AYU WANDIRA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flipchart untuk stimulasi daya ingat siswa kelas IV SD Negeri 023 Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa media flipchart dengan judul “Literasi dan Numerasi” yang dirancang untuk membantu siswa dalam memahami dan mengingat materi melalui penyajian gambar, teks, contoh, serta latihan yang menarik dan mudah dipahami. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A dan guru kelas IV A SD Negeri 023 Kota Tarakan. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa media flipchart memperoleh rata-rata persentase sebesar 91% dengan kategori sangat valid. Validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 87% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 93% dengan kategori sangat valid. Selanjutnya, hasil uji coba kepada tujuh siswa kelas IV A memperoleh persentase sebesar 96% dengan kategori sangat valid. Respon guru sebagai pengguna produk memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil tersebut, media flipchart yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, praktis, menarik, dan sangat layak digunakan sebagai media yang dapat membantu meningkatkan daya ingat siswa.
NUR HISANI S
2026 · Thesis · Open Access
Perilaku seks bebas di kalangan remaja usia sekolah, khususnya siswa SMP, merupakan persoalan yang terus meningkat di Kota Tarakan. Data DP3AP2KB Kota Tarakan tahun 2021–2025 mencatat sekitar 45 anak yang telah mendapat penanganan terkait perilaku ini, di luar kasus yang belum tercatat secara resmi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor eksternal penyebab perilaku seks bebas pada siswa SMP Negeri di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan dokumentasi terhadap dua siswa SMP (satu laki-laki, satu perempuan) yang direkomendasikan oleh guru BK berdasarkan buku jurnal kasus sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan empat faktor eksternal utama yang saling berkaitan sebagai penyebab perilaku seks bebas, yaitu: (1) tekanan dan normalisasi dari lingkungan pertemanan membentuk pandangan bahwa perilaku seksual tertentu adalah hal yang wajar; (2) pacaran, yang berkembang dari kedekatan emosional menjadi kedekatan fisik akibat minimnya pemenuhan kasih sayang di rumah, intensitas pertemuan yang tidak terbatas, tekanan pasangan atas nama pembuktian cinta, serta kemudahan akses check-in hotel; (3) pornografi, yang diperkenalkan melalui lingkungan pertemanan sejak masa pubertas dan berkembang menjadi kecanduan yang mendorong keinginan mencoba perilaku seksual bersama pasangan; dan (4) pola asuh orang tua yang permisif, ditandai dengan sikap toleran, minimnya komunikasi emosional, dan kontrol yang hanya berfokus pada batasan waktu pulang. Keempat faktor tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling berinteraksi dan diperparah oleh lemahnya kontrol diri remaja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi seksual di sekolah, optimalisasi peran guru BK, penguatan literasi digital, serta transformasi pola asuh orang tua ke arah yang lebih otoritatif dan komunikatif.
SERLINA EDO WERANG
2026 · Thesis · Open Access
This study aims to determine whether group guidance incorporating the bentengan game has an influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan. Low student self-confidence was indicated by observable behaviors such as appearing nervous when speaking in front of the class, consistently seeking assistance before attempting tasks independently, rarely raising their hand or answering questions even when knowing the correct answer, and limited interaction with classmates during group activities. One approach that can be undertaken to address this issue is through group guidance services incorporating the bentengan game. The study employs a quantitative approach using experimental research. The research design applied is a applied is a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design. Data were collected using a self-confidence scale. The study population consisted of 59 students in Grade XI LAS 1 at SMK Negeri 2 Tarakan, with a sample of 12 students selected using simple random sampling. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the aid of SPSS version 21. The pretest results indicate that students' self-confidence scores fell within the low to very high category, with a mean score of 71.50. Following the intervention, the posttest results show an improvement, with scores falling within the high to very high category and a mean score of 80.41. Based on hypothesis testing using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a significance value of 0.002 was obtained, which is below the threshold of 0.05. Consequently, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected, indicating that group guidance incorporating the bentengan game has a significant influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan.
EKA STEFANI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play terhadap self-efficacy pada siswa kelas IX-A SMPN 6 Tarakan. Self-efficacy merupakan keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tugas, tantangan, serta berbagai situasi dilingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Eksperimen dan desain Pre-Experimental Design model One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah delapan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self-efficacy yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan self-efficacy setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik role play. Nilai rata-rata self-efficacy meningkat dari 30,63 pada pretest menjadi 69,13 pada posttest. Hasil perhitungan N-Gain menunjukkan peningkatan sebesar 67,1%. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor, dengan tujuh siswa berada pada kategori tinggi dan satu siswa berada pada kategori sedang. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara self-efficacy siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Dengan demikian, bimbingan kelompok dengan teknik role play berpengaruh terhadap peningkatan self-efficacy siswa kelas IX-A SMPN 6 Tarakan.
RENITA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran deep learning sebagai pendekatan yang menekankan pembelajaran bermakna, mendalam, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman guru Sekolah Dasar terhadap konsep pembelajaran deep learning di Kelurahan Mamburungan Timur, Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif survei. Populasi penelitian berjumlah 86 guru, dengan sampel 39 guru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert empat poin yang terdiri atas 20 pernyataan. Instrumen mengukur lima indikator, yaitu pemahaman konsep dasar, tujuan, karakteristik, strategi dan pendekatan pembelajaran pendukung, serta penerapan deep learning dalam pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi frekuensi, persentase, rata-rata, skor minimum, skor maksimum, dan simpangan baku. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman guru berada pada kategori tinggi, dengan rata-rata 62,49 dan simpangan baku 6,84. Sebanyak 20 guru (51,28%) berkategori tinggi, 11 guru (28,21%) sangat tinggi, dan 8 guru (20,51%) sedang. Pemahaman konsep dasar memperoleh rata-rata tertinggi, yaitu 13,05 atau 81,56% dengan kategori sangat tinggi, sedangkan penerapan dan evaluasi pembelajaran memperoleh rata-rata terendah, yaitu 11,70 atau 73,13%, namun berkategori tinggi. Dengan demikian, pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran deep learning tergolong baik, tetapi penguatan kompetensi pada aspek penerapan dan evaluasi masih diperlukan. Kata kunci: Deep learning, Pemahaman Guru, Guru Sekolah Dasar, Pembelajaran Mendalam, Survei Deskriptif.
SURAT LASMIYANTI
2026 · Thesis · Open Access
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap berbagai permasalahan psikososial, termasuk toxic parenting, kesepian, dan self esteem. Pola asuh yang tidak sehat dan perasaan kesepian dapat memengaruhi penilaian remaja terhadap dirinya, sehingga berpotensi menyebabkan rendahnya self esteem. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan toxic parenting dan kesepian dengan self esteem pada remaja SMP di wilayah Kota Tarakan. Metode peneitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 386 remaja usia 13–16 tahun yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling, proposional sampling, dan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner toxic parenting, UCLA Loneliness Scale Version 3, dan Rosenberg Self Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Gamma dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami toxic parenting sedang sebanyak 205 orang, kesepian rendah sebanyak 211 orang, dan self esteem sedang sebanyak 261 orang. Hasil uji Gamma menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara toxic parenting dengan self esteem (p = 0,000; r = -0,460), yang menunjukkan hubungan negatif, yaitu semakin tinggi toxic parenting maka semakin rendah self esteem. Terdapat pula hubungan yang signifikan antara kesepian dengan self esteem (p = 0,000; r = 0,665) yang berarti semakin tinggi tingkat kesepian pada remaja maka semakin rendah self esteem. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara toxic parenting dan self esteem serta antara kesepian dan self esteem pada remaja SMP di wilayah Kota Tarakan.
MARSELA DANIEL
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar yang dialami mahasiswa Pendidikan Biologi dalam mengikuti mata kuliah Bioinformatika Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Biologi pada mata kuliah Bioinformatika Dasar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif di Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang telah atau sedang mengikuti mata kuliah Bioinformatika Dasar. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas 24 pernyataan dan mencakup enam aspek, yaitu kecerdasan, bakat, minat, motivasi, kondisi dan keadaan fisik, serta sosial dan non-sosial. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan skor dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor yang diteliti berada pada kategori tinggi. Faktor kecerdasan memperoleh persentase sebesar 66%, bakat 65%, minat 67%, motivasi 69%, kondisi dan keadaan fisik 61%, serta sosial dan non-sosial 78%. Hasil tersebut menunjukkan secara umum kondisi setiap aspek masih cukup mendukung proses pembelajaran sehingga kecenderungan kesulitan belajar yang disebabkan oleh faktor-faktor tersebut relatif lebih rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan proses pembelajaran Bioinformatika Dasar melalui penjelasan materi yang lebih sederhana dan bertahap, penggunaan contoh yang mudah dipahami, penambahan kegiatan praktik, serta dukungan fasilitas pembelajaran.
WULANSARI
2026 · Thesis · Open Access
Materi Karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup merupakan materi IPA yang memerlukan pemahaman konseptual sekaligus kegiatan pengamatan dan identifikasi terhadap objek makhluk hidup. Kegiatan pembelajaran pada materi ini dapat dilakukan melalui berbagai lingkungan belajar, baik di dalam kelas maupun di laboratorium IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan pada materi karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas kelas VII A sebagai kelas eksperimen berjumlah 25 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol berjumlah 25 siswa di SMP Negeri 5 Tarakan. Kelas eksperimen melaksanakan kegiatan praktikum di laboratorium IPA, sedangkan kelas kontrol melaksanakan kegiatan praktikum di dalam kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, serta lembar observasi keterampilan psikomotorik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas kovariat, dan uji ANCOVA dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 77,40, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,84. Selain itu, rata-rata keterampilan psikomotorik kelas eksperimen sebesar 75,40, dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 70,40 dengan kategori baik. Namun, hasil uji ANCOVA pada variabel kelas memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,380 > 0,05, sehingga H₀ diterima dan H₁ ditolak. Dengan demikian, penggunaan laboratorium IPA tidak memberikan pengaruh yang signifikaan terhadap hasil belajar siswa secara statistik pada materi karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup. Meskipun demikian, penggunaan laboratorium IPA tetap dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran dalam memberikan pengalaman belajar langsung dan mengembangkan keterampilan psikomotorik siswa.
IRAMAYA SAFANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon guru terhadap modul ajar berbasis discovery learning pada materi daerahku dan kekayaan alamnya untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model Borg and Gall yang terdiri dari Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational product revision. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon guru. Penelitian ini digunakan pada siswa kelas IV SD Nurul Islam Tarakan. Hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase sebesar 95% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 80% dengan kategori layak. Selanjutnya validasi ahli praktisi memperoleh persentase sebesar 96% dengan kategori sangat layak. Hasil angket respon guru pada uji coba lapangan awal memperoleh persentase 87,5%, sedangkan pada uji coba lapangan utama meningkat menjadi 97,5% dengan respon sangat baik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan respon guru, modul ajar berbasis discovery learning pada materi daerahku dan kekayaan alamnya dinyatakan layak digunakan dan memperoleh respon yang sangat baik dalam mendukung proses pembelajaran siswa kelas IV sekolah dasar.
LU'LU' MUTHOHIRAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah berdasarkan teori Nolting pada siswa kelas V MI Al-Mujahidin Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Calon subjek penelitian terdiri atas 16 siswa kelas V yang diberikan tes uraian, kemudian dipilih tiga subjek yang mewakili kategori kemampuan tinggi (S1), sedang (S2), dan rendah (S3). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek kategori tinggi (S1) mengalami Careless Error, Application Error, dan Test-Taking Error. Subjek kategori sedang (S2) mengalami Careless Error, Application Error, dan Test-Taking Error. Sementara itu, subjek kategori rendah (S3) mengalami seluruh jenis kesalahan menurut teori Nolting, yaitu Misread-Directions Error, Careless Error, Concept Error, Application Error, dan Test-Taking Error. Kesalahan yang dialami oleh semua subjek dan pada seluruh soal yang dianalisis adalah Test-Taking Error, yang ditunjukkan dengan tidak menyajikan kesimpulan akhir sesuai dengan konteks soal. Sebagai temuan tambahan, penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan proses dan hasil penyelesaian soal secara tertulis masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan, mencantumkan satuan, serta menyajikan kesimpulan sesuai konteks soal.
FITRIANA M
2026 · Thesis · Open Access
Perawat di ruang intensif menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan dan kondisi pasien yang kompleks sehingga membutuhkan strategi koping yang sesuai. Strategi koping merupakan upaya yang dilakukan perawat untuk menghadapi dan mengelola berbagai tekanan serta permasalahan yang muncul selama bekerja. Penggunaan strategi koping yang sesuai dapat membantu perawat dalam menghadapi tuntutan pekerjaan di ruang intensif. Dukungan sosial dapat membantu perawat dalam menghadapi berbagai tuntutan dan permasalahan selama bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan strategi koping perawat di ruang intensif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 79 perawat yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Brief COPE untuk mengukur strategi koping. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan strategi koping perawat di ruang intensif dengan nilai p-value = 0,017 (p 0,05) dan nilai koefisien korelasi (r) = 0,269 dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan dalam kategori lemah. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan strategi koping perawat di ruang intensif. Semakin tinggi skor dukungan sosial yang diterima perawat, maka cenderung semakin tinggi skor strategi koping yang digunakan dalam menghadapi berbagai situasi selama bekerja di ruang intensif. Disarankan bagi rumah sakit untuk meningkatkan dukungan sosial bagi perawat melalui penciptaan lingkungan kerja yang suportif, penguatan kerja sama antarperawat, serta dukungan dari atasan guna membantu perawat dalam menghadapi berbagai tekanan dan tuntutan pekerjaan di ruang intensif.
CHRISTY
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui implementasi media Wordwall pada materi sistem ekskresi kelas VIII SMPN 2 Malinau Barat. Penelitian ini menggunakan PTK dengan model Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus,setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian kelas VIII berjumlah 20 siswa yang terdiri atas 14 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan indikator keberhasilan minimal 75% secara klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase minat belajar perasaan senang sebesar 59% meningkat pada siklus II menjadi 85%, ketertarikan siklus I sebesar 65% meningkat pada siklus II menjadi 81%, keterlibatan siklus I 64% meningkat pada siklus II menjadi 77%,serta fokus dan konsentrasi siklus I 64% meningkat pada siklus II menjadi 78%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan bantuan media Wordwall dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran pada materi sistem ekskresi di kelas VIII SMPN 2 Malinau Barat.
JUMRIANI SAPITRI
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak Kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam membentuk karakter dan perilaku peduli lingkungan, terutama pada siswa SMP yang bersekolah di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan profil kesadaran lingkungan siswa SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan ditinjau dari aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 76 siswa kelas VIII dari SMP Negeri 10 Tarakan dan SMP Negeri 12 Tarakan. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert empat pilihan jawaban dan observasi sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa mean, standar deviasi, frekuensi, persentase, dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pengetahuan didominasi kategori sedang sebesar 73,68%, rendah 17,11%, dan tinggi 9,21%. Aspek sikap didominasi kategori sedang sebesar 61,84%, rendah 22,37%, dan tinggi 15,79%. Aspek tindakan didominasi kategori sedang sebesar 65,79%, rendah 13,16%, dan tinggi 21,05%. Berdasarkan ketiga aspek tersebut, profil kesadaran lingkungan siswa SMP di wilayah pesisir Kota Tarakan berada pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan siswa telah terbentuk, tetapi masih perlu diperkuat agar berkembang secara lebih optimal melalui pembelajaran IPA yang kontekstual dan pembiasaan perilaku peduli lingkungan di sekolah.
NOVIA APRILIA
2026 · Thesis · Open Access
Gynura procumbens atau sambung nyawa merupakan tumbuhan obat tradisional dari famili Asteraceae yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat kalimantan. Tumbuhan yang digunakan sebagai obat umumnya memiliki struktur sekretori sebagai sintesis atau penyimpanan metabolit sekunder sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipe struktur sekretori serta distribusi histokimia senyawa terpenoid, alkaloid, dan senyawa lipofilik pada jaringan batang dan daun G.procumbens asal Tarakan, Kalimantan Utara, serta mengeksplorasi potensi hasil penelitian sebagai sumber pembelajaran pada mata kuliah Fitokimia. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif melalui sayatan free hand section secara paradermal dan melintang dilanjutkan dengan uji histokimia menggunakan reagen kupri asetat 5% untuk terpenoid, reagen Wagner 1% untuk alkaloid, dan Sudan IV untuk senyawa lipofilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur sekretori yang dijumpai pada kedua organ berupa trikoma kelenjar. Daun memiliki tipe trikoma peltate tipe I dan capitate tipe II, sedangkan batang hanya memiliki trikoma capitate tipe I dan capitate tipe II yang menunjukkan bahwa daun memiliki kompleksitas struktural lebih tinggi dibandingkan batang. Seluruh tipe trikoma pada kedua organ memberikan hasil positif terhadap senyawa terpenoid, alkaloid, dan lipofilik. Temuan ini relevan dengan capaian pembelajaran mata kuliah Fitokimia dan berpotensi dikembangkan menjadi panduan praktikum berbasis riset bagi Program Studi Pendidikan Biologi.
ADI CANDRA
2026 · Thesis · Open Access
NUR FATIN SYAFIRA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tipe bifacial yang terintegrasi pada struktur atap parkir (carport) Rektorat Universitas Borneo Tarakan, sebagai solusi krusial dalam menghadapi keterbatasan energi fosil dan tingginya biaya listrik di wilayah tersebut, sekaligus memanfaatkan potensi energi surya Kalimantan Utara. PLTS bifacial dipilih karena kemampuan menyerap cahaya dari dua sisi (depan dan belakang) yang berpotensi meningkatkan produksi energi dibandingkan panel konvensional. Pendekatan yang digunakan adalah simulasi kuantitatif menggunakan perangkat lunak PVsyst dengan data input meliputi luas lahan parkir, data cuaca historis Tarakan, dan spesifikasi komponen. Fokus utama desain terletak pada optimasi orientasi pemasangan, sudut kemiringan (tilt), dan arah (azimuth) yang optimal sesuai iklim tropis. Hasil simulasi menampilkan produksi energi listrik tahunan yang di hasilkan sebanyak 156588 kWh/tahun, Performance Ration yang mencapai 0,909, dan penghematan listri mencapai Rp. 174.554.907 pertahunya. Penelitian ini dapat menjadi rekomendasi teknis bagi UBT untuk mewujudkan kampus hijau serta menjadi model penerapan PLTS bifacial carpot di wilayah tropis.
SITI AISYA MEIFANI SAPUTRI H.M
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri atas dimensi tangibles, empathy, reliability, responsiveness, dan assurance terhadap kepuasan pasien dalam menggunakan layanan kesehatan pada rumah sakit pemerintah di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Tarakan yang pernah menggunakan layanan kesehatan pada Rumah Sakit A maupun Rumah Sakit B dengan jumlah responden sebanyak 145 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tangibles tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Empathy juga tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Sementara itu, reliability, responsiveness, dan assurance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien.
MERSIANI MANIMPA'
2026 · Thesis · Open Access
ANALISIS PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PEMBATALAN SEPIHAK KEPUTUSAN SIRKULER PEMEGANG SAHAM PERSEROAN TERBATAS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan parameter hukum apakah tindakan pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler yang telah ditandatangani oleh seluruh pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum, serta mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pemegang saham lain yang dirugikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan Nonhukum. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pembatalan sepihak terhadap keputusan sirkuler pemegang saham dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum apabila dilakukan tanpa dasar hukum yang sah, bertentangan dengan hak subjektif pemegang saham lain, serta tidak memperhatikan asas kepatutan dan itikad baik dalam hubungan perseroan. Dalam perkara a quo perbuatan tersebut terlihat dari tindakan menolak mengaktakan keputusan sirkuler, menarik kembali persetujuan secara sepihak, mengabaikan keberatan penggugat, menggunakan kekuasaan sebagai pemegang saham mayoritas, serta menyelenggarakan RUPS dengan mengesampingkan keputusan sirkuler yang telah disepakati. Majelis hakim mengabulkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum karena dinilai tindakan tersebut bertentangan dengan kekuatan mengikat keputusan sirkuler dan mengabaikan hak penggugat sebagai pemegang saham.
DAFNI QORITARTILLAH
2026 · Thesis · Open Access
Transaksi jual berli merupakan salah satu bentuk hubungan perdata yang harus memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun dalam praktiknya, tidak jarang terjadi sengketa hukum yang timbul baik akibat perbuatan melawan hukum maupun wanprestasi sebagai bentuk pelanggaran terhadap perjanjian. Salah satu kasus yang berkenaan dengan pelanggaran dalam perjanjian jual beli adalah kasus jual beli emas batangan antara Budi Said dengan PT Aneka Tambang Tbk yang berujung pada Putusan Peninjauan Kembali Nomor 815 PK/Pdt/2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hukum Mahkamah Agung dalam menjatuhkan putusan peninjauan kembali tersebut beserta menganalisis status keabsahan perjanjian jual beli emas batangan antara Budi Said dengan PT Aneka Tambang Tbk setelah putusan yang memiliki kekuatan hukum tetap tersebut dijatuhkan. Penelitian dilakukan secara normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Sumber data yang digunakan adalah bahan sekunder yang terdiri atas peraturan perundang-undangan terkait, putusan pengadilan, dan berbagai sumber literatur lainnya. Bahan-bahan tersebut dikumpulkan menggunakan metode studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan Mahkamah Agung dalam menerima permohonan peninjauan kembali sekaligus membebaskan PT Aneka Tambang Tbk dari adanya kewajiban menyerahkan 1.136 kg emas kepada Budi Said adalah terdapat pertentangan antara putusan perkara perdata dengan putusan pidana yang berkaitan dengan perbuatan penipuan oleh pihak tertentu. Kemudian status keabsahan perjanjian jual beli emas batangan antara Budi Said dan PT Aneka Tambang Tbk adalah tidak sah dan dianggap batal demi hukum karena tidak memenuhi unsur adanya kesepakatan dan sebab yang tidak halal sehingga perjanjian jual beli emas batangan tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat.
MARJULIANI NUR
2026 · Thesis · Open Access
"PERAN GENDER DALAM RUMAH TANGGA PETANI CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L) DI KELURAHAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA" Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran gender dalam rumah tangga petani cabai rawit, menganalisis peran gender dalam proses pengambilan keputusan, serta mengidentifikasi dan menganalisis bentuk ketidaksetaraan gender dalam pembagian peran dan akses terhadap sumber daya di Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 30 informan yang terdiri atas 15 pasangan suami istri petani cabai rawit. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan bantuan NVivo 12 Pro untuk mengorganisasi data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suami dan istri sama-sama terlibat dalam kegiatan usahatani cabai rawit, tetapi terdapat perbedaan dalam pembagian pekerjaan. Laki-laki lebih banyak terlibat dalam pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik, seperti pengolahan lahan, pemupukan, dan penyemprotan, sedangkan perempuan lebih banyak terlibat dalam pembibitan, penanaman, penyiraman, penyiangan, pemetikan, pengemasan, dan pemasaran. Dalam pengambilan keputusan, 9 rumah tangga (60%) didominasi suami, 5 rumah tangga (33,3%) dilakukan secara bersama, dan 1 rumah tangga (6,7%) didominasi istri. Ketidaksetaraan gender terlihat pada akses terhadap lahan, modal, pelatihan, dan informasi. Akses lahan, pelatihan, dan informasi lebih banyak berada pada suami, sedangkan akses modal bervariasi antara suami, istri, dan bersama. Selain itu, terdapat norma budaya yang memandang perempuan sebagai pihak yang membantu serta belum meratanya pengakuan terhadap pekerjaan perempuan dalam usahatani.