RAFLI SYAIDIL HASAN
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuann untuk mengetahui Pengaruh Teknik Role Playing untuk meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan dalam berbagai aspek kelebihan yang dimilikinya, dan dengan sikap yakin atas kemampuan diri sendiri sehingga dalam tindakan-tindakannya tidak terlalu cemas, merasa bebas untuk melakukan hal-hal yang sesuai keinginan dan tangung jawab atas perbuatannya. Penelitian ini merupakan penelitian PreExperimental Design menggunakan One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan yang berjumlah sebanyak 172 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Purposive sampling berjumlah 10 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala kepercayaan diri berdasarkan teori Sugiyono (2019)., teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis Paired Sample T-test. Adapun uji Paired Sample T-test menggunakan SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis data dari uji Paired Sample T-test diperoleh nilai Sig (2-tailed) 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya bahwa Teknik Role Playing efektif untuk meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Berdasarkan dari hasil skor Pretest yang di peroleh 10 siswa sebagai sampel penelitian ini terdapat 3 (30%) siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, 3 (30%) siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang sedang, 4 (40%) siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah. Pada hasil Posttest hasil skor terdapat 10 (100%) seluruh siswa memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.
STEVIE OCTAVIA POLICARPUS
2024 · Book · Open Access
Kepercayaan diri merupakan keyakinan diri akan kemampuan sendiri menghadapi tantangan ketika menghadapi masalah. Kepercayaan diri siswa di SD Negeri 017 Tarakan berdasarkan pengamatan masih rendah, karena siswa masih malu bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru, tidak berani dan gugup maju kedepan kelas, serta masih menyontek jawaban teman. Tujuan penelitian dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang masih rendah ini dengan menerapkan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik role play. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre- eksperimental, dan desain one group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, dengan populasi penelitian sebanyak 50 siswa dan sampel berjumlah 8 siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang kepercayaan diri siswa. Analisis data dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial, menggunakan uji paired sampel t-test, dengan nilai sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0.000 0.05, maka Ho ditolak dan Ha, diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh teknik role play terhadap kepercayaan diri siswa kelas V SD Negeri 017 Tarakan.
LUSIANA
2024 · Book · Open Access
Lusiana. 2024. Penelitian ini berfokus pada perilaku prokrastinasi akademik pada siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengaruh Layanan Bimbingan kelompok dapat mempengaruhi prokrastinasi siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Pengambilan data dilakukan melalui skala prokrastinasi oleh teori Ferrari (dalam Ghufron & Risnawita, 2017). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan yang berjumlah 96 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Random Sampling yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini memakai metode penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis menggunakan analisis statistik nonparametic yaitu uji paired sample test yang dimana berdasarkan hasil nilai Asymp.Sig, (2-tailed) untuk uji dua arah adalah sebesar 0,000 0,005 yang artinya terdapat perbedaan rata-rata antara pretest dan postest, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap prokrastinasi akademik siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan.
NURADEHA
2024 · Book · Open Access
Pengaruh Pendekatan Rational-Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 13 Tarakan. Percaya diri adalah sikap positif seorang individu yang mampu untuk mengembangkan penilaian positif baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan/situasi yang dihadapinya Wenny (2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan Pendekatan Rational-Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 13 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan one group pretest-posstest design. Dengan populasi dalam penelitian ini berjumlah 95 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kepercayaan diri jenis skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan SPSS 22.0. Berdasarkan uji analisis diketahui bahwa nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung 5,883 > t tabel 1.833, artinya ada pengaruh konseling kelompok dengan Pendekatan Rational-Emotive Behavior Therapy (Rebt) terhadap Kepercayaan diri Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 13 Tarakan.
NUR NILAM SARI
2024 · Book · Open Access
Pengaruh Teknik Behavioral Contract Terhadap Kejenuhan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 13 Tarakan. Kejenuhan belajar adalah suatu kondisi mental seseorang saat mengalami rasa bosan dan lelah yang amat sangat sehingga mengakibatkan timbulnya rasa enggan dan tidak bersemangat melakukan aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik behevioral contract terhadap kejenuhan belajar siswa SMP Negeri 13 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, dengan sampel berjumlah 10 orang siswa kelas VIII. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kejenuhan belajar (Muhibbin Syah, 2015) jenis skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan SPSS 22.0. Berdasarkan uji analisis diketahui bahwa nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung 15,545 > t tabel 1.833 yang artinya Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik Behavioral Contract terhadap Kejenuhan Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 13 Tarakan.
LISA DWI LESTARI
2024 · Book · Open Access
Prokrastinasi akademik adalah segala sesuatu yang dilakukan dalam menunda-nunda menyelesaikan tugas-tugas yang berhubungan dengan akademik tanpa adanya alasan yang jelas sehingga tugas yang diberikan tudak dapat diselesaikan pada waktunya atau bahkan tidak dikerjakan. Seorang prokrastinator menghabiskan waktu yang dimilikinya untuk mempersiapkan diri secara berlebihan, mereka melakukan hal-hal yang tidak dibutuhkan dalam penyelesaian suatu tugas, tanpa memperhitungkan waktu yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku prokrastinasi akademik penyusunan skripsi pada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif atau survei. Metode pengumpulan data dengan angket. Berdasarkan hasil penelitian dengan judul prokrastinasi akademik mahasiswa program studi bimbingan dan konseling pada angkatan 2017, 2018, dan 2019, maka terdapat pada kategori tinggi dengan persentase 32,5% yang berada pada interval 115-125, dikategorikan tinggi karena masih kesulitan dalam memenuhi deadline yang telah ditentukan. Hal tersebut dengan kategori yang sama, terdapat pada indikator penundaan untuk memulai dan menyelesaikan tugas dengan persentase 43% pada kategori tinggi, dikategorikan tinggi karena mahasiswa tersebut banyak membuang waktunya dalam mempersiapkan hal-hal secara berlebihan dalam mengerjakan tugas akhir. Kata Kunci : Perilaku, Prokrastinasi, Akademik, Mahasiswa
USRI WAHYUNI
2024 · Book · Open Access
Kejenuhan belajar adalah kondisi seseorang yang merasa bosan dan letih hingga mengakibatkan munculnya rasa lesu atau tidak mempunyai semangat serta pikirannya tidak bekerja untuk mengerjakan setiap kegiatan belajar yang menjadikan usaha yang dikerjakan tidak mendapatkan hasil, serta tidak adanya perkembangan dalam belajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian Pre-eksperimental design dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan mengalami kejenuhan belajar ditinjau dari 3 aspek yaitu: 1) keletihan emosi; 2) depersonalisasi; dan 3) menurunnya keyakinan akademik. Populasi penelitian ini adalah 357 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan, dan menggunakan purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa. Pada pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori sangat tinggi berjumlah 2 (20%) siswa, kategori tinggi berjumlah 8 (80%) siswa dan kategori sedang pada posttest berjumlah 6 (60%) siswa, kategori rendah berjumlah 4 (40%). Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPPS 25. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role play di SMA Negeri 2 Tarakan.
ACHMAD SYAHRILASYARIE
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK Achmad Syahril Asyarie, 2024. “Gambaran Pelaksanaan Layanan Konseling Individual Pada Siswa Broken Home di SMK Negeri 2 Tarakan”. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos., M.Pd Pembimbing Anggota Nazwa Manurung, M.Psi.,Psikolog. Terdapat siswa yang mengalami permasalahan broken home di SMK Negeri 2 Tarakan yang terjadi semenjak siswa tersebut menempuh sekolah mengenah pertama (SMP) menunjukan perilaku yang negatif, seperti sering bertengkar dengan teman sekelas, suka menyendiri dan mudah tersinggung. Sebagai seorang guru khususnya guru BK harus bertanggung jawab dalam membantu siswa dan memberikan layanan konseling untuk menyelesaikan permasalahan siswa. Konseling merupakan layanan yang tepat diberikan pada siswa yang mengalami masalah pribadi, dalam hal ini yaitu siswa yang mempunyai permasalahan dalam keluarganya yang berlatar belakang broken home. Beberapa tahapan dalam konseling individual, tahap awal konseling, tahap pertengahan konseling dan tahap akhir konseling. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan konseling individual bagi siswa yang mengalami permasalahan broken home di SMK Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan informan penelitian terdiri dari 3 orang yaitu 2 orang siswa dan 1 guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, menggunakan metode Sugiyono (2019) : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada 3 tahap yang dilakukan guru BK dalam melakukan konseling individu pada siswa yang mengalami permasalahan broken home, yaitu yang pertama adalah tahap awal konseling dimana guru BK mempersiapkan berbagai aspek sebelum melakukan konseling seperti penataan ruang konseling, pengumpulan data dan penyusunan RPL. Yang kedua yaitu tahap konseling dimana guru BK melakukan proses konseling kepada siswa dengan menggunkan berbagai teknik serta pendekatan. Dan yang terakhir adalah tahap akhir konseling dimana guru BK melakukan monitoring kepada siswa yang telah guru BK berikan layanan konseling agar bisa memantau perkembangan siswa disekolah dan guru BK menyiapkan hasil laporan konseling individual.
DEVY ARDILLA
2024 · Book · Open Access
Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X Di SMA Negeri 4 Tarakan. Keterampilan Komunikasi interpersonal merupakan proses kegiatan manusia yang terdiri dari dua orang atau lebih yang saling bertukar informasi, pengetahuan, pikiran agar dapat menggugah partisipasi satu sama lain. Ciri-ciri siswa yang memiliki komunikasi interpersonal yang efektif adalah memiliki keterbukaan (openess), yaitu kemauan menanggapi dengan senang hati informasi yang diterima di dalam menghadapi hubungan interpersonal, dapat berempaty (empathy), yaitu merasakan apa yang dirasakan orang lain, dukungan (supportiveness), yaitu situasi yang terbuka untuk mendukung komunikasi berlangsung efektif, memiliki rasa positif (positiveness), seseorang harus memiliki perasaan positif terhadap dirinya, mendorong orang lain lebih aktif berpartisipasi, dan menciptakan situasi komunikasi kondisif untuk interaksi yang efektif, merasa setara dengan orang lain (equality), yaitu pengakuan secara diam-diam kedua belah pihak menghargai, berguna, dan mempunyai sesuatu yang penting untuk disumbangkan. Metode penelititian adalah kuantitatif, dnegan pendekatan eksperimen, adapun teknik pengumpulan data, adalah skala dan dokumentasi, Dan teknik analisis data adalah analisis statistik deskriftif dan analisis inferensial dengan menggunakan t-test. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh teknik sosiodrama terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan. Keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan, sebelum diberikan perlakuan berupa latihan sosiodrama atau berdasarkan hasil pretest berada dalam kategori sedang dan setelah diberi perlakuan berupa latihan sosiodrama atau berdasarkan hasil posttest keterampilan komunikasi interpersonal siswa mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori tinggi. Jadi, dari hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS 22 for windows melalui paired sample t-test diperoleh nilai t-test 15,368 dengan df =24. Harga t tabel pada t 0,05 = 2,06 dengan nilai signifikan (P) = 0,000 α = 0,05. Hal ini berarti bahwa hipotesis nihil (Ho) yang berbunyi ”tidak ada pengaruh penerapan sosiodrama terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X di SMA Negeri 4 Tarakan” dinyatakan ditolak.
LIO CHANDRA
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK Lio Chandra, 2024 Gambaran Kemandirian Belajar di SMP Negeri 12 Kota Tarakan, pembimbing utaman Siti Rahmi, S.Sos.I, M.Pd dan pembimbing keduaTri Cahyono, M.Pd. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kemandirian siswa di SMP Negeri 12 kota Tarakan Kota, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang dimana kurang nya gambaran kemandirian belajar siswa dan mengakibatkan siswa tersebut memiliki kecendrungan untuk bergantung pada orang lain, kurangnya keaktiva, malas, kurang percaya diri dan tidak dapat memecakan masalah sendiri, fokus penelitian ini adalah gambaran kemandirian belajar siswa, pada penelitian ini gambaran kemandirian belajar siswa akan difokuskan Ketika mendeskripsikan gambaran kemandirian siswa di SMP Negeri 12 Kota Tarakan, Adapun informasi utama dalam penelitian ini adalah dua siswa kelas VIII satu guru bimbingan dan konseling dan satu wali kelas siswa tersebut, Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumen, dan Teknik pengumpulan data yang digunakan reduksi data penyajian data menarik kesimpulan, hasil temuan penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 12 Kota Tarakan maka dapat disimpulkan gambaran kemandirian belajar siswa memiliki kemandirian yang baik, dengan siswa tersebut mengerjakan tugas dengan baik dan tepat waktu, yang dimana siswa tersebut bertanggung jawap sebagai siswa yang baik.
ANDIKHA RACHMADHAN PRATAMA
2024 · Book · Open Access
Andikha Rachmadhan Pratama, 2024, Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan kejelasan tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang guru BK. Teknik yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung, sedangkan alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan sesuai dengan sumber data yang di dapatkan. Triangulasi sumber dilakukan meliputi konteks, input, proses dan produk dalam layanan bimbingan klasikal. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa layanan bimbingan klasikal di SMA Negeri 1 Tarakan memiliki tujuan atau context seperti, meningkatkan kompetensi siswa berdasarkan 4 bidang BK. Adapun input atau persiapan yang dilakukan guru BK yaitu perencanaan layanan meliputi AKPD, RPL Media, Metode/Teknik. Pada tahap pelaksaan atau process meliputi tahap awal, kegiatan inti, dan penutup. Pada tahap hasil atau product guru BK akan melakukan evaluasi atau follow up terhadap layanan yang telah dilakukan.
AUREL TONAPA
2024 · Book · Open Access
Kemampuan belajar secara mandiri mengacu pada kemampuan seseorang untuk melibatkan diri dalam kegiatan pembelajaran dengan keyakinan penuh, bertanggung jawab terhadap tindakannya, serta memiliki rasa percaya diri dalam menyelesaikan tugas belajarnya tanpa bergantung pada bantuan orang lain. Tingkat kemandirian belajar siswa kelas XI Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan tergolong rendah, termanifestasi dalam perilaku siswa yang belum mampu mengelola waktu belajar dengan baik di sekolah maupun di rumah. Terdapat kecenderungan untuk bolos, menyelesaikan pekerjaan rumah sekolah secara tidak teratur, dan melakukan kecurangan akademis dengan menyontek teman. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kemandirian belajar siswa. Salah satu alternatif yang diujicobakan untuk meningkatkan kemandirian belajar adalah penerapan teknik homeroom. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experimental Design dalam bentuk One Grup Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan jumlah populasi yang ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa skala Likert yang dikembangkan berdasarkan teori kemandirian belajar (Sugiyono, 2014). Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan uji paired sample t-test, nilai signifikansi (2-tailed) menunjukkan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif teknik homeroom terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa kelas XI Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 2 Tarakan.
YUNI ANDAYANI
2024 · Book · Open Access
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik role playing dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 13 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan sampel berjumlah 30 orang siswa kelas VIII-I. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala likert tentang komunikasi interpersonal. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa yang rendah ini dengan menerapkan bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial hasil analisis dengan uji data paired sample t-test ditemukan bahwa nilai sig. 0,000 nilai 0,05 yang artinya Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan penerapan teknik role playing dengan bimbingan kelompok dalam meningkatkan komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 13 Tarakan.
RIA PRAMITHA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menulis teks laporan percobaan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan praktik uji coba sederhana. Model pembelajaran ini digunakan karena siswa kelas IX-A MTs Negeri Tarakan kurang dalam minat menulis teks laporan percobaan dan kurang memahami atau menangkap informasi dalam materi menulis teks laporan percobaan. Dengan adanya model pembelajaran berbasis masalah siswa diharapkan dapat memahami pembelajaran dengan memecahkan masalah secara langsung. Oleh karena itu, siswa menulis teks laporan percobaan dengan praktik uji coba sederhana secara langsung guna memberikan pemahaman siswa yang tidak hanya sebatas teori saja, tapi mampu menerapkannya sesuai pengalaman belajar. Selain itu, sebagian besar siswa juga memiliki gaya belajar kinestetik sehingga model pembelajaran ini perlu diterapkan agar dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan menulis teks laporan percobaan dan siswa dapat meraih kompetensi dasarnya. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dengan praktik uji coba sederhana dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan menulis teks laporan percobaan.
IRMA VAND FICTORYA
2024 · Book · Open Access
IRMA VAND FICTORYA, 2024 Penilaian merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar dan capaian perkembangan atau hasil belajar peserta didik. Penilaian merupakan kegiatan yang dilakukan guru untuk memperoleh informasi secara objektif, berkelanjutan, menyeluruh tentang proses dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian oleh guru IPA kelas VII di SMP Negeri 7 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru IPA. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu pada proses penilaian meliputi aspek perencanaan penilaian, pelaksanaan penilaian dan evaluasi penilaian pada aspek jenis penilaian guru telah melaksanakan penilaian pada tahap penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan adapun jenis penilaian yaitu penilaian tertulis, penilaian sikap, penilaian kelompok, penilaian diri sendiri, penilaian praktikum dan penilaian tugas, dan pada waktu penilaian guru melakukan penilaian proses dan penilaian hasil. Kendala guru dalam pelaksanaan penilaian pada pembelajaran ini adalah keterbatasan waktu dalam pelaksanaan penilaian, banyaknya kriteria dan komponen penilaian yang harus dilaksanakan dalam penilaian dan dalam menentukan indikator serta membuat rubik penilaian masih sulit untuk dilakukan.
FRENALDO
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Struktur Cerita Rakyat Asal Mula Suku Dayak Lundayeh di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau melalui Kajian Folklor Lisan. Metode penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber penelitian di peroleh informan yang memiliki pengetahuan tentang struktur cerita rakyat asal mula suku Dayak Lundayeh. Data penelitian ini data penggalan kalimat dari hasil wawancara, rekam, catat, dan simak serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam struktur cerita terdapat, orientasi awal mula suku Dayak Lundayeh yang tinggal di desa Tanjung Lapang berasal dari krayan, Mentarang Hulu, Long Berang, Bang Biau, komplikasi permasalahan yang di dapat oleh masyarakatnya adalah masalah pendidikan dan kesehatan, resolusi masyarakatnya memutuskan agar bisa merubah nasib untuk ke depannya agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan dan ada tempat sarana untuk kesehatan, dan koda setelah masyarakat mendapatkan hidup yang layak, para orang Tua dahulu berharap agar selalu mengingat perjuangan yang telah di lalui hingga sampai saat ini masyarakatnya telah hidup dengan layak.
WIDI YANTIAH
2024 · Book · Open Access
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL “SI ANAK BADAI” KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) ABSTRAK Widiyantiah.2024. Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel “Si Anak Badai” Karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M.Hum. Anggota Pembimbing Muhammad Ilham, S.S., M.Pd. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra yang berbentuk kalimat yang berkaitan dengan nilai pendidikan karakter. Teknik penggumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca, mengidentifikasi, mengklasifikasi, mendeskripsikan dan menyimpulkan. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil pencatatan dan kutipan-kutipan pada kalimat dan paragraf. Dalam hasil penelitian ini terdapat 38 data yang tergolong ke dalam nilai pendidikan karakter antara lain, disiplin, kreatif, peduli sosial, tanggungjawab, religius, kerja keras, demokratis, bersahabat, dan rasa ingin tahu. Kata Kunci : Nilai Pendidikan Karakter, Novel, Sosiologi Sastra
LISA NOVITA SARI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan pada masa pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IX semester genap tahun ajaran 2021/2022 di MTs Negeri Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Negeri Tarakan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep yang rendah dengan persentase 62,22% (56 siswa). Adapun nilai rata-rata untuk setiap indikator pemahaman konsep dan persentase jumlah siswa yang memperoleh pencapaian tinggi pada setiap indikator pemahaman konsep yaitu, pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep dengan nilai rata-rata 54.17 dan persentase sebesar 37,78%, pada indikator mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya dengan nilai rata-rata 84.44 dan persentase sebesar 85,56%, pada indikator memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep dengan nilai rata-rata 81.94 dan persentase sebesar 82,22%, pada indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika dengan nilai rata-rata 18.89 dan persentase sebesar 10%, pada indikator mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep dengan nilai rata-rata 38.06 dan persentase sebesar 25,56%, pada indikator menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu dengan nilai rata-rata 61.39 dan persentase sebesar 63,33%, dan pada indikator mengklasifikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah dengan nilai rata-rata 36.39 dan persentase sebesar 22,22%.
SITI HALIMAH
2024 · Book · Open Access
Penelitian mengkaji unsur intrinsik pada novel dengan judul “Trauma” karya Boy Candra. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah dialog, kalimat, paragraf, dan kutipan-kutipan yang ada dalam novel yang berjudul “Trauma” karya Boy Candra yang diterbitkan pertama kali. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini setelah data terkumpul lalu mengidentifikasikan data kemudian data yang telaah teridentifikasi akan dikelompokkan berdasarkan unsur intrinsik dalam novel “Trauma” karya Boy Candra. Setelah itu, penulis menganalisis data untuk mengungkapkan unsur intrinsik dalam novel “Trauma” karya Boy Candra dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik pada novel “Trauma” yaitu tema rasa kesepian, kesedihan, dan trauma. Terdapat data sebanyak 9 tokoh/penokohan. Terdapat data sebanyak 17 latar waktu pada novel “Trauma”. Terdapat data sebanyak 25 latar tempat yang terdapat pada novel dan terdapat data sebanyak 25 latar suasana yang terdapat pada novel. Alur Campuran. Sudut pandang orang pertama. Amanat dalan novel yaitu jangan menyimpan harapan kepada seseorang, hal ini akan mendatangkan kekecewaan.
RITA
2024 · Book · Open Access
The purpose of this study is to determine whether there is a significant difference in English vocabulary among class VIII students at MTs DDI Tarakan who use Duolingo apps. This study used a quantitative method using pre-test and post-test experimental designs. The subjects in this study were eighth-grade students. The sampling technique utilized was purposive sampling, which involved sampling the entire population, hence the sample size was 17 students Data collection included vocabulary pre- and post-tests, as well as interviews. The results indicated that the hypothesis was accepted. The sample t-test showed a significant (2-tailed) result of 0.000 0.05. If the two-tailed significance level is less than 0.05. Based on pre-and post-test data, the researchers discovered a substantial relationship between Duolingo use and students' English vocabulary. Students' vocabulary improves significantly after using Duolingo Apps. Students enjoyed the learning process and improved their vocabulary understanding and retention, indicating Duolingo's effectiveness for English vocabulary among MTS DDI Tarakan grade VIII students.