TITIN SUMARNI
2026 · Thesis · Open Access
Studi Adaptasi Benih Nila (Oreochromis Niloticus) Dengan Suplemen Vitamin D3+K2 Terhadap Salinitas Abstrak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan komoditas akuakultur bernilai ekonomi tinggi, namun kurang toleran terhadap salinitas tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suplemen Vitamin D3+K2 terhadap adaptasi benih ikan nila pada berbagai tingkat salinitas. Penelitian dilaksanakan Agustus– September 2025 di Laboratorium Budidaya Perairan FPIK Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan RAL Faktorial (Faktor A: pakan dengan/tanpa Vitamin D3+K2; Faktor B: salinitas 5, 10, 15 ppt) dengan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi bobot dan panjang mutlak, SGR, Survival Rate (SR) dianalisis secara statistik menggunakan anova two way factor dan uji lanjut LSD dengan tingkat kepercayaan 95% (p0,05), dan secara deskriptif untuk kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi Vitamin D3+K2 pada salinitas 5 ppt menghasilkan pertumbuhan terbaik bobot mutlak 1,79 g; panjang mutlak 3,9 cm; SGR 5,96%), dengan SR 100% pada semua perlakuan. Disimpulkan bahwa suplemen Vitamin D3+K2 pada salinitas 5–10 ppt mer upakan kombinasi optimal untuk budidaya benih nila di perairan payau. .
INDAH PURNAMA SARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal Kota Tarakan pada materi Sumber Daya Alam kelas IV sekolah dasar yang memenuhi aspek kelayakan, kemenarikan, dan keefektifan dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya LKPD yang mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran serta berfungsi sebagai lembar kerja langsung peserta didik. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan model ADDIE. Penelitian dilaksanakan di SDN 017 Tarakan. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi dan soal, ahli media, ahli bahasa, praktisi guru, 9 peserta didik pada uji coba terbatas, dan 21 peserta didik pada uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan tes. Data dianalisis menggunakan persentase kelayakan, persentase kemenarikan, uji normalitas, uji paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memperoleh persentase kelayakan sebesar 93,63% dari ahli materi dan soal, 93,75% dari ahli media, 94,67% dari ahli bahasa, dan 96,67% dari praktisi guru dengan kategori sangat layak. Hasil kemenarikan memperoleh persentase 97,09% pada uji coba terbatas dan 98,02% pada uji coba lapangan dengan kategori sangat menarik. Nilai rata-rata pre-test sebesar 56,24 meningkat menjadi 81,57 pada post-test. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 0,05 yang menunjukkan bahwa penggunaan LKPD mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan sehingga menunjukkan adanya keefektifan LKPD dalam pembelajaran. Hasil tersebut diperkuat oleh nilai N-Gain sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Setelah dikonversi ke dalam bentuk persentase, diperoleh nilai sebesar 62% yang menunjukkan tingkat keefektifan termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, LKPD berbasis kearifan lokal Kota Tarakan dinyatakan sangat layak, sangat menarik, dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran IPA.
NIRWANA
2026 · Thesis · Open Access
Peneliti ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa terhadap item test literasi matematika yang ditinjau melalui dari delapan indikator utama, yaitu pengetahuan, pandangan, pengalaman, perasaan, emosi, motivasi, sikap dan aktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara setelah murid menyelesaikan item test literasi matematika. Subjek penelitian ini yaitu murid kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan yang telah mengikuti AKM dan rekomendasi dari guru. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur setelah murid menyelesaikan item test literasi matematika. Analisis data dilakukan melalui tahap membaca keseluruhan data, pengkodean, pengelompokkan tema, penyusunan deskripsi, serta interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi murid terhadap item test literasi matematika terbentuk melalui keterkaitan aspek kognitif, afektif, dan konatif. Pada aspek kognitif, murid memanfaatkan pengetahuan,pandangan dan pengalaman sebelumnya dalam memahami serta menyelesaikan soal. Pada aspek afektif, murid menunjukkan berbagai perasaan dan emosi, seperti tertarik, tertantang, bingung, hingga puas setelah menyelesaikan soal. Pada aspek konatif, murid memperlihatkan motivasi, sikap, dan aktivitas yang mendorong mereka untuk tetap berusaha menyelesaikan soal meskipun mengalami kesulitan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses penyelesaian item test literasi matematika tidak hanya melibatkan kemampuan berpikir, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman belajar, kondisi emosional, dan kecenderungan perilaku murid. Dengan demikian, persepsi murid terhadap item test literasi matematika merupakan proses yang kompleks dan saling terintegrasi dalam membentuk pemahaman serta strategi penyelesaian masalah.
HELMI KHAIRULLAH
2026 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mendeskripsikan validitas dan respon siswa pada game edukasi berbasis android (Kode Kelasku) pada materi aljabar. Prosedur penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari fase analisis (analysis), fase desain (design), fase pengembangan (development), fase implementasi (implementation), fase evaluasi (evaluation). Game edukasi berbasis android (Kode Kelasku) dirancang untuk menarik perhatian siswa. Uji validitas dilakukan oleh 2 orang yaitu ahli materi dan ahli media. Uji coba dilakukan kepada 5 siswa kelas VII yang memiliki perangkat android untuk uji coba kelompok kecil, dan 28 siswa kelas VII (satu kelas) yang memiliki perangkat android untuk uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa validitas game edukasi berbasis android (Kode Kelasku) pada materi aljabar untuk menarik perhatian siswa dinyatakan sangat valid dengan persentase validitas gabungan dari ahli materi dan ahli media sebesar 90,5%, serta sudah dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran Matematika setelah merevisi berdasarkan saran dari ahli media dan ahli materi. Selanjutnya, respon siswa terhadap game edukasi berbasis android (Kode Kelasku) pada materi aljabar untuk menarik perhatian siswa dinyatakan mendapat respon yang sangat positif, baik pada saat uji coba kelompok kecil dengan persentase sebesar 87% maupun pada saat uji coba lapangan dengan persentase sebesar 88%.
SUHARNI
2026 · Thesis · Open Access
Pantai TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang terletak di Desa Bunyu Selatan, Pulau Bunyu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sedimen dasar perairan, dan menganalisis arah transportasi sedimen dan laju sedimentasi di perairan Pulau Bunyu, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel sedimen dasar perairan pada 5 titik pengamatan dengan tiga kali ulangan dan sediment trap untuk pengukuran arah transportasi sedimen dan laju sedimentasi, pengukuran kecepatan dan arah arus menggunakan layang-layang arus, serta analisis parameter statistik ukuran butir menggunakan perangkat lunak Gradistat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh titik pengamatan memiliki tekstur Slightly Gravelly Sand (pasir sedikit berkerikil) dengan dominasi fraksi pasir berkisar antara 97,9%–100,0%. Nilai rata-rata ukuran butir berkisar antara 150–165 µm yang seluruhnya termasuk kategori pasir halus (fine sand). Nilai sortasi seluruh titik pengamatan tergolong terpilah sangat baik (very well sorted), nilai kecondongan didominasi kategori fine skewed, serta nilai keruncingan sebagian besar tergolong mesokurtik dan platikurtik dengan satu titik termasuk kategori extremely leptokurtik. Faktor hidrodinamika, khususnya arus pasang surut, diindikasikan sebagai agen dominan dalam seleksi, transportasi, dan pengendapan material sedimen di perairan Pulau Bunyu.Transportasi sedimen menunjukkan bahwa arah dominan transportasi bervariasi antar titik pengamatan. Titik 1 dan 2 memiliki arah transportasi dominan menuju ke Timur, Titik 3, 4, dan 5 memiliki arah transportasi dominan menuju ke Utara. Laju sedimentasi rata-rata sebesar 5,417 gr/cm2/hari tergolong dalam kategori sangat berat hingga katastropik.
EBIT
2026 · Thesis · Open Access
Kualitas air merupakan faktor pembatas utama dalam keberhasilan budidaya udang windu (Penaeus monodon). Akumulasi senyawa beracun akibat penurunan kualitas air sering kali memicu penurunan kesehatan udang hingga mortalitas massal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi probiotik RICA dalam memperbaiki kondisi lingkungan perairan serta dampaknya terhadap kelangsungan hidup (Survival Rate) udang windu pada sistem tambak tradisional. Penelitian dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2025 di Pulau Tanjung Karis, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan membandingkan petak perlakuan probiotik RICA dan petak kontrol (non-probiotik), dengan parameter kualitas air merujuk pada Baku Mutu Permen KP No. 75 Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petak tambak dengan perlakuan probiotik memiliki kondisi lingkungan yang lebih stabil, ditandai dengan konsentrasi oksigen terlarut (5,7–7,1 mg/L), pH (8,08–8,48), dan amonia (0,01–0,31 mg/L) yang lebih baik dibandingkan dengan petak non-probiotik. Meskipun beberapa parameter seperti amonia, nitrit, dan alkalinitas pada kedua perlakuan belum sepenuhnya memenuhi baku mutu, aplikasi probiotik RICA terbukti mampu menekan akumulasi senyawa nitrogen berbahaya (Amonia dan Nitrit) lebih efektif dari pada petak non-probiotik. Hal ini sesuai dengan kelangsungan hidup udang windu yang mencapai 24,7% pada petak perlakuan probiotik, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan petak non-probiotik yang hanya sebesar 7%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian probiotik RICA lebih baik dalam perbaikan kualitas air serta peningkatan kelangsungan hidup udang windu.
ANANDA WATI
2026 · Thesis · Open Access
ANALISIS PENERAPAN DAN PENGARUH STRATEGI BERSAING TERHADAP PENINGKATAN KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA HIDROPONIK MERPATI DI KECAMATAN TANJUNG SELOR HILIR Persaingan usaha sayuran hidroponik yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi bersaing yang tepat guna mempertahankan dan meningkatkan keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi strategi bersaing serta menganalisis pengaruh strategi kepemimpinan biaya (cost leadership), diferensiasi (differentiation), dan strategi fokus (focus strategy) terhadap keunggulan kompetitif usaha sayuran hidroponik berdasarkan persepsi pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara pada 3 informan pemilik usaha hidroponik, dan kuesioner kepada 30 responden pelanggan Usaha Hidroponik Merpati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi kepemimpinan biaya dilakukan melalui efisiensi penggunaan sumber daya dan biaya produksi, strategi diferensiasi melalui peningkatan kualitas produk, penggunaan bibit unggul, pengemasan, serta pelayanan kepada konsumen, sedangkan strategi fokus diterapkan melalui penyesuaian produksi dan pemasaran terhadap kebutuhan pasar. Hasil uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS versi 26, hasil pada uji simultan menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan biaya, diferensiasi, dan strategi fokus dengan nilai (sig=0,000), maka secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif. Secara parsial, strategi (kepemimpinan biaya) (sig=0,000) dan diferensiasi (sig=0,000), maka berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif, sedangkan strategi fokus (sig=0,446), maka tidak berpengaruh signifikan. Dengan demikian, penerapan strategi bersaing, khususnya kepemimpinan biaya dan diferensiasi, terbukti mampu meningkatkan keunggulan kompetitif serta mendukung keberlanjutan dan perkembangan usaha hidroponik di Tanjung Selor.
NAZWA NABILA SARI
2026 · Thesis · Open Access
Penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila menjadi kendala dalam budidaya ikan sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami seperti bawang putih (Allium sativum) yang mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih dengan pelarut kombinasi etanol dan air secara in vitro menggunakan metode defusi cakram dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan 3 kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan pelarut dominan etanol rasio 70:30 lebih mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambat sebesar 13,33 mm (kategori kuat), diikuti ekstrak kombinasi pelarut rasio 50:50 sebesar 11,33 mm lalu kontrol positif sebesar 11,33 mm dan ekstrak kombinasi pelarut rasio 30:70 sebesar 5,33 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan daya hambat. Analisis ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p = 0,091). Dengan demikian, kombinasi pelarut etanol dan air berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri, dengan pelarut dominan etanol sebagai perlakuan efektif dalam melarutkan senyawa antibakteri pada bawang putih yang menghambat pertumbuhan A.hydrophila
WAHYUNI
2026 · Thesis · Open Access
Transformasi digital dalam pendidikan telah mengubah metode pembelajaran menjadi lebih dinamis melalui pemanfaatan video interaktif dan simulasi virtual. Integrasi media pembelajaran berbasis teknologi informasi kini menjadi salah satu alternatif dalam memperkaya proses belajar serta mempermudah pemahaman materi, khususnya dalam mengembangkan numerasi siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan media flipbook untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa menengah atas pada topik lingkaran. Penelitian pengembangan ini terdiri dari tahap analis masalah, perancangan solusi, implementasi, dan refleksi. Implementasi dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tarakan di kelas XI dengan banyak siswa 14 orang. Analisis data menunjukkan bahwa flipbook yang dirancang valid menurut ahli, praktis sesuai dengan respons pengguna, dan efektif berdasarkan hasil pretest-posttest numerasi di MAN tersebut. Sementara itu, hasil analisis data kualitatif menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mudah memahami materi dan menerapkan konsep lingkaran dalam masalah kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flipbook ini potensial dalam meningkatkan kemampuan numerasi.
GRACE NAHSYON
2026 · Thesis · Open Access
ANALISIS STATUS KEBERLANJUTAN USAHATANI KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA METUN SAJAU TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengembangan usahatani kakao di Desa Metun Sajau dengan dukungan program kemitraan, namun keberlanjutan usahatani kakao masih menghadapi berbagai permasalahan seperti masalah hama dan penyakit, budidaya tidak ramah lingkungan dan fluktuasi harga. Peningkatan produktivitas dan pendapatan petani diperlukan untuk kesejahteraan ekonomi, sementara hubungan kemitraan petani dengan perusahaan perlu dipertahankan untuk keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini dilakukan di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis status keberlanjutan usahatani kakao dari dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dan dimensi sosial budaya 2) Mengidentifikasi atribut-atribut sensitif yang berpengaruh pada keberlanjutan usahatani kakao. Data yang digunakan yaitu, data primer dan data sekunder. Responden penelitian ini adalah petani mitra di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur. Metode penentuan responden menggunakan metode sensus dengan melibatkan seluruh petani mitra tersebut untuk memperoleh informasi melalui observasi, wawancara, serta kuesioner terhadap 42 petani. Analisis data adalah analisis MDS (Multidimensional Scalling), analisis leverage, dan monte carlo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan usahatani kakao secara multidimensi menunjukkan nilai sebesar 38,08 dalam status kurang berkelanjutan. Status keberlanjutan usahatani kakao dari masing-masing dimensi adalah dimensi ekologi 40,39 (kurang berkelanjutan), dimensi ekonomi 37,41 (kurang berkelanjutan), dimensi sosial budaya 36,45 (kurang berkelanjutan). Terdapat 7 atribut sensitif yang paling memengaruhi keberlanjutan usahatani kakao yaitu (1) serangan hama dan penyakit, (2) tingkat penggunaan pupuk kimia, (3) akses ke pasar, (4) alternatif pendapatan di luar usahatani kakao, (5) tingkat kepercayaan petani dengan perusahaan, (6) komunikasi petani dengan perusahaan, dan (7) tingkat pendidikan petani.
PUTRI RAHMA SARI
2026 · Thesis · Open Access
This study aimed to identify social pressure on the behavioral changes of the main character in the film "Budi Pekerti" by Wregas Bhanuteja using a literary psychology analysis. This study employed a qualitative descriptive method. The data source for this study was the film "Budi Pekerti," released in 2023. The data in this study consisted of dialogues, monologues, and scene excerpts that illustrate social pressure and behavioral changes in the film based on literary psychology theory. The results of this study revealed two forms of social pressure and three forms of behavioral change: pressure to conform and the resulting behavioral change, and pressure to conform to norms and the resulting behavioral change. Conformity pressure was the most dominant aspect because the main character experienced more pressure from his immediate environment such as family, friends, and other groups than from the institution where he worked.
RICKA SYAFITRI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan karya Yandy Laurens dengan menggunakan kajian psikoanalisis Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah film 1 Kakak 7 Ponakan. Adapun data dalam penelitian ini berupa dialog, monolog, serta penggalan adegan yang menggambarkan konflik batin dalam film tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Teknik yang digunakan ialah teknik catat dan simak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tiga bentuk konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan yaitu konflik batin id, konflik batin ego, dan konflik batin superego. Konflik batin superego menjadi aspek yang paling dominan karena tokoh Moko lebih banyak digerakkan oleh rasa tanggung jawab moral, pengorbanan diri, serta kepedulian terhadap keluarganya dibandingkan kepentingan pribadinya sendiri.
AZHAR SISILIA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji novel sejarah Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye dengan kajian new historicism. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fakta sejarah dan isu kontemporer yang direpresentasikan dalam novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif, yaitu dengan menganalisis teks novel secara mendalam serta melakukan pembacaan paralel terhadap berbagai teks non-sastra yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel tidak hanya menghadirkan detail sejarah sebagai representasi masa lalu, tetapi juga merefleksikan berbagai persoalan masa kini, sehingga narasi yang dibangun tetap memiliki relevansi dengan realitas sosial kontemporer. Fakta sejarah yang direpresentasikan dalam novel, meliputi fakta sejarah dalam elemen historis yang mencakup peristiwa, tokoh, dan latar historis, diikuti dengan fakta sejarah yang berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, budaya, dan politik. Sementara, isu kontemporer yang direpresentasikan dalam novel didominasi oleh isu sosial-politik, seperti permasalahan negara, pelaksanaan birokrasi, peperangan, krisis ekonomi, dan ketimpangan pendidikan akibat kemiskinan. Dengan demikian, secara keseluruhan novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye menunjukkan, bahwa karya sastra yang berlatar sejarah tidak selalu berhenti pada pembahasan tentang masa lalu saja. Fakta sejarah yang direpresentasikan dalam novel ini berfungsi sebagai pijakan historis, suara bagi yang terpinggirkan, kebutuhan naratif dan dramatisasi, sekaligus sebagai cerminan bagi persoalan yang masih relevan di masa kini.
YANDA ALFITRI PRAYOGA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan temuan terkait persamaan dan perbedaan pola kalimat kausatif analitik di antara bahasa Tidung dialek Tarakan dan Bahasa Indonesia berdasarkan kajian sintaksis. Penelitian ini berfokus pada penanda kausatif yang diungkapkan serta distribusi argumen dalam struktur klausa yang meliputi predikat kausatif. Kausatif analitik dibangun dengan dua kata kerja berbeda yang menggambarkan hubungan sebab-akibat dari sebuah peristiwa. Metode pada penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi simak libat cakap (SLC), perekaman, pencatatan, dan teknik pancing. Fokus penelitian ini adalah untuk menguraikan bentuk dasar klausa dan kausatif analitik dalam bahasa Tidung dialek Tarakan serta Bahasa Indonesia. Proses analisis data dilakukan dengan metode agih menggunakan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kedua bahasa memiliki bentuk klausa dasar dalam jenis verbal maupun nonverbal. Kemudian terdapat perbedaan dalam pembentukan kalimat kausatif analitik kedua bahasa tersebut yang terletak pada bentuk verba kausatif dalam konstruksi kausatif analitik masing-masing bahasa. Penelitan ini mengungkapkan bahwa pembentukan kalimat kausatif analitik dalam bahasa Tidung dialek Tarakan ditandai dengan verba kaustif ‘nyusup’ [menyuruh], ‘malok’ [meminta], ‘penebusu’ [membiarkan], ‘ngentugos’ [membuat], dan ‘maksa’ [memaksa]. Sementara pada Bahasa Indonesia ditandai dengan verba ‘mempersilahkan’, ‘membiarkan’, ‘membuat’, ‘memerintahkan’, ‘menyuruh’, dan ‘meminta’. Temuan lain terkait perbedaan sintaksis kedua bahasa tersebut terletak pada pola klausa runtut kedua bahasa. Bahasa Indonesia dalam pembentukan klausa runtut sudah memiliki konstruksi pola yang bersifat paten yaitu Subjek-Predikat (S-P), sedangkan dalam bahasa Tidung dialek Tarakan pola klausa runtut tersebut selalu berubah jika terdapat pronomina ‘taka’ [kita] yang bertemu dengan verba transitif atau kata keterangan (adverbia) yang muncul sebelum subjek maka pola klausa berubah menjadi Predikat-Subjek-Objek (P-S-O).
PRISKILA GLORIA SAMMA'
2026 · Thesis · Open Access
Ulat grayak (Spodoptera litura F.) merupakan salah satu hama utama pada tanaman hortikultura seperti pakcoy (Brassica rapa L.) yang dapat menurunkan produktivitas sebesar 40-60%. Pengendalian menggunakan pestisida nabati seperti ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum) menjadi alternatif ramah lingkungan, namun sifatnya yang mudah terurai memerlukan bahan pembantu (adjuvan) seperti surfaktan untuk meningkatkan efektivitas dan daya tahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan beberapa jenis surfaktan terhadap efektivitas ekstrak daun kemangi dan menentukan jenis surfaktan terbaik dalam mengendalikan mortalitas ulat grayak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas: P0 (Air/Kontrol negatif), P+ (Ekstrak kemangi tanpa surfaktan), P1 (Ekstrak kemangi + Tween 80), P2 (Ekstrak kemangi + Alkilaril Poliglikol Eter), dan P3 (Ekstrak kemangi + Lauryl-hydroxyethyl Cellulose-alkoxylate). Uji efektivitas dilakukan pada hari ke-0 dan hari ke-4 setelah aplikasi perlakuan pada daun sawi dengan parameter yang diamati meliputi waktu awal kematian, lethal time 50 (LT₅₀), aktivitas makan larva, dan persentase mortalitas larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan surfaktan mampu meningkatkan efektivitas ekstrak daun kemangi dibandingkan dengan kontrol. Perlakuan P2 (ekstrak kemangi dengan penambahan surfaktan Alkilaril Poliglikol Eter) merupakan perlakuan terbaik di antara semua perlakuan yang diuji. Pada hari ke-0, perlakuan P2 mampu menghasilkan waktu awal kematian tercepat (31 jam), nilai LT₅₀ tercepat (32 jam), kemampuannya menurukan aktivitas makan larva (7,78%), serta meningkatkan mortalitas sebesar 100%. Pada pengujian hari ke-4, perlakuan P2 konsisten dalam mempertahankan efektivitasnya dengan waktu awal kematian tercepat yaitu 34 jam, LT₅₀ tercepat yaitu 41 jam, persentase menurunnya aktivitas makan 9,39%, dan meningkatkan mortalitas larva mencapai 88,89%.
PREGI PUTRI INDRIYANI
2026 · Thesis · Open Access
THE IMPACT OF GROUP COUNSELING SERVICES ON THE BEHAVIOR OF NINTH-GRADE STUDENTS AT SMPN 13 TARAKAN Abstract This research was prompted by the inadequate discipline exhibited by ninth-grade students at SMP Negeri 13 Tarakan, as indicated by absenteeism, lateness, non-adherence to the dress code, incomplete assignments, and disrespect toward teachers. This research utilized a quantitative methodology using a one-group pretest-posttest design. The sample comprised 9 students chosen by purposive sampling. Data were gathered utilizing a Likert-scale survey that has undergone validation and reliability testing. Data examination was performed utilizing both descriptive and inferential techniques to evaluate the hypothesis. The findings of the research revealed an enhancement in discipline scores after the implementation of group counseling services, demonstrating a notable impact with an Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.001. Since this value is less than 0.05, H_a is accepted. Group counseling services regarding, student discipline. Thus, group counseling services are effective in improving the discipline of ninth-grade students. Keywords: group counseling, student discipline.
HASTRI INDAH AZIKA
2026 · Thesis · Open Access
The purpose of the research was to reveal the significant impact of implementing the role-based jigsaw method on seventh-grade students' reading comprehension at SMPN 1 Tarakan. This research employed one group pretest-posttest design and involved 32 students from Class VII-3. Data were collected through multiple-choice reading comprehension tests administered before and after the intervention. The results showed that students' average scores increased from 57.81 on the pre-test to 77.66 on the post-test. A paired t-test revealed a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores (t=-14.248, df=31, p0.001). Therefore, the null hypothesis (Ho) was rejected, and the alternative hypothesis (H.) was accepted. Students were seen discussing the assigned reading passages in Expert Groups and sharing their understanding in Home Groups while carrying out the cognitive and functional roles assigned to them. The N-Gain effectiveness score of 47% indicates that the implementation of this method is categorized as "Less Effective" based on the effectiveness criteria used. However, because this research employed one group pretest-posttest design without a control group, these findings must be interpreted within the limitations of the research design and do not establish a direct cause-and-effect relationship. Through the division of cognitive and functional roles within the group, students are encouraged to actively participate in text comprehension, discussions, taking responsibility for tasks, and sharing information with other group members. Based on the research findings, English teachers are advised to implement the role-based jigsaw method as an alternative reading instruction strategy that can encourage student engagement and improve comprehension. Future researchers are advised to use a more comprehensive research design, such as including a control group and extending the duration of the intervention, in order to obtain optimal and in-depth results.
MAYA RAKHISA PURNAMA
2026 · Thesis · Open Access
Vocabulary mastery constitutes a fundamental component of English language learning, supporting students' ability to comprehend and use the language effectively. However, many junior secondary school students encounter persistent challenges in understanding meaning, recognizing word forms, and applying vocabulary appropriately in context. This study investigates the impact of Video-Based Experiential Learning (VBEL) on vocabulary mastery among Grade VIII students at SMPN 7 Tarakan. The research utilized a pre-experimental one-group pretest-posttest design with 22 students from a single class, selected based on specific research criteria. Data were collected using a validated vocabulary test that assessed three key dimensions: form, meaning, and usage. The results were analyzed through descriptive statistics, paired-samples t-tests, and effect size calculation (Cohen's d). The findings indicate that VBEL significantly enhanced overall vocabulary mastery, as evidenced by an increase in pretest and posttest scores from 23.08 to 28.59 (a gain of 5.50 points), with a Cohen's d of 0.51, representing a medium effect size (p = .026). Nevertheless, the three vocabulary dimensions exhibited uneven developmental patterns: the form dimension demonstrated the greatest improvement, the meaning dimension remained relatively unchanged, and the usage dimension declined. These results offer preliminary insight into VBEL's potential for English as a Foreign Language (EFL) vocabulary learning at the junior secondary level in Indonesia, while also emphasizing that vocabulary development may not progress uniformly across all dimensions during short-term interventions. Due to the limitations of the research design, these findings should be interpreted with caution and not broadly generalized. Future studies are encouraged to employ a quasi-experimental design with a control group, conduct pilot testing of instruments prior to data collection, and extend the intervention duration to enhance the validity of the findings and deepen understanding of VBEL implementation in more diverse learning contexts.
MUHAMMAD RANDA GUNAWAN
2026 · Thesis · Open Access
Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) di Kota Tarakan tidak hanya memiliki fungsi ekologis yang penting, tetapi juga berpotensi sebagai sarana pendidikan lingkungan. Namun, pengelolaan kawasan di tengah wilayah perkotaan ini dihadapkan pada berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan tantangan pengelola KKMB Kota Tarakan, serta menganalisis potensi kawasan tersebut sebagai sumber pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam bersama informan pengelola kawasan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pengelola dalam menjaga kelestarian KKMB telah berjalan melalui manajemen kawasan secara rutin, yang mencakup pemeliharaan vegetasi mangrove dari sampah, perlindungan populasi bekantan (Nasalis larvatus) melalui pemantauan bulanan dan pemberian pakan tambahan, pengawasan aktivitas pengunjung, serta pelaksanaan edukasi lingkungan. Dalam pelaksanaannya, pengelola menghadapi tantangan berupa gangguan dari luar seperti tumpukan sampah plastik yang masuk ke kawasan, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya fasilitas pendukung. Selain itu, terdapat kendala yuridis berupa tumpang tindih status kepemilikan lahan yang menghambat perbaikan aset fisik. Meskipun demikian, KKMB memiliki potensi dan keselarasan yang kuat untuk diintegrasikan sebagai sumber pembelajaran biologi yang kontekstual. Kawasan ini sangat relevan untuk mendukung materi ekosistem, keanekaragaman hayati, interaksi makhluk hidup, dan pelestarian lingkungan. Disimpulkan bahwa pengelola telah menjalankan fungsi manajemen konservasi dengan baik di tengah berbagai tantangan, dan kawasan ini sangat potensial untuk dimanfaatkan secara maksimal sebagai laboratorium alam bagi dunia pendidikan.
MOHAMAD FAZLI
2026 · Thesis · Open Access
Ketersediaan energi listrik yang andal dan berkualitas merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan seperti Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Salah satu tantangan teknis yang kerap dihadapi dalam sistem distribusi adalah jatuh tegangan, yakni penurunan nilai tegangan sepanjang saluran akibat interaksi antara arus beban dan impedansi penghantar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab dan besaran jatuh tegangan pada Penyulang 1, 2, 3, 4, dan 6 milik PT PLN KP Sebatik menggunakan pemodelan single line diagram pada Digsilent PowerFactory dengan metode simulasi Newton-Raphson. Jatuh tegangan hasil simulasi akan dilakukan perbandingan dengan jatuh tegangan hasil perhitungan, dimana seluruh penyulang menunjukkan kesesuaian yang sangat baik kecuali Penyulang 3 yang memiliki selisih sebesar 0,0018 kV (0,0088%). Penyulang 4 mencatatkan jatuh tegangan sebesar 0,2409 kV (1,2043%), Penyulang 1 sebesar 0,2345 kV (1,1721%), Penyulang 3 sebesar 0,1129 kV (0,5644%), Penyulang 2 sebesar 0,0562 kV (0,2811%), dan Penyulang 6 sebesar 0,0102 kV (0,0509%). Variasi nilai jatuh tegangan antar penyulang ini dipengaruhi langsung oleh besar arus beban yang ditanggung serta nilai impedansi total saluran pada masing-masing jalur distribusi. Secara keseluruhan, seluruh nilai jatuh tegangan yang teridentifikasi masih berada jauh di bawah ambang batas yang dipersyaratkan SPLN No. 72/1987 sebesar 5%, sehingga jaringan distribusi PT PLN KP Sebatik dapat dinyatakan beroperasi dalam kondisi yang andal dan layak secara teknis.