PENGARUH HARGA, LUAS LAHAN DAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT DI DESA TANJUNG LAPANG KABUPATEN MALINAU
Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan unggulan dan utama Indonesia. Tanaman yang produk utamanya terdiri dari minyak sawit crude palm iol (CPO) dan minyak inti sawit palm kernel oil (KPO) memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi salah satu penyumbang devisa negara yang terbesar dibandingkan dengan komoditas perkebunan lainnya. Penelitian ini berjudul Pengaruh Harga, Luas Lahan dan Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Kelapa Sawit di Desa Tanjung Lapang Kabupaten Malinau, memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh harga, luas lahan dan biaya produksi terhadap pendapatan petani kelapa sawit secara simultan dan parsial. Data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari sumber pertama baik dari individu maupun perorangan seperti hasil pengisian kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS (statistical package for sosial science) 25. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi adalah Y= 63,000 + 0,138X1 + 0,467X2 + 0,834X3 + e. Berdasarkan hasil uji F secara simultan variabel harga (X1), luas lahan (X2), biaya produksi (X3) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani (Y). Secara parsial hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa variabel harga berpengaruh negatif terhadap pendapatan petani kelapa sawit, luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Tanjung Lapang Kabupaten Malinau. biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Tanjung Lapang Kabupaten Malinau.