UJI PAKAN NON EKONOMIS PADA INDUK BETINA KEPITING BAKAU (Scylla serrata) TERHADAP PERKEMBANGAN KEMATANGAN OVARI di TAMBAK TRADISIONAL KALIMANTAN UTARA
Tambak tradisional yang ada di Kalimantan utara umumnya merupakan wadah budidaya udang dan ikan yang umumnya berasal dari pembukaan lahan mangrove. Selain udang dan ikan, Tambak tradisional tersebut terdapat beberapa jenis biota yang dianggap sebagai hama dan berlimpah, yang memiliki nilai non ekonomis berupa udang-udangan, keong temberungun, dan ikan mujair. Dimana biota ini tidak termanfaatkan bagi petani tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi jenis pakan yang terbaik terhadap perkembangan ovari kepiting bakau yang dibudidayakan di tambak tradisional. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan A (pemberian ikan mujair ), B (pemberian keong temberungun), dan C (pemberian udang-udangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan berupa ikan mujair, keong temberungun dan udang-udangan. Dimana pakan udang-udangan merupakan pakan yang terbaik yang mampu menghasilkan perkembangan ovari kepiting bakau lebih cepat yang dibudidaya di tambak tradisional.