Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

APRINA

4 karya publik ditemukan.

2025: 22024: 2

PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN

2025 · Book ·

Self-management merupakan suatu teknik pengelolaan perilaku yang bertujuan untuk membantu individu dalam memantau, mengontrol, serta mengevaluasi diri secara sadar dan sistematis guna membentuk kebiasaan positif, meningkatkan efektivitas diri, dan mencapai tujuan secara berkelanjutan. Teknik ini berperan penting dalam membangun kesadaran diri dan regulasi diri siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran. Di sisi lain, disiplin belajar adalah bentuk kepatuhan siswa terhadap aturan serta tanggung jawab pribadi dalam proses pendidikan, mencakup kehadiran tepat waktu, penyelesaian tugas dengan konsisten, partisipasi aktif dalam kegiatan kelas, serta kemampuan mengatur waktu dan perhatian secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self-management terhadap peningkatan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Hasil observasi awal dan wawancara dengan guru Bimbingan dan Konseling menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kedisiplinan belajar yang rendah, ditandai dengan kebiasaan datang terlambat, kurangnya komitmen terhadap tugas, dan minimnya keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori kedisiplinan belajar rendah hingga sedang. Intervensi dilakukan melalui enam pertemuan: satu kali pretest, empat sesi perlakuan dengan teknik self-management (topik: manajemen waktu, keteraturan, fokus, dan ketertiban), serta satu kali posttest. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0.000 ( 0.05), mengindikasikan adanya pengaruh signifikan. Nilai rata-rata pretest sebesar 81,7 meningkat menjadi 113,6 pada posttest. Uji N-Gain menunjukkan skor 0,5444 (kategori sedang). Hasil ini menegaskan bahwa teknik self-management mampu meningkatkan kedisiplinan belajar siswa secara efektif, konsisten, dan dapat diimplementasikan dalam layanan bimbingan kelompok di sekolah.

PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN

2025 · Thesis ·

Self-management merupakan suatu teknik pengelolaan perilaku yang bertujuan untuk membantu individu dalam memantau, mengontrol, serta mengevaluasi diri secara sadar dan sistematis guna membentuk kebiasaan positif, meningkatkan efektivitas diri, dan mencapai tujuan secara berkelanjutan. Teknik ini berperan penting dalam membangun kesadaran diri dan regulasi diri siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran. Di sisi lain, disiplin belajar adalah bentuk kepatuhan siswa terhadap aturan serta tanggung jawab pribadi dalam proses pendidikan, mencakup kehadiran tepat waktu, penyelesaian tugas dengan konsisten, partisipasi aktif dalam kegiatan kelas, serta kemampuan mengatur waktu dan perhatian secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self-management terhadap peningkatan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Hasil observasi awal dan wawancara dengan guru Bimbingan dan Konseling menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kedisiplinan belajar yang rendah, ditandai dengan kebiasaan datang terlambat, kurangnya komitmen terhadap tugas, dan minimnya keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori kedisiplinan belajar rendah hingga sedang. Intervensi dilakukan melalui enam pertemuan: satu kali pretest, empat sesi perlakuan dengan teknik self-management (topik: manajemen waktu, keteraturan, fokus, dan ketertiban), serta satu kali posttest. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0.000 ( 0.05), mengindikasikan adanya pengaruh signifikan. Nilai rata-rata pretest sebesar 81,7 meningkat menjadi 113,6 pada posttest. Uji N-Gain menunjukkan skor 0,5444 (kategori sedang). Hasil ini menegaskan bahwa teknik self-management mampu meningkatkan kedisiplinan belajar siswa secara efektif, konsisten, dan dapat diimplementasikan dalam layanan bimbingan kelompok di sekolah.

STUDI SIKLUS PRODUKSI INDUK BETINA KEPITING BAKAU (Scylla sp.) DI KOTA TARAKAN

2024 · Book ·

Perairan Tarakan di Kalimantan Utara merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki kekayaan hayati cukup besar antara lain biota laut seperti kepiting bakau. Kepiting bakau betina matang ovari merupakan komoditi yang bernilai ekonomis. Informasi tentang siklus reproduksi kepiting betina di daerah ini masih sangat jarang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari siklus produksi kepiting bakau induk betina matang ovari di Kota Tarakan. Metode penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang didapatkan dengan melakukan survei, wawancara, dan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa produksi induk betina kepiting bakau di perairan Tarakan memiliki pola siklus dengan puncak produksi tertinggi terjadi pada bulan Desember hingga Februari, sedangkan produksi terendah terjadi pada bulan Agustus hingga Oktober. Tingkat kematangan ovari (TKO) induk betina kepiting bakau sebagian besar berada pada TKO II sebanyak 642-833 kg dan TKO III sebanyak 2121-2794 kg. Penanganan induk kepiting bakau matang ovari (TKO I-III) dilakukan dengan cara sortir, sterilisasi, dan pengikatan kaki sebelum diangkut menggunakan wadah styrofoam yang dilengkapi dengan alas basah atau es batu untuk menjaga kelembaban. Ketersediaan induk betina kepiting bakau matang ovari sangat penting untuk mendukung kegiatan budidaya kepiting bakau dan menjaga keberlanjutan populasi di alam.

STUDI SIKLUS PRODUKSI INDUK BETINA KEPITING BAKAU (Scylla sp.) DI KOTA TARAKAN

2024 · Thesis ·

Perairan Tarakan di Kalimantan Utara merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki kekayaan hayati cukup besar antara lain biota laut seperti kepiting bakau. Kepiting bakau betina matang ovari merupakan komoditi yang bernilai ekonomis. Informasi tentang siklus reproduksi kepiting betina di daerah ini masih sangat jarang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari siklus produksi kepiting bakau induk betina matang ovari di Kota Tarakan. Metode penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang didapatkan dengan melakukan survei, wawancara, dan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa produksi induk betina kepiting bakau di perairan Tarakan memiliki pola siklus dengan puncak produksi tertinggi terjadi pada bulan Desember hingga Februari, sedangkan produksi terendah terjadi pada bulan Agustus hingga Oktober. Tingkat kematangan ovari (TKO) induk betina kepiting bakau sebagian besar berada pada TKO II sebanyak 642-833 kg dan TKO III sebanyak 2121-2794 kg. Penanganan induk kepiting bakau matang ovari (TKO I-III) dilakukan dengan cara sortir, sterilisasi, dan pengikatan kaki sebelum diangkut menggunakan wadah styrofoam yang dilengkapi dengan alas basah atau es batu untuk menjaga kelembaban. Ketersediaan induk betina kepiting bakau matang ovari sangat penting untuk mendukung kegiatan budidaya kepiting bakau dan menjaga keberlanjutan populasi di alam.