2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. M DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN
Abstrak
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.M. Metode penulisan : deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “M”. Hasil pengkajian klien terdapat 7 masalah keperawatan yaitu: Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeuik Inefektif. Dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Kesimpulan: Terdapat kesenjangan salah satu intervensi yaitu dorong keterlibatan dalam aktivitas kelompok maupun terapi, klien mampu mengikuti terapi aktivitas kelompok namun klien tampak apatis sehingga diperlukan komunikasi terapeutik antara perawat dan klien untuk meningkatkan kemampuan interaksi klien dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama dalam pikiran emosi, dan perilaku-perilaku yang terganggu, dimana berbagai pemikiran tidak saling berhubungan secara logis, persepsi dan perhatian yang keliru, afek datar atau tidak sesuai, dan berbagai gangguan aktivitas bizarre (aneh). Pasien menarik diri dari banyak orang dan realitas, seringkali kedalam fantasi yang penuh waham dan halusinasi. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. N. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “N”. Hasil pengkajian klien terdapat 6 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeutik Inefektif. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. D DENGAN HIPERTENSI
DI RUANG PERAWATAN DAHLIA RUMAH SAKIT UMUM
DAERAH TARAKAN
ABSTRAK
Hipertensi atau yang biasa disebut tekanan darah tingi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik diatas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dengan tekanan darah diastolik lebih daari 90. Peningkatan tekanan darah dipengaruhi oleh beberapa faktor resiko antara lain meliputi umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, obesitas, kadar garam tinggi, dan kebiasaan hidup seperti merokok dan minuman beralkohol. Data menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Artinya, 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderia hipertensi, hanya 36,8% diantaranya yang minum obat. Jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi. Diperkirakan juga setiap tahun ada 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasi di Indonesia, hasil survei indikator kesehatan nasional tahun 2016 menunjukkan prevalensi hipertens meningkat menjadi 32,4%. Tujuan umum pembuatan laporan tugas akhir ini adalah menciptakan pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas dengan indikator teratasinya masalah yang terkait dengan kebutuhan dasar manusia pada klien. Penulis dapat memahami konsep dan teori yang berkaitan dengan hipertensi serta memperoleh gambaran yang nyata terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan pada Ny.D dengan diagnosa medis Hipertensi di Ruang Dahlia RSUD Tarakan melalui proses pendekatan asuhan keperawatan secara holistik dan komperhensif. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi dan hanya berfokus pada satu kasus secara infentif, di mulai dari pengumpulan data, klasifikasi data, analisa data, merumuskan diagnosa keperawatan, intervensi atau rencana keperawatan, dan implementasi atau tindakan yang sudah di laksanakan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skizofrenia dianggap sebagai sebuah penyakit otak yang paling membingungkan dengan manifestasi kondisi psikotik yang berat dan persisten disertai variabel disfungsi kognitif dan gangguan psikososial yang mendalam, individu yang menarik diri dari lingkungan sosial atau mengalami isolasi sosial akan merasa kesepian, tidak diterima, ditolak, dan tidak dapat berinteraksi maupun berhubungan sosial dengan orang lain . Tujuan umum yang ingin dicapai pada Laporan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian Asuhan Keperawatan pada Tn. F dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri di ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan,Harga Diri Rendah, dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Penulis menemukan adanya kesenjangan yang terjadi antara teori dan kasus yaitu klien terlihat dapat menjawab dan mengambil keputusan yang diberikan. Pada diagnosa terdapat kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak ada pada kasus yaitu diagnosa Harga Diri Rendah. Selanjutnya ada pada kasus tetapi tidak ada pada teori yaitu diagnosa Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Diharapkan keluarga klien memberikan dukungan kepada klien seperti sering menjenguk klien di Rumah Sakit karena dukungan keluarga adalah salah satu faktor pendukung dalam proses penyembuhan orang dengan gangguan jiwa.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Demam Berdarah Dengue merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia dengan jumlah penderita cenderung meningkat dan penyebaran yang semakin meluas. Ketidakpatuhan masyarakat melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan upaya pemberantasan saran nyamuk diduga menjadi faktor utama tingginya penularan DBD. Anak memiliki kerentanan penularan yang relatif lebih tinggi sebagai dampak kebiasaan bermain diluar rumah. Dibutuhkan perawatan yang komprehensif bagi anak yang dirawat dirumah sakit dengan DBD melalui proses keperawatan yang berkesinambungan. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan DBD. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. R. Dalam penelitian seluruh langkah proses keperawatan dapat dijalankan secara berkesinambungan. Hasil pengkajian menunjukkan hanya gejala utama yang ditemukan pada An. R, sedang gejala penyerta tidak semua ditemukan. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. R dengan diagnosa utama berupa hipertemi yang merujuk pada kasus dan sesuai secara konseptual. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan berdasarkan ketersediaan sarana penunjang. Seluruh rencana asuhan dapat diimpelementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan seluruh masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kasus dengan teori pada setiap langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, penyusunan renacana keperawatan, implementasi dan evaluasi. Hal ini berarti proses keperawatan dapat dijalankan dengan baik oleh perawat.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penyakit gagal ginjal kronik merupakan masalah besar dunia karena bersifat menetap dan sulit disembuhkan. Prevalensi penyakit gagal ginjal kronik didunia pada tahun 2013 sebanyak 3.200.000 orang (Fresenius Medical Care, 2013). Angka kematian akbat gagal ginjal kronik terus meningkat dibanyak negara temasuk indonesia. Prevalensi gagal ginjal kronik berdasarkan diagnosis dokter di indonesia pada tahun 2013 sebanyak 504.248 orang atau sebesar 0,2%, sedangkan di kalimantan utara sebesar 0,1% penderita gagal ginjal kronik. (Dep.Kes RI. 2017). Dalam penulisan laporan tugas akhir ini menggunakan metode deskriptif, tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hal ini dilakukan agar memperoleh gambaran dan meningkatkan kemampuan penerapan asuhan keperawatan pada kasus Gagal Ginjal Kronik seperti studi kasus asuhan keperawatan pada Ny.S dengan diagnosa Gagal Ginjal Kronik yang dirawat diruang Dahlia B RSUD Tarakan. Pada penerapan asuhan keperawatan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Ny.S meliputi tanda dan gejala, pemeriksaan penunjang, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Sedangkan pada evaluasi hasil didapatkan 4 diagnosa yang teratasi dan 2 diagnosa yang tidak teratasi, diagnosa yang teratasi adalah defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna makanan, intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan, gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrol tidur, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Data World Health Organization (WHO) mengenai status kesehatan nasional pada capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) menyatakan secara global sekitar 830 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan, dengan tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 216 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2017) Sebanyak 99 persen kematian ibu akibat masalah kehamilan, persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Rasio Angka Kematian Ibu (AKI) masih dirasa cukup tinggi sebagaimana ditargetkan menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030.
Angka Kematian Ibu di Indonesia termasuk tinggi diantara negara-negara ASEAN.Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Data ini merupakan acuan untuk mencapai target AKI sesuai Sustainable Development Goals yaitu 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030.
Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 28 Oktober 2019 di Puskesmas Karang Rejo Tarakan dengan NY. L sebagai responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 36-37 minggu dan selanjutnya di lakukan kunjungan ulang sebanyak dua kali kunjungan dan dilakukan setiap satu minggu satu kali kunjugan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38-39 minggu. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak tiga kali dan bersamaan dengan kunjungan bayi baru lahir. Pelaksanaan asuhan kehamilan menggunakan standar asuhan persalinan normal atau APN. Penattalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Adapun tujuan di lakukannya asuhan kebidanan komprehensif adalah untuk mendeteksi secara dini apakah terdapat masalah selama kehamilan, persalinan nifas, maupun bayi baru lahir dengan menggunakan meode SOAP.
Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan. Pada persalinan tidak di dapatkan masalah dan ibu melahirkan secara spontan serta tidak terjadi komplikasi. Pada bayi di temukan masalah dengan berat badan lahir rendah kemudian dilakukannya perawatan selanjutnya pada bayi yaitu menjaga kehangatan pada bayi dengan metode kangguru, menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya dengan cara memberitahu ibu cara menyusui yang benar. kunjungan nifas pada bayi tidak di temukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Setiap wanita akan melalui proses kehamilan, bersalin dan nifas, hal tersebut
merupakan proses fisiologis. Selama menjalani proses tersebut kemungkinan
terjadi masalah kesehatan yang dapat meningkatkan kesakitan bahkan kematian
baik pada ibu dan bayi. Oleh sebab itu, diperlukan solusi untuk mencegah maupun
mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah asuhan berkelanjutan
(Continuity of Care). Tujuan penelitian ini adalah memberikan asuhan
komprehensif dari masa kehamilan hingga nifas.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
VALUASI EKONOMI LIMBAH SAMPAH
(Studi Kasus : TPA Kota Tarakan)
Muchlis
Agus Tri Darmawanto, S.E., M.Si
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan valuasi ekonomi limbah sampah di Tempat Pembuangan Akhir di Kota Tarakan dilihat dari jumlah sampah yang di kumpulkan dan dijual oleh reponden setiap bulannya, kategori sampah dalam penelitian ini ada tiga kategori diantaranya sampah plasik, sampah non plastik dan sampah organik. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dimana responden ini bertempat tinggal dilingkungan TPA. Untuk menghitung manfaat langsung limbah sampah peneliti menggunakan rumus DUV dengan hasil data yang didapatkan secara langsung dengan metode survei serta kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data yang diperlukan.
Berdasarkan hasil perhitungan nilai manfaat langsung sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Tarakan bagi masyarakat yang bertempat tinggal di sekitaran TPA, dengan hasil perhitungan bahwa dari 20 responden masyarakat mendapatkan nilai manfaat langsung sebesar Rp. 1.030.726 disetiap bulannya. Sementara untuk nilai manfaat langsung setiap tahunnya sebesar Rp. 247.374.240. Dimana nilai manfaat langsung didapatkan dari hasil penjualan sampah yang dikumpulan Dimana nilai manfaat langsung didapatkan dari hasil penjualan sampah yang dikumpulan, jenis sampah yang dikumpulkan yaitu sampah plastik, sampah organik dan sampah nonorganik.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALYSIS OF THE DATA USED IS DESCRIPTIVE ANALYSIS, SWOT ANALYSIS AND QSPM MATRIX. THE RESULTS OF THIS RESEACH DISCUSSION ARE INTERNAL FACTORS
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH LIMBAH LUMPUR KERING (SLUDGE) DAN EFFEKTIVITAS MIKROORGANISME 4 (EM4) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN UBI JALAR (Ipomea batatas L.)
ABSTRAK
Produktivitas ubi jalar di provinsi kalimantan utara dari tahun 3013 hingga tahun 2017 mengalami peningkatan, akan tetapi produktivitasnya masih rendah. Dalam memenuhi permintaan produk yang semakin meningkat perlu dilahkukan budidayadengan memanfaatkan bahan bahan organik dan mengutrangi penggunaan pupuk anorganik. Limbah cair kelapa sawit mengandung bahan organik yang cukup tinggi meningkatkan pertumbuhan tanaman, limbah lumpur kelapa sawit memerlukan bantuan dalam mendekomposer bahan organik yang ada didamalamnya. Penggunaan Effectivitas microorganisme 4 merupakan bahan stater dengan memanfaatkan mikroorganisme pembusuk yang bermanffat untuk kesubuhan tanah. penelitian ini dilaksanakan pada bulan september hingga oktober 2019 di lahan petani amal baru, kota tarakan. Penelitian ini menggukan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor pertama perlakuan limbah lumpur kering dengan 4 taraf perlakuan dan faktor kedua perlakuan EM4 dengan 3 taraf perlakuan. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel utama dan variabel pendukung, variabel utama meliputi parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman sedangkan variabel pendukung meliputi analisis kimia tanah dan analisis kimia limbah. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan taraf 95%. Jika tidak berbedanya dilakukan uji lanjut (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan tidak berbedanya disetiap parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman, tapi nilai rata rata perlakuan, (L4-80% ) memberikan perlakuan terbaik pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Hal ini disebabkan tanaman ubi memerlukan unsur hara yang banyak dalam menigkatkan pertumbuhan tanaman. Unsur hara pada tanah masih tergolong rendah untuk memenuhi kebutuhan tanaman ubi jalar. Saran dalam penelitian in perlu adanya penelitian lanjutan dengan penggunaan limbah lumpur kering dan EM4 yang lebih tinggi dan sebagai acuan petani dalam pemanfaatan limbah kelapa sawit.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait hubungan karakteristik petani dengan kompetensi petani di Kelompok tani Sinar Harapan. Pertama, bagaimana karakteristik petani di kelompok tani sinar harapan? Kedua, Bagaimana kompetensi Agribisnis petani di Kelompok Tani Sinar Harapan? Ketiga, Bagaimana hubungan karakteristik petani dengan kompetensi agribisnis petani di Kelompok Tani Sinar Harapan? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif pada tujuan satu dan dua dengan kuisioner yang hasilnya akan diolah menggunakan metode skoring skala likert untuk mendeskripsikan tujuan satu dan dua. Tujuan ketiga dengan analisis korelasi Spearman menggunakan SPSS untuk menganalisis hubungan karakteristik petani dengan kompetensi agribisnis. Hasil penelitian 1). tingkat karakteristik petani berdasarkan umur berkategori sedang yaitu petani yang berumur 31 tahun sampai 46 tahun sebesar (48,27%), untuk pendidikan berkategori rendah karena sebagian petani tidak sekolah dan hanya menjenjang pendidikan hingga sekolah dasar yaitu sebesar (51,72%), lama bertani berkategori rendah yaitu selama 3 tahun sampai dengan 15 tahun sebesar (44,82%) dan luas lahan berkategori rendah yaitu luas lahan yang di kelola yaitu seluas 200 m2 sampai dengan 5000 m2 sebesar (65,51%). 2). Untuk tingkat kompetensi agribisnis petani yaitu sedang. Untuk hubungan karakteristik dengan kompetensi agribisnis yaitu korelasi cukup (0,469) dengan siginifikan 0,010 yang mana 0,010 < 0,05 berarti variable x dan y. Selain dari karakteristik juga kompetensi agribisnis dapat ditingkatkan dengan adanya penyuluhan dan pelatihan untuk mengembangkan kompetensi agribisnis petani.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kegiatan usaha pasti bertujuan untuk mendapatkan laba yang optimal dan
dapat berkelanjutan, sehingga perencanaan terhadap laba usaha adalah faktor
penting dalam menunjang pencapaian tujuan suatu usaha. Dengan perencanaan
yang baik, diharapkan semua aktivitas perusahaan dapat lebih terarah dalam
mencapai tujuannya. Perencanaan laba dapat dilakukan dengan menggunakan
Analisis Break even Point (BEP). Tujuan penelitian ini adalah 1) Menganalisis
pendapatan usaha ternak ayam ras pedaging (Broiler) dalam satu periode. 2)
Menganalisis nilai BEP produksi, harga, dan penerimaan ternak ayam ras
pedaging (broiler) untuk mencapai titik impas. 3) Untuk mengetahui Margin Of
Safety pada usaha ternak ayam ras pedaging (broiler). Penelitian in adalah
penelitian studi kasus pada usaha ternak ayam broiler milik Pak Muji di
Kelurahan Kampung 4 Kota Tarakan. Analisis data adalah analisis pendapatan,
analisis Break Event Point dan Analisis Margin Of Safety.Berdasarkan hasil
penelitian yang telah di lakukan menunjukan bahwa besarnya pendapatan yang di
peroleh dalam satu periode sebesar Rp. 14.076.814 dan nilai BEP produksi
sebesar 2.071 Kg, BEP harga sebesar Rp. 26.545 sedangkan untuk BEP
penerimaan sebesar Rp. 59.017.703. Adapun jarak batas keamanan atau Margin
Of Safety di dapatkan sebesar 71% atau sebesar 5.112 Kg. Setelah melakukan
penelitian ini peneliti menarik kesimpulan bahwa usaha Ternak Ayam Broiler
Milik Pak Muji masih berada pada titik keuntungan karena masih di atas Nilai
BEP yang ada.