi yaitu, penambahan fonem /w/, /s/, /b/, /l/, /t/, /k/, /h/ dan /p/. Anak usia 1 tahun umumnya sudah mampu mengatakan satu kata yang mewakili arti dari kata atau kalimat yang diucapkan serta dapat meniru suara orang lain. Sementara itu anak usia 2 tahun di tahap ini anak sudah mampu mengucapkan dua kata dan mulai mengenal berbagai makna kata, mempunyai dorongan untuk berkata-kata secara tiba-tiba dan cenderung mampu membuat beberapa kata. Pemerolehan bahasa pada anak harus di perhatikan secara baik dari lingkungan formal maupun informalnya.

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IX MTS DI TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain Nonequivalend Control Group Desaign yang dilaksanakan di kelas IX MTs DDI Tarakan. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-B dengan jumlah 19 siswa sebagai kelas eksperimen 1 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran discovery learning dan kelas IX-C dengan jumlah 21 siswa sebagai kelas ekaperimen 2 yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran probing prompting yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji Mann-Whitney dengan bantuan software SPSS versi 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukan nilai pretest kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 pada kategori yang sama yaitu kurang aktif sedangkan pada nilai posstest kelas eksperimen 1 lebih tinggi yaitu 53,3% dengan kategori aktif dan kelas eksperimen 2 sebesar 43,14 dengan kategori kurang aktif. Sedangkan berdasarkan hasil analisis inferensial pada data pretest dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh p=0,5 maka H0 diterima sehingga tidak terdapat perbedaan keaktifan kelas eksperimen 1 dan 2. Sedangkan pada data posttest diperoleh p=0,0025 maka H0 ditolak dimana model pembelajaran discovery learning lebih baik dibandingkan probing prompting terhadap keaktifan belajar siswa.

JENIS DAN MAKNA MITOS MASYARAKAT SUKU TIDUNG DI PULAU BUNYU KECAMATAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA (KAJIAN FOLKLOR)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nurul Hidayah, 2019, Makna Mitos Masyarakat Suku Tidung di Pulau Bunyu Kecamatan Bunyu Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (Kajian Folklor), Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumala Sari, M,Pd dan Pembimbing Anggota Siti Sulistyani,M.Pd. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna mitos dalam Suku Tidung di Pulau Bunyu melalui kajian folklor. metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Laporan penyajian data, di sajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata maupun kalimat. Sumber data penelitian ini adalah informan yang memiliki pengetahuan tentang mitos Suku Tidung. Data dalam penelitian ini adalah berupa penggalan kalimat dari hasil wawancara terhadap informan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, rekam, dan teknik catat. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan jenis dan makna mitos Suku Tidung dengan menggunakan kajian folklor. folklor adalah teori yang disampaikan secara lisan dan turun-temurun dari mulut ke mulut. Hasil penelitian pada penelitian ini mendapatkan 38 data mitos serta jenis dan makna mitos tersebut yang diperoleh pada informan atau masyarakat Suku Tidung di Pulau Bunyu di antara lain mitos larangan 10 data. mitos kebiasaan 13 data, mitos petanda terdapat 6 data. dan Mitos perempuan hamil 9 data. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa semua data dalam penelitian ini terdapat 38 mitos serta jenis dan maknanya. Makna yang terkandung didominasi oleh makna falsafah dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatur kehidupan manusia dengan manusia, manusia dengan alam sekitar, dan manusia dengan Tuhan karena hal tersebut saling berkaitan.

PENGARUH PENGETAHUAN PRIBADI, PROSEDUR KERJA DAN TEKNOLOGI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PERTAMINA TARAKAN DAN BUNYU FIELD

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan pribadi, prosedur kerja dan teknologi terhadap kinerja karyawan PT. Pertamina Tarakan dan Bunyu Field Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya pengetahuan pribadi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, prosedur kerja tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan teknologi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Slovin, dan didapatkan 173 orang responden dari jumlah populasi sebanyak 300 orang karyawan PT. Pertamina Tarakan dan Bunyu field. Untuk uji hipotesis digunakan model regresi linier berganda dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pribadi berpengaruh positif dan signifikan, prosedur kerja tidak berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan dan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan

ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI DASAR UNTUK PERENCANAAN LABA PADA UMK KERUPUK ANEKA RASA DI KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari perusahaan yaitu memperoleh laba. laba tidak muncul secara otomatis, melainkan membutuhkan perencanaan yang baik. Perencanaan adalah salah satu fungsi manajemen yang dapat mempengaruhi secara langsung terhadap keberhasilan suatu perusahaan, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya laba diantaranya yaitu perubahan perubahan volume produksi, volume penjualan, harga jual, biaya tetap dan biaya variabel. Perusahaan yang tidak memiliki penggolongan biaya yang rinci dapat menimbulkan kehancuran bagi manajemen dalam pengambilan keputusan termasuk keputusan tentang tentang dampak perubahan biaya dan volume penjualan atau produksi terhadap laba perusahaan. Analisis break even point perlu dilakukan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan tentang bagaimana perusahaan dapat mengalami titik impas dan meningkatkan keuntungan.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui omset penjualan UMK Kerupuk Aneka Rasa, agar dapat mencapai BEP dan untuk mengetahui target omset penjualan yang harus dijual agar mencapai laba sesuai yang direncanakan sehingga perusahaan tidak memgalami rugi maupun untung atau dalam kondisi break event point (BEP), sedangkan metode yang digunakan dengan menggunakan metode least square untuk memisahkan biaya tetap dan biaya varibel dari biaya semi variabel,selanjutnya dilakukan perhitungan biaya tetap dan biaya varibel serta penentuan volume produksi dan penjualan dan selajutnya dilakukan perhitungan analisis BEP dan perhitungan perencanaan laba untuk masa yang akan datang. Dari hasil analisis Break Even Point (BEP) dapat diketahui bahwa pada tahun 2018 kerupuk aneka rasa melakukan penjualan diatas tingkat Break Even Point. Titik impas perusahaan tersebut dicapai sebesar Rp 326.778.601 atau sebesar 7.261 Kg dengan tingkat keamanan (MOS) senilai Rp. 111.521.399 atau dengan perhitungan persentase sebesar 25%. Karena nilai penjualan selama tahun 2018 adalah sebasar Rp.438.300.000 maka hal ini menunjukkan bahwa pemilik UMK kerupuk aneka rasa telah melakukan penjualan di atas titik impas serta memperoleh keuntungan. Dengan tingkat laba yang ditargetkan perusahaan pada tahun sebesar 10 % (Rp. 3.985.059) dari laba tahun 2018 (Rp. 39.850.591) maka nilai penjualan yang harus dicapai pada tahun 2019 adalah sebesar Rp. 449.430.111 atau menjual sebanyak 9.987 Kg kerupuk, dengan tingkat keamanan (MOS) sebesar Rp.122.651.510 dengan 26% persentase. Kata Kunci : Break Even Point, Kerupuk Aneka Rasa

TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM DEBAT CAPRES DAN CAWAPRES 2019 (KAJIAN PRAGMATIK)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur komisif dalam debat capres dan cawapres 2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan September 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif merupakan data penelitian yang dikumpulkan tersaji menggunakan huruf, tidak menyajikan laporan data berupa angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat.Berdasarkan hasil penelitian berupa teori tindak tutur komisif yang terbagi menjadi empat bagian yang pertama tindak tutur komisif berjanji, yang kedua tindak tutur komisif mengancam, yang ketiga tindak tutur komisif penolakan, dan yang terakhir tindak tutur komisif ikrar. Tindak tutur komisif berjanji, janji yaitu menyatakan bersedia dan sanggup untuk berbuat sesuatu. Data berjanji yang ditemukan sebanyak lima puluh enam data yang masing-masing dituturkan oleh pasangan paslon. Tindak tutur komisif berupa mengancam, mengancam yaitu menyatakan maksud (niat, rencana) untuk melakukan sesuatu yang merugikan, menyulitkan, menyusahkan, atau mencelakakan pihak lain. Data mengancam yang ditemukan sebanyak tiga data yang dituturkan oleh paslon 02 (Prabowo Subianto). Tindak tutur komisif berupa penolakan, penolakan merupakan kalimat yang digunakan untuk menyampaikan ketidak setujuan atau penolakan terhadap sesuatu ide, gagasan, keputusan, atau pendapat orang lain. Data penolakan yang ditemukan sebanyak delapan data yang masing-masing dituturkan oleh pasangan paslon. Tindak tutur komisif berupa ikrar, ikrar merupakan janji yang sungguh-sungguh yang akan ia bacakan di depan pemimpinnya. Data ikrar tidak ada di temukan dalam penelitian ini.

ANALISIS KELAYAKAN USAHA KERUPUK UDANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usaha kerupuk udang di Kecamatan Tarakan Utara. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha kerupuk udang yang ada di Kecamatan Tarakan Utara baik terdaftar di dinas yang terkait maupun tidak. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 6 unit home industry usaha kerupuk udang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh atau teknik sampel sensus dimana semua populasi dijadikan sampel dan data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis pendapatan dan analisis kelayakan finansial. Berdasarkan hasil penelitian analisis pendapatan diketahui bahwa rata-rata keuntungan atau pendapatan bersih usaha kerupuk udang di Kecamatan Tarakan Utara adalah sebesar Rp.3,362,354 dalam satu bulan. Rata-rata per bungkus sebesar Rp.50,000 sebanyak 100 bungkus per bulan dengan rata-rata penjualan sebesar Rp.5,000,000. Sedangkan untuk perhitungan analisis kelayakan finansial dilihat dari Revenue Cost Ratio (R/C ratio) sebesar 3,05, Benefit Cost of Ratio (BCR) sebesar 2,05, Avarage Rate of Return (ARR) sebesar 62,84%. Berdasarkan kriteria kelayakan yang telah ditentukan dapat dikatakan bahwa usaha kerupuk udang di Kecamatan Tarakan Utara layak untuk dikembangkan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS : KELURAHAN KARANG REJO,KECAMATAN TARAKAN BARAT)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KARANG REJO Nursaida 14401020037 Ahmad Rizani, S.E.,M.Ec.Dev Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, tingkat pendidikan, tanggungan keluarga terhadap pengeluaran ibu rumah tangga di Kelurahan Karang Rejo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Kelurahan Karang rejo. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Secara parsial variabel pendapatan berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran bu rumah tangga dengan melihat nilai t_(hitung )6,791 > t_tabel 1,987 dan nilai sig. t_hitung lebih kecil dari taraf signifikan 0.000 0,05, tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran ibu rumah tangga dengan melihat nilai t_hitung 1,153 t_(tabel ) 1,987 dan sig.〖 t〗_hitung lebih besar dari signifikan 0,252 > 0,05, dan variabel tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran ibu rumah tangga dengan melihat nilai t_(hitung )2,063 > t_(tabel ) 1,987 dan sig. t_hitung lebih kecil dari taraf signifikan 0,042 0,05. Secara simultan variabel pendapatan, tingkat pendidikan, tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran ibu rumah tangga dengan melihat nilai prob.F_(hitung )lebih kecil dari taraf signifikan 0,000 0,05. Kata kunci: Pendapatan, Tingkat Pendidikan, Tanggungan Keluarga, Pengeluaran Ibu Rumah Tangga, Regresi Linear Berganda.

PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DAN INFLASI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh produk domestik regional bruto dan inflasi terhadap pendapatan asli daerah di Kota Tarakan periode 2009-2019. Penelitian berlokasi di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Data yang dipakai adalah data sekunder, yang diperoleh melalui website dinas pengelola keuangan dan aset daerah di Kota Tarakan, serta Kantor Badan Pusat Statistik Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dibantu dengan software eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial bahwa t-hitung produk domestik regional bruto -0,799 lebih kecil dari nilai t-tabel sebesar 1,895 dan nilai prob. t-hitung 0,450 lebih besar dari nilai signifikan 0,05 yang artinya produk domestik regional bruto tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah dan t-hitung inflasi sebesar 0,956 lebih kecil dari nilai t–tabel 1,895 dan nilai prob. t-hitung 0,370 lebih besar dari nilai signifikan 0,05 artinya inflasi tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Secara simultan bahwa nilai F-hitung 1,339 lebih kecil dari nilai f-tabel 4,74 dan nilai prob. F-hitung 0,321 lebih besar dari nilai signifikan 0,05 sehingga seluruh variabel bebas produk domestik regional bruto dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Tarakan.

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KELURAHAN LINGKAS UJUNG KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas pelaksanaan program bantuan pangan non tunai.di Kelurahan Lingkas Ujung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, angket (kuesioner) dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari kantor Dinas sosial dan data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 65 informan sebagai responden dalam penelitian. Peneliti menggunakan kuesioner dengan Skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan sudah berjalan efektif berdasarkan tingkat pencapaian 6T yaitu tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat adminitrasi. program BPNT di Kelurahan Lingkas Ujung ini hanya 1 yang tidak memenuhi yaitu tepat sasaran dengan presentase 35% masuk dalam kategori kurang efektif atau kurang tepat sasaran. Sedangkan dengan presentase dari keseluruhan indikator memperoleh hasil sebesar 69% dan berada dalam kategori efektif.

DETERMINASI PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM UPAYA PERBAIKAN MUTU LINGKUNGAN DI KELURAHAN LINGKAS UJUNG KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur, pendidikan, pendapatan dalam upaya perbaikan mutu lingkungan di Kelurahan Lingkas Ujung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kelurahan Lingkas Ujung. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 99 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Secara parsial variabel umur tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peran masyarakat dengan melihat nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 1,655 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 1,661 dan nilai sig. 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 lebih besar dari taraf signifikan 0.101 > 0,05, tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap peran masyarakat dengan melihat nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 0.399 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 1.661 dan sig. 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 lebih besar dari signifikan 0.165 > 0,05, dan variabel pendapatan memiliki berpengaruh signifikan terhadap peran masyarakat dengan melihat nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 -2.181 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 1.661 dan sig. 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 lebih kecil dari taraf signifikan 0.032 0,05. Nilai F hitung lebih kecil dari F tabel yaitu 1.921 2.70, nilai signifikan 0.131 > 0,05, secara simultan umur, pendidikan dan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap peran serta masyarakat dalam upaya perbaikan mutu lingkungan.

TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP FASILITAS PELAYANAN RUANG TUNGGU DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fasilitas pelayanan Bandar Udara Internasional Juwata Kota Tarakan yang diukur berdasarkan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian di lakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random samping (secara acak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitiaan menunjukan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk fasilitas pelayanan Bandar Udara Internasional Juwata kota Tarakan adalah 3.182352919 dengan angka konversi sebesar 79.55882298. maka kinerja kualitas fasilitas pelayanan publik berada dalam kategori mutu pelayanan baik. Hasil dari 4 indikator dan 17 unsur pertanyaan Indeks Kepuasan Masyarakat dengan nilai antara 0-100, adalah sebagai berikut : (1) Akses dan Infromasi terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan, (A) pusat infromasi penumpang memiliki nilai IKM sebesar 79.75 dengan kategori baik. (B) rambu-rambu petunjuk memiliki nilai IKM sebesar 79 dengan kategori baik. (C) monitor informasi penumpang memiliki nilai IKM sebesar 81 dengan kategori baik. (D) panggilan penerbangan memiliki nilai IKM sebesar 82 dengan kategori baik. (2) Keberangkatan dan Kedatangan terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan, (A) antrian check-in memiliki nilai IKM sebesar 76.25 dengan kategori kurang baik. (B) kecepatan pemeriksaan keamanan memiliki nilai IKM sebesar 78.75 dengan kategori baik. (C) kecepatan bagasi memiliki nilai IKM sebesar 75.75 dengan kategori Kurang baik. (D) sikap petugas keamanan memiliki nilai IKM sebesar 77.75 dengan kategori baik. (3) Kenyamanan Terminal terdapat 5 unsur pertanyaan fasilitas pertanyaan. (A) kebrsihan terminal memiliki niali IKM sebesar 83.72 dengan kategori baik. (B) kesejukan/AC Ruang tunggu memiliki nilai IKM sebesar 84.5 dengan kategori baik. (C) ketersediaan tempat duduk memiliki nilai IKM sebesar 83.75 dengan kategori baik. (D) kebersihan toilet memiliki nilai IKM sebesar 81.75 dengan kategori baik. (E) aturan/ruang merokok memilikinilai IKM sebesar 81.75 dengan kategori baik. (4) Fasilitas dan Kemudahan terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan. (A) ATM/Money changer memiliki nilai IKM sebesar 78 dengan kategori baik. (B) Wi-fi fasilitas internet memiliki nilai IKM sebesar 73.73 dengan kategori kurang baik. (C) pilihan restoran/kafe dan pertokoan memiliki nilai IKM sebesar 74 dengan kageori kurang baik. (D) mushola memiliki nilai IKM sebesar 81.5 dengan kategori baik.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM SYARIAH (STUDI EMPIRIS : JAKARTA ISLAMIC INDEX) PADA TAHUN 2013-2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh inflasi dan nilai tukar terhadap harga saham syariah (studi empiris: Jakarta Islamic Index (JII)). Metode pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Data diambil dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Tahun pengamatan dari 2013 sampai 2018 untuk memperoleh data-data yang menunjukkan gambaran tentang pengaruh inflasi dan nilai tukar terhadap harga saham syariah (Jakarta Islamic indeks). Penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linear Berganda. Penelitian tersebut menunjukkan hasil sebagai berikut : secara parsial variabel inflasi menunjukkan nilai thitung (-5.324438) > ttabel (-1.66691) dan probabilitas 0.0000 0.05, maka H0 ditolak dan Ha diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Variabel Harga menunjukkan nilai thitung (-1.224609) ttabel (-1.66691) dan probabilitas 0.2249 > 0.05, maka H0 diterima dan Ha ditolak berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Sedangkan secara simultan nilai Fhitung (16.11522) > Ftabel (3.98) dan Probabilitas Fhitung (0.000002) (0.05) maka H0 ditolak dan Ha diterima berarti variabel independen (inflasi dan nilai tukar) secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen (harga saham). Koefisien determinasi (R^2) dalam penelitian ini adalah 0.318387 atau 31,83%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel inflasi dan nilai tukar menjelaskan variabel harga saham sebesar 31,83% sedangkan sisanya 68,17% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.

KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KANTOR DESA BINUSAN DI KABUPATEN NUNUKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

TUJUAN PENELITIAN INI ADALAH UNTUK MENGETAHUI KUALITAS PELAYANAN KANTOR DESA BINUSAN YANG DIUKUR BERDASARKAN KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM). PENELITIAN INI MERUPAKAN JENIS PENELITIAN DESKRIFTIF DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN HASIL DESAIN DALAM BENTUK ANGKA. PENELITIAN DILAKUKAN DI KABUPATEN NUNUKAN TERKHUSUS DI DESA BINUSAN. TEKNIK SAMPEL YANG DIGUNAKAN TEKNIK RANDOM SAMPLING (SECARA ACAK). TEKNIK PENGUMPULAN DATA DILAKUKAN DENGAN TEKNIK DOKUMENTASI, DAN KUESIONER. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA NILAI INDEK KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) UNTUK PELAYANAN KANTOR DESA BINUSAN ADALAH 2,68 DENGAN ANGKA KONVERSI SEBESAR 67. MAKA KINERJA KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BERADA DALAM KATEGORI MUTU PELAYANAN KURANG BAIK.