Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ABDURAHIM

2 karya publik ditemukan.

2020: 2

KAJIAN KANDUNGAN AMONIAK PADA MEDIA PEMELIHARAAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) MENGGUNAKAN SISTEM AKUAPONIK TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatica) DENGAN KEPADATAN BERBEDA

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Ikan Nila (Oreochromis niloticus) salah satu ikan air tawar yang mendapat perhatian cukup besar dari pemerintah yang diharapkan dapat menyumbang peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penurunan kadar amoniak pada sistem akuaponik dengan menggunakan kepadatan kangkung yang berbeda untuk perbaikan kualitas air. Penelitian terdiri dari tiga perlakuan, yaitu perlakuan kontrol, akuaponik kepadatan 20 rumpun kangkung dan akuaponik kepadatan 40 rumpun kangkung. Hasil pengukuran konsentrasi amoniak pada perlakuan kontrol sebesar 0,504 mg/L, perlakuan akuaponik kepadatan 20 rumpun kangkung sebesar 0,343 mg/L dan perlakuan akuaponik kepadatan 40 rumpun kangkung sebesar 0,272 mg/L. sedangkan untuk pengukuran parameter lainnya, meliputi suhu berkisar 25-28oC, oksigen terlarut (DO) berkisar 3.5-5.7 mg/L, pH berkisar 7.6-8.0 dan nitrit berkisar 0.20-1.30 mg/L. Pertumbuhan bobot dan panjang ikan tertinggi diperoleh pada perlakuan akuaponik dengan kepadatan 40 rumpun kangkung, yaitu sebesar 9.2 g dan 3.4 cm. Nilai pertumbuhan kangkung berkisar 9.74-9.82 cm. Penurunan kadar amoniak dengan kepadatan rumpun kangkung yang berbeda sangat efektif untuk memperbaiki mutu kualitas air.

KAJIAN KANDUNGAN AMONIAK PADA MEDIA PEMELIHARAAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) MENGGUNAKAN SISTEM AKUAPONIK TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatica) DENGAN KEPADATAN BERBEDA

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ikan Nila (Oreochromis niloticus) salah satu ikan air tawar yang mendapat perhatian cukup besar dari pemerintah yang diharapkan dapat menyumbang peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penurunan kadar amoniak pada sistem akuaponik dengan menggunakan kepadatan kangkung yang berbeda untuk perbaikan kualitas air. Penelitian terdiri dari tiga perlakuan, yaitu perlakuan kontrol, akuaponik kepadatan 20 rumpun kangkung dan akuaponik kepadatan 40 rumpun kangkung. Hasil pengukuran konsentrasi amoniak pada perlakuan kontrol sebesar 0,504 mg/L, perlakuan akuaponik kepadatan 20 rumpun kangkung sebesar 0,343 mg/L dan perlakuan akuaponik kepadatan 40 rumpun kangkung sebesar 0,272 mg/L. sedangkan untuk pengukuran parameter lainnya, meliputi suhu berkisar 25-28oC, oksigen terlarut (DO) berkisar 3.5-5.7 mg/L, pH berkisar 7.6-8.0 dan nitrit berkisar 0.20-1.30 mg/L. Pertumbuhan bobot dan panjang ikan tertinggi diperoleh pada perlakuan akuaponik dengan kepadatan 40 rumpun kangkung, yaitu sebesar 9.2 g dan 3.4 cm. Nilai pertumbuhan kangkung berkisar 9.74-9.82 cm. Penurunan kadar amoniak dengan kepadatan rumpun kangkung yang berbeda sangat efektif untuk memperbaiki mutu kualitas air.