PENGARUH WAKTU PEMANGKASAN TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN UBI JALAR (Ipomea batatas L.) DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman ubi jalar (Ipomea batatas L.). Untuk meningkatkan produksi umbi dari tanaman ubi jalar, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah pemangkasan. Oleh sebab itu, diperlukan pemangkasan pucuk sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan produksi dari umbi pada tanaman ubi jalar. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Binalatoeng, Kelurahan Amal Lama Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Satu faktor dengan empat taraf yaitu P0 (kontrol/tidak dipangkas), P1 (30 HST), P2 ( 45 HST), dan P3 (60 HST) serta diulang sebanyak enam ulangan. Fariabel pengamatan pada penelitian ini adalah jumlah umbi, diameter umbi, bobot umbi, dan panjang umbi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan Pemangkasan 60 HST (P3) menjadi perlakuan yang paling baik dalam meningkatkan produktivitas tanaman ubi jalar, dengan memiliki bobot segar mencapai 223,34 gram dengan diameter mencapai 16,12 cm dan panjang mencapai 16,58 cm.