Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MILDESTRI PATABO

2 karya publik ditemukan.

2021: 2

BIOLOGI IKAN ARUT (Pomadasys sp) DAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp) DI PERAIRAN TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian terkait sifat pertumbuhan perikanan yang berhubungan dengan alat tangkap rawai dasar di perairan Tarakan umumnya belum banyak diketahui secara detail khususnya pada hasil tangkapannya. Hal ini merupakan hal yang penting dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan yang bertanggung jawab agar sumberdaya ikan yang ada di Perairan tetap ada dan lestari, terkhusus di perairan pulau Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan terkait aspek biologi ikan yang mencakup pertumbuhan ikan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi serta rasio kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp) di Perairan Tarakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan observasi dan pengamatan serta pengukuran panjang – berat dan metode pengumpulan sampel dengan purposive random sampling, yang digunakan untuk menganalisis model dan sifat pertumbuhan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi dan rasio kelamin ikan hasil tangkapan utama rawai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari–Maret 2021. Hasil penelitian menunjukkan, nisbah kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp.) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp.) hasil tangkapan rawai dasar di perairan Tarakan bahwa ikan betina yang lebih dominan tertangkap. Hasil pengolahan data pertumbuhan yang pada sampel ikan arut (Pomadasys sp) diperoleh nilai model pertumbuhan sebesar yaitu Lt = 59.338 (1 – e -0.0352 (t – 0.62876)) dan pada sampel ikan kakap merah (Lutjanus sp) diperoleh nilai sebesar Lt = 64.143 (1 – e -0.0711 (t – 0.30246)). Hasil analisa panjang-berat ikan arut jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik positif dan ikan kakap merah jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik negatif. Nilai faktor kondisi yang di dapat arut jantan selama penelitian berkisar 0,96 – 1,09, arut betina kisaran 0,79 – 1,40, ikan kakap merah jantan berkisar 0,86 – 1,19, kakap merah betina berkisar 0,86 – 1.21 dan nisbah kelamin yang diperoleh tidak seimbang

BIOLOGI IKAN ARUT (Pomadasys sp) DAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp) DI PERAIRAN TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian terkait sifat pertumbuhan perikanan yang berhubungan dengan alat tangkap rawai dasar di perairan Tarakan umumnya belum banyak diketahui secara detail khususnya pada hasil tangkapannya. Hal ini merupakan hal yang penting dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan yang bertanggung jawab agar sumberdaya ikan yang ada di Perairan tetap ada dan lestari, terkhusus di perairan pulau Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan terkait aspek biologi ikan yang mencakup pertumbuhan ikan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi serta rasio kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp) di Perairan Tarakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan observasi dan pengamatan serta pengukuran panjang – berat dan metode pengumpulan sampel dengan purposive random sampling, yang digunakan untuk menganalisis model dan sifat pertumbuhan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi dan rasio kelamin ikan hasil tangkapan utama rawai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari–Maret 2021. Hasil penelitian menunjukkan, nisbah kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp.) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp.) hasil tangkapan rawai dasar di perairan Tarakan bahwa ikan betina yang lebih dominan tertangkap. Hasil pengolahan data pertumbuhan yang pada sampel ikan arut (Pomadasys sp) diperoleh nilai model pertumbuhan sebesar yaitu Lt = 59.338 (1 – e -0.0352 (t – 0.62876)) dan pada sampel ikan kakap merah (Lutjanus sp) diperoleh nilai sebesar Lt = 64.143 (1 – e -0.0711 (t – 0.30246)). Hasil analisa panjang-berat ikan arut jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik positif dan ikan kakap merah jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik negatif. Nilai faktor kondisi yang di dapat arut jantan selama penelitian berkisar 0,96 – 1,09, arut betina kisaran 0,79 – 1,40, ikan kakap merah jantan berkisar 0,86 – 1,19, kakap merah betina berkisar 0,86 – 1.21 dan nisbah kelamin yang diperoleh tidak seimbang