Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR RAHMI

5 karya publik ditemukan.

2026: 22024: 22021: 1

PERAN SEMANTIS PADA SUBJEK DALAM KLAUSA AKTIF DAN PASIF BAHASA PATTINJO SULAWESI SELATAN

2026 · Book ·

NUR RAHMI 2026. Peran semantis pada klausa aktif dan pasif bahasa Pattinjo Sulawesi Selatan (Kajian Sintaksis). Skripsi jurusan pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Thobroni, S.S., M. Pd.) Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peran semantis pada klausa aktif dan pasif dalam bahasa daerah Sulawesi Selatan, yaitu Pattinjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik bul (bagi unsur langsung) untuk menganalisis data. Sumber data diperoleh melalui wawancara langsung dengan masyarakat setempat dan data penelitian berupa tuturan bahasa daerah dari informan yakni bahasa Pattinjo Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, simak, catat, baca dan rekam. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian maka data yang telah diklasifikasikan berdasarkan peran semantisnya pada klausa aktif dan pasif akan masuk ke analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bahasa Pattinjo terdapat adanya peran semantis dalam bahasa Pattinjo berdasarkan dua peran yaitu actor (meliputi agent, effector, force, source) dan undergoer (meliputi patient, theme, goal, recipient, experiencer, benefactive, instrument, path) terbagi pada klausa aktif dan pasif.

PERAN SEMANTIS PADA SUBJEK DALAM KLAUSA AKTIF DAN PASIF BAHASA PATTINJO SULAWESI SELATAN (KAJIAN SINTAKSIS)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NUR RAHMI 2026. Peran semantis pada klausa aktif dan pasif bahasa Pattinjo Sulawesi Selatan (Kajian Sintaksis). Skripsi jurusan pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Thobroni, S.S., M. Pd.) Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peran semantis pada klausa aktif dan pasif dalam bahasa daerah Sulawesi Selatan, yaitu Pattinjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik bul (bagi unsur langsung) untuk menganalisis data. Sumber data diperoleh melalui wawancara langsung dengan masyarakat setempat dan data penelitian berupa tuturan bahasa daerah dari informan yakni bahasa Pattinjo Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, simak, catat, baca dan rekam. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian maka data yang telah diklasifikasikan berdasarkan peran semantisnya pada klausa aktif dan pasif akan masuk ke analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bahasa Pattinjo terdapat adanya peran semantis dalam bahasa Pattinjo berdasarkan dua peran yaitu actor (meliputi agent, effector, force, source) dan undergoer (meliputi patient, theme, goal, recipient, experiencer, benefactive, instrument, path) terbagi pada klausa aktif dan pasif.

DESKRIPSI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V-A SDN 001 SELUMIT

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Membaca pemahaman diartikan sebagai membaca dalam memahami isi bacaan yang mewakili dari ide, gagasan, pikiran dan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman dengan 4 indikator oleh siswa kelas V-A SDN 001 Selumit dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes soal, wawancara, dan dokumentasi. Subjek terdiri dari empat siswa yang dipilih secara acak berdasarkan 4 kriteria penilaian. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi dari kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V-A SDN 001 Selumit pada indikator literal pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai arti kata dan ide pokok dengan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator inferensial pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal mengenai kesimpulan cerita dan menentukan sikap yang dapat memecah belah kerukunan dengan baik walaupun pada soal membuat kesimpulan jawaban yang diberikan subjek S2 masih kurang sesuai sedangkan subjek S3 dan S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman evaluasi pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal berpendapat mengenai pentingnya kerukunan dan alasan mengapa kita harus rukun walaupun kurang lengkap tetapi masih dianggab benar sedangkan subjek S3 dan S3 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator apresiasi pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai 3 sikap yang dapat dicontoh dari cerita dan 3 manfaat sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari walaupun terdapat jawaban yang kurang lengkap namun masih dapat dikatakan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar.

DESKRIPSI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V-A SDN 001 SELUMIT

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membaca pemahaman diartikan sebagai membaca dalam memahami isi bacaan yang mewakili dari ide, gagasan, pikiran dan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman dengan 4 indikator oleh siswa kelas V-A SDN 001 Selumit dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes soal, wawancara, dan dokumentasi. Subjek terdiri dari empat siswa yang dipilih secara acak berdasarkan 4 kriteria penilaian. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi dari kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V-A SDN 001 Selumit pada indikator literal pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai arti kata dan ide pokok dengan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator inferensial pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal mengenai kesimpulan cerita dan menentukan sikap yang dapat memecah belah kerukunan dengan baik walaupun pada soal membuat kesimpulan jawaban yang diberikan subjek S2 masih kurang sesuai sedangkan subjek S3 dan S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman evaluasi pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal berpendapat mengenai pentingnya kerukunan dan alasan mengapa kita harus rukun walaupun kurang lengkap tetapi masih dianggab benar sedangkan subjek S3 dan S3 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator apresiasi pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai 3 sikap yang dapat dicontoh dari cerita dan 3 manfaat sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari walaupun terdapat jawaban yang kurang lengkap namun masih dapat dikatakan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar.

Pengembangan Media Pembelajaran Kartu U-Math Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 3 Tarakan

2021 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran kartu u-math yang layak untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tarakan pada materi bangun datar segiempat. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021 di SMP Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4D. Subjek penelitiannya adalah satu orang ahli materi, satu orang ahli media pembelajaran, satu orang ahli bahasa dan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi, lembar respon siswa dan angket motivasi belajar matematika siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran kartu u-math yang dikembangkan berdasarkan ahli materi memperoleh rerata skor sebesar 3,71 dengan kriteria “Layak”, ahli media memperoleh rerata skor sebesar 4,07 dengan kriteria “Layak” dan ahli bahasa memperoleh rerata skor sebesar 4,33 dengan kriteria “Sangat Layak”. Sedangkan hasil penelitian uji coba perorangan memperoleh rerata skor keseluruhan sebesar 4,15 dengan kriteria “Layak”, uji coba kelompok kecil memperoleh rerata skor keseluruhan sebesar 4,06 dengan kriteria “Layak” dan uji coba lapangan memperoleh rerata skor keseluruhan sebesar 4,09 dengan kriteria “Layak”. Berdasarkan analisis peningkatan motivasi belajar matematika siswa sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran kartu u-math dengan nilai gain score diperoleh peningkatan sebesar 0,32 dengan kategori sedang. Sehingga media pembelajaran kartu u-math dapat dikatakan layak untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tarakan.