Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

None

969 karya publik ditemukan.

2023: 132022: 12021: 4392020: 5142019: 2

PENCANTUMAN LABEL HALAL BAGI PRODUK DAGING HEWAN DITINJAU DARI PRINSIP NONDISKRIMINASI

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Label Halal merupakan Perlindungan Konsumen yang dilindungi dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, dalam regulasi tersebut produk yang masuk ke Indonesia wajib bersertifikat halal, Namun Indonesia sebagai Negara anggota World Trade Organization penting pula melihat Prinsip Nondiskriminasi atau perlakuan yang sama yang merupakan prinsip utama dalam World Trade Organization. Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian yang bersifat Yuridis Normatif, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Pendekatan yang dilakukan yaitu Pendekatan Perundang-undangan (Statute approach) pendekatan konseptual (Conceptual approach) dan Pendekatan Kasus (Case Approach). Tipe penelitian ini dapat menjawab rumusan masalah pertama yaitu penerapan prinsip nondiskriminasi di indonesia bagi produk daging hewan yaitu pemerintah Indonesia sudah menerapkan prinsip nondiskriminasi dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29 Tahun 2019 yang tidak mengatur kewajiban label halal namun Kementerian Perdagangan mempersyaratkan rekomendasi dari Kementerian Pertanian melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2016 yang mewajibkan pemasukan daging yang memenuhi persyaratan halal. Rumusan kedua, Kesesuaian pencantuman label halal bagi produk daging hewan dengan prinsip nondiskriminasi karena mengingat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang pengesahan persetujuan organisasi perdagangan dunia telah sesuai dengan aturan nasional yang berlaku. ABSTRACT The kosher label is a consumer protection under statute no. 33 of 2014 on kosher products in the regulation that comes into Indonesia, but Indonesia as a member of the world trade organization, is also important to look at the same nondiscrimination principles or treatment that are the primary principles in the world trade organization. The research was conducted with a normative-juridical type of research, a legal research conducted by the study of library material or secondary data. The approach used to answer this legal issue is the statutory approach, the conceptual approach and the case approach. This type of research could address the first problem, the application of Indonesia’s nondiscrimination principles for meat products the Indonesian government has implemented a nondiscrimination principle by issuing Trade Minister Number 29 of the year 2019 that doesn’t set the obligation of an honest label but Ministry of Trade requires recommendations from the Ministry of Agriculture through a regulation Minister of Agriculture Number 34 of 2016 which requires the import of meat that meets halal requirements. The second problem, the appropriation of label as kosher for meat products on nondiscrimination principles, because in view of law number 7 of 1994 act on the approval of the world trade organization has been in accordance with current national regulations.

KAJIAN PENGARUH JENIS DAN DOSIS BIOCHAR TERHADAP PENCUCIAN UNSUR HARA NITROGEN (N) PADA TANAH MASAM DI SEBATIK

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ketersediaan unsur hara nitrogen pada tanah masam sangat rendah. Penambahan nitrogen melalui pemupukan pupuk anorganik seringkali tidak efektif akibat terjadinya kehilangan nitrogen melalui pencucian. Biochar merupakan material yang sangat potensi untuk menekan kehilangan unsur hara melalui pencucian. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh jenis, dan dosis biochar serta kombinasinya terhadap pencucian nitrogen pada tanah di Sebatik. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), 2 faktor yaitu jenis biochar (B) dan dosis biochar (D). Hasil menjunjukkan bahwa aplikasi jenis dan dosis biochar mampu menurunkan pencucian N pada tanah di sebatik. Pada semua lama inkubasi, pemberian biochar tempurung kelapa (B1) dan cangkang sawit (B2) sama-sama mampu menurunkan jumlah N-nitrat tercuci, sedangkan dosis biochar yang paling baik menurunkan jumlah N-Nitrat tercuci adalah 1,5 g (D3), yaitu berturut-turut 30,43, 11,24, dan 7,75 mg/kg pada 0, 21 dan 42 hari. Kombinasi biochar tempurung kelapa dengan dosis 1,5 g (B1D3) adalah kombinasi terbaik dalam menurunkan jumlah N-Nitrat tanah yang tercuci, baik pada lama inkubasi 0, 21 hari maupun 42 hari, berturut-turut 31,11, 12,41, dan 8,75 mg/kg.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS L) DI KEAMATAN TARAKAN UTARA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Petani sebagai pelaksana usahatani kacang panjang mengharapkan produksi yang lebih besar lagi agar memperoleh pendapatan yang besar. Dalam meningkatkan pedapatan, faktor produksi sangat menentukan besar kecilnya produksi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis penerimaan (TR) dan biaya dalam usahatani Kacang Panjang, (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani Kacang Panjang. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Tarakan Utara. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah metode sensus dengan jumlah 50 orang petani kacag panjang. Analisis yang digunakan yat analisis R/C rasio dan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan petani kacang panjang dengan luas lahan 0,1 sebesar Rp 6.408.600 dan biaya sebesar Rp 2.942.607 dan rata-rata pendapatan usahatani kacang panjang sebesar Rp 3.465.993 per musim tanam. Berdasarkan Uji F diperoleh variabel independen (harga benih, harga pupuk, harga pestisida, upah tenaga kerja, harga penjualan) secara bersama-sama (simultan) mempengaruhi pendapatan. Hal ini menunjukkan oleh nilai F 12,377 dengan (sig) 0.000 0.05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil Uji t diperoleh bahwa variabel harga jual (X5) dengan nilai (Sig 0.000) dan harga pupuk (X2) dengan nilai (Sig 0,047) berpengaruh terhadap pendapatan sedangkan variabel harga benih (X1) dengan nilai (Sig 0,759), harga pestisida (X3) dengan nilai (Sig 0,144), upah tenaga kerja (X4) dengan nilai (Sig 0,177) tidak signifikan berpengaruh terhadap pendapatan.

ANALISIS TRANSMISI VOLATILITAS PADA PASAR KEUANGAN INDONESIA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya keberadaan heteroskedastisitas volatilitas untuk menangkap guncangan pada Pasar Keuangan Indonesia dengan menggunakan Pasar Modal, Pasar Valuta Asing dan Pasar Uang sebagai instrument penelitian. Variabel diambil dari setiap pasar yang diuji adalah IHSG, Kurs dan Treasury Bills. Metode penelelitian yang digunakan adalah ARCH, GARCH, Vector Error Correction (VECM) dan diolah menggunakan Eviews 10. Dengan menggunakan data runtutan waktu (time series) mingguan. Data penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui publikasi investing.com dan yahoo.finance.co.id periode 2008 sampai dengan 2018. Penelitian ini menemukan Pasar Keuangan Indonesia memiliki volatilitas dan Volatilitas terbesar bergerak pada Treasury bills, Model terbaik untuk menghitung Volatilitas adalah Garch, korelasi antara variabel instrument keuangan memiliki keterikatan satu sama lain dalam pasar keuangan Indonesia yang mana akan menyebabkan spillover dalam makro dan mikro ekonomi Indonesia.

EFEK MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR BARANG DAN KONSUMSI DI BURSA EFEK INDONESIA)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK EFEK MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA KEUANGAN TERHDAP NILI PERUSAHAAN (Studi pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Dan Konsumsi di Bursa Efek Indonesia) Iin Ariska Dr. Mohammad Nur Utomo, S.E., M.SI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan Institusional, dewan komisaris independen, profitabilitas dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor manufaktur barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan metode purposive sampling sampel yang diperoleh adalah 36 perusahaan sehingga diperoleh 180 observasi. Dari hasil pengolahan Uji asumsi klasik dan regresi linier berganda, diperoleh hasil penelitian kepemilikan institusional dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan Dewan Komisaris Independen berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan likuiditas berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam bahan kajian pegembangan ilmu manajemen keuangan terkait pada pengaruh mekanisme Good Corporate Governance dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan, serta dapat digunakan sebagai pendoman atau acuan oleh perusahaan dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan.

STUDI RUGI-RUGI DAYA AKIBAT FAKTOR DAYA YANG RENDAH PADA SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV PT. PLN (PERSERO) UP3 TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Seiring dengan perkembangan semua kegiatan pembangunan maupun industri khususnya di Kota Tarakan dari berbagai sektor menggunakan energi listrik sebagai salah satu infrastruktur penunjang kegiatan masyarakat Tarakan. Sistem tenaga listrik yang ada diharapkan merupakan sistem yang handal dan berkualitas tinggi berkaitan dengan suplai energi listr ya. Rugi-rugi daya terjadi akibat Daya Reaktif (Q) yang semakin tinggi sehin tor daya (cosphi) menurun maka dari itu untuk mendapatkan kondisi t kelistrikan yang handal maka dilakukanlah studi rugi-rugi daya ( dap jaringan distribusi 20 kV. Penelitian ini dilakukan di PT. PLN (P kan. Data yang digunakan dalam penelitian berupa Data Pembangkit, Data Jaringan dan Data Beban pada saluran distribusi 20 kV. Untuk mensimulasikan dan menganalisa sistem tenaga listrik, dalam penelitian ini digunakan software ETAP PowerStation 12.6.0. Berdasarkan hasil simulasi etap 12.6.0 mengenai rugi-rugi daya pada saluran distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) UP3 Tarakan memperoleh Daya Aktif (P) sebesar 536,3 kW dan Daya Reaktif (Q) sebesar –j658,5 kVAR. Hubungan antara rugi-rugi daya dengan faktor daya berbanding terbalik. Jika daya reaktif yang diperoleh dari rugi-rugi daya semakin besar maka akan mendapatkan nilai cosphi yang kecil, sebaliknya jika daya aktif yang diperoleh dari faktor daya bernilai lebih besar maka nilai rugi-rugi daya reaktifnya akan kecil. Kata kunci: Rugi-Rugi Daya, Daya Reaktif, Daya Aktif, software ETAP PowerStation 12.6.0

KAJIAN PENGARUH DOSIS DAN JENIS BIOCHAR TERHADAP KETERSEDIAAN UNSUR HARA FOSFOR (P) PADA TANAH MASAM DI SEBATIK

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ketersediaan unsur hara P yang rendah merupakan salah satu permasalahan pengelolaan lahan masam di Sebatik. Rendahnya ketersediaan unsur hara P pada lahan masam disebabkan oleh pH tanah yang rendah dan tingginya kelarutan Al-dd. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan P adalah dengan meningkatkan pH tanah dan menurunkan kelarutan Al-dd melalui penambahan bahan pembenah tanah yaitu biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh jenis biochar terhadap ketersediaan P; 2) pengaruh dosis biochar terhadap ketersediaan unsur hara P; dan 3) pengaruh kombinasi jenis dan dosis biochar terhadap ketersediaan unsur hara P pada tanah masam di Sebatik. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 Faktor, yaitu jenis biochar (tempurung kelapa dan cangkang sawit) dan dosis biochar ( 0, 0,5, 1,0 dan 1,5 g), menghasilkan 8 kombinasi perlakuan, diulang 3 kali menghasilkan 24 unit percobaan, yang diinkubasi pada 0, 21 dan 42 hari. Parameter yang diamati adalah pH tanah, kandungan C-organik, kelarutan Al-dd, dan P-tersedia tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan jenis dan dosis biochar mampu meningkatkan ketersediaan P dari saangat rendah menjadi sedang. Katersediaan unsur hara P tertinggi diperoleh pada pemberian biochar cangkang sawit (6,36 ppm), dosis biochar sebesar 1,5 g (8,64-8,80 ppm), dan pada kombinasi biochar tempurung kelapa dengan dosis 1,5 g (8,80 ppm).

PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA) Wulan Maulidiss Sa’diah Dr. Mohamad Nur Utomo, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, dewan direksi dan komite audit terhadap financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 – 2019. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling maka sampel yang diperoleh adalah sebanyak 41 perusahaan sehingga diperoleh 205 data observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik, diperoleh hasil penelitian dewan komisaris independen dan dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sedangkan kepemilikan manajerial dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Penelitian ini mendukung teori agensi yang menyatakan bahwa dewan komisaris independen dan dewan direksi dapat meminimalisir terjadinya konflik agensi di perusahaan tersebut.

PEMBERDAYAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI (STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI FLORA DAN FAUNA MANDIRI DI KELURAHAN JUATA PERMAI KECAMATAN TARAKAN BARAT)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

EMPOWERMENT OF FARMER GROUP MEMBERS (CASE STUDY ON INDEPENDENT FLORA AND FAUNA FARMER GROUP IN JUATA PERMAI VILLAGE, NORTH TARAKAN DISTRICT) ABSTRACK Empowering farmers through the institutionalization of farming groups is one of the appropriate methods of community empowerment to enable them to improve their quality of life. The Independent Flora and Fauna Farming Group is focused on empowering the farmer community to increase overall agricultural productivity in both agricultural, livestock and fishery aspects. The existence of the Independent Flora and Fauna Farming Group is based on the common purpose of the farmers, the aspects of the farm and the aspect of their fisheries to meet the needs of daily life. The purpose of this research is to know the empowerment of members of independent flora and fauna farming groups and know the factors of supporting and inhibiting the empowerment of independent flora and fauna farming group members. This type of research uses qualitative and quantitative research methods with a scoring method with a likert scale and a respondent count of 14 people. Data collection techniques are carried out with several techniques namely observation, interview and documentation. The results of this study showed the process of empowering members of the farmer group based on indicator input that is categorized strongly agrees with the average score of 3.29 against the suitability of work equipment and the place that is adequate. In indicators the process is categorized strongly agreeing with the average score of 3.86 against excellent participation and structured group management. And in the output indicator that is categorized strongly agree with the average score of 3.88 against the increase in self-reliance that is already very good and also the level of income that supports the standard of living. Supporting factors in empowerment are support of insanity, motivation and capital, for inhibitory factors are diseases / pests and minimal knowledge. Keywords : Empowerment, Farmer Groups, Supporting Factors and Inhibitors

KEMAMPUAN PREDASI SEMUT OECOPHYLLA SMARAGDINA BERDASARKAN ASAL KOLONI TERHADAP HAMA RAYAP PADA FASE PEMBIBITAN TANAMAN AKASIA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Teknik introduksi merupakan pendekatan yang digunakan dalam pemanfaatan agens hayati, misalnya semut predator O. smaragdina. Pemanfaatan agens hayati tersebut dilakukan dengan cara memindahkan sarang semut dari satu pohon ke pohon lainnya. Namun, pengaruh faktor sumber atau asal koloni terhadap perilaku dan tingkat predasi merupakan informasi penting untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan: (1) mengukur dan menilai perbedaan perilaku semut predator terhadap hama rayap, dan (2) membandingkan kemampuan predasi antar koloni semut predator berdasarkan tingkat kematian pada hama rayap. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan satu faktor perlakuan yakni asal koloni semut O. smaragdina. Perlakuan terdiri dari asal koloni tanaman akasia, mangga, ketapang dan nangka. Perlakuan diulang sebanyak 6 kali ulangan atau terdapat 24 unit percobaan di laboratorium dan semi lapang. Analisis data menggunakan Anova dan DMRT untuk data yang berdistribusi normal yakni aktivitas pencarian pakan. Sedangkan, data yang tidak berdistribusi normal menggunakan analisis varians non-parametrik uji Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perilaku semut predator O. smaragdina cenderung memiliki perbedaan berdasarkan asal koloni terhadap aktivitas pencarian, kontak, dan eksplorasi hama rayap. Selain itu, faktor kondisi lingkungan dan keberadaan mangsa lainnya juga mempengaruhi perilaku tersebut; (2) Semut predator O. smaragdina memiliki kemampuan dalam memangsa hama rayap yakni sebesar 26.7% hingga 61.7% pada fase pembibitan tanaman akasia. Selain itu, asal koloni semut predator tidak berpengaruh terhadap tingkat kematian mangsa rayap atau tidak terdapat perbedaan kemampuan predasi antar koloni.

KARAKTERISTIK BURUH PETIK KELAPA SAWIT DAN HUBUNGANNYA DENGAN UPAH (STUDY KASUS DI PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI DESA PURA SAJAU KABUPATEN BULUNGAN)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Karakteristik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi kerja karyawan dan setiap individu menyadari identitasnya yang tidak sama dengan individu lain, karakteristik individu dapat digambarkan melalui beberapa ciri, seperti: biografis, kepribadian, persepsi dan sikap. Dalam penelitian ini ciri karakteristik individu yang digunakan yaitu karakteristik biografis antara lain umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, serta status migran yang dimiliki buruh petik kelapa sawit. Tujuan penelitian a) Mengetahui karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran di PT. Prima Bahagia Permai. b) Menganalisis hubungan karakteristik buruh petik kelapa sawit yang terdiri dari: umur, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status migran dengan upah. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Korelasi Pearson. Karakteristik buruh petik kelapa sawit berdasarkan Umur responden didominasi oleh umur 31 sampai 40 tahun dengan persentase sebesar 47%. Pengalaman kerja buruh petik sawit dengan jumlah tertinggi yaitu lama kerja 2 sampai 6 tahun sebanyak 16 orang dengan persentase sebesar 53%. Tingkat pendidikan buruh petik kelapa sawit memiliki kesamaan antara lulusan SMP (Sekolah Menengah Pertama) dengan lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) sebanyak 13 orang dengan persentase sebesar 43%. Buruh petik sawit berdasarkan status migran didominasi oleh buruh petik sawit yang merupakan penduduk migran sebanyak 21 orang dengan persentase sebesar 70%. Hubungan antara karakteristik buruh petik dengan upah adalah: umur terhadap upah memiliki korelasi sebesar 0,336 yang berarti hubungan lemah dan searah, tingkat pedidikan terhadap upah memiliki nilai korelasi sebesar -0,178 yang berarti hubungan sangat lemah dan tidak searah, pengalaman kerja memiliki nilai korelasi sebesar 0,180 yang berarti hubungan sangat lemah dan searah, status migran terhadap upah memiliki nilai -0,402 yang berarti bahwa hubungan antara status migran dengan upah lemah dan tidak searah.

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER (GALLUS DOMESTICUS) DI KOTA TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM BROILER (Gallus Domesticus) DI KOTA TARAKAN Abstrak Semakin meningkatnya jumlah penduduk Kota Tarakan setiap tahunnya, maka dapat diprediksi jumlah kebutuhan daging sebagai sumber protein hewani juga meningkat, yang dapat menyebabkan kelangkaan daging ayam broiler pada waktu- waktu tertentu sehingga harga daging ayam broiler meningkat, ketika harga meningkat konsumen akan beralih ke barang subtitusi yang harganya lebih murah dari harga daging ayam broiler. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui karakteristik konsumen daging ayam broiler (2) mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler (3) mengetahui faktor yang paling berpengaruh tehadap permintaan daging ayam broiler (4) mengetahui bagaimana elastisitas permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quota sampling yaitu sebanyak 40 sampel. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh nilai (R2) yaitu sebesar 35,1% dapat dijelaskan variabel- variabel bebas yang diamati, sedangkan sisanya sebesar 64,9%. Nilai uji F sebesar 0,020 yang berarti variabel bebas harga daging ayam broiler (X1), harga telur ayam (X2), pendapatan (X3), jumlah anggota keluarga (X4), usia (X5) dan selera (X6) secara bersama- sama berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Berdasarkan uji t variabel harga daging ayam broiler sebesar 0,011 berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan, sedangkan variabel harga telur ayam sebesar 0,098 pendapatan sebesar 0,495 jumlah anggota keluarga sebesar 0,560 usia sebesar 0,457 dan dummy selera sebesar 0,757 tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan daging ayam broiler di Kota Tarakan. Nilai Elastisitas permintaan terhadap daging ayam broiler sebesar 9,048 bersifat elastis dan elastisitas silang harga telur ayam sebesar 3,323 menunjukkan daging ayam broiler merupakan barang substitusi bagi daging ayam broiler.

LAJU DEKOMPOSISI SERASAH DAUN KRATOM (MITRAGYNA SPECIOCA) DI DANAU MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dekomposisi serasah daun kratom (Mitragyna speciosa) akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan Danau Manuk Bungkul. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju dekomposisi serasah daun kratom (Mitragyna speciosa) di Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2019 menggunakan metode deskriptif dan kuantatif. Pengambilan sampel serasah daun kratom dilakukan pada tiga titik stasiun, dimana stasiun 1 terletak di muara sungai, stasiun 2 terletak di bagian tengah atau di depan dermaga dan stasiun 3 terletak di ujung danau. Persentase laju dekomposisi serasah daun kratom di Danau Manuk Bungkul adalah 56,5% - 67% dengan rata rata laju dekomposisi berkisar 0,21–0,31 gram/hari. Laju dekomposisi serasah daun kratom pada area tergenang lebih tinggi dibandingkan area tidak tergenang, laju dekomposisi serasah area tergenang berkisar 0,22 – 0,43 gram/hari sedangkan area tidak tergenang berkisar 0,17 – 0,21 gram/hari.

PRODUKSI SERASAH KRATOM (MITRAGYNA SPECIOSA) DI KAWASAN DANAU MANUK BUNGKUL DESA MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keberadaan tanaman kratom di Danau Munuk Bungkul tidak hanya bernilai ekonomis tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesuburan perairan melalui produksi serasah. Tujuan penilitian adalah untuk mengetahui produksi serasah tanaman kratom (Mitragyna speciosa) di Danau Manuk Bungkul, Kecamatan Sembakung. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai dengan November 2019 menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel serasah tanaman kratom dilakukan pada tiga titik stasiun. Pada masing-masing stasiun diletakkan sebanyak 6 jaring penampung pada area tergenang dan tidak tergenang dengan ukuran 2m x 2m. Produksi serasah pada tanaman kratom di kawasan Danau Manuk Bungkul yaitu sebesar 2,15 gram/m2/hari. Produksi serasah tertinggi terdapat pada area tidak tergenang yaitu sebesar 1,11 gram/m2/hari sedangkan pada area tergenang sebesar 1,04 gram/m2/hari. Komponen produksi serasah yang paling banyak berasal dari daun yaitu sebesar 1,91 gram/m2/hari sedangkan komponen terendah terdapat pada buah dan bunga sebesar 0,003 gram/m2/hari. Sumbangan serasah paling besar berasal dari stasiun 1 dikarenakan lokasi ini memiliki jumlah kerapatan yang tinggi.

Glosarium Matematika

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

English-Indonesian glossary of mathematical terms.