NURPANCA WIDIANTONO
2024 · Book · Open Access
Peduli lingkungan merupakan sikap tindakan di kehidupan sehari hari dalam konteks pribadi, sosisal dan kultural di kehidupan seperti menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah kerusakan pada lingkungan alam sekitarnya serta berupaya untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang sudah ada.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap peduli lingkungan siswa terhadap sekolah adiwiyata di SMP Negeri 7 TARAKAN. Intrument penelitian yaitu kuantitatif dengan sample Random Sampling dan menggunakan instrument berupa angket respon siswa terhadap lingkungan hidup, dan mendapatkan hasil. Berdasarkan gambar di atas sikap peduli lingkungan siswa yang diperoleh dengan kategori cukup peduli diperoleh dengan presentase 12.90 % dan kategori peduli diperoleh dengan presentase 87.09 %. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sikap peduli lingkungan peserta didik anatar sekolah adiwiyata dengan hasil uji penelitian dengan presentase Cukup peduli = 0.12/12.90 dan Peduli = 0.87/ 87.09 terjadinya perbedaan sikap peduli lingkungan peserta didik terjadi karena beberapa faktor yaitu pengalaman pribadi, kebudayaan, orang lain yang diangap penting, media masa, lembaga pendidikan/pendidikan agama dan factor emosi dalam individu.
WITRI LATHIFATUL IZAH
2024 · Book · Open Access
Penilaian Ranah afektif merupakan penilaian sikap atas segala hal yang dilakukan selama proses sosial dan interaksi sosial dalam pembelajaran, Penilaian afektif merupakan evaluasi yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Penilaian afektif mencakup karakteristik perilaku seperti perasaan, minat, sikap, perasaan dan nilai. Indikator dalam penelitian yaitu Receiving atau perhatian, Responding atau tanggapan, Valuing atau penilaian, Organisasi dan Karakteristik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara guru melakukan penilaian pada ranah afektif dan untuk mengetahui problematika dalam penilaian afektif yang telah dilakukan oleh guru di SMP Negeri 7 tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun informan utama dalam penelitian ini adalah seorang guru IPA. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah cara guru melakukan penilaian dengan cara yang berbeda yaitu mengamati peserta didik pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan format yang sudah disediakan, yaitu berupa lembar pengamatan yang mereka sebut dengan istilah jurnal. Problematika yang sering terjadi pada saat pelaksanaan penilaian afektif salah satunya membuat kisi-kisi pada saat akan melaksankaan penilaian. Guru tidak membuat kisi-kisi penilaian afektif terlebih dahulu sebelum melakukan penilaian afektif, akibatnya indikator yang akan dinilai menjadi tidak jelas.
FERONICA
2024 · Book · Open Access
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh gaya belajar visual terhadap prestasi belajar, 2) mengetahui pengaruh gaya belajar audiotorial terhadap prestasi belajar, 3) mengetahui pengaruh gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar. Dengan populasi 223 siswa kelas IX dan teknik samplig adalah simple random sampling (pengambilan secara random) yaitu sebanyak 146 dari kelas IX. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji T didapatkan hasil t hitung yaitu untuk gaya belajar visual sebesar -3,171, gaya belajar audiotorial sebesar -3,562, dan gaya belajar kinestetik sebesar -4,545. Jika dibandingkan t tabel dengan N 146 pada a 0,05 yaitu sebesar -1,655 yang berarti -3,171 -1,655, -3,562 -1,655, dan -4,545 -1,655 (t hitung lebih kecil dari t tabel). Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga terdapat pengaruh yang negatif antara gaya belajar visual, audiotorial, dan kinestetik terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 8 Tarakan.
ROYYAN FAUZAN
2024 · Book · Open Access
Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi exsperiment design dengan desain penelitian Posttest-Only Control Group design. Variabel bebas penelitian ini adalah metode Tutor Sebaya dan variabel terikat penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu kelas IX A sebagai kelas eksperimen dan kelas IX C sebagai kelas kontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya dengan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan inferensial untuk menganalisis data akhir dengan menggunakan bantuan software SPSS 24.0 for windows. Hasil dari analisis deskripstif diperoleh bahwa rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen sebesar 68,93 sedangkan kelas kontrol sebesar 53,57 dan menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Adapun dari hasil uji independent samples t-test dengan taraf signitifikan 5% (𝛼 = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000 dan 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu 8,235 > 2,056. Dengan demikian 𝐻0 ditolak dan 𝐻1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model Tutor Sebaya berpengaruh terhadap kemampuan pemencahan masalah matemtika
YULVIANTRI DEVI PRATIWI
2024 · Book · Open Access
Permasalahan penelitian ini terkait dengan penyusunan soal PTS Pada mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui langkah-langkah penyusunan soal Penilaian Tengah Semester (PTS) oleh guru pada pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 2 orang guru matematika dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kemudian teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi waktu dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyusunan soal Penilaian Tengah Semester (PTS) yaitu (1) diawali dengan merancang pembelajaran melalui RPP, (2) RPP dirancang sekaligus dengan evaluasi, (3) melakukan assesmen dengan a) membuat dan menyusun soal dari sumber manapun, b) Soal-soal yang disajikan bebas dalam bentuk soal pilihan ganda ataupun esai, c) jumlah soal tergantung guru mata pelajaran masing-masing, (4) Jadwal Penilaian Tengah Semester (PTS) yang tidak lagi terjadwal.
DESI MANDUA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 5 Tarakan dengan Populasi sebanyak 209 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel cluster random sampling sehingga didapat jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 137 responden. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) dengan instrumen skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan pengujian hipotesis uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan dengan persamaan regresi Y = 20.763 + 0,875 X. Sedangkan Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi, diketahui bahwa minat belajar memberikan pengaruh sebesar 13,3% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan.
SAHKRIANA BINTI SAHRIR
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandiriana belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa SMA Mhammadiyah Tarakan kelas XI. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan proportionate random sampling. Sampel yang diambil dalam penelitian ini 67 responden siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS for windows untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori kemandirian belajar siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan dominan pada kategori tinggi dengan persentase 57%. Hasil hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan dominan pada kategori sangat rendah dengan persentase 96%. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa kemandirian belajar memberikan kontribusi 20,3% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan. Hal ini menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa berpengaruh negatif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan.
SUHARTIN ARI PATMAWATI
2024 · Book · Open Access
Kemampuan representasi spasial merupakan kemampuan siswa yang dapat membentuk, memanipulasi, dan memproses informasi tentang suatu objek dalam ruang tiga dimensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui profil kemampuan representasi spasial siswa kelas VIII SMP N 10 Tarakan dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi Dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-1, VIII-2, dan VIII-3. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik nonprobability sampling dengan teknik sampling total di mana seluruh populasi merupakan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa soal bangun ruang sisi datar dan dokumentasi kemudian data dianalisis berdasarkan kemampuan representasi spasial peserta didik indikator kemampuan representasi spasial ada empat yaitu siswa dapat merekayasa gambar dengan menggunakan penambahan persembunyian, penghilangan ataupun pengkaburan terhadap suatu gambar siswa dapat menggabungkan konsep-konsep yang telah ada untuk membangun konsep baru, siswa dapat memisahkan ataupun menamai konsep-konsep yang terbentuk dari konsep-konsep yang lama, dan siswa dapat menyelesaikan proses dari konsep-konsep yang telah dilalui dengan menggunakan bahasa sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi spasial siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar pada kategori sangat tinggi yaitu 20,9%, terdapat 35,2% pada kategori tinggi, terdapat 30,8% yaitu pada kategori rendah dan terdapat 13,2% pada kategori sangat rendah.
FITRI ALA'WIYAH
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menerapkan Metode Survei dengan seluruh siswa kelas VIII sebanyak 44 siswa sebagai populasi dan sampel, data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat keaktifan belajar serta menggunakan soal ulangan harian untuk hasil belajar matematika mereka. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika. Hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung sebesar 9.907, yang mana lebih besar dari ttabel sebesar 2.018. Regresi yang diperoleh dari analisis menunjukkan persamaan Ŷ = -21.292 – 1.541X, yang berarti setiap peningkatan satu unit dalam keaktifan belajar akan menurunkan hasil belajar matematika sebesar 1.541 unit, setelah dikontrol oleh faktor-faktor lain. Adapun besar pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 0,700 atau 70% sedangkan sisanya 30% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini menunjukkan pentingnya meningkatkan keaktifan belajar siswa sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menyarankan agar sekolah dan guru memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa, seperti metode pengajaran yang lebih interaktif dan motivasi belajar yang lebih baik. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika siswa.
DIYAH SEPTIANINGRUM
2024 · Book · Open Access
Kebiasaan belajar dan motivasi belajar merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kebiasaan belajar yang baik dapat ditanamkan melalui pembuatan jadwal dan pelaksanaannya, membaca dan membuat catatan, penyelesaian tugas, cara mengikuti pelajaran, cara belajar kelompok, dan belajar mandiri di rumah. Motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa dapat dilihat dari ketekunan siswa dalam belajar, keuletan dalam menghadapi kesulitan, minat dan perhatian dalam belajar, berprestasi dalam belajar, serta mandiri dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar dengan motivasi belajar matematika siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik penelitian korelasi pearson product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan yang berjumlah 124 siswa dengan jumlah sampel 81 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Data penelitian diperoleh melalui pengisian angket kebiasaan belajar dan motivasi belajar oleh siswa. Berdasarkan analisis hasil pengisian angket kebiasaan belajar dan motivasi belajar oleh siswa diperoleh korelasi keduanya sebesar 0,745 dengan nilai p-value = 0,000 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada korelasi kebiasaan belajar dengan motivasi belajar, atau dapat disimpulkan bahwa 74,5% motivasi belajar di tentukan oleh kebiasaan belajar.
MARIA LOVA
2024 · Book · Open Access
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik video pembelajaran matematika SMP Kelas VIII berdasarkan jumlah viewers terbanyak pada platform youtube Le Guru Les,Benni al azhri,Matematika Mania,Matematika Spekta dan Kimatika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis isi. Data dikumpulkan melalui kegiatan analisis pada 3 aspek yaitu aspek isi,aspek grafika dan aspek Bahasa yang memuat beberapa indikator disetiap aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa channel Benni al azhri dapat membantu kesulitan belajar matematika materi pola bilangan mulai dari aspek isi yang memenuhi kompetensi dasar (KD) kurikulum 2013 sehingga tercapainya tujuan pembelajaran materi pola bilangan kelas VIII SMP. Selain itu aspek grafika yang memuat gambar dan ilustrasi dan dalam aspek bahasa yang digunakan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan serta ada beberapa bahasa yang tidak baku. Urutan kedua channel le guru les dari aspek isi yang memenuhi kompetensi dasar (KD, namun aspek grafika channel ini masih kurang karena tidak menampilkan gambar atau ilustrasi didalam video. Urutan ketiga channel matematika mania dari aspek isi sudah memenuhi KD, selain itu aspek grafika yang digunakan gambar dan ilustrasinya sudah menarik dan kreatif.serta bahasa yang digunakan sesuai EYD. Urutan keempat channel kimatika sudah sesuai dengan KD, namun dalam animasi gambar kurang kreatif dan bahasa yang digunakan menggunakan bahasa baku. Dan urutan terakhir channel matematika spekta dalam penyampaian tujuan pembelajaran belum rinci dalam membahas stimulus, gambar dan ilustrasi
AMBROSIUS KERONG
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar yang sering dialami dan mengetahui suasana belajar matematika yang paling diharapkan oleh siswa kelas VIII SMP Frater Don Bosco Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan survei menggunakan instrumen angket. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Adapun hasil penelitian yaitu: pertama, kesulitan belajar yang sering dialami oleh siswa dalam pembelajaran matematika adalah kesulitan belajar operasi hitung matematika dengan persentase sebesar 71,89% berada pada kategori sedang. Kedua, suasana belajar yang paling diharapkan oleh siswa dalam pembelajaran matematika adalah suasana belajar yang menantang (menggunakan materi dan kegiatan belajar sesuai dengan kemampuan dan tahapan perkembangan peserta didik) dengan persentase sebesar 84,37% berada pada kategori sedang.
ISMIANDA ROHADATUL 'AISY
2024 · Book · Open Access
Pemanfaatan media pembelajaran Matematika penting untuk membangun pengetahuan matematis siswa di satuan pendidikan, namun penggunaan media pembelajaran Matematika belum memanfaatkan perkembangan teknologi dan cukup banyak siswa kelas X yang melakukan kesalahan dalam perhitungan operasi hitung bilangan bulat, dimana, materi tersebut seharusnya telah dikuasai di bangku SMP. Permasalahan ini membuat siswa semakin malas belajar Matematika, sehingga untuk mengatasi masalah ini, dikembangan media Integer Adventure Electronic Comic yang merupakan media pembelajaran komik matematika yang dapat diakses secara mandiri melalui smartphone untuk memudahkan siswa mempelajari materi operasi hitung bilangan bulat. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan proses pengembangan dan menghasilkan media pembelajaran Matematika berupa Integer Adventure Electronic Comic yang layak pada materi operasi hitung bilangan bulat untuk siswa kelas X MAN Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D yang dimodifikasi menjadi 3D sebagai alur tahapan penelitian. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Subjek penelitian ini melibatkan 6 siswa kelas X MAN Tarakan. Teknik analisis data penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dan analisis statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pengembangan media Integer Adventure Electronic Comic yang layak adalah mengikuti alur tahapan penelitian serta tervalidasi dengan kategori minimal “layak” oleh para ahli dan siswa; (2) Media Integer Adventure Electronic Comic telah tervalidasi layak untuk digunakan siswa kelas X MAN Tarakan.
OTAH ZAGIETA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh representasi matematis peserta didik terhadap hasil belajar peserta didik kelas IX di SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel pada penelitian ini sebanyak 70 peserta didik yang diambil dengan menggunakan teknik Nonprobability Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan test berupa (essay) uraian sebanyak 3 soal dan dokumentasi hasil belajar UAS Semester Ganjil peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan pengujian hipotesis uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Representasi Matematis terhadap hasil belajar peserta didik kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan dari hasil pengujian hipotesis uji t diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 2,938 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 1,995 dengan signifikansi (0,005 0,05). Sedangkan hasil dari persamaan regresi 𝑌 = 51,323 + 0,249 𝑋. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh representasi matematis peserta didik terhadap hasil belajar peserta didik kelas IX di SMP Negeri 11 Tarakan.
NUR DARMAYANTI DWI SYAHPUTRI
2024 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh tangung jawab belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survei Metode survei adalah penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan sebanyak 272 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Proporsional Statisfied Random Sampling yaitu teknik yang digunakan bila populasi mempunyai anggota atau unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proposional, setelah dilakukan perhitungan diperoleh sampel sebanyak 162 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tanggung jawab belajar dan dokumentasi penilaian akhir semester genap matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif dan analisis inferensial menggunakan analisis regresi linear sederhana dan uji t. Berdasarkan hasil statistika deskriptif skor tanggung jawab belajar dengan rata-rata 64, dan prestasi belajar matematika dengan rata-rata 80. Berdasarkan uji statistik inferensial diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan linier. Hasil persamaan regresi yaitu 𝑌̂ = 72,954 + 0,108X. Berdasarkan analisis hasil uji t, diperoleh nilai thitung sebesar 2,003, yang mana lebih besar dari ttabel yaitu 1,974 (2,003>1,974), dengan tarif signifikan 0,000 0,05 maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tanggung jawab belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Tarakan.
RIONI DIAN SANDRA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah Matematika ditinjau dari gaya belajar pada siswa kelas VIII SMPN 8 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu penelitian yang diarahkan untuk menghimpun data, mengambil makna, dan memperoleh pemahaman dari kasus tersebut. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 5 siswa di kelas VIII SMPN 8 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling yaitu pengambilan partisipan berdasarkan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, tugas, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif model interaktif yaitu analisis data yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus sampai tuntas. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam menyelesaikan soal konten sistem persamaan linier dua variabel siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah Matematika dengan gaya belajar kinestetik mampu melalui empat tahap kemampuan pemecahan masalah Matematika menurut Polya yakni memahami masalah, merencanakan, melaksanakan dan memeriksa kembali. Siswa dengan gaya belajar visual hanya mampu melalui tiga tahap kemampuan pemecahan masalah Matematika menurut Polya, dan pada tahap ketiga (melaksanakan rencana penyelesaian) siswa visual mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan terutama pada pembagian. Sedangkan untuk siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah Matematika dengan gaya belajar auditori hanya mampu melalui tahap memahami masalah. Siswa dengan gaya belajar auditori tersebut hanya mampu memahami informasi yang terdapat pada soal, dan cenderung mengalami kesulitan saat membuat model Matematika dari informasi yang sudah mereka pahami sebelumnya serta membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami soal.
TEGUH PRAYOGO
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek pada penelitian ini yaitu 3 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Trakan yang memiliki minat belajar paling rendah dari siswa lainnya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket minat lalu di lanjutkan dengan wawancara serta observasi terhadap subjek dan partisipan yang terlibat. Hasil penelitian faktor yang mempengaruhi rendahnya minat dari subjek penelitain berasal dari beberapa aspek yaitu aspek keluarga dan lingkungan masyarakat. Aspek yang paling berpengaruh yaitu dari aspek lingkungan masyarakat yang dimana ketiga siswa ini terpengaruh dari pergaulan teman sebaya yang buruk dan teknologi yang berkembang di lingkungan masyarakat contohnya penggunaan gadget yang berlebihan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar ketiga subjek yaitu penggunaan smartphone yang terlalu berlebihan tidak hanya digunakan untuk mengakses sosial media tetapi juga digunakan untuk bermain game. Tidak hanya itu faktor pendukung subjek menggunakan smartphone yang berlebihan atau menemaninya bermain yaitu teman sebaya subjek.
HENDI SANTOSA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan sumber data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi berkaitan dengan pakaian adat suku dayak kenyah khususnya di Ta’a dan Sapei Sapaq. Penelitian pendekatan studi kasus adalah dimana peneliti melakukan eksplorasi secara mendalam terhadap kejadian, aktivitas, proses, terhadap satu orang atau lebih. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur matematika yang terdapat pada pakaian adat suku Dayak Kenyah. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan unsur matematika di pakaian adat suku dayak kenyah pada jenis bangun ruang datar seperti materi segitiga, persegi panjang, dan lingkaran. Selain itu, ditemukan konsep matematika pada materi geometri transformasi seperti materi translasi, rotasi, dan refleksi.
MUHAMMAD ARDIANSYAH
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi minat belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang menggambarkan keadaan suatu objek secara akurat sesuai dengan keadaan sekarang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 205 siswa yang terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 205 siswa terdiri dari 8 kelas dari 9 kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan nilai PAS (penilaian akhir semester) SMP Negeri 5 Tarakan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Untuk uji validitas dari 28 item pernyataan menggunakan rumus korelasi product moment dengan hasil 25 item yang dinyatakan valid. Nilai alpa cronbach adalah 0,908 dan berada pada kategori sangat tinggi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif (Mean, Simpangan baku, dan Persentase). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa minat belajar siswa tergolong sedang sebesar 69,76% atau (143 siswa dari 205 sampel). Sedangkan hasil belajar siswa dominan rendah yang dapat dilihat pada hasil penelitian yang menunjukkan sebesar 47,80% atau (98 siswa dari 205 sampel).
SITI RAHMA DINA
2024 · Book · Open Access
ANALISIS VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VII BERBASIS PLATFORM YOUTUBE PADA CHANNEL LE GURULES Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik yang terkandung pada video pembelajara dalam Chanel “Le Guru Les” ditinjau dari aspek isi, aspek penyajian, aspek bahasa, dan aspek grafika Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis konten. Data dikumpulkan melalui kegiatan analisis pada empat aspek yaitu aspek isi, aspek penyajian, aspek grafika, dan aspek bahasa yang memuat beberapa indikator disetiap aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 video pembelajaran chanel Le guru Les yang berjudul “Definisi Himpunan, Penulisan Himpunan, Anggota Himpunan”, “Pengenalan Aljabar kelas 7, Bangun Aljabar, Mengurutkan Aljabar”, “Jenis Himpunan, Bilangan Kardinal, Himpunan Semesta” dalam aspek isi: 1) apersepsi dan motivasi; 2) penguasaan materi pembelajaran; 3) menggunakan contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam aspek penyajian ditemukan bahwa keruntutan konsep penyajian video pembelajaran dari 3 video pembelajaran yang dianalisis dapat dikatakan seluruh video menyajikan materi secara terurut mulai dari materi yang termudah ke materi sulit. Berdasarkan penyusunan materi dilakukan secara sistematis dan spesifik, serta contoh soal dan soal latihan yang disajikan dapat memperkaya pengetahuan penonton dan dapat mengukur/menilai pengguna terkait materi yang disajikan. Selain itu, terdapat latihan soal di setiap sub materi. Dalam aspek grafika dari 3 video pembelajaran yang pada chanel Le GuruLes menunjukkan bahwa ukuran huruf yang digunakan proporsional pada layar dan pemilihan jenis huruf sudah tepat dan sesuai dengan video pembelajaran. Kemudian, gambar yang ditampilkan jelas (tidak buram), sudah proporsional dan realistis. Dan dalam video terdapat ilustrasi yang dapat mendukung pengguna dalam memahami materi terkait. Dalam aspek bahasa: 1) judul video pembelajaran menggambarkan isi video; 2) ketidakbakuan istilah; 3) melaksanakan pembelajaran yang menumbuhkan partisipasi aktif penonton. Kata kunci : Video Pembelajaran Matematika, Chanel Le Guru Les