Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR DIAH SAFITRI

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

Komposisi hasil tangkapan alat tangkap tugu (trap net) di perairan pantai amal pulau tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP TUGU (TRAP NET) DI PERAIRAN PANTAI AMAL PULAU TARAKAN Abstark Tugu merupakan salah satu alat tangkap yang memiliki hasil tangkapan yang beranekaragaman, baik dari segi ukuran maupun spesies. Banyaknya hasil tangkapan belum dewasa yang ikut tertangkap pada alat tangkap tugu dapat mempengaruhi ketersediaan sumberdaya dan berdampak pada stok ikan di perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan hasil tangkapan berdasarkan nilai ekonomisnya serta komposisi berdasarkan kelimpahan alat tangkap tugu (Trap Net), di perairan Pantai Amal Pulau Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli- Agustus 2021. Pengumpulan data dilakukan 4 kali selama 2 bulan, dimana tiap 2 minggu dilakukan 1 kali sampling selama pasang purnama, yang berlokasi di perairan Pantai Amal Pulau Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa hasil jenis tangkapan tugu di perairan Pantai Amal Pulau Tarakan diperoleh sebanyak 25 genus biota air yang tertangkap beberapa diantaranya yaitu, Udang Putih (Litopenaeus), Udang Loreng (Paneus), dan Udang Manthis (Harpiosquilla). Kelimpahan hasil tangkapan tugu didominasi oleh Udang Putih (Paneus) sebesar 43,6%. Komposisi jenis hasil tangkapan tugu yang sangat tinggi adalah tangkapan sampingan (HTS) dengan presentase 46%, hasil tangkapan buangan (HTB) 44% dan hasil tangkapan utama (HTU) 10%. Nilai ini menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama udang putih yang merupakan target utama nelayan sangat rendah.

Komposisi hasil tangkapan alat tangkap tugu (trap net) di perairan pantai amal pulau tarakan

2022 · Thesis ·

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP TUGU (TRAP NET) DI PERAIRAN PANTAI AMAL PULAU TARAKAN Abstark Tugu merupakan salah satu alat tangkap yang memiliki hasil tangkapan yang beranekaragaman, baik dari segi ukuran maupun spesies. Banyaknya hasil tangkapan belum dewasa yang ikut tertangkap pada alat tangkap tugu dapat mempengaruhi ketersediaan sumberdaya dan berdampak pada stok ikan di perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan hasil tangkapan berdasarkan nilai ekonomisnya serta komposisi berdasarkan kelimpahan alat tangkap tugu (Trap Net), di perairan Pantai Amal Pulau Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli- Agustus 2021. Pengumpulan data dilakukan 4 kali selama 2 bulan, dimana tiap 2 minggu dilakukan 1 kali sampling selama pasang purnama, yang berlokasi di perairan Pantai Amal Pulau Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa hasil jenis tangkapan tugu di perairan Pantai Amal Pulau Tarakan diperoleh sebanyak 25 genus biota air yang tertangkap beberapa diantaranya yaitu, Udang Putih (Litopenaeus), Udang Loreng (Paneus), dan Udang Manthis (Harpiosquilla). Kelimpahan hasil tangkapan tugu didominasi oleh Udang Putih (Paneus) sebesar 43,6%. Komposisi jenis hasil tangkapan tugu yang sangat tinggi adalah tangkapan sampingan (HTS) dengan presentase 46%, hasil tangkapan buangan (HTB) 44% dan hasil tangkapan utama (HTU) 10%. Nilai ini menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama udang putih yang merupakan target utama nelayan sangat rendah.