Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 100 dari 338

ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR KOLOM PIPIH PADA BANGUNAN BERTINGKAT DENGAN PENDEKATAN SIMULASI PEMBEBANAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SAP 2000

RAHMAN
2025 · Thesis · Open Access

Perkembangan konstruksi modern mendorong inovasi desain struktur, salah satunya adalah penggunaan kolom pipih pada bangunan bertingkat rendah seperti rumah dua lantai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur kolom pipih dalam menahan beban aksial, momen lentur, serta kombinasi beban mati, hidup, dan gempa, khususnya pada bangunan di Perumahan Tarakan City Square. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus dan pendekatan kuantitatif, menggunakan software SAP2000 dan SP-Column untuk simulasi pembebanan serta analisis kekuatan struktur. Model struktur tiga dimensi bangunan dua lantai dibuat dengan mengintegrasikan data geometrik dan pembebanan sesuai standar SNI. Analisis interaksi beban aksial dan momen dilakukan menggunakan diagram P-M untuk menilai kinerja dan kapasitas kolom pipih dalam berbagai kondisi pembebanan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kolom pipih dengan desain dan penulangan yang tepat dapat memenuhi standar kekuatan struktur sesuai SNI 2847:2019. Namun, perhatian khusus diperlukan terhadap rasio kelangsingan dan penempatan tulangan transversal guna mencegah kegagalan akibat tekuk lateral dan geser. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi desain struktural optimal untuk kolom pipih, khususnya dalam konteks wilayah geografis Kota Tarakan. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi perencana, pengembang, dan insinyur struktur dalam menerapkan kolom pipih secara efektif dan aman. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pedoman teknis serta efisiensi ruang dalam desain perumahan bertingkat rendah di Indonesia. Kata kunci: kolom pipih, struktur bangunan, SAP2000, beban gempa, diagram P-M, desain struktur

Analisis komoditas basis dan keunggulan tanaman biofarmaka, sayuran, dan buah-buahan kabupaten Malinau

AGUSTINA DIRGAHAYU
2025 · Thesis · Open Access

This study aims to (1) identify biopharmaceutical, vegetable, and fruit commodities that served as basic commodities in Malinau Regency; (2) determine the leading or superior commodities within these categories, and (3) determine commodities that demonstrated strong competitiveness, rapid growth, and fell into the progressive development group. The study used secondary data in the form of production statistics from 2018 to 2024, sourced from the Central Statistics Agency of Malinau Regency. The analysis methods employed included Location Quotient (LQ). Dynamic Location Quotient (DLQ), and Shift Share analysis. The results revealed that several commodities such as galangal, papaya, banana, cayenne pepper, Chinese cabbage, and turmeric were identified as both basic and superior commodities in various sub-districts. These findings were based on LQ and DLQ values 1 and positive growth trends as shown by the Shift Share analysis. However, the study also identified certain commodities experiencing a decline in production and competitiveness, indicating the need for targeted policy support and intervention to sustain and enhance their potential. Penelitian ini bertujuan : (1) Mengetahui komoditas biofarmaka, sayuran dan buah-buahan yang menjadi basis di Kabupaten Malinau.; (2) Mengetahui komoditas biofarmaka, sayuran dan buah-bauahan yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Malinau; (3) Mengetahui komoditas biofarmaka, sayuran dan buah-buahan yang memiliki daya saing, pertumbuhan cepat dan termasuk kelompok progresif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data produksi tahun 2018–2024 dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Malinau. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ) dan Shift Share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa komoditas seperti laos/lengkuas, pepaya, pisang, cabai rawit, petsai/sawi, dan kunyit merupakan komoditas basis dan unggulan di berbagai kecamatan, dilihat dari nilai LQ dan DLQ > 1 serta pertumbuhan positif dalam analisis Shift Share. Namun, terdapat pula komoditas yang menunjukkan penurunan produksi dan daya saing, mengindikasikan perlunya intervensi kebijakan.

ANALISIS PERILAKU KONSUMSI REMAJA TERHADAP SAYURAN PADA SISWA SMA NEGERI 2 TARAKAN

ARDY FERDIAN MA'RUF
2025 · Thesis · Open Access

Adolescents are a group of individuals in a phase of growth and development that requires optimal nutritional intake, including vegetable consumption. However, data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) indicates that in North Kalimantan Province, 66.5% of the population aged 5 years and older consume vegetables and fruits only 1-2 times per week, and 11.2% do not. This study aims to analyse adolescents' vegetable consumption behaviour among students at State High School 2 Tarakan using the Theory of Planned Behaviour (TPB) approach. Researcher used multiple linear regression analysis. A sample of 100 students was selected through purposive sampling. The results showed that water spinach, spinach, and Chinese cabbage are the most commonly consumed vegetables. Most respondents consume vegetables once a day. The main reason students consume vegetables is their benefits, with the most common place of purchase being vegetable stores. Regression analysis indicates that attitudes and perceived behavioural control significantly influence vegetable consumption behaviour, while subjective norms did not significantly influence it. Remaja merupakan kelompok usia yang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan asupan gizi optimal, salah satunya dari konsumsi sayuran. Namun, data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa di Provinsi Kalimantan Utara, sebanyak 66,5% penduduk usia 5 tahun ke atas hanya mengonsumsi sayur dan buah 1-2 kali seminggu, dan 11,2% tidak mengonsumsinya sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi remaja terhadap sayuran pada siswa SMA Negeri 2 Tarakan dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Metode yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda. Sampel sebanyak 100 siswa diambil melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sayuran yang paling banyak dikonsumsi adalah kangkung, bayam, dan sawi. Sebagian besar responden mengonsumsi sayur sekali dalam sehari. Alasan utama siswa mengonsumsi sayuran karena manfaat dengan tempat pembelian sayur terbanyak di toko sayur. Analisis regresi menunjukkan bahwa sikap dan persepsi pengendalian perilaku berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi sayuran, sedangkan norma subjektif tidak berpengaruh signifikan.

Analisis pertumbuhan Miselia Bibit F2 Jamur Sawit Dengan Menggunakan Berbagai Macam Media

NURFATMA
2025 · Thesis · Open Access

This study aims to determine the effect of different cultivation media on the growth of F2 oil palm mushroom (Ganoderma sp.) mycelium and to identify which medium yields the best growth results. A qualitative descriptive method was employed by observing and describing the growth rate of mycelium on each type of medium. The media used included empty oil palm fruit bunches, corn kernels, rice grains, sawdust, and a combination of all media types. Data were collected through direct observation of mycelial growth over a 21-day period post-inoculation (days after inoculation/DAI), with parameters including average mycelial length, density, and spread. All media demonstrated good mycelial growth by day 21. The findings of this study are expected to serve as a reference for selecting effective cultivation media in the development of F2 oil palm mushroom spawn.

STUDI EVALUASI DIMENSI SALURAN PADA JALAN SERANAI III JUATA PERMAI KOTA TARAKAN

ELISABETH VERIANTI PELITA INA HOKO
2025 · Thesis · Open Access

Abstract Drainage channels are an important component of the road infrastructure system that properly drains stormwater runoff to avoid flooding and road damage. The drainage system of Juata Permai is a rainwater runoff sewer. The type of channel employed is an open channel with multiple open channels of tiny dimensions. The interceptor channel connects directly to the outer or collector channel, eventually leading to the Juata Permai River in North Tarakan District, Tarakan City, particularly the Juata Permai. The calculation uses a return period of 5 years, using the log person type III approach in m³/second. Based on the findings of the Evaluation Study of Drainage Channel Dimensions on Jalan Seranai III Juata Permai Tarakan, the authors can make the following conclusions: Flood discharge for various return periods of 2, 5, 10, 25, and 50 years is: 0.01618 m³/second, 0.01805 m³/second, 0.01977 m³/second, 0.02083 m³/second, and 0.02142 m³/second. The drainage channel dimensions from the calculation of the 5 years are as follows: channel height (H) = 1.3 m, channel width (B) = 1.33 m.

ESTIMASI LAJU INFILTRASI PADA DAERAH EMBUNG RAWASARI

JAMILAH
2025 · Thesis · Open Access

Infiltration is an essential component of the hydrological cycle that influences groundwater availability and the efficiency of water resource management. This study aims to estimate the infiltration rate in the area around the Rawasari Reservoir, which serves a strategic function as a rainwater storage facility and local flood control. Measurements were conducted using the double-ring infiltrometer method at several points around the reservoir with varying land cover conditions and soil characteristics. The data obtained were analyzed using the Horton model approach to determine the initial infiltration rate, steady-state infiltration rate, and maximum infiltration capacity. The study results indicate that the infiltration rate around the Rawasari Reservoir varies depending on vegetation conditions and soil compaction levels. Areas with good vegetation cover show higher infiltration rates than open areas or those frequently traversed by vehicles. These findings provide critical information for reservoir management planning, particularly in optimizing water absorption and surface runoff control. The data analysis results show that the first point of actual infiltration rate capacity (FC) with initial infiltration rate or fo = 17.86 cm/hour, the second point of actual infiltration rate capacity (FC) with initial infiltration rate or fo = 10.00 cm/hour, and the third point of actual infiltration rate capacity (FC) with initial infiltration rate or fo = 11.07 cm/hour.

ANALISIS KEHILANGAN AIR JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PDAM PADA KELURAHAN KAMPUNG EMPAT KECAMATAN TARAKAN TIMUR

NUR MAULIDDYA TASYA ANDARI
2025 · Thesis · Open Access

Kehilangan air pada keseluruhan proses pelayanan air merupakan salah satu permasalahan PDAM. Kehilangan air akibat kebocoran merupakan selisih antara jumlah air yang diproduksi oleh produsen air dengan jumlah air yang dijual ke pelanggan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Geometrik, Metode Aritmatika dan Metode Ekponensial untuk menghitung peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan air dari tahun 2023-2032, dan bantuan software epanet 2.0 dalam menganalisis kehilangan air yang terjadi. Hasil dari total kebutuhan air domestic sebesar 35,228 lt/detik pada tahun 2023 dan sebesar 42,175 lt/detik pada tahun 2032 dan hasil perhitungan total kebutuhan air non domestic sebesar 4,346 lt/detik pada tahun 2023 dan sebesar 4,698 lt/detik pada tahun 2032. Besarnya angka kehilangan PDAM Tirta Alam Tarakan pada system distribusi 36% dan pada system produksi sebesar 15%. Hasil perhitungan menggunakan epanet 2.0 diperoleh nilai pressure tertinggi sebesar 19,64 m pada junction 69, dan diperoleh head tertinggi sebesar 23,83 m pada junction 80.

ANALISIS PEMILIHAN MODA KAPAL FERRY OLEH PELAKU PERJALANAN RUTE TARAKAN - KTT

SERLY GUSNA
2025 · Thesis · Open Access

Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut untuk menjamin konektivitas antar wilayah. Kalimantan Utara sebagai provinsi baru menghadapi tantangan geografis yang membuat moda laut seperti kapal ferry menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna dan faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kapal ferry pada rute Tarakan – Kabupaten Tana Tidung (KTT). Dua moda utama yang tersedia adalah speedboat dan kapal ferry, dengan preferensi pengguna yang berbeda tergantung pada beberapa variabel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, yaitu penyebaran kuesioner kepada penumpang yang pernah menggunakan kedua moda transportasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk melihat hubungan antara variabel bebas (biaya perjalanan, waktu tunggu, dan waktu tempuh) terhadap variabel terikat (keputusan pemilihan moda). Selain itu, digunakan model logit biner selisih untuk menganalisis probabilitas pemilihan moda berdasarkan perbedaan atribut antar moda. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya perjalanan adalah faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan pengguna dalam memilih kapal ferry, disusul oleh waktu tunggu dan waktu tempuh. Mayoritas pengguna kapal ferry berasal dari kalangan dengan pendapatan menengah ke bawah yang memprioritaskan efisiensi biaya dibandingkan kecepatan perjalanan. Temuan ini penting untuk pengembangan kebijakan transportasi laut dan peningkatan pelayanan pelabuhan.

STUDI KONDISI PERMUKAAN JALAN MENGGUNAKAN METODE IRI, RCI, DAN PSI (Studi Kasus: Jalan P. Aji Iskandar, Kota Tarakan)

JOHAN PUTRA BAGASKARA
2025 · Thesis · Open Access

Ketidakrataan permukaan jalan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas dan kenyamanan infrastruktur transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi permukaan Jalan P. Aji Iskandar di Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, dengan menggunakan tiga metode yaitu International Roughness Index (IRI), Road Condition Index (RCI), dan Present Serviceability Index (PSI). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Roadroid untuk memperoleh nilai IRI, yang kemudian dikonversi menjadi nilai RCI dan dihitung nilai PSI berdasarkan parameter ketidakarataan jalan. Pengambilan data dilakukan pada segmen jalan sepanjang 3.500 meter, dibagi menjadi 10 segmen pengamatan (STA). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai IRI berkisar antara 5 m/km hingga 6 m/km, dengan nilai rata-rata 5 m/km yang termasuk kategori sedang. Nilai RCI yang dikonversi dari IRI menghasilkan rentang nilai rata-rata 7 yang menunjukkan kondisi jalan dengan kategori baik namun mulai menurunkan kenyamanan berkendara. Sementara itu, nilai PSI rata-rata sebesar 1 mengindikasikan tingkat pelayanan berada dalam kategori kurang, mendekati buruk. Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi permukaan jalan di sebagian besar ruas sudah memerlukan pemeliharaan berkala hingga peningkatan struktural. Korelasi antara ketiga metode memberikan dasar sebagai rekomendasi tindakan pemeliharaan berkala dan peningkatan struktural pada beberapa segmen kritis untuk mengembalikan kualitas pelayanan jalan dan mendukung aktivitas distribusi barang secara lebih aman dan efisien.

TINJAUAN YURIDIS KEADILAN RESTORATIF DALAM PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA PENADAHAN OLEH KEJAKSAAN Studi Kasus Laporan Polisi Nomor. LP/B/118/IV/2024/SPKT/Sat Reskrim/Polres Tarakan/Polda Kaltara

VANNY SIMANGUNSONG
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme serta dasar pertimbangan hukum jaksa dalam penerapan keadilan restoratif di kejaksaan dalam penyelesaian perkara tindak pidana penadahan berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode studi pustaka, analisis dokumen, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penilitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa mekanisme RJ pada tindak pidana penadahan terhadap tersangka atas nama Agus Sikumbang Als Agus Yahya (Alm) Oleh kejaksaan telah sesuai dengan Perja Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif dan terjadi kekosongan hukum mengenai Pasal 64 KUHP karena tidak menjelaskan secara tegas mengenai pelaku tindak pidana. Dasar pertimbangan hukum Jaksa dalam penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara tindak pidana penadahan adalah PERJA Nomor. 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif dan Surat Ketetapan Penghentian penuntutan Nomor. PRINT-1283/O.4.15/E.oh.2/07/2024.

ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. T DALAM PENERAPAN MINYAK ESSENSIAL LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN CALON AKSEPTOR ALAT KONTRASEPSI IMPLAN

FETRIE OLAVIANTY
2025 · Thesis · Open Access

Salah satu permasalahan calon akseptor implan yaitu mengalami kecemasan. Gangguan kecemasan yang dialami calon akseptor alat kontrasepsi implan tersebut membayangkan berlebihan dan kekhawatiran terus menerus. Sehingga dapat mempengaruhi kinerja bidan untuk pemasangan implan. Oleh karena itu penerapan penggunaan minyak essensial lavender dengan diffuser berisi 30 ml air dengan 15 tetes sejauh 20 cm dari pasien selama 5 – 10 menit dapat mengurangi kecemasan pada calon akseptor alat kontrasepsi Implan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif objektif untuk mendapatkan gambaran tentang studi kasusnya, untuk subyek dari studi kasus ini dengan Ny. T yang ingin melakukan alat kontrasepsi implan tetapi Ny. T mengalami kecemasan pada saat pemasangan implan. Hasil menunjukkan berkurang gejala cemas dengan Skala VAS dari kategori parah menjadi ringan. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan aroma terapi minyak essensial lavender dalam mengurangi keluhan kecemasan pada ibu akseptor alat kontrasepsi implan.

ASUHAN KEBIDANAN TERAPI KOMPLEMENTER RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR PADA IBU HAMIL TRI MESTER III DENGAN EDEMA PADA TUNGKAI BAWAH

MARESA DAUN LANGI
2025 · Thesis · Open Access

ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER TERAPI RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN EDEMA PADA TUNGKAI BAWAH DI PUSKESMAS LONG LOREH ABSTRAK Edema pada tungkai bawah merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester ketiga. Keluhan ini dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan ibu serta berisiko memengaruhi kesejahteraan kehamilan. Terapi komplementer seperti merendam kaki dalam air hangat yang dicampur kencur diyakini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan secara alami. Tujuannya yaitu memberikan asuhan kebidanan dengan pendekatan manajemen kebidanan melalui terapi komplementer berupa rendam kaki air hangat campur kencur pada ibu hamil dengan edema tungkai bawah di wilayah kerja Puskesmas Long Loreh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dengan pendukumentasian SOAP,. Subjek penelitian adalah Ny. R umur 22 tahun G1P0A0 usia kehamilan 29 minggu 6 hari, janin tunggal hidup intra uteri, dengan edema tungkai bawah dan bersedia diberikan terapi rendam air hangat kencur selama 5 hari berturut-turut. Hasil setelah dilakukan terapi rendam air hangat campur kencur selama 10-15 menit setiap sore selama 5 hari, didapatkan penurunan derajat pembengkakan dan peningkatan kenyamanan subjek. Ibu juga melaporkan tidur lebih nyenyak dan merasa lebih rileks setelah intervensi. Kesimpulan terapi rendam air hangat campur kencur terbukti efektif sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi edema pada tungkai bawah ibu hamil. Intervensi ini aman, mudah dilakukan, dan dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam pelayanan kebidanan

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU POST PARTUM DENGAN PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DI RUANG MELATI RSUD MALINAU

YELFRIANI WARANI
2025 · Thesis · Open Access

Midwifery Care For Post Partum Mothers With The Application Of Oxytocin Massage To Improve Breast Milk Production In The Melati Room Malinau Regional Hospital ABSTRACT Postpartum is a period of recovery of the reproductive organs as before pregnancy. During the postpartum period, it is not uncommon for a postpartum mother to experience problems related to breast milk production. The coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia in 2023 is 63.90%, in North Kalimantan 45.4% and in Malinau Regency 87.7%. The coverage of exclusive breastfeeding is still relatively low in North Kalimantan so there are several ways that can be done to increase this coverage, namely by providing complementary care that is non-pharmacological, namely oxytocin massage. This study aims to provide midwifery care to postpartum mothers by implementing oxytocin massage to increase breast milk production in the Melati room of Malinau Hospital. This study is a quantitative study with a case study approach conducted on June 5-10, 2025, the sample in this case study was a postpartum mother who experienced irregular breast milk production. Oxytocin massage was carried out for 6 visits, namely every morning. The instruments used were baby scales, measuring cups for breast milk storage, 1 set of tools for performing oxytocin massage and observation sheets. Breast milk production increased from 30 ml to 200 ml on the 6th day of oxytocin massage. It is recommended for midwives in health facilities to be able to provide education and apply oxytocin massage to every postpartum mother so that breast milk production is smooth and reduces the occurrence of problems related to breast milk production. Keywords : Oxytocin Massage, Breast Milk Production, Post Partum

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN KOMPRES DAUN SIRIH PADA KASUS BENDUNGAN ASI

SUHESTI MEAN
2025 · Thesis · Open Access

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN KOMPRES DAUN SIRIH PADA KASUS BENDUNGAN ASI ABSTRAK Bendungan ASI merupakan masalah umum yang terjadi pada masa nifas, terutama pada hari-hari awal setelah persalinan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan payudara, hingga gangguan dalam proses menyusui. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk mengatasi bendungan ASI adalah kompres daun sirih yang memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri.Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan bendungan ASI melalui penerapan kompres daun sirih sebagai terapi komplementer. Metode Penelitian yang diguanakan menggunakan metode studi kasus yang dilakukan pada seorang ibu nifas yang mengalami bendungan ASI. Intervensi yang diberikan berupa kompres hangat daun sirih selama 15–20 menit sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi asuhan kebidanan.Hasil setelah dilakukan kompres daun sirih secara rutin, ibu mengalami penurunan nyeri dan pembengkakan pada payudara. ASI mulai keluar lancar, dan proses menyusui berjalan lebih baik. Ibu merasa lebih nyaman dan tidak mengalami gejala infeksi. Dapat disimpukan bahwa Kompres daun sirih efektif sebagai terapi komplementer dalam menangani bendungan ASI pada ibu nifas Terutama pada perubahan konsistensi dan peregangan payudara. Asuhan kebidanan yang holistik dan penggunaan terapi herbal tradisional dapat menjadi pilihan aman dan alami dalam mendukung keberhasilan menyusui.

ASUHANAN PERSALINAN DENGAN TERAPI PIJAT OKSITOSIN UNTUK MEMPERCEPAT KALA I FASE AKTIF DI RUANG MELATI RSUD MALINAU

OVIANTI PAYUNG
2025 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Kala I fase aktif adalah fase kritis persalinan yang menentukan keberhasilan proses kelahiran. Pijat oksitosin merupakan intervensi non farmakologis yang diyakini dapat meningkatkan kontraksi uterus dan mempercepat pembukaan serviks, namun bukti klinis di fasilitas primer masih terbatas. Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap lama kala I fase aktif pada Ny.R di Ruang Melati RSUD Malinau. Metode: Studi kasus dengan pendekatan kuantitatif–kualitatif pada satu ibu multipara (Ny. R) kala I fase aktif (pembukaan 5 cm) pada tanggal 3 Juni 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara, inspeksi, palpasi, auskultasi, dan observasi; pendokumentasian menggunakan format SOAP. Prosedur: pijat oksitosin sesuai protokol selama fase aktif, pencatatan durasi kala I, kontraksi, DJJ, dan kondisi ibu janin. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil: Lama kala I fase aktif tercatat 3 jam 30 menit, lebih cepat dibanding rata rata fisiologis multipara. Kontraksi menjadi lebih kuat dan teratur, DJJ stabil, dan tidak terjadi komplikasi maternal maupun fetal. Ibu melaporkan penurunan kecemasan dan nyeri dapat ditoleransi tanpa analgesik farmakologis. Temuan ini sejalan dengan penelitian Mustaghfiroh & Hesti (2022) dan Pamungkas et al. (2024) yang menunjukkan pijat oksitosin memperpendek kala I dan menurunkan nyeri. Kesimpulan: Pijat oksitosin efektif mempercepat kala I fase aktif pada ibu multipara, aman, dan dapat diintegrasikan sebagai intervensi standar non farmakologis dalam asuhan kebidanan di fasilitas pelayanan primer.

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENATALAKSANAAN BABY MASSAGE DAN PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI GEJALA BATUK PILEK TERHADAP BAYI USIA < 1 TAHUN

SRIWAHYUNI
2025 · Thesis · Open Access

Batuk dan pilek merupakan keluhan yang umum terjadi pada bayi, terutama pada usia di bawah satu tahun, akibat sistem imun yang belum matang. Penanganan non-farmakologis seperti baby massage dan aromaterapi peppermint merupakan alternatif terapi yang aman untuk meredakan gejala tersebut. Tujuan Memberikan asuhan kebidanan pada bayi usia kurang dari 1 tahun yang mengalami batuk pilek melalui penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint sebagai upaya mengurangi gejala yang dialami. Metode: Asuhan kebidanan ini dilakukan secara komprehensif pada bayi berusia 6 bulan dengan keluhan batuk dan pilek ringan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian baby massage dengan teknik yang sesuai standar, serta pemberian aromaterapi peppermint melalui difusi udara selama 15 menit pemberian intervensi diberika 2 kali sehrai selama 6 hari. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap frekuensi batuk, keluarnya lendir, dan kenyamanan bayi Hasil: Setelah 6 kali intervensi, terjadi penurunan frekuensi batuk, lendir menjadi lebih encer, dan bayi tampak lebih nyaman saat tidur dan menyusu. Orang tua juga melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint efektif sebagai terapi komplementer untuk mengurangi gejala batuk pilek pada bayi usia di bawah satu tahun. Intervensi ini dapat diterapkan oleh bidan dengan edukasi yang tepat kepada orang tua sebagai bentuk asuhan kebidanan yang holistik dan ramah anak

ASUHAN KEBIDANAN PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES DAUN KUBIS PADA IBU NIFAS DENGAN BENDUNGAN ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULAU SAPI

MILES EVANA
2025 · Thesis · Open Access

Masa nifas merupakan masa pemulihan yang sangat penting bagi ibu setelah melahirkan, salah satu masalah umum yang sering terjadi pada periode ini adalah bendungan air susu ibu (ASI). Bendungan ASI terjadi akibat produksi ASI yang berlebihan atau pengeluaran ASI yang tidak optimal, sehingga menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan ketidaknyamanan pada payudara. Penanganan bendungan ASI secara non-farmakologis menjadi pilihan yang aman dan efektif, salah satunya adalah dengan menggunakan kompres daun kubis. Daun kubis mengandung senyawa antiinflamasi yang dipercaya dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri pada payudara. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres daun kubis terhadap penurunan gejala bendungan ASI pada ibu nifas. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pulau Sapi dengan metode pendekatan asuhan kebidanan secara komprehensif. Subjek studi adalah ibu nifas dengan keluhan nyeri dan pembengkakan pada payudara. Intervensi yang diberikan berupa kompres daun kubis dingin selama 30 menit, dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil asuhan menunjukkan adanya pengurangan pembengkakan, serta peningkatan kenyamanan ibu setelah intervensi dilakukan. Selain itu, proses menyusui menjadi lebih lancar dan tidak menimbulkan keluhan nyeri yang signifikan. Intervensi ini juga diterima dengan baik oleh ibu karena metode yang alami, mudah diperoleh, dan tidak menimbulkan efek samping. Kesimpulannya, pemberian kompres daun kubis dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer yang efektif dan efisien dalam menangani bendungan ASI pada ibu nifas. Diharapkan intervensi ini dapat diterapkan secara luas di layanan kesehatan tingkat pertama sebagai upaya mendukung keberhasilan menyusui.

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS PENERAPAN PIJAT PAYUDARA UNTUK MEMPERLANCAR ASI

YULIANI
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS PENERAPAN PIJAT PAYUDARA UNTUK MEMPERLANCAR ASI Masa nifas merupakan periode penting dalam kehidupan ibu yang membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait produksi Air Susu Ibu (ASI). Salah satu masalah yang umum terjadi adalah ASI yang tidak lancar. Pijat payudara merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu memperlancar pengeluaran ASI dengan merangsang hormon oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada ibu nifas hari ke-3 dengan keluhan ASI tidak lancar melalui penerapan teknik pijat payudara. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap satu responden di Puskesmas Malinau Seberang dengan intervensi berupa edukasi menyusui, pijat payudara yang dilakukan 1–2 kali per hari sebanyak 3–4 kali per minggu, serta anjuran konsumsi makanan bergizi dan menyusui secara rutin. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI setelah intervensi dilakukan. Ibu menyatakan ASI mulai keluar lebih banyak, bayi tampak lebih puas setelah menyusu, dan keluhan tidak lancarnya ASI berkurang. Kesimpulannya, pijat payudara terbukti efektif sebagai upaya untuk memperlancar ASI pada ibu nifas dan dapat dijadikan salah satu intervensi dalam praktik asuhan kebidanan.