Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 89 dari 342

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Sawah (Oryza sativa L) Di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan

SITI ROHMI
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk menjawab suatu permasalahan dengan tujuan penelitian yaitu: (1) untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani padi sawah (Oryza sativa L) di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani padi sawah (Oryza sativa L) di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (3) untuk mengetahui faktor yang secara dominan mempengaruhi pendapatan petani padi sawah (Oryza sativa L) di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan teknik penentuan sampel sensus dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 66 responden. Hasil penelitian ini di analisis dengan menggunakan analisis data regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diperoleh petani padi sawah di Tanjung Buka SP 1 sebesar Rp.14.908.088 per sekali panen. Secara simultan (uji F) nilaii uji F sebesar 742.930 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 yang menunjukkan bahwa variabel Umur (X1), Tingkat Pendidikan (X2), Pengalaman Berusahatani (X3), Luas Lahan (X4), Biaya Produksi (X5) dan Penerimaan (X6) secara simultan berpengaruh signifikan serta berhubungan positif terhadap pendapatan petani padi sawah di Tanjung Buka SP 1. Secara parsial (uji t) faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah yaitu variabel Tingkat Pendidikan (X2) dengan nilai thitung sebesar 2,974 nilai signifikansi 0,004 dan variabel Biaya Produksi (X5) dengan nilai thitung sebesar -4,539 nilai signifikansi 0,000 serta variabel Penerimaan (X6) dengan nilai thitung sebesar 30,126 nilai signifikansi 0,000. Tingkat Pendidikan, Biaya Produksi dan Penerimaan secara dominan berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah di Tanjung Buka SP 1 Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan

STRATEGI PENGEMBANGAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DI DESA MALINAU SEBERANG KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU (STUDI KASUS: PADA KELOMPOK TANI SIANG BARANG TIGA)

MARVERA
2024 · Book · Open Access

Padi sawah adalah Salah satu komoditas pangan yang sangat penting di seluruh dunia adalah Tanaman Padi (Oryza sativa L). Peningkatan produktivitas tanaman padi menjadi prioritas yang utama dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring dengan meningkatnya populasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi pengembangan padi sawah di Desa Malinau Seberang, Mengetahui strategi yang di lakukan untuk mengidentifikasi IFAS dan EFAS, Mengetahui rumusan strategi pengembangan padi sawah di Desa Malinau Seberang. Metode penentuan sampel pada penelitian ini yaitu Pengambilan sampel key informan tidak semua sampel memiliki kriteria tertentu yang sesuai dengan penulis tentukan. sehingga diperoleh petani sebanyak 27 orang sebagai sampel/responden. Dengan pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi. Dengan analisis SWOT yaitu dilakukan indentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). Hasil yang didapatkan Pengolahan hasil padi sawah Siang Barang Tiga perlu mempertimbangkan secara seksama beberapa aspek yang merupakan karakteristik padi sawah yang melatar belakangi keberhasilan produksi padi sawah tersebut: Aspek sumber daya alam, Aspek produksi, aspek pemerintah, Rekomdasi strategi yang dapat diberikan adalah strategi agresif S-O yang menggunakan kekuatan internal objek kajian untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam dan peluang eksternal yaitu dengan mengoptimalkan produksi hasil panen padi unggul serta mengembangkan kualitas padi sawah dengan menggunakan pupuk organik dan bahan cairan dengan menggunakan bahan dari alam guna mendukung pertanian berkelanjutan.

DETERMINASI DAN PROYEKSI INFLASI DI INDONESIA

JENNYCA
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar, nilai tukar, harga cabai dan harga daging terhadap inflasi di Indonesia tahun 2017-2021 dan mengetahui proyeksi inflasi di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian time series dengan objek penelitian jumlah uang beredar, nilai tukar, harga cabai dan harga daging. Data yang digunakan adalah data sekunder dimulai dari tahun 2017-2021 yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan proyeksi trend kuadratik. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda dengan mengunakan SPSS 23.0, maka hasil yang diperoleh secara simultan atau Uji F statistik jumlah uang beredar, nilai tukar, harga cabai dan harga daging berpengaruh signifikan terhadap inflasi di indonesia. Secara parsial atau uji t statistik jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap inflasi sedangkan nilai tukar, harga cabai dan harga daging tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi. Analisis proyeksi kuadratik hasil penelitian ini menunjukan proyeksi mengalami penurunan pada tahun 2022 sebesar 1,46% dan tahun 2023 sebesar 1,40% dan proyeksi inflasi menunjukan inflasi tahun 2024 meningkat dari 1,53% dan terus meningkat pada tahun 2026 sebesar 2,40%

Hubungan paritas ibu dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan

MASYURI
2024 · Book · Open Access

Kematian ibu masih dinilai cukup tinggi, salah satu penyebab utama adalah perdarahan postpartum. Faktor yang mempengaruhi kejadian perdarahan postpartum salah satunya adalah paritas dan jarak kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah retrospektif. Populasi penelitian ini sejumlah 92 Ibu Bersalin di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dengan sampel 92 responden. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder dari rekam medis dan cheklist. Analisis data menggunakan chi square. Dari hasil chi square menunjukkan adanya hubungan antara paritas dan jarak kelahiran dengan kejadian perdarahan postpartum. Hasil analisis chi square, nilai P.value 0,00 dan 0,03 ( 0,05), maka Ho ditolak, Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum. Kata kunci : Paritas, Jarak Kehamilan, Perdarahan Postpartum

ANALISIS NILAI TAMBAH DAN SKALA EKONOMI INDUSTRI OLAHAN BANDENG TANPA DURI DI KOTA TARAKAN (Studi Kasus UMKM D’Baloy)

MELANI SAKINAH PUTRI
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah industri olahan bandeng tanpa duri yang ada di kota Tarakan dan menganalisis skala ekonomi indusri olahan bandeng tanpa duri yang ada di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah umkm D’baloy. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai tambah yang di hasilkan oleh UMKM D’baloy dalam pengolahan bandeng tanpa duri adalah sebesar Rp.32.064,- dengan rasio (61,07%) yang berati bahwa pengolahan bandeng tanpa duri tergolong dalam nilai tambah tinggi karna rasio yang di dapatkan lebih dari 40% (61,07%>40%). Dari perhitungan skala ekonomi menggunakan metode regresi linear berganda dengan dan menggunakan aplikasi Eviews dapat disimpulkan bahwa skala industri bandeng tanpa duri pada UMKM D’baloy berada pada posisi increasing return to scale atau dalam skala yang meningkat, artinya peningkatan input akan meningkatkan nilai output yang lebih besar.

Analisis Determinan Moneter Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia TAHUN 2012-2021

JUNITA TASA
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK Dampak Indikator Moneter Terhadap Pertimbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2012-2021 Junita Tasa Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeahui dan menganalisis pengaruh Cadangan Devisa, Inflasi, Dan Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 2012-2021 secara parsial dan simultan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh Dari Badan Pusat Statistik Indonesia dalam triwulan dari tahun 2012-2021. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial cadangan devisa (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) di Indonesia dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel, inflasi (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel, suku bunga (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel. Adapun secara simultan variabel cadangan devisa, inflasi, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan nilai f-hitung lebih besar dari f-tabel, dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,960 atau sebesar 96,0%. Kata-kata kunci : Cadangan Devisa, Inflasi, Suku Bunga

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN KNALPOT TIDAK LAIK PADA KENDARAAN BERODA DUA DI KOTA TARAKAN

AFIFI OCTPRASAKTI KIYAI
2024 · Book · Open Access

Tree problem in this research is Indonesia, as a country of law, considers that actions carried out by the community must be based on applicable legal regulations. Deviations that often occur in the field of transportation, especially motorized vehicles, are many violations regarding vehicle modifications using unsuitable exhausts that exceed the threshold, designed in such a way that the sound tends to be noisy and disturb the public and users. other way. Arrangement law related use exhaust No Eligible only limited user just However No For the seller . That matter make exists emptiness law so that No seldom Public opinion that use exhaust No Eligible free used . As for rule about follow criminal use exhaust No Eligible refer Article 285 paragraph (1) jo Article 106 paragraph 3 Law Number 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation as has been changed mbe Regulation Replacement Constitution Number 2 of 2022 concerning Create Work Riders who use exhaust noisy Can imprisoned for a maximum of one month or fine maximum IDR 250 thousand . This research was conducted with use type study law normative . Approach used in this research is Approach Law ( Statute Approach ) and Approach Conceptual ( Conceptual Approach ). In this context , modification vehicle motorized must obey stipulated conditions by agent single holder brand and general vehicle repair shop designated motorbike by minister . Regulating articles test type , requirements technical , and procedural modification vehicle must heeded For ensure security , feasibility , and compliance vehicle motorized to standards that have been set . Reason or obstacles experienced police Unit So Cross Police in do prevention to happen violation use exhaust No Worth doing by driver vehicle motorized wheel two that is Internal causes include lack of socialization towards general public , Apart from internal causes , there are also causes external that is Still low level awareness law driver vehicle motorized wheel two who use exhaust No Still worth it Not yet fulfil technical roadworthy accordingly with Constitution Number 22 of 2009 concerning So Road Traffic and Transport , and also If seen from enforcement data exhaust No Eligible previously experience enhancement It means efforts made by party Unit So Cross Police Still Not yet effective .

Analisis Efektivitas dan Kontribusi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan

SULLI SYAHARANI
2024 · Book · Open Access

Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu jenis pajak daerah yang sangat berpotensi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas atas pajak kendaraan bermotor di UPT Pengelolaan pendapatan daerah Kota Tarakan pada tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021 dan untuk mengetahui kontribusi yang diberikan oleh pajak kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah di Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di kantor SAMSAT BPPRD Kota Tarakan dengan data penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Tarakan tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021. Penelitian ini menggunakan analisis rasio efektivitas pajak daerah dan analsiis kontribusi. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa efektivitas atas penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor tergolong cukup efektif karena rata-rata 95,445% yaitu sebesar 107,11% pada tahun 2018, 101,43% pada tahun 2019, 89,20% pada tahun 2020, dan 88,04% pada tahun 2021. Sedangkan, kontribusi yang diberikan oleh Pajak Kendaraan Bermotor terhadap Pendapatan Asli Daerah juga termasuk baik karena rata-rata sebesar 41,75% yaitu 39% pada tahun 2018, 54% pada tahun 2019, 37% pada tahun 2020, dan 37% pada tahun 2021.

Kinerja Pemasaran Beras Lokal di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau

LALU ZAENAL MUTTAQIN
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) Untuk menganalisis saluran pemasaran komoditi beras di Desa Tanjung Lapang. 2) Untuk menganalisis fungsi pemasaran komoditi beras di Desa Tanjung Lapang. 3) Untuk menganalisis kinerja pemasaran komoditi beras di Desa Tanjung Lapang. Responden dalam penelitian ini adalah petani padi dan semua lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran beras dari petani perusda pedagang pengecer dan konsumen akhir. Penelitian di lakasankan di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat pada bulan Februari 2024. Pemelihan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa mayoritas penduduk di Desa Tanjung Lapang merupakan petani padi. Data dikumpulkan dengan dengan metode observasi, wawancara, studi pustaka, dokumentasi, kuesioner, sedangkan sumber data bersumber dari data primer dan skunder. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan saluran pemasaran beras di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat memiliki satu pola saluran pemasaran yaitu : petani – perusda – pedagang pengecer – konsumen akhir. Kinerja pemasaran beras lokal dapat dilihat pada sebaran marjin pemasaran, famer’s share dan keuntung yang didapat berbeda-beda tergantung pada saluran pemasaran yang dilalui. Margin pemasaran yang diperoleh pada pola pemasaran I yakni sebesar 6.900/kg. Total keuntung yang didapat pada pola pemasaran I sebesar 6.242 lembaga yang mendapat keuntungan yang paling besar adalah perusda. Secara efisiensi oprasional pola pemasaran beras di Desa Tanjung Lapang merupakan pola saluran pemasaran yang efsien.

Analisa Performa Mesin Penepung Disc Mill FFC-15 dengan Menggunakan Biji Kopi Sebagai Bahan Kerja

LEONARDY LENDRA
2024 · Book · Open Access

Penepungan juga dikenal sebagai penggilingan yang mana merupakan suatu proses yang menggunakan prinsip pengecilan ukuran di mana bahan akan dihaluskan menjadi bubuk atau tepung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa performa, beberapa faktor yang mempengaruhi performa, dan perbandingan bahan baku biji kopi dengan bahan baku lainnya terhadap performa mesin penepung disc mill FFC-15. Metode yang digunakan adalah metode experimental yang mana 300 gram biji kopi kering digiling menjadi bubuk kopi dengan 3 variasi saringan yang beberda yakni 3 mm, 1 mm, dan 0,5 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan kapasitas aktual tertinggi didapatkan pada saringan 3 mm sebesar 11,49 kg/jam, dan terendah didapatkan pada saringan 0,5 mm sebesar 6,66 kg/jam. Efisiensi penepungan tertinggi diperoleh pada saringan 3 mm sebesar 20,91%, dan terendah diperoleh pada saringan 0,5 mm sebesar 12,11%. Rendemen penepungan diperoleh pada saringan 3 mm sebesar 91,98%, dan terendah diperoleh pada saringan 1 mm sebesar 81,38%. Faktor yang mempengaruhi performa mesin penepung adalah ukuran saringan, bahan baku yang ditepungkan, perawatan mesin, getaran mesin dan pengoperasian mesin penepung. Pada biji kopi diperoleh rata-rata rendemen penepungan sebesar 91,98% dan efisiensi penepungan sebesar 20,91%. Sedangkan biji jagung diperoleh rata-rata rendemen penepungan sebesar 95,58% serta dengan efisiensi penepungan sebesar 53,81%.