2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGEMBANGAN PERKEBUNAN DI KABUPATEN BULUNGAN ESA NURFADILAH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan perkebunan berdasarkan kompetitif dan komparatif dengan cara menganalisis masing-masing komoditas karet, kelapa sawit, kelapa, kopi, dan kakao di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan data sekunder Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan dalam angka tahun 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Penelitian ini menggunakan alat analisis Location Index dan Concentration Index. Hasil penelitian berdasarkan alat analisis Location Index menjelaskan bahwa perkebunan Komoditas Karet, Kelapa Sawit, Kelapa, Kopi, dan Kakao di Kabupaten Bulungan tahun 2015-2019 menunjukkan nilai LI mendekati nol yang artinya secara kompetitif belum memiliki potensial untuk mengembangkan aktivitas tertentu. Hasil Analisis Concentration Index (CI) menunjukkan bahwa kecamatan Tanjung Selor menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Tanjung Selor merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Karet. Kecamatan Sekatak menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Sekatak merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Kelapa Sawit. Kecamatan Tanjung Palas Tengah menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Tanjung Palas Tengah merupakan konsentration (concentration) pada komoditas Kelapa. Kecamatan Tanjung Palas menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Tanjung Palas merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Kopi. Kecamatan Peso Hilir menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Peso Hilir merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Kakao. Kata Kunci : Concentration Index, Location Index, Perkebunan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGEMBANGAN PERKEBUNAN DI KABUPATEN BULUNGAN ESA NURFADILAH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan perkebunan berdasarkan kompetitif dan komparatif dengan cara menganalisis masing-masing komoditas karet, kelapa sawit, kelapa, kopi, dan kakao di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan data sekunder Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan dalam angka tahun 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Penelitian ini menggunakan alat analisis Location Index dan Concentration Index. Hasil penelitian berdasarkan alat analisis Location Index menjelaskan bahwa perkebunan Komoditas Karet, Kelapa Sawit, Kelapa, Kopi, dan Kakao di Kabupaten Bulungan tahun 2015-2019 menunjukkan nilai LI mendekati nol yang artinya secara kompetitif belum memiliki potensial untuk mengembangkan aktivitas tertentu. Hasil Analisis Concentration Index (CI) menunjukkan bahwa kecamatan Tanjung Selor menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Tanjung Selor merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Karet. Kecamatan Sekatak menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Sekatak merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Kelapa Sawit. Kecamatan Tanjung Palas Tengah menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Tanjung Palas Tengah merupakan konsentration (concentration) pada komoditas Kelapa. Kecamatan Tanjung Palas menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Tanjung Palas merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Kopi. Kecamatan Peso Hilir menunjukkan nilai (CI>1) maka, kecamatan Peso Hilir merupakan konsentrasi (concentration) pada komoditas Kakao. Kata Kunci : Concentration Index, Location Index, Perkebunan
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap Taman Berlabuh sebagai upaya pemerintah dalam menyediakan ruang terbuka publik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang di gunakan adalah dengan cara pengisian kuesioner dan dokumentasi. Jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh pengunjung Taman Berlabuh Kota Tarakan sebanyak 105 informan sebagai responden dalam penelitian. Peneliti menggunakan kuesioner dengan skala guttman. Hasil penelitian ini diketahui bahwa persepsi masyarakat yang berkunjung di Taman Berlabuh terhadap upaya pemerintah dalam menyediakan ruang terbuka publik dengan menggunakan 3 indikator penelitian. Hal ini diperoleh dari hasil indikator pemahaman masyarakat Kota Tarakan yang memahami mengenai upaya pemerintah dalam menyediakan Ruang Terbuka Publik. Dalam hal ini, Taman Berlabuh dengan nilai persentase sebesar 64% menjawab Ya dan yang menjawab Tidak sebesar 36%. Dari indikator penilaian, masyarakat Kota Tarakan yang berkunjung di Taman Berlabuh menilai bahwa upaya pemerintah kurang maksimal dalam menyediakan Ruang Terbuka Publik dengan nilai persentase sebesar 52% menjawab Ya dan sebesar 48% menjawab Tidak, Dari indikator penerimaan, masyarakat Kota Tarakan yang sedang berkunjung di Taman Berlabuh belum menerima sepenuhnya pelaksanaan upaya pemerintah dalam menyediakan Ruang Terbuka Publik Dengan nilai persentase tidak menerima sebesar 40% dan Ya menerima sebesar 60%, di karenakan masih banyak hal yang harus di evaluasi pada upaya-upaya pemerintah dalam pengadaan Taman Berlabuh.