BIOREPPRODUKSI IKAN SENANGIN (Eleutheronema tetradactylum) DI PERAIRAN BANGKUDULIS
Salah satu daerah penangkapan ikan bagi nelayan yang tinggal di Juata Laut adalah perairan Pulau Bangkudulis. Kawasan ini dikenal memiliki potensi keanekaragaman jenis ikan, salah satunya E. tetradactylum. Spesies ini memiliki nilai ekonomi yang penting dan sangat populer di masyarakat. Oleh karena itu, ikan ini memiliki risiko penangkapan ikan yang berlebihan, sehingga dapat menyebabkan populasinya menurun. Perlu dilakukan penelitian tentang aspek biologis dari spesies ini. Salah satu aspek tersebut adalah biologi reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biologi reproduksi E. tetradactylum di perairan Bangkudulis. Diharapkan dapat menambah pengetahuan informasi tentang biologi reproduksi spesies ini. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Lokasi pengambilan sampel berada di perairan Bangkudulis. Beberapa aspek biologi reproduksi yang diamati adalah Tingkat Kematangan Gonad, Indeks Kematangan Gonad, rasio jenis kelamin, dan fekunditas. Jumlahnya 600 ekor (59 ekor betina dan 541 ekor jantan). Ikan yang telah matang (Stadium III dan IV) dan gonad yang belum matang (stadium I dan II) ditemukan. Rasio jenis kelamin adalah 1:0,1 (laki-laki : betina). Indeks Kematangan Gonad pada betina lebih tinggi 9,87 ± 3,24 dibandingkan jantan, yaitu 0,62 ± 0,29. Perkiraan fekunditas ovarium matang berkisar antara 14.301–50.597 telur dengan berat gonad 13,78 – 57,3 gram.