Analisis Kestabilan Lereng Dengan Perkuatan Lereng Menggunakan Metode Fellenius Dan Aplikasi Geostudio (Studi Kasus : Jalan Gunung Amal Kota Tarakan)
Lereng pada Jalan Gunung Amal, Kota Tarakan, menunjukan retakan yang berpotensi mengganggu lalu lintas serta membahayakan masyarakat sekitar. Kondisi topografi curam dan tanah lempung meningkatkan risiko longsor sehingga diperlukan analisis keamanan (Safety Factor) kondisi eksisting serta merencanakan menggunakan Geostudio Slope/W 2024, dengan parameter tanah dari hasil Cone Penetration Testing (CPT). kebutuhan perkuatan ditentukan berdasarkan teori cerucuk Mochtar yang memperhitungkan kapasitas tiang terhadap beban lateral. Hasil penelitian lereng menunjukan nilai Safety Factor kondisi eksisting sebesar 1,468 yang dikategorikan belum stabil. Perhitungan manual merekomendasikan 15 buah minipile berukuran 20 x 20 cm untuk mencapai Safety Factor rencana 2,0. sedangkan, analisis dengan geostudio memperlihatkan nilai SF meningkat menjadi 3,678, Perbedaan hasil manual dan perangkat lunak menghasilkan estimasi lebih rinci dan lebih aman. penggunaan minipile dapat menjadi solusi teknis dalam meningkatkan kestabilan lereng pada tanah lempung serta dapat dijadikan acuan dalam perencanaan di daerah rawan longsor.