2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Halusinasi merupakan pemasalahan yang paling sering muncul pada diagnosa keperawatan penderita gangguan jiwa. Halusinasi adalah distorsi persepsi yang palsu yang terjadi pada respons neurobiologis maladaptif. Halusinasi biasanya muncul pada pasien gangguan jiwa diakibatkan terjadinya perubahan orientasi realita, pasien merasakan stimulus yang sebetulnya tidak ada atau tidak nyata. Pada program profesi ini penulis memiliki kesempatan untuk mengelola langsung, dengan memberikan asuhan keperawatan dan menganalisis hasil akhir yang akan didokumentasikan dalam bentuk karya ilmiah akhir . Asuhan keperawatan pada klien gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan yang merupakan gejala dari early psychosis, yang sebagian besar terjadi pada usia remaja akhir atau dewasa awal, bingung peran yang berdampak pada rapuhnya kepribadian sehingga terjadi gangguan konsep diri dan menarik diri dari lingkungan sosial yang lambat laun membuat penderita menjadi asik dengan hayalan dan menyebabkan timbulnya halusinasi. Proses keperawatan dilakukan berdasarkan standar asuhan keperawatan yang di lakukan di ruang teratai . Hasil yang didapatkan yaitu masalah keperawatan utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan Implementasi yang berfokus pada usaha mengontrol halusinasi dengan cara menghardik dan juga terapi modalitas: psikoreligius. Intervensi keperawatan yang diberikan memberikan hasil yang baik kepada klien di tandai dengan tidak lagi mendengar suara suara yang sering mengganggu klien serta semakin berkurangnya intensitas hadirnya Suara suara yang tidak nyata
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Halusinasi merupakan pemasalahan yang paling sering muncul pada diagnosa keperawatan penderita gangguan jiwa. Halusinasi adalah distorsi persepsi yang palsu yang terjadi pada respons neurobiologis maladaptif. Halusinasi biasanya muncul pada pasien gangguan jiwa diakibatkan terjadinya perubahan orientasi realita, pasien merasakan stimulus yang sebetulnya tidak ada atau tidak nyata. Pada program profesi ini penulis memiliki kesempatan untuk mengelola langsung, dengan memberikan asuhan keperawatan dan menganalisis hasil akhir yang akan didokumentasikan dalam bentuk karya ilmiah akhir . Asuhan keperawatan pada klien gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan yang merupakan gejala dari early psychosis, yang sebagian besar terjadi pada usia remaja akhir atau dewasa awal, bingung peran yang berdampak pada rapuhnya kepribadian sehingga terjadi gangguan konsep diri dan menarik diri dari lingkungan sosial yang lambat laun membuat penderita menjadi asik dengan hayalan dan menyebabkan timbulnya halusinasi. Proses keperawatan dilakukan berdasarkan standar asuhan keperawatan yang di lakukan di ruang teratai . Hasil yang didapatkan yaitu masalah keperawatan utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan Implementasi yang berfokus pada usaha mengontrol halusinasi dengan cara menghardik dan juga terapi modalitas: psikoreligius. Intervensi keperawatan yang diberikan memberikan hasil yang baik kepada klien di tandai dengan tidak lagi mendengar suara suara yang sering mengganggu klien serta semakin berkurangnya intensitas hadirnya Suara suara yang tidak nyata
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Karakteristik dan faktor faktor yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk sangat penting untuk diketahui dalam keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen sayuran dan pengaruh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan pembelian sayuran di Pasar Dayak Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di Pasar Dayak Kota Tarakan. Penentuan sampel menggunakan metode accidental sampling sebanyak 60 responden. Metode penelitian ini merupakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen sayuran di Pasar Dayak didominasi oleh wanita dengan kisaran umur 21 – 30 tahun yang bekerja sebagai ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan rata-rata SMA dan jumlah anggota keluarga 1 – 3 orang. Persamaan regresi linier berganda yaitu Y=5,457+0,326X1+0,240X2-0,201X3+0,364X4+error. Berdasarkan uji t menunjukan bahwa faktor budaya dan faktor psikologis berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan t hitung lebih besar dari t tabel (2,345 > 2,003) dan nilai signifikan sebesar (0,023 0,05), sedangkan faktor psikologis nilai t hitung lebih besar daripada t tabel (3,098 > 2,003) dan dan nilai signifikan sebesar (0,003 0,05). Faktor sosial memiliki nilai t hitung lebih kecil daripada t tabel (1,861 2,003) dan nilai signifikan sebesar (0,068 > 0,05), faktor pribadi memiliki nilai t hitung lebih kecil daripada t tabel (1,184 2,003) dan nilai signifikan sebesar (0,242 > 0,05).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Karakteristik dan faktor faktor yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk sangat penting untuk diketahui dalam keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen sayuran dan pengaruh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan pembelian sayuran di Pasar Dayak Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di Pasar Dayak Kota Tarakan. Penentuan sampel menggunakan metode accidental sampling sebanyak 60 responden. Metode penelitian ini merupakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen sayuran di Pasar Dayak didominasi oleh wanita dengan kisaran umur 21 – 30 tahun yang bekerja sebagai ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan rata-rata SMA dan jumlah anggota keluarga 1 – 3 orang. Persamaan regresi linier berganda yaitu Y=5,457+0,326X1+0,240X2-0,201X3+0,364X4+error. Berdasarkan uji t menunjukan bahwa faktor budaya dan faktor psikologis berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan t hitung lebih besar dari t tabel (2,345 > 2,003) dan nilai signifikan sebesar (0,023 0,05), sedangkan faktor psikologis nilai t hitung lebih besar daripada t tabel (3,098 > 2,003) dan dan nilai signifikan sebesar (0,003 0,05). Faktor sosial memiliki nilai t hitung lebih kecil daripada t tabel (1,861 2,003) dan nilai signifikan sebesar (0,068 > 0,05), faktor pribadi memiliki nilai t hitung lebih kecil daripada t tabel (1,184 2,003) dan nilai signifikan sebesar (0,242 > 0,05).