YUNIKA KARMILA KARIM
2026 · Thesis · Open Access
Tingginya kasus pelecehan seksual pada anak yang terjadi dalam kurung waktu beberapa tahun terakhir serta fenomena di lapangan menunjukkan rendahnya pemahaman siswa mengenai pelecehan seksual seperti ketidaktahuan siswa terhadap perilaku yang termasuk dalam jenis pelecehan fisik maupun verbal dan pencegahan perlindungan diri yang dikhawatirkan dapat mengarah kepada kasus pelecehan seksual. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif berupa layanan informasi bimbingan dan konseling yang disajikan dengan media yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar, salah satunya melalui media pop-up book yang menampilkan bentuk tiga dimensi dan ilustrasi konkret untuk memudahkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi menggunakan media pop-up book terhadap pemahaman pelecehan seksual siswa kelas IV-D di SD Negeri 019 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain one group pretest–posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi menggunakan media pop-up book (Sig. 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan inform asi menggunakan media pop-up book berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman pelecehan seksual siswa sekolah dasar.
WIJAYANTI
2026 · Thesis · Open Access
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan pemanfaatan pangan lokal berkontribusi terhadap tingginya kejadian anemia. Salah satu pangan lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber gizi adalah Artocarpus odoratissimus. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus dalam meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil di Puskesmas Juata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen (one-group pretest–posttest). Sampel sebanyak 22 ibu hamil dengan anemia dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan terdiri dari 18 butir pertanyaan dan media video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi (p 0,000). Disimpulkan bahwa video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus efektif meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil dan berpotensi diterapkan sebagai media promosi kesehatan dalam pelayanan antenatal.
MONIKA
2026 · Thesis · Open Access
Penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan serius yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Dalam praktik penegakan hukum di Indonesia, penyalahguna narkotika masih sering diperlakukan sebagai pelaku tindak pidana yang dijatuhi pidana penjara, meskipun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah menegaskan kewajiban rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi rehabilitasi sebagai solusi alternatif dibandingkan pemidanaan penjara bagi penyalahguna narkotika serta untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. Jenis penelitian yang dilakuka adalah Penelitian Empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi merupakan langkah yang lebih efektif dibandingkan pemidanaan penjara karena berorientasi pada pemulihan ketergantungan narkotika, pemulihan kondisi fisik, mental, dan sosial penyalahguna, serta mencegah terjadinya kekambuhan. Rehabilitasi juga sejalan dengan konsep keadilan restoratif dan mampu mengurangi beban lembaga pemasyarakatan yang mengalami overkapasitas. Mekanisme rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika dilaksanakan melalui tahapan rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, dan pascarehabilitasi yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional dan lembaga rehabilitasi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika merupakan kebutuhan mendesak dalam sistem hukum pidana di Indonesia dan harus dioptimalkan penerapannya agar tujuan pemidanaan yang berorientasi pada pemulihan dan perlindungan masyarakat dapat tercapai
SALSABILA RAYI ABHISTA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, pengalaman pelanggan, dan kepercayaan pelanggan terhadap teknisi terhadap keputusan untuk menggunakan kembali layanan Bengkel Garda Motor. Penelitian ini didorong oleh persaingan yang semakin ketat di antara bengkel-bengkel, yang mengharuskan pelaku usaha tidak hanya menyediakan layanan yang baik tetapi juga membangun kepercayaan dan menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan untuk mempertahankan loyalitas mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 190 pelanggan Bengkel Garda Motor yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Kuesioner dimanfaatkan sebaga instrumen pengumpulan data, berbasis skala Likert dan diolah menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan terhadap teknisi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan untuk menggunakan kembali layanan Bengkel Garda Motor, sementara pengalaman pelanggan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan
AZIZAH NUR DEWANTI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum yang timbul terhadap akta otentik yang mengandung unsur simulasi serta mengkaji tanggung jawab notaris dalam pembuatan akta tersebut menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang bersumber pada bahan hukum primer berupa KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan jurnal hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan dengan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta otentik yang terbukti mengandung unsur simulasi dapat mengalami degradasi kekuatan pembuktian menjadi akta di bawah tangan, bahkan dapat dinyatakan batal atau batal demi hukum apabila mengandung sebab yang tidak sah atau bertentangan dengan hukum, kesusilaan, dan ketertiban umum. Hakim berwenang menilai kebenaran materiil akta tersebut melalui proses pembuktian di persidangan. Selain itu, Notaris dapat dimintai pertanggungjawaban apabila dalam pembuatan akta terbukti tidak menerapkan prinsip kehati-hatian, tidak cermat, atau tetap membuat akta meskipun mengetahui atau patut menduga adanya unsur simulasi. Bentuk tanggung jawab Notaris meliputi tanggung jawab administratif, perdata, dan pidana sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Jabatan Notaris. Oleh karena itu, Notaris wajib menjalankan jabatannya secara profesional, jujur, mandiri, dan berpegang pada asas kehati-hatian guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan bagi para pihak.
AMERUL DASENDRA
2026 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze the utilization of raw material waste, specifically coffee grounds, as an effort to achieve production cost efficiency at Bius Coffee Shop Tarakan. Historically, coffee grounds generated during the coffee production process have not been utilized and were typically discarded, despite possessing considerable economic value that could be sold or processed into valuable derivative products. The study employed a descriptive quantitative method, collecting primary data through interviews, observations, and documentation, and secondary data from literature and production cost records. The findings indicate that the sale of coffee grounds as raw material waste can effectively reduce the Cost of Goods Sold (COGS) from Rp 719.346.546 to Rp 710.423.066 per year, thus providing potential cost savings of Rp 8.914.480. This study recommends that the utilization of raw material waste be carried out sustainably to improve production cost efficiency, support the longevity of the coffee shop business, and reduce waste These efforts in waste utilization are expected to yield positive economic and environmental benefits for Bius Coffee Shop and the coffee industry in general.
MERY TUMBA
2026 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze the application of Cost Volume Profit (CVP) in optimizing profits at KUB Sejahtera MSME. The research method used was quantitative descriptive with a case study approach. Research data was obtained from information related to production costs, sales, and business profits. The analysis was carried out through Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), and net profit calculations. The results show that KUB Sejahtera MSME achieved a Break-Even Point per unit of IDR 168,815,900 and a Break-Even Point in rupiah of IDR 136,988,414, a Margin of Safety (MOS) of IDR 185,511,585 and a Margin of Safety (MOS) percentage of 57.20%. net profit of IDR 75,238,760, and to optimize profits, KUB Sejahtera MSME must sell 1,911 kg to achieve a profit target of IDR 286,656,460. The conclusion of this study is that the application of Cost Volume Profit Analysis can help KUB Sejahtera MSME in planning and controlling costs, determining sales targets, and optimizing profits to support business continuity.
EL VYANDRA YUSTITYO
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Environmental Cost dan Capital Structure terhadap kinerja keuangan dengan PROPER sebagai variabel moderasi pada perusahaan Food & Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 30 perusahaan sehingga data yang diperoleh sebanyak 150 data observasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dan analisis regresi moderasi yang diuji dengan aplikasi Stata 17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Environmental Cost berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, yang berarti semakin tinggi pengeluaran untuk Environmental Cost, semakin baik pula kinerja keuangan Perusahaan. Sebaliknya, Capital Structure berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi proporsi utang, maka semakin rendah kinerja keuangan Perusahaan. Sementara itu, PROPER memoderasi secara negatif pada pengaruh Environmental Cost terhadap kinerja keuangan, dan PROPER tidak mampu memoderasi pada pengaruh Capital Structure terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkaya literatur mengenai teori Stakeholder, teori legitimasi, dan teori keagenan dalam konteks kinerja keuangan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan melalui Environmental Cost, Capital Structure, dan PROPER.
ACHMAD KHOLILI
2026 · Thesis · Open Access
Praktik penghindaran pajak merupakan fenomena yang terus menjadi perhatian, khususnya pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan intensitas modal terhadap penghindaran pajak dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang memperoleh 35 sampel perusahaan dan menghasilkan 175 observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan alat bantu software Eviews-12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap penghindaran pajak sehingga secara statistik leverage tidak terbukti memengaruhi praktik penghindaran pajak, sementara intensitas modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas modal, semakin rendah tingkat penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap penghindaran pajak hal ini menunjukkan bahwa besar atau kecilnya perusahaan tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antara leverage dan penghindaran pajak, namun ukuran perusahaan mampu memoderasi secara positif pengaruh intensitas modal terhadap penghindaran pajak yang berarti perusahaan dengan intensitas modal tinggi cenderung memanfaatkan mekanisme pengurangan pajak yang sah melalui beban penyusutan aset tetap dan pengaruh ini semakin kuat pada perusahaan dengan ukuran yang lebih besar. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan meningkatkan transparansi pelaporan pajak dan regulator memperkuat pengawasan terhadap praktik penghindaran pajak, terutama pada perusahaan berukuran besar dengan intensitas modal tinggi.
NIA RIZKY RAMADHANI
2026 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai netto neraca pembayaran terhadap nilai tukar mata uang Baht Thailand baik secara jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melihat neraca pembayaran Indonesia dan nilai tukar Baht Thailand pada laman Bank Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder (time series) dari tahun 2008-2022 secara triwulan. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM). Dalam hasil penelitian ini menggunkan aplikasi E-Views 9 yang kemudian diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa variabel neraca perdagangan tidak berpengaruh terhadap nilai tukar mata uang baht Thailand baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selanjutnya dalam jangka pendek maupun jangka pendek neraca arus modal memiliki pengaruh terhadap nilai tukar mata uang baht Thailand . Di sisi lain neraca upah memiliki pengaruh terhadap nilai tukar mata uang baht Thailand baik jangka pendek maupun jangka panjang. Diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,523 atau sebesar 52,3%.
NOVITA LUMME MANUKRANTE
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara selama periode 2018-2024. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial indeks pembangunan manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadup pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara. Secara simultan, indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran, dan tingkat kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara.
ZEFANYA RANDE PALIDAN
2026 · Thesis · Open Access
ELITHA DWI PUTRI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum pidana terhadap tindak pidana penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial serta untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap film akibat penyebaran hasil perekaman tersebut. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer maupun data sekunder, dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu, penelitian ini dideskripsikan dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan, hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan dapat memberikan data sedetail mungkin mengenai objek yang diteliti, khususnya terkait penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, dengan sumber bahan hukum utama berupa Undang-Undang Hak Cipta, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perfilman, serta peraturan perundang-undangan lainnya yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial tanpa izin pencipta atau pemegang hak cipta merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat dikenai sanksi pidana dan perdata. Perlindungan hukum terhadap film dilakukan melalui upaya preventif, seperti sosialisasi dan edukasi hukum kepada masyarakat, serta upaya represif berupa penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran hak cipta. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya pengawasan, serta belum optimalnya peran platform media sosial menjadi faktor yang mempengaruhi masih maraknya pelanggaran hak cipta di bidang perfilman.
NURLIANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penegakan hukum oleh kepolisian terhadap praktik juru parkir liar di Kota Tarakan serta untuk mengetahui tanggung jawab kepolisian sebagai hukum dalam menangani praktik tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh terdiri atas data primer dan data sekunder yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara menguraikan, menggambarkan, dan menjelaskan permasalahan yang berkaitan dengan praktik juru parkir liar di Kota Tarakan. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum oleh kepolisian telah dilakukan melalui upaya preventif berupa patroli rutin, sosialisasi, dan koordinasi lintas instansi, serta upaya represif berupa penertiban dan penindakan terhadap juru parkir liar. Namun, efektivitas penegakan hukum tersebut belum optimal karena masih ditemukannya praktik parkir liar di sejumlah lokasi strategis, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta keterbatasan personel dan sarana pendukung. Selain penegakan hukum, tanggung jawab kepolisian sebagai penegakan hukum diwujudkan dalam upaya menjaga ketertiban lalu lintas, melindungi masyarakat dari pungutan liar, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perparkiran. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat terhadap aturan perparkiran, masih lemahnya pengawasan dan penindakan yang berkelanjutan oleh aparat kepolisian, serta terbatasnya koordinasi antarinstansi terkait menjadi faktor utama yang menyebabkan praktik juru parkir liar masih terus berlangsung di Kota Tarakan.
NURHASANAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak anak sebagai korban penelantaran di Kota Tarakan dalam perspektif viktimologi serta mengkaji kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menangani kasus tersebut. Latar belakang penelitian didasari oleh masih maraknya kasus penelantaran anak, yang mencerminkan pengabaian peran perlindungan dari berbagai pihak, padahal hak anak telah dijamin oleh hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Dinas Sosial dan DP3AP2KB Kota Tarakan, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak anak korban penelantaran di Kota Tarakan dilaksanakan melalui pendekatan komprehensif yang berorientasi pada pemulihan korban dan restorasi keluarga, sesuai dengan prinsip viktimologi. Unsur-unsur pemenuhan hak meliputi jaminan keselamatan darurat, akses terhadap layanan dasar, dan pendampingan psikososial. Faktor penyebab utama penelantaran adalah kemiskinan struktural, pola migrasi orang tua, serta rendahnya pengetahuan tentang pengasuhan anak. Secara kelembagaan, penelitian menemukan bahwa kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah telah dijalankan berdasarkan mandat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dinas Sosial berperan sebagai leading sector dengan fokus pada rehabilitasi, sementara DP3AP2KB menekankan fungsi pencegahan melalui KIE dan pendampingan korban. Tantangan utama yang dihadapi adalah mengatasi akar masalah struktural seperti kemiskinan dan mengubah persepsi masyarakat.
CICI HASNIA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai klausul milik beding dalam perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah menurut ketentuan hukum positif di Indonesia serta mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 2182 K/Pdt/2019. Perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah dalam praktik kerap memuat klausul milik beding, yaitu klausul yang memberikan kewenangan kepada kreditur untuk memiliki objek jaminan apabila debitur wanprestasi. Klausul tersebut menimbulkan permasalahan hukum karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan keseimbangan dalam hukum perjanjian. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul milik beding secara tegas dilarang oleh Pasal 1178 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan tidak sejalan dengan sistem jaminan Hak Tanggungan berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996. Mahkamah Agung dalam Putusan Nomor 2182 K/Pdt/2019 menegaskan bahwa perjanjian utang piutang yang mengandung klausul milik beding beserta perbuatan hukum turunannya adalah batal demi hukum, meskipun debitur terbukti wanprestasi. Dengan demikian, larangan klausul milik beding merupakan instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum serta memberikan perlindungan yang seimbang bagi para pihak dalam perjanjian utang piutang dengan jaminan hak atas tanah.
MUHAMMAD CALVIN DENERO
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan mendasar dalam kebijakan penanganan penyalahgunaan narkotika antara Indonesia dan Portugal. Indonesia masih menitikberatkan pada pendekatan hukum pidana di mana rehabilitasi sering kali diposisikan sebagai pemidanaan alternatif. Sebaliknya, Portugal melalui Lei n.º 30/2000 telah menerapkan kebijakan dekriminalisasi yang memandang penyalahgunaan narkotika sebagai persoalan kesehatan masyarakat, bukan kriminalitas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana perbandingan kebijakan hukum rehabilitasi narkotika yang diterapkan di Portugal dan Indonesia serta bagaimana metode rehabilitasi yang diterapkan di Portugal dan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur terkait kebijakan narkotika di kedua negara. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Portugal menempatkan rehabilitasi sebagai instrumen utama yang terbuka dan preventif melalui peran Commission for the Dissuasion of Drug Addiction (CDT), sehingga penyalahguna tidak masuk dalam siklus peradilan pidana. Di Indonesia, meskipun terdapat jalur sukarela melalui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), akses rehabilitasi masih sangat dipengaruhi oleh proses penegakan hukum seperti melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) dan putusan pengadilan. Selain itu, metode rehabilitasi di Indonesia cenderung bersifat struktural dan baku, berbeda dengan Portugal yang lebih integratif, adaptif, dan berorientasi pada pemulihan fungsi sosial individu secara jangka panjang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebijakan rehabilitasi di Indonesia belum sepenuhnya berjalan sebagai mekanisme pemulihan karena dominasi pendekatan pidana. Disarankan adanya transformasi kerangka hukum di Indonesia untuk lebih mengedepankan pendekatan kesehatan murni dan personalisasi layanan rehabilitasi guna meningkatkan efektivitas pemulihan dan reintegrasi sosial penyalahguna.
FARID MUHAMMAD AKBAR
2026 · Thesis · Open Access
NIRA YOHANIS TODING
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran anak penyandang disabilitas sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual ditinjau dari perspektif viktimologi, serta menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada anak penyandang disabilitas sebagai korban kekerasan seksual. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menafsirkan dan mengkaji ketentuan hukum yang berkaitan dengan perlindungan anak dan penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus, pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Penggunaan metode yuridis normatif ini dimaksudkan untuk menelaah peraturan perundang-undangan dan prinsip hukum yang mengatur perlindungan anak penyandang disabilitas sebagai korban kekerasan seksual guna menilai bentuk dan efektivitas perlindungan hukum yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa dalam perspektif viktimologi, peran anak penyandang disabilitas sebagai korban bukan dimaknai sebagai keterlibatan aktif dalam terjadinya tindak pidana, melainkan sebagai posisi korban yang memiliki kerentanan tinggi sehingga lebih mudah menjadi sasaran kekerasan seksual. Selain itu, bentuk perlindungan hukum terhadap anak penyandang disabilitas korban kekerasan seksual telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, seperti Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Penyandang Disabilitas, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam proses pelaporan, pembuktian, dan pemenuhan hak korban. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan perlindungan hukum yang lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan khusus anak penyandang disabilitas.
NUR AYU SINTYA WULANDARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini ditujukan guna menganalisis bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV SDN 008 Nunukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa yang dipilih berdasarkan hasil tes dengan nilai terendah serta rekomendasi guru, sedangkan guru kelas berperan sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada empat aspek utama yaitu perception, attention, memory, dan processing speed. Kesulitan ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya konsentrasi, keterbatasan kemampuan mengingat materi, lambatnya memproses informasi, kurangnya rasa percaya diri, serta minat belajar yang rendah. Di samping itu, faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media belajar, serta lingkungan kelas yang kurang kondusif turut memperkuat terjadinya kesulitan belajar. Kesimpulan dari penelitian ini ialah kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, guru perlu menggunakan strategi pembelajaran yang lebih variatif, interaktif, dan kontekstual, seperti media visual, diskusi, permainan edukatif, serta pengulangan materi yang bermakna.