Profil penulis
MUHAMMAD AZHAR
4 karya publik ditemukan.
Analisis Pengaruh Reduksi Dimensi Kompor Biomassa Plat Galvanis Terhadap Efisiensi Termal
Kompor biomassa adalah kompor yang menggunakan bahan bakar biomassa untuk menghasilkan panas melalui proses pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reduksi dimensi terhadap efisiensi termal kompor biomassa berbahan plat galvanis yang dilengkapi teknologi blower DC 12 Volt. Desain awal kompor mengacu pada penelitian Ming, Santoso, dan Nurdin (2022) dengan ukuran 50×50×55 cm³, kemudian direduksi menjadi ukuran ±40×40×40 cm³ mengacu pada kompor prime standar dari Clean Cooking Alliance (2021). Pengujian dilakukan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT) dengan dua variasi volume air (2 liter dan 5 liter) serta tiga variasi berat bahan bakar (40%, 60%, dan 80%). Hasilnya menunjukkan bahwa reduksi dimensi kompor mampu mempertahankan fungsi dan efisiensi termal yang layak. Efisiensi termal tertinggi sebesar 14,6% pada pengujian 5 liter air dengan 60% bahan bakar. Selain itu, laju konsumsi bahan bakar spesifik (FCR) terendah adalah 13,4 g/s, menunjukkan efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik dibandingkan penelitian sebelumnya. Dengan demikian, kompor hasil reduksi ini memiliki kinerja termal yang cukup baik serta desain yang lebih ringkas dan mudah dipindahkan.
Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Dalam Bidang Pendidikan Di Kota Tarakan
Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait dengan pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan. Pertama bagaimana pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan ? kedua bagaimana kewenangan dan kewajiban Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan ? Skripsi ini merupakan penelitian empiris dengan menggunakan objek kajian mengenai pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ketentuan hukum, yakni peraturan perundang-undangan tentang hak penyandang disabilitas. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data priemer yaitu data yang didapatkan melalui wawancara, angket/daftar pertanyaan, observasi dan pengamatan di lapangan. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal,artikel, data-data dari internet. Hasil dari penelitian ini, Penulis menyimpulkan bahwa Penyandang disabilitas di Kota Tarakan terdapat kekurangan seperti tenaga pengajar yang terlatih, kurangnya sarana prasarana yang memadai, dan kurangnya aksesibilitas. Pemerintah perlu meningkatkan perhatian dan upaya mereka dalam memenuhi hak-hak pendidikan penyandang disabilitas. Pemenuhan hak-hak pendidikan bagi penyandang disabilitas diharapkan dapat meningkatkan kesetaraan dan memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa penerapan undang-undang tentang penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan Kalimantan Utara masih belum maksimal dalam penerepan dan juga pemenuhannya.
Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Dalam Bidang Pendidikan Di Kota Tarakan
Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait dengan pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan. Pertama bagaimana pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan ? kedua bagaimana kewenangan dan kewajiban Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan ? Skripsi ini merupakan penelitian empiris dengan menggunakan objek kajian mengenai pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ketentuan hukum, yakni peraturan perundang-undangan tentang hak penyandang disabilitas. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data priemer yaitu data yang didapatkan melalui wawancara, angket/daftar pertanyaan, observasi dan pengamatan di lapangan. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal,artikel, data-data dari internet. Hasil dari penelitian ini, Penulis menyimpulkan bahwa Penyandang disabilitas di Kota Tarakan terdapat kekurangan seperti tenaga pengajar yang terlatih, kurangnya sarana prasarana yang memadai, dan kurangnya aksesibilitas. Pemerintah perlu meningkatkan perhatian dan upaya mereka dalam memenuhi hak-hak pendidikan penyandang disabilitas. Pemenuhan hak-hak pendidikan bagi penyandang disabilitas diharapkan dapat meningkatkan kesetaraan dan memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa penerapan undang-undang tentang penyandang disabilitas dalam bidang pendidikan di Kota Tarakan Kalimantan Utara masih belum maksimal dalam penerepan dan juga pemenuhannya.