Fenomena Quarter Life Crisis Yang Terjadi Pada Mahasiswa Ekonomi Angkatan 2019 Di Universitas Borneo Tarakan
Quarter life crisis ditemukan terjadi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2019 yang tengah menyelesaikan pendidikannya. Gejala yang paling banyak dirasakan adalah khawatir, cemas, dan takut yang sering terjadi. Krisis yang dihadapi oleh mahasiswa angkatan 2019 adalah berbagai macam kesulitan seperti menemukan suatu fenomena yang akan diangkat dalam sebuah penelitian, keterbatasan dana, komunikasi dengan dosen pembimbing, revisi yang terus menerus, tuntutan waktu dalam pendidikan, dan kekhawatiran akan karir setelah menyelesaikan pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran quarter life crisis yang terjadi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2019. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dan yang menjadi informan adalah empat orang mahasiswa Fakultas Ekonomi Angkatan 2019. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi tidak terstruktur, dan wawancara. Metode Miles dan Huberman digunakan dalam teknik analisis data, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dinyatakan bahwa mahasiswa angkatan 2019 Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan mengalami fenomena quarter life crisis dengan diketahui adanya tekanan-tekanan yang berasal dari dalam diri dan luar diri individu, namun terdapat perbedaan pada setiap gambaran quarter life crisis di antara keempat subjek.