Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

IDA WAHYUNI

4 karya publik ditemukan.

2025: 22023: 2

STUDI PENGARUH BERBAGAI METODE PERENDAMAN PADA KARAKTERISTIK TEPUNG RUMPUT LAUT Sargassum sp.

2025 · Book ·

Sargassum sp. memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan teknologi pengolahan rumput laut Sargassum sp. menjadi produk yang lebih bernilai tambah salah satunya yaitu tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh treatment perendaman Sargassum sp. menggunakan air tawar, air asin, dan aquades terhadap karakteristik tepung yang dihasilkan. Analisis rendemen, kadar air (SNI 01-2354.2 2006), kadar protein (SNI 01-2354.4 2006), dan kadar lemak (SNI 01-2354.3 2006) , kadar karbohidrat (SNI 01-2370-1991), kadar abu (Furnace) dan serat kasar (SNI 01-2891-1992) . Rendemen pada perendaman aquades sebesar 4,6%, kadar air pada perendaman air asin 10,77%, kadar abu pada perendaman air asin 32,57%, kadar lemak pada perendaman air asin 20,59, kadar protein pada perendaman air tawar 30,60%, kadar karbohidrat pada perendaman air tawar 39,60%, dan serat kasar pada perendaman air tawar 17,16%. Kesimpulannya bahwa perendaman air tawar efektif untuk menghasilkan tepung dengan kandungan protein, karbohidrat, dan serat kasar yang tinggi. Perendaman air asin menghasilkan tepung dengan kadar abu dan lemak yang lebih tinggi. Sementara itu, aquades merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan rendemen tepung tertinggi.

STUDI PENGARUH BERBAGAI METODE PERENDAMAN PADA KARAKTERISTIK TEPUNG RUMPUT LAUT Sargassum sp.

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sargassum sp. memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan teknologi pengolahan rumput laut Sargassum sp. menjadi produk yang lebih bernilai tambah salah satunya yaitu tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh treatment perendaman Sargassum sp. menggunakan air tawar, air asin, dan aquades terhadap karakteristik tepung yang dihasilkan. Analisis rendemen, kadar air (SNI 01-2354.2 2006), kadar protein (SNI 01-2354.4 2006), dan kadar lemak (SNI 01-2354.3 2006) , kadar karbohidrat (SNI 01-2370-1991), kadar abu (Furnace) dan serat kasar (SNI 01-2891-1992) . Rendemen pada perendaman aquades sebesar 4,6%, kadar air pada perendaman air asin 10,77%, kadar abu pada perendaman air asin 32,57%, kadar lemak pada perendaman air asin 20,59, kadar protein pada perendaman air tawar 30,60%, kadar karbohidrat pada perendaman air tawar 39,60%, dan serat kasar pada perendaman air tawar 17,16%. Kesimpulannya bahwa perendaman air tawar efektif untuk menghasilkan tepung dengan kandungan protein, karbohidrat, dan serat kasar yang tinggi. Perendaman air asin menghasilkan tepung dengan kadar abu dan lemak yang lebih tinggi. Sementara itu, aquades merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan rendemen tepung tertinggi.

PENGARUH EDUKASI MOBILISASI DINI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI APENDEKTOMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH EDUKASI MOBILISASI DINI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI APENDEKTOMI Abstrak Pada umumnya, pasien post operasi apendektomi lebih cenderung berbaring di tempat tidur karena pasien masih mempunyai rasa takut untuk bergerak. Kurangnya pemahaman pasien mengenai mobilisasi dini juga menyebabkan pasien enggan untuk melakukan pergerakan post operasi. Faktor yang menghambat pasien untuk melakukan mobilisasi dini disebabkan oleh kekhawatiran kalau tubuh digerakkan pada posisi tertentu setelah operasi akan mempengaruhi luka operasi yang belum sembuh dan robekan di tempat luka. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bagaimana pengaruh edukasi mobilisasi dini dengan metode demonstrasi terhadap tingkat kemandirian mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-exsperimen dengan desain One group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling (Judgmental Sampling) dengan jumlah sampel 32 pasien post operasi apendektomi yang di rawat di RSUD dr. H. Jusuf SK. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test nilai p value 0,001 nilai tersebut lebih kecil dari α 0,05 dengan demikian Hipotesis alternatif (Ha) diterima Ho ditolak artinya terdapat pengaruh signifikan antara tingkat kemandirian mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi edukasi mobilisasi dini dengan metode demonstrasi. Kata kunci : Metode demonstrasi, mobilisasi dini, post apendektomi, tingkat kemandirian

PENGARUH EDUKASI MOBILISASI DINI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI APENDEKTOMI

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH EDUKASI MOBILISASI DINI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI APENDEKTOMI Abstrak Pada umumnya, pasien post operasi apendektomi lebih cenderung berbaring di tempat tidur karena pasien masih mempunyai rasa takut untuk bergerak. Kurangnya pemahaman pasien mengenai mobilisasi dini juga menyebabkan pasien enggan untuk melakukan pergerakan post operasi. Faktor yang menghambat pasien untuk melakukan mobilisasi dini disebabkan oleh kekhawatiran kalau tubuh digerakkan pada posisi tertentu setelah operasi akan mempengaruhi luka operasi yang belum sembuh dan robekan di tempat luka. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bagaimana pengaruh edukasi mobilisasi dini dengan metode demonstrasi terhadap tingkat kemandirian mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-exsperimen dengan desain One group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling (Judgmental Sampling) dengan jumlah sampel 32 pasien post operasi apendektomi yang di rawat di RSUD dr. H. Jusuf SK. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test nilai p value 0,001 nilai tersebut lebih kecil dari α 0,05 dengan demikian Hipotesis alternatif (Ha) diterima Ho ditolak artinya terdapat pengaruh signifikan antara tingkat kemandirian mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi edukasi mobilisasi dini dengan metode demonstrasi. Kata kunci : Metode demonstrasi, mobilisasi dini, post apendektomi, tingkat kemandirian