2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap siswa kelas XI SMA Hang Tuah Tarakan dan menghasilkan produk buku soal tema kemaritiman yang efektif dari segi keefektifan dan kelayakannya. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development) dari model Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Setyosari (2013) yang dibatasi sampai pada tahap ke tujuh yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk akhir. Uji produk dilakukan dengan melibatkan validator pengembangan buku, uji praktisi melibatkan guru Bahasa Indonesia, dan uji coba lapangan melibatkan siswa kelas XI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Hang Tuah Tarakan. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli desain, angket respon guru, dan angket respon siswa. Hasil penelitian dari validasi penyajian buku soal Bahasa Indonesia melalui angket oleh pakar materi mendapat 95%, dari pakar bahasa mencapai 75%, dan pakar desain mencapai 95%. Hasil angket tanggapan dari guru terhadap buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman sebesar 95% dan tanggapan siswa mendapat skor 149 dengan presentase 87%. Uji coba produk yang dikembangkan dilaksanakan di SMA Hang Tuah Tarakan. Hasil penelitian dan pengembengan buku soal Bahasa Indonesia layak digunakan dalam pembelajaran bahasa indonesia.
2023 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap siswa kelas XI SMA Hang Tuah Tarakan dan menghasilkan produk buku soal tema kemaritiman yang efektif dari segi keefektifan dan kelayakannya. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development) dari model Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Setyosari (2013) yang dibatasi sampai pada tahap ke tujuh yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk akhir. Uji produk dilakukan dengan melibatkan validator pengembangan buku, uji praktisi melibatkan guru Bahasa Indonesia, dan uji coba lapangan melibatkan siswa kelas XI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Hang Tuah Tarakan. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli desain, angket respon guru, dan angket respon siswa. Hasil penelitian dari validasi penyajian buku soal Bahasa Indonesia melalui angket oleh pakar materi mendapat 95%, dari pakar bahasa mencapai 75%, dan pakar desain mencapai 95%. Hasil angket tanggapan dari guru terhadap buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman sebesar 95% dan tanggapan siswa mendapat skor 149 dengan presentase 87%. Uji coba produk yang dikembangkan dilaksanakan di SMA Hang Tuah Tarakan. Hasil penelitian dan pengembengan buku soal Bahasa Indonesia layak digunakan dalam pembelajaran bahasa indonesia.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tiger prawns are one of the export commodities that have a high price in Tarakan City North Kalimantan Province. Tiger prawns are needed by consumers increasing from year to year. Suryanto and Tarakania (2009) stated that world consumer demand for tiger prawns increased by around 11.5% per year. The opportunity for tiger shrimp 1) to determine the cost of tiger prawn aquaculture in Tarakan City. 2) to find out the receipting tiger prawns quaculture in Tarakan City. 3) to find out the income of tiger prawns aquaculture in Tarakan City. This research wan conducted in Tarakan city, North Kalimantan Province. The number of respondents 15 farmers who have a land area (aquaculture) of 1 to 50 hectares and have been running for two years. This research employed a sampling method, namerly Snowball Sampling ,where the subject provides a referral to recruit the samples needed for research studies. Data collection was done through observation, interviews, and documentation. It was carried out by processes such as stocking tiger prawns seeds in ponds, maintenance, harvesting, and total harvesting. The data was used to calculate the income of tiger prawn farmer using income analysis. The research result showed the total production costs, revenues, and income of tiger prawn farmers, namely the average production cost of Rp.12,249,121 for the months, one harvest with an average pond area of 16.2 hectares. The average receiving was Rp.24,410,066 and the average income is Rp.12,160,945. It can be concluded that tiger prawn farmers have a significant advantage in their pond areas in Tarakan City.
2022 · Thesis ·
Tiger prawns are one of the export commodities that have a high price in Tarakan City North Kalimantan Province. Tiger prawns are needed by consumers increasing from year to year. Suryanto and Tarakania (2009) stated that world consumer demand for tiger prawns increased by around 11.5% per year. The opportunity for tiger shrimp 1) to determine the cost of tiger prawn aquaculture in Tarakan City. 2) to find out the receipting tiger prawns quaculture in Tarakan City. 3) to find out the income of tiger prawns aquaculture in Tarakan City. This research wan conducted in Tarakan city, North Kalimantan Province. The number of respondents 15 farmers who have a land area (aquaculture) of 1 to 50 hectares and have been running for two years. This research employed a sampling method, namerly Snowball Sampling ,where the subject provides a referral to recruit the samples needed for research studies. Data collection was done through observation, interviews, and documentation. It was carried out by processes such as stocking tiger prawns seeds in ponds, maintenance, harvesting, and total harvesting. The data was used to calculate the income of tiger prawn farmer using income analysis. The research result showed the total production costs, revenues, and income of tiger prawn farmers, namely the average production cost of Rp.12,249,121 for the months, one harvest with an average pond area of 16.2 hectares. The average receiving was Rp.24,410,066 and the average income is Rp.12,160,945. It can be concluded that tiger prawn farmers have a significant advantage in their pond areas in Tarakan City.