Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HASIM TANA

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

Keanekaragaman dan kelimpahan ikan asli desa atap, kecamatan sembakung, kabupaten nunukan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK- Keanekaragaman adalah jumlah total spesies dalam suatu area sebagai jumlah spesies antar jumlah total individu dari spesies yang ada di dalam suatu komunitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui keanekaragaman serta kelimpahan ikan asli Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan. Pengumpulan sampel dilakukan di Sembakung Desa Atap, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada bulan Desember – Februari 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Sampel ikan dikumpulkan dengan menggunakan alat tangkap tugu, jala, Gill net dan bubu. Ikan yang tertangkap diidentifikasi secara morfologi dan dilihat keanekaragamanya. Keanekaragaman ikan yang didapatkan sebanyak 3595 ekor dan didistribusikan kedalam 2 filum, 2 kelas, 7 ordo, 15 famili dan 21 genus. Kelimpahan hasil tangkapan yang tertinggi terdapat 3 genus dengan persentase yaitu, Cryptopterus 64.09%, Barbodes 11.32%, Labiobarbus 10.74%. Sebaliknya untuk jenis dengan kelimpahan yang terendah terdapat 3 genus dengan persentase yaitu, Nematabramis, Trichogaster, Macrognathus yaitu masing-masing 0.03%.

Keanekaragaman dan kelimpahan ikan asli desa atap, kecamatan sembakung, kabupaten nunukan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK- Keanekaragaman adalah jumlah total spesies dalam suatu area sebagai jumlah spesies antar jumlah total individu dari spesies yang ada di dalam suatu komunitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui keanekaragaman serta kelimpahan ikan asli Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan. Pengumpulan sampel dilakukan di Sembakung Desa Atap, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada bulan Desember – Februari 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Sampel ikan dikumpulkan dengan menggunakan alat tangkap tugu, jala, Gill net dan bubu. Ikan yang tertangkap diidentifikasi secara morfologi dan dilihat keanekaragamanya. Keanekaragaman ikan yang didapatkan sebanyak 3595 ekor dan didistribusikan kedalam 2 filum, 2 kelas, 7 ordo, 15 famili dan 21 genus. Kelimpahan hasil tangkapan yang tertinggi terdapat 3 genus dengan persentase yaitu, Cryptopterus 64.09%, Barbodes 11.32%, Labiobarbus 10.74%. Sebaliknya untuk jenis dengan kelimpahan yang terendah terdapat 3 genus dengan persentase yaitu, Nematabramis, Trichogaster, Macrognathus yaitu masing-masing 0.03%.