Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NASRA

2 karya publik ditemukan.

2024: 2

ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB), KADMIUM (CD) DAN TEMBAGA (CU) PADA TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU (Penaeus monodon) KOTA TARAKAN

2024 · Book ·

Sumber air tambak tradisional mengandalkan pasang surut air laut sedangkan wilayah pesisir Kota Tarakan terdapat berbagai aktivitas manusia seperti permukiman, pusat komersial, pelabuhan, industri, transportasi dan tempat penjualan bahan bakar minyak (BBM). Aktivitas tersebut berpotensi menghasilkan limbah logam berat yang dapat mencemari laut dan tambak tradisonal. Tujuan penelitian adalah menganalisis kandungan logam Pb, Cd, Cu pada air, sedimen dan udang windu (Penaeus monodon) di tambak tradisional Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Desember 2023-Februari 2024 di Kecamatan Tarakan Barat dan Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu membandingkan standar baku mutu berdasarkan Permen KP. No. 75 tahun 2016, PP No. 22 tahun 2021, ANZECC tahun 2000 dan SNI 7387-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kandungan logam berat pada 3 titik sampling di tambak Tarakan Barat untuk logam Pb, Cd, dan Cu di air yaitu 0,004-0,002 mg/l, 0,001 mg/l, dan 0,005-0,004 mg/l; di sedimen yaitu 2,66-5,08 mg/kg, 0,02-0,04 mg/kg, dan 2,56-3,25 mg/kg; di udang windu yaitu 0,07-0,17 mg/kg, 0,01 mg/kg dan 0,02 mg/kg. Sementara rata-rata kandungan logam Pb, Cd, Cu di tambak Tarakan Timur pada 3 titik sampling di air yaitu 0,002-0,004 mg/l, 0,002-0,007 mg/l, dan 0,002-0,006 mg/l; di sedimen yaitu 2,28-2,54 mg/kg, 0,046-0,04 mg/kg, dan 2,13-3 mg/kg; dan di udang windu yaitu 0,17-0,19 mg/kg, 0,01 mg/kg dan 0,02 mg/kg. Secara keseluruhan kandungan logam berat Pb, Cd, dan Cu di air, sedimen dan udang windu masih sesuai standar baku mutu.

ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB), KADMIUM (CD) DAN TEMBAGA (CU) PADA TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU (Penaeus monodon) KOTA TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber air tambak tradisional mengandalkan pasang surut air laut sedangkan wilayah pesisir Kota Tarakan terdapat berbagai aktivitas manusia seperti permukiman, pusat komersial, pelabuhan, industri, transportasi dan tempat penjualan bahan bakar minyak (BBM). Aktivitas tersebut berpotensi menghasilkan limbah logam berat yang dapat mencemari laut dan tambak tradisonal. Tujuan penelitian adalah menganalisis kandungan logam Pb, Cd, Cu pada air, sedimen dan udang windu (Penaeus monodon) di tambak tradisional Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Desember 2023-Februari 2024 di Kecamatan Tarakan Barat dan Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu membandingkan standar baku mutu berdasarkan Permen KP. No. 75 tahun 2016, PP No. 22 tahun 2021, ANZECC tahun 2000 dan SNI 7387-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kandungan logam berat pada 3 titik sampling di tambak Tarakan Barat untuk logam Pb, Cd, dan Cu di air yaitu 0,004-0,002 mg/l, 0,001 mg/l, dan 0,005-0,004 mg/l; di sedimen yaitu 2,66-5,08 mg/kg, 0,02-0,04 mg/kg, dan 2,56-3,25 mg/kg; di udang windu yaitu 0,07-0,17 mg/kg, 0,01 mg/kg dan 0,02 mg/kg. Sementara rata-rata kandungan logam Pb, Cd, Cu di tambak Tarakan Timur pada 3 titik sampling di air yaitu 0,002-0,004 mg/l, 0,002-0,007 mg/l, dan 0,002-0,006 mg/l; di sedimen yaitu 2,28-2,54 mg/kg, 0,046-0,04 mg/kg, dan 2,13-3 mg/kg; dan di udang windu yaitu 0,17-0,19 mg/kg, 0,01 mg/kg dan 0,02 mg/kg. Secara keseluruhan kandungan logam berat Pb, Cd, dan Cu di air, sedimen dan udang windu masih sesuai standar baku mutu.