Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 197 dari 338

Pengaruh lama penggaraman dan fermentasi terhadap sifat kimia dan organoleptik kimchi sawi (Brassica juncea L.)

NURUL ZAKIYAH
2023 · Thesis · Open Access

Abstrak Sawi merupakan sayuran yang bersifat perishable sehingga untuk memperpanjang masa simpannya maka dilakukan metode pengawetan, salah satunya diolah menjadi kimchi. Kimchi merupakan jenis makanan khas korea hasil fermentasi sayuran dengan tambahan berbagai campuran bumbu. Proses fermentasi kimchi dipengaruhi oleh lama penggaraman dan waktu fermentasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lama penggaraman dan fermentasi terhadap mutu kimchi sawi. Penelitian ini menggunakan model Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, yaitu lama penggaraman (G) 1, 2, dan 3 jam, dan waktu fermentasi (F) 2, 4, dan 6 hari. Parameter yang dianalisa adalah kadar air, kadar garam, vitamin C, nilai pH dan kadar asam laktat, serta uji organoleptik terhadap warna, tektur, aroma, dan rasa. Analisis data dilakukan menggunakan uji non-parametrik (Friedman), dan Uji Dunn, ANOVA dan dilanjut menggunakan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) taraf 5%. Lama penggaraman memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap parameter kadar air, vitamin C dan kadar asam laktat, dan pengaruh tidak berbeda nyata pada parameter kadar garam. Sedangkan fermentasi memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap semua parameter kimiawi pada sampel kimchi sawi. Interaksi dari kedua perlakuan memberikan pengaruh terhadap parameter kadar asam laktat, dan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya. Semakin lama penggaraman dan semakin singkat fermentasi yang dilakukan disuhu ruang, maka semakin baik kimchi sawi yang dihasilkan. Karena dapat menyebabkan kadar air, vitamin C, kadar asam laktat menjadi tinggi, kadar garam dan nilai pH menjadi rendah. Kombinasi perlakuan G3F1 (lama penggaraman 3 jam, dan fermentasi 2 hari) memiliki karakteristik mutu organoleptik dan penerimaan panelis yang baik terhadap kimchi sawi dengan nilai skala rata-rata 3,9 (suka), karena memiliki warna yang menarik atau berwarna merah, tekstur yang renyah, aroma yang sedap dan rasa asam segar khas kimchi. Kata Kunci: Fermentasi, Kimchi Sawi, Lama Penggaraman,

MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN KUWE (CARANX IGNOBILIS) HASIL TANGKAPAN KELONG (GUIDING BARRIER) DI PERAIRAN TANJUNG BUKA, KABUPATEN BULUNGAN

NUR ALFIANSYAH
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berfokus pada karakter morfometrik dan meristik ikan kuwe (Caranx ignobilis) hasil tangkapan kelong diperairan Tanjung Buka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakter morfometrik dan meristik serta perbedaan ikan kuwe jantan dan betina secara morfologi di periaran Tanjung Buka. Pengambilan sampel selama bulan mei hingga juli 2023 dengan jumlah sampel ikan sebanyak 30 ekor. Hasil Analisis persamaan regresi linear menunjukkan ikan kuwe jantan dan kuwe betina memiliki keeratan yang sangat kuat berkisar 0,831 – 0,996 dan pada uji diskriminan ditemukan lima perbedaan karakter mofometrik yaitu PS, PK, TK, PSSV, PSSA ikan kuwe betina lebih panjang dibandingkan dengan ikan kuwe jantan. Hasil perhitungan meristik pada ikan kuwe jantan dan betina memiliki sirip lengkap D¹. VII ; D². I.20, P. 19, V.I. 4, A¹.II ; A². 17 – 18, C. 19 - 23 + 2, LL¹.58 - 62 ; LL². 30 – 31.

PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS IV-C SD NEGERI 050 TARAKAN

RETTI INDRA RULIYANI
2023 · Thesis · Open Access

Peran guru dan orang tua sangat penting dalam mengatasi kesulitan yang dialami siswa saat belajar. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas IV-C SDN 050 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas IV-C, enam orang siswa, dan enam orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan lembar observasi, lembar wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan menggunakan model Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh peran guru dan orang tua bahwa guru kelas IV-C telah berupaya dalam mengatasi kesulitan belajar melalui peran guru sebagai; (1) peran guru sebagai pembimbing, guru kelas IV-C telah mampu membimbing siswa dengan mengenal kesulitan yang dialami. (2) Peran guru sebagai fasilitator, guru kelas IV-C telah menyediakan fasilitas untuk siswa dalam mengatasi kesulitan belajar seperti buku paket tema, proyektor, laptop, speaker, mikrofon dan peta pikiran. (3) peran guru sebagai motivator, guru kelas IV-C telah memberikan penguatan berupa motivasi kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar. (4) peran guru sebagai evaluator, guru kelas IV-C telah melakukan evaluasi dengan memberikan tes kepada siswa lalu dikoreksi sehingga dapat mengetahui siswa yang mendapatkan hasil belajar rendah dan guru kelas menindaklanjuti hasil belajar siswa. Hasil penelitian terkait peran orang tua bahwa diperoleh hasil orang tua kategori hasil belajar tinggi telah menjalankan perannya dengan baik sedangkan orang tua hasil belajar sedang belum menjalankan perannya secara maksimal. Adapun peran orang tua; (1) memberikan suasana yang menyenangkan. (2) mendampingi anak belajar. (3) Membimbing dan Menasehati anak. (4) Berkomunikasi dengan guru.

Pemanfaatan Kulit Nanas, Kulit Pisang dan Air Kelapa dalam Pembuatan Nata

HUSNAIENI
2023 · Thesis · Open Access

Nata merupakan hasil proses fermentasi dengan menggunakan bakteri Acetobacter xylinum yang dapat mengubah karbohidrat menjadi selulosa. Karbohidrat dibutuhkan oleh Acetobacter xylinum untuk berkembang dengan baik hingga menjadi nata. Kulit nanas, kulit pisang dan air kelapa memiliki kandungan karbohidrat yang cukup memadai dalam pembuatan nata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan mana yang memberikan pengaruh terhadap ketebalan nata, rendemen nata, kadar air dan vitamin C, untuk mengetahui perlakuan mana yang menunjukkan hasil paling optimum terhadap karakteristik nata. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompk (RAK) dengan (3) perlakuan yaitu P1 ( kulit nanas), P2 (kulit pisang) dan P3 (air kelapa) dengan sembilan (9) pengulangan sehingga terdapat 27 satuan uni percobaan. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif yaitu ketebalan nata, rendemen nata, kadar air dan kadar vitamin C, sedangkan kualitatif meliputi hasil uji organoleptik terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur berdasarkan tingkat kesukaan 20 panelis terhadap nata Yang dihasilkan, Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan ketebalan nata Yang memiliki nilai paling tinggi adalah P3 (air kelapa) sebesar 0,98 cm, rendemen nata Yang memiliki nilai paling tinggi adalah P3 ( air kelapa) sebesar 72,44%, kadar air yang paling tinggi adalah P2 (kulit pisang) sebesar 98,72 dan vitamin C yang memiliki nilai tertinggi yaitu P1 (kulit nanas) sebesar 13,11. Sedangkan nata dengan hasil uji organoleptik paling baik yaitu pada aspek aroma, warna dan tekstur namun kurang disukai pada aspek rasa.

Analisis Efisiensi Pemasaran Produk Sambal Dayak (Studi Kasus: UMKM Taraban Kota Tarakan)

HARUM SEPHIA FAHLONY
2023 · Thesis · Open Access

UMKM Taraban merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam bidang makanan olahan (lauk) yang berbahan baku cabai dengan hasil produk Sambal Dayak. Sambal Dayak merupakan produk sambal kemasan yang berbahan utama cabai Dayak yang di tanam di hutan belantara Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis Saluran Pemasaran (2) Menganalisis Marjin Pemasaran (3) Menganalisis tingkat efisiensi saluran pemasaran pada produk Sambal Dayak Studi Kasus UMKM Taraban di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan penentuan sampel purposive sampling. Lokasi Penelitian ini berada di Jalan Aki Balak Kota Tarakan. Metode Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua saluran pemasaran yaitu, Saluran I adalah Produsen langsung ke konsumen Akhir. Sedangkan Saluran II adalah Produsen - Pengecer - Konsumen Akhir. marjin pemasaran pada saluran I produk sambal Dayak adalah seharga Rp. 0/pcs. Marjin pemasaran saluran II sebesar Rp. 5.583/pcs. Efisiensi Pemasaran didapatkan dari hasil saluran pemasaran I dengan nilai persentase sebesar 0% yang merupakan nilai paling rendah dengan bagian yang diterima oleh produsen (Producer’s Share) sebesar 100%, hal ini dikarenakan produk sambal Dayak dijual langsung ke konsumen akhir sementara saluran pemasaran II memiliki nilai persentase marjin sebesar 16% dengan bagian yang diterima produsen (Producer’s Share) sebesar 84%, hal ini karena pemasaran produk sambal Dayak melalui perantara pengecer.

Perlindungan Hukum Terhadap Perjanjian Sewa Menyewa Kios Pasar Antara Pedagang Dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malinau

CHRISTINE ENORLY NORTHON
2023 · Thesis · Open Access

Pembangunan daerah merupakan salah satu pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan kesempatan kerja, membuka lapangan usaha, memberikan akses terhadap pengambilan kebijakan, dan dapat berdaya saing meningkatkan indeks pembangunan manusia. Dalam upaya pemerintah menciptakan lapangan usaha juga dapat ditemukan di lingkungan pasar. Pasar merupakan suatu komunitas tempat bertemunya antara para penjual yang membawa barang yang akan mereka tawarkan kepada para calon pembeli yang datang. Maka dari itu untuk memenuhi kebutuhan tempat usaha tersebut, masyarakat yang ingin membuka usaha dagang mau tidak mau melakukan perjanjian sewa menyewa kios pada tempat – tempat yang dianggap strategis sebagai tempat usaha. Kegiatan sewa menyewa pun terjadi antara para pedagang kios pasar dengan pemerintah terkait yaitu Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Malinau sebagai instansi pengelola pasar. Salah satu kewajiban pihak penyewa ialah wajib retribusi. Melalui peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malinau dalam mengawasi, membina dan mengelola bangunan kios pasar kepada para pedagang pun bertujuan untuk mempermudah dalam perekonomian. Meskipun pengelolaan pasar dalam praktiknya tidaklah semudah yang dibayangkan. Masih saja ada dijumpai beberapa pedagang di pasar yang melanggar peraturan. Meskipun larangan – larangan tersebut telah diatur secara tegas dalam peraturan pemerintah daerah setempat, masih saja terdapat permasalahan yang timbul dalam pengelolaan dan perizinan kios pasar. Dengan kata lain pihak yang melanggarr, tidakmmemenuhi atauutidak melaksanakan kesepakatan dapat dikatakannsebagai perbuatan melanggar atau gagal dalam melaksanakan perjanjian sewa menyewa kios pasar tersebut.

Pelaksanaan Layanan Home Visit di SMP Negeri 3 Tarakan

WILVRIDUS ALVRIANUS RIARAJA
2023 · Thesis · Open Access

PELAKSANAAN LAYANAN HOME VISIT DI SMPN 3 TARAKAN ABSTRAK Wilvridus Alvrianus Riaraja. 1940606113. Pelaksanaan Home Visit SMP Negeri 3 Tarakan, dengan Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan home visit di SMPN 3 Tarakan. Home visit merupakan kunjungan rumah orang tua siswa untuk mendeteksi kondisi keluarga dalam kaitannya dengan permasalahan anak atau individu yang menjadi tanggung jawab konselor dalam pelayanan konseling. Dengan tujuan guru bimbingan dan konseling melaksanakan home visit adalah untuk membangun hubungan baik dengan orang tua atau wali, untuk melengkapi dan klarifikasi data tentang peserta didik, dan untuk mengkonsultasikan serta membangun kolaborasi untuk pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. informan dalam penelitian ini terdiri dari dua, yaitu informan utama terdiri dari 1 Guru Bimbingan dan Konseling. Sedangkan informan biasa terdiri 1 orang wali kelas. Teknik pengumpulan adalah wawancara dan dokumentasi, adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dengan menggunakan model interaktif fenomologis terkait peranan konselor dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Berikut langkah-langkah analisis data, yaitu Reduksi Data, Display data, Verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian tentang pelaksanaan layanan home visit di SMP Negeri 3 Tarakan, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaannya melalui beberapa proses, yaitu: 1) Perencanaan; proses perencanaan home visit dilaksanakan melalui beberapa kegiatan, yaitu penetapan kasus, koordinasi, komunikasi, pengumpulan data dan informasi siswa, serta menyiapkan adaministrasi; 2) Pelaksanaan; proses pelaksanaan home visit dilakukan dengan persetujuan pihak-pihak yang terkait, selain itu melaksanakan pertemuan dan wawancara kepada orang tua siswa; 3) Evaluasi; proses evaluasi dilakukan dengan pengecekan keakuratan data dan keterangan selama pelaksanaan home visit; 4) Analisis hasil evaluasi; proses analisis hasil evaluasi dilakukan dengan pengecekan efektivitas penggunaan hasil kunjungan rumah yang nantinya digunakan untuk memecahkan masalah siswa; 5) Tindak lanjut; proses tindak lanjut dilakukan pertimbangan-pertimbangan tertentu untuk melanjutkan tahapan (home visit) penangan kasus siswa; 6) Laporan; proses penyusunan laporan dan melaksanakan pendokumentasian. Kata Kunci : Layanan, Home Visit

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU HURUF BERKAKI (KARUKI) MATERI PENGENALAN HURUF PADA SISWA KELAS 1-A SDN 035 TARAKAN

NINGSIH SAPARANI
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian Reseach and Development (R&D) yang merupakan rangkaian Langkah-langkah pada penelitian pengembangan dilakukan secara bertahap, dan setiap Langkah yang dilakukan selalu mengacuh pada hasil dari langkah yang sebelumnya sehingga pada tahap akhir diperoleh suatu produk. Pada penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berupa kartu huruf berkaki (KARUKI) yang ditinjau dari validitas media, bahasa, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran kartu huruf berkaki (KARUKI). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan BRUNCH yang terdiri dari lima tahapan yaitu, analisis, desain, development, implementasi, evaluasi. Penilaian kelayakan media pembelajaran kartu huruf berkaki (KARUKI) terdiri dari ahli media, ahli bahasa dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 72%, ahli bahasa 90%, ahli praktisi 96%. Hasil validasi ahli media, bahasa dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran kartu huruf berkaki (KARUKI) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas sebesar 91% dan uji coba kelompok luas sebesar 100%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas dan kelompok luas menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran kartu huruf berkaki (KARUKI). diharapkan media pembelajaran kartu huruf berkaki (KARUKI) untuk siswa dapat menjadikan suatu pembelajaran yang menyenangkan dikarenakan siswa dapat belajar sambil bermain. Bagi guru diharapkan dapat memanfaatkan media pembelajaran kartu huruf berkaki (KARUKI) dalam pembelajar.

STRUKTUR UKURAN IKAN KUWE (Caranx ignobilis) DI PERAIRAN TANJUNG BUKA

AFRILIA KARTIKA FUJI LESTARI
2023 · Thesis · Open Access

Perairan Tanjung Buka merupakan perairan yang memiliki potensi sumberdaya hayati laut, karena merupakan daerah estuari dimana berbagai jenis ikan memanfaatkannya sebgai tempat pemijahan dan mencari makan. Salah satu sumberdaya ikan yang banyak dimanfaatkan oleh nelayan adalah ikan Kuwe (Caranx ignobilis). Ikan ini banyak ditangkap dengan berbagai jenis alat tangkap, karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kelestariannya menjadi terancam. Upaya untuk menjaga kelestariannya memerlukan data biologi perikanan. Salah satu aspeknya adalah pertumbuhan ikan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa struktur ukuran guna menduga parameter pertumbuhan ikan Kuwe. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil hasil tangkapan nelayan yang menggunakan kelong (guiding barrier) sebagai alat tangkap. Sampel ikan yang diamati sebanyak 150 ekor dengan ukuran panjang total berkisar antara 14,3 cm hingga 29,3 cm. Panjang total ikan diukur menggunakan penggaris dengan ketelitian 1 mm, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kelas ukuran. Model pertumbuhan menggunakan persamaan von Bertalanffy. Panjang total ikan Kuwe berkisar 14 – 30 cm. Panjang maksimal yang dapat dicapai (L∞) = 24,4 cm, koefisien pertumbuhan (K) = 5,3 cm/tahun dan umur teoritis (t0) = 0,3 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan Kuwe memiliki laju pertumbuhan yang cepat sehingga membutuhkan waktu yang singkat untuk mencapai panjang maksimum.

FORMULASI PAPER SOAP ANTIBAKTERI BERBASIS NANOPARTIKEL KITOSAN CANGKANG KEPITING BAKAU (Scylla sp.)

NOR ASIKIN
2023 · Thesis · Open Access

Penggunaan sabun untuk mencuci tangan meningkat sejak covid 19 hingga memasuki masa new normal. Inovasi pembuatan produk sabun terus dikembangkan salah satunya paper soap berbahan nanopartikel kitosan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan ukuran nanopartikel dari kitosan cangkang kepiting bakau (Scylla sp.) serta menentukan formulasi terbaik dari paper soap antibakteri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif kuantitatif untuk menentukan ukuran nanopartikel kitosan, pH, kadar air, alkali bebas, dan organoleptik. Aktivitas antibakteri paper soap menggunakan analysis of variant pada selang kepercayaan 95% dengan satu faktor yaitu penambahan nanopartikel kitosan pada taraf 0%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; 1% dan 2 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan ukuran nanopartikel kitosan cangkang kepiting bakau 67,07 nm. Paper soap konsentrasi 0%; 0,25%; 0,5%; 0,75%; 1% menghasilkan nilai pH berkisar 9.18-9.27 sesuai dengan SNI yaitu 4-10. Kadar air paper soap berturut-turut yaitu 18,25, 20,25, 22,5, 32 dan 35,25. Kadar alkali bebas berkisar 0,003-0,01 % sesuai SNI sebesar 0,14%. Nilai organoleptik semua konsentrasi memiliki aroma jasmine dan menunjukkan warna putih kekuningan. Paper soap berbasis nanopartikel kitosan mampu menghambat aktivitas bakteri gram positif Staphylococcus aureus dan menghasilkan zona bening sebesar 3.5± 0.70 mm, 5±0 mm, 14±0.70 mm, 10.25±0.35 mm, 10.75±2.47 mm. Konsentrasi 0,5% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Dan gram negatif Echerichia coli menghasilkan zona bening sebesar 4.50 ± 0.00 mm, 5.00 ± 0.00 mm, 9.75± 1.06 mm, 11.50 ± 4.24 mm, 7.50± 0.00 mm. Konsentrasi 0,75% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Echerichia coli. Aktivitas antibakteri nanopartikel kitosan pada penelitian ini termasuk kategori lemah hingga kuat. Paper soap nanopartikel kitosan dari cangkang kepiting bakau yang dihasilkan sesuai dengan standar SNI dan terbukti mampu menghambat aktivitas bakteri.

Identifikasi Mikroplastik Pada Saluran Pencernaan Ikan Patin (Pangasius rheopilus) Di Perairan Sungai Kayan Kalimantan Utara

SELA NURHALISA
2023 · Thesis · Open Access

IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN PATIN (Pangasius rheopilus) DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN KALIMANTAN UTARA Abstrak Indonesia adalah negara dengan pemasok sampah plastik terbesar ke-2 di dunia yaitu sebesar 187,2 ton/tahun. Sampah plastik yang berada dilingkungan perairan akan mengalami fragmentasi menjadi partikel-partikel plastik berukuran 5 mm yanng disebut sebagai mikroplastik. Keberadaan mikroplastik dalam lingkungan perairan menyebabkan terjadinya pencermaran sehingga biota yang mengkonsumsinya beresiko mendapatkan dampak negatif dari adanya mikroplastik tersebut terutama pada biota yaitu dapat merusak saluran pencernaan, mengurangi tingkat pertumbuhan, menghambat produksi enzim, menurunkan kadar hormon steroid, dan mempengaruhi reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan dan kelimpahan serta mengidentifikasi bentuk, warna, dan ukuran mikroplastik pada saluran pencernaan ikan patin di Perairan Sungai Kayan Kalimantan Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai juli 2023. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan mengambil ikan patin sebanyak 15 ekor kemudian dilakukan pengujian untuk mengidentifikasi mikroplastik di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 ekor ikan patin di Perairan Sungai Kayan Kalimantan Utara telah teridentifikasi mikroplastik dengan rata-rata jumlah mencapai 22 partikel/sampel. Kelimpahan total mikroplastik yang ditemukan pada saluran pencernaan ikan patin sebanyak 330 partikel. Bentuk mikroplastik yang teridentifikasi pada saluran pencernaan ikan patin di Perairan Sungai Kayan berdasarkan bentuk ditemukan 4 bentuk mikroplastik yaitu fiber, film, fragmen dan pelet. Mikroplastik yang dominan adalah fiber sebanyak 143 partikel. Berdasarkan warna ditemukan 7 warna yaitu hitam, biru, merah, coklat, hijau, putih dan transparan. Warna yang paling dominan yaitu hitam sebanyak 143 partikel. Berdasarkan ukuran mikroplastik yang paling dominan ditemukan yaitu berukuran 100-500 µm.