MONIKA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Permainan Lempar Sandal Terhadap Komunikasi Interpersonal siswa, bahwa komunikasi interpersonal atau komunikasi antarpribadi adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, adapun indikator komunikasi interpersonal yaitu Keterbukaan, Empati, Perilaku Suportif, Perilaku Positif, Kesamaan. salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa menggunakan Layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan lempar sandal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pendekatan pre eksperimen desain one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 58 siswa dan sampel 10 siswa kelas VIII SMPN 1 Malinau Utara. Berdasarkan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan spps 26 for windows, menggunakan uji wilxocon asymp sig = ,005 α = 0,05 Maka Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh penerapan teknik permainan lempar sandal secara signifikan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal yang dialami siswa VIII SMP Negeri 1 Malinau Utara. Kata kunci : Permainan Lempar Sandal, Komunikasi Interpersonal
RIZKY FIRMANSYAH
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia pada investasi asing langsung di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel defisit anggaran memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia, sedangkan untuk variabel tax ratio dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Berdasarkan hasil uji simultan variabel defisit anggaran, tax ratio, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,890 atau sebesar 89%.
AGUSTINA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan: 1). Menentukan formulasi atau kadar ekstrak bunga tapak dara dalam mendeteksi kandungan formalin pada ikan asin, 2). Mengidentifikasi kandungan formalin pada pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan dan 3). Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan 3 perlakuan indikator alami kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar konsentrasi ekstrak bunga tapak dara yang efektif yaitu pada ekstrak L1 (10g bunga tapak dara + 5 ml air) untuk deteksi formalin pada kadar 7%, 14% dan 21% yang diperoleh berdasarkan grafik rekapitulasi. Selanjutnya, Hasil uji pangan ikan asin yang dijual di pasar Kota Tarakan yaitu pada Pasar Pagun, Pasar Beringin, pasar Gusher dan Pasar Rakyat adalah negatif formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas XI SMA dengan materi pembelajaran Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan.
NUR SINDIANI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SMPN Kota Tarakan. Penelitian ini jenis kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data analisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 di SMPN di Kota Tarakan terdapat beberapa tahapan Pertama, desain P5 dengan rincian : membentuk tim fasilitator, identifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan, penentuan dimensi, tema dan alokasi waktu projek P5, membuat modul P5, dan perencanaan asesmen. Desain P5 yang dijalankan pada sekolah SMPN di Kota Tarakan telah sesuai dengan panduan P5 Kemendikbud Ristek yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Kedua, megelola projek, mengawali projek dengan pengenalan dan konseptualisasi, mengoptimalkan projek dengan aksi nyata dan menutup projek dengan perayaan hasil belajar berupa pameran dan bazar. Ketiga, mengolah asesmen dengan menggunakan asesmen formatif, sumatif dan diagnostik disediakan oleh setiap sekolah di SMPN Kota Tarakan. Pelaporan dengan rapor P5 sekali pada setiap akhir semester genap. Namun, beberapa sekolah di SMPN di Kota Tarakan masih didapati belum menyediakan rapor P5
SUSIANTI ARAN
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan herba di Hutan Tane O’len Desa Wisata Setulang Kabupaten Malinau. (2) Mengetahui tentang bagaimana habitat tumbuhan herba mampu tumbuh di kawasan Hutan Tane O’len. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah tumbuhan herba yang tumbuh di hutan Tane O’len dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling untuk memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan jenis-jenis tumbuhan herba yang tumbuh di kawasan Hutan Tane O’len sebanyak 8 jenis yang tergolong kedalam 5 famili diantaranya, Maranta arundinaceae, Homolomena javanica, Cheilcostus cpeciosus, Alocasia princeps, Afromomum angustifolium, Amorphophallus muelleri, Xanthosoma sagittifolium, dan Colacasia esculentadari. Habitat tumbuhan herba di kawasan hutan Tane O’len di dukung oleh kelembapan tanah yang baik, suhu udara yang stabil, pH tanah yang sesusai untuk pertumbuhan atau habitat tumbuhan herba tumbuhan herba di hutan Tane O'len, hanya sebagian kecil dari tumbuhan yang ditemukan mampu beradaptasi di hutan Tane O’len.
VIA IBITANIJA
2024 · Book · Open Access
Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman tumbuhan, sehingga setiap wilayah memiliki tumbuhan pangan yang khas. Penggunaan tumbuhan lokal sebagai bahan pangan juga masih digunakan oleh salah satu masyarakat Suku Tidung di daerah Kalimantan Utara yaitu di Desa Sepala Dalung Kabupaten Tana Tidung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pemanfaatan tumbuhan lokal sebagai bahan pangan masyarakat Suku Tidung di Desa Sepala Dalung. Jenis dari penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara, teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan metode interaktif menurut Miles, Huberman, dan Saldana yaitu kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tumbuhan yang digunakan oleh Masyarakat Suku Tidung berasal dari dua habitat yaitu habitat higrofit berjumlah 10 jenis tumbuhan, sedangkan 3 jenis tumbuhan berhabitat hidrofit. Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan sebagai bahan pangan pendamping terdiri dari akar, batang daun dan buah. Berdasarkan urutan intensitas penggunaan tumbuhan pangan dari tinggi ke rendah, maka tumbuhan tersebut adalah buah, daun, akar dan batang. Masyarakat Suku Tidung mengolah tumbuhan cukup beragam dengan waktu pengolahan cenderung tidak lama. Adapun pengelolaan tumbuhan sebagai bahan pangan terbagi menjadi dua yaitu dapat langsung dikonsumsi dan diolah terlebih dahulu. Beragamnya jenis tumbuhan lokal sebagai bahan pangan Suku Tidung di Desa Sepala Dalung ini dapat diversifikasi sebagai alternatif pangan dan menjadi pengetahuan baru untuk masyarakat di Desa Sepala Dalung yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran biologi. Indonesia, known for its rich diversity of plants, has regions with distinctive food plants. The use of local plants as food remains prevalent among the Tidung people in Sepala Dalung Village, Tana Tidung Regency, North Kalimantan. This study aimed to explore the utilization of local plants as food by the Tidung people in Sepala Dalung Village. The research was descriptive with a qualitative approach, employing interviews, observations, and documentation for data collection. Data analysis followed the interactive method by Miles, Huberman, and Saldana, encompassing data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results revealed that the Tidung Tribe utilized plants from two habitats: 10 plant types from hygrophytic habitats and 3 plant types from hydrophytic habitats. The commonly used plant parts included roots, leaf stems, and fruits. In terms of usage intensity, fruits were the most frequently used, followed by leaves, roots, and stems. The Tidung people demonstrated a diverse use of plants with relatively short processing times. Plant processing was categorized into two types: those that could be consumed directly and those requiring prior processing. The findings highlighted the potential of diversifying local plants as alternative food sources, providing new knowledge for the community in Sepala Dalung Village, which could be incorporated into biology education to enhance learning.
DELIA NURUL SAVITRI RAMADHANI
2024 · Book · Open Access
Literasi sains merupakan kemampuan dasar yang dimiliki individu dengan melibatkan pemikiran yang kritis, logis serta sistematis. Jika siswa memiliki literasi sains yang baik maka akan mempengaruhi keterampilannya dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan literasi sains terhadap keterampilan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan mengukur korelasi atau hubungan antar dua variabel yaitu literasi sains (X) dan keterampilan pemecahan masalah (Y). Teknik sampling pada penelitian ini adalah purposive sampling dimana dari kelima kelas VIII yang diambil hanya 1 kelas saja sebanyak 32 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes sebanyak 12 soal untuk mengetahui bagaimana perkembangan literasi sains dan pemecahan masalah siswa. Analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan software SPSS untuk mempermudah dalam perhitungan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara literasi sains dengan keterampilan pemecahan masalah dalam pembelajaran IPA dengan nilai korelasi sebesar 0,79 yang artinya tingkat kekuatan korelasi antar kedua variabel tergolong dalam kategori Kuat dan hubungan yang positif. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa literasi sains dan keterampilan pemecahan masalah memiliki hubungan atau korelasi yang kuat.
ERNA AR
2024 · Book · Open Access
Model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) adalah suatu model pembelajaran yang dirancang untuk mendukung pendidikan secara mandiri. Model SOLE memungkinkan siswa untuk memahami konsep secara lebih mendalam dan mencari informasi dari berbagai sumber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran SOLE disertai media Kahoot terhadap hasil pemahaman konsep IPA siswa SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan yang berjumlah 9 kelas dan sampel penelitian berjumlah 2 kelas yang masing-masing terdiri 32 siswa dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan guru dan tingkat kemampuan kelas yang hampir sama. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari tes pemahaman konsep IPA dalam bentuk essay, kemudian dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Sebelum dilakukan uji tersebut, sebelumnya telah dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh negatif pada model pembelajaran SOLE disertai Kahoot terhadap pemahaman konsep IPA dengan nilai signifikansi p 0,001 dimana lebih kecil dari α = 0,05 dengan t_hitung -3,95 t_tabel 1,99, sehingga dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_a diterima. Artinya terdapat pengaruh negatif model pembelajaran SOLE disertai media Kahoot terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.
IFWATUN NUR AFNI SAPUTRI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja siswa berbasis literasi sains pada materi struktur dan fungsi tumbuhan untuk kelas VIII MTsN Tarakan yang layak berdasarkan penilaian para ahli dan mengetahui respons siswa terhadap lembar kerja siswa berbasis literasi sains. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian model Borg and Gall. Adapun langkah-langkah model Borg and Gall yang digunakan pada penelitian ini yaitu dimulai dari penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba produk awal dan revisi produk. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengembangan produk lembar kerja siswa berbasis literasi sains mendapatkan hasil validasi dari ahli media memperoleh presentase sebesar 84% dengan kriteria sangat layak, ahli materi memperoleh presentase sebesar 85% dengan kriteria sangat layak dan praktisi memperoleh presentase sebesar 87% dengan kriteria sangat layak. Penelitian uji coba produk dilakukan dengan uji coba terbatas dan jumlah sampel sebanyak 10 siswa kelas VIII MTsN Tarakan, Hasil respons siswa yang diperoleh rata-rata sebesar 91% dengan kriteria siswa sangat tertarik terhadap lembar kerja siswa berbasis literasi sains yang dikembangkan. Dari hasil yang diperoleh lembar kerja siswa berbasis literasi sains pada materi struktur dan fungsi tumbuhan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar siswa.
YASINTA RIO BARA
2024 · Book · Open Access
HUBUNGAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan kemampuan literasi sains terhadap hasil belajar siswa kelas VII dan bagaimana profil kemampuan lierasi sains siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tarakan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tarakan dan sampel penelitian ini berjumlah 31 siswa dengan penentuan sampel mengunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil tes literasi sains dan tes kognitif dalam bentuk pilihan ganda, untuk profil kemampuan literasi sains data dianalisis menggunakan teknik persentase sedangkan untuk mencari hubungan kemampuan literasi sains terhadap hasil belajar siswa data dianalisis dengan menggunakan Uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan: 1. Profil kemampuan literasi sains siswa masih rendah pada aspek kompetensi dengan interpretasi pencapaian antara lain 49% untuk indikator mengidentifikasi pertanyaan atau isu-isu ilmiah, 51% untuk indikator menjelaskan fenomena secara ilmiah, dan 54% untuk indikator menggunakan bukti ilmiah. Hasil belajar siswa berada pada level sedang dengan rata-rata nilai 65 dan kemampuan literas sains berada pada level nominal dengan rata-rata nilai 51. 2. Terdapat hubungan yang positif antara kemampuan literasi sains terhadap hasil belajar siswa. Artinya jika kemampuan literasi sains meningkat maka hasil belajar kognitif siswa juga meningkat. THE RELATIONSHIP BETWEEN SCIENCE LITERACY SKILLS AND LEARNING OUTCOMES OF SEVENTH-GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 7 TARAKAN Abstract This study aimed to measure the relationship between science literacy skills and the learning outcomes of seventh-grade students, as well as to profile the science literacy skills of these students at SMP Negeri 7 Tarakan. This research employed a quantitative approach with a correlational method. The population consists of all seventh-grade students at SMP Negeri 7 Tarakan, and the sample comprises 31 students selected using purposive sampling techniques. Data were obtained from science literacy tests and cognitive tests in multiple-choice format. The profile analysis of science literacy skills was conducted using percentage techniques, while the relationship between science literacy skills and learning outcomes was analyzed using the Pearson Correlation Test. The results indicated: 1. The profile of students' science literacy skills is still low in competence, with achievement interpretations of 49% for identifying scientific questions or issues, 51% for explaining phenomena scientifically, and 54% for using scientific evidence. Students' learning outcomes are at a moderate level with an average score of 65, and their science literacy skills are at a nominal level with an average score of 51. 2. There is a positive relationship between science literacy skills and students' learning outcomes, meaning that an increase in science literacy skills leads to an improvement in students' cognitive learning outcomes.
JESSI SRI NOVIANTI ESLI
2024 · Book · Open Access
PEMAHAMAN GENERASI MUDA TERHADAP PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT TRADISONAL SUKU DAYAK ABAY DESA RESPEN TUBU KECAMATAN MALINAU UTARA Abstrak Suku Dayak Abay didesa Respen Tubu sampai saat ini memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional. Pengobatan Tradisional merupakan penyembuhan penyakit dengan cara sederhana yaitu dengan direbus, dikikis ditempelkan, atau diminum secara langsung. Tujuan penelitian untuk menentukan pemahaman generasi muda mengenai pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional Suku Dayak Abay di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap 20 responden generasi muda Suku Dayak Abay di Desa Respen Tubu. Generasi Muda Tersebut berusia 16-30 tahun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2024. Hasil penelitian menujukan bahwa generasi muda Suku Dayak Abay masih banyak yang tidak paham akan kegunaan tumbuhan obat tradisional dari Suku Dayak Abay dan presentase terkecilnya adalah generasi muda yang memahami kegunaan tumbuhan obat tradisional Suku Dayak Abay. YOUNG GENERATION'S UNDERSTANDING OF DAYAK ABAY TRIBE'S TRADITIONAL MEDICINAL PLANT USE IN RESPEN TUBU VILLAGE NORTH MALINAU DISTRICT Abstract The Dayak Abay Tribe in Respen Tubu Village has been utilizing plants as traditional medicines until now Traditional medicine is a simple way of healing diseases by boiling, scraping, applying, or drinking the plants directly. The study aimed to determine the younger generation's understanding regarding the Dayak Abay Tribe's use of plants as traditional medicines in Respen Tubu Village, North Malinau District. The method used in this study is descriptive qualitative. Data was collected through observation and interviews with 20 young respondents from the Dayak Abay Tribe in Respen Tubu Village. The young generation is aged 16-30 years old. The research was conducted in March 2024. The study showed that many of the young generation of the Dayak Abay Tribe do not understand the usefulness of traditional medicinal plants, and the smallest percentage is the young generation who understands the usefulness of traditional medicinal plants of the Dayak Abay Tribe.
RACHMA ARI LESTARI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk: 1).Menganalisis efektivitas tumbuhan karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) sebagai pendeteksi kandungan formalin, 2).Mengidentifikasi kandungan formalin pada jajanan bakso yang dijual di lingkungan SMP Kota Tarakan dan 3).Mengidentifikasi potensi penerapannya pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan memberikan 3 perlakuan kadar konsentrasi ekstrak buah karamunting. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Selanjutnya dilakukan perhitungan persentase untuk menentukan kriteria efektivitas. Adapun potensi pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kadar ekstrak buah karamunting yang efektif yaitu pada kadar ekstrak L2 (5g buah karamunting + 15 ml air). Berdasarkan hasil penelitian pada takaran tersebut mampu mendeteksi formalin pada kadar 10% dengan kemampuan deteksi yaitu 60% (efektif), pada takaran formalin 20% dan 30% dimana masing-masing kemampuan deteksi yaitu 80% (Sangat Efektif). Hasil uji jajanan bakso di lingkungan SMP Kota Tarakan yaitu pada SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 10 Tarakan adalah negatif formalin. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan hasil penelitian sebagai sumber belajar, maka penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik kelas VIII SMP pada materi 2.1 Makanan dan sistem pencernaan subbab 2.1.1 zat aditif. The aimed to 1) analyze the effectiveness of the karamunting plant ( Rhodomyrtus tomentosa) as a detector of formalin content, 2) identify formalin content in meatball snacks sold in the vicinity of junior high school in Tarakan city, and 3) identify ITS potential application in sciens education. The type of research, conducted is experimental research, which involves providing three treatment concentrations of karamunting extract. Data analyzed includes prerequisite tests (normality and Homogenity tests), hipothesis testing ( one way ANOVA) and, follow up tests (Duncan). Subsequently, percentage calculation were performed to determine the effectiveness criteria. The learning potential is analyzed descriptively. the result showedthat the evective concentrations of karamunting extract is at L2 concentrations (5 g of karamunting + 15 ml of water ). The study indicates that this concentrations can detect formalin at a 10% level with a detection capability of 60% (effective) an at 20% and 30 % formalin with detection capability 80%( very effective ). The result of formalin test on meatballs SMPN in Tarakan, specifically SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 9 and SMP Negeri 10 Tarakan. are negative for formalin. Futhermore, the anaysis of the research results in utilization as a learning resourch; the study can be used for eight- grade material on the topic of food and digestive system, specifically on the subtopic of food additivess.
MUHAMMAD IRSAL
2024 · Book · Open Access
This research investigated the effectiveness of Pear Deck and Pocable Game in increasing students' vocabulary knowledge at SMPN 10 Tarakan. This research utilized a quasi-experimental method with a quantitative approach and collected test score data from two classes, classes VII-I (control) and VII-II (experiment), each consisting of 29 students. The results discovered that Pear Deck and Pocable Game significantly reinforced vocabulary knowledge compared to PowerPoint. The experimental class experienced a more significant increase in the average score, from 69.03 to 86.2 before treatment to 81.62 after treatment. In the control class, the average score increased from 67.31 to 78.12. These findings strengthened the significant potential of Pear Deck and Pocable Game as learning media that can encourage students to participate interactively during learning, fostering their vocabulary knowledge on pronunciation, meaning, and usage. Hence, networked technology and continuous teacher development are required to create fun and memorable English learning.
DWI ADI PURWANTO
2024 · Book · Open Access
This research aimed to determine the effect of scrabble game in enriching English vocabulary of students of class VIII-3 at SMPN 11 Tarakan. The research method was pre-experiment with one group pre-test and post-test design. The rescarch sample was 21 students who were selected by purposive sampling technique. Data were collected using English vocabulary tests before and after the intervention. The results showed that the use of scrabble game during teaching learning process significantly improved students' English vocabulary. The students' average score on the vocabulary test before the intervention was 76, while after the intervention it increased to 83. Students who previously had difficulty in using certain vocabulary in sentences, could use them properly after the intervention. The conclusion of this study is that the use of Scrabble game to teach English vocabulary of students in class VIII-3 at SMPN 11 Tarakan was effective and could increase students' interest and enthusiasm in learning.
RIKA
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA UKM BATIK D’ERTE KOTA TARAKAN Persediaan merupakan suatu hal yang penting dalam perusahaan yang harus diperhatikan oleh para pengusaha. Kelebihan persediaan akan mampu menyebabkan perusahaan menanggung risiko kerusakan dan biaya penyimpanan yang tinggi. namun, sebaliknya jika terjadi kekurangan persediaan akan mengganggu kelancaran proses penjualan. Objek penelitian ini dilakukan pada UKM Batik D’erte Kota Tarakan yang beralamat Jl. P. Nias, Kp, Satu Skip, Kec. Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. UKM memproduksi kain batik cap dan menghasilkan baju batik siap pakai. Bahan baku yang diteliti adalah bahan baku persediaan kain. Tujuan dari penelitian ini adalah agar UKM Batik D’erte mampu menentukan pengendalian persediaan bahan baku kain antara perhitungan perusahaan aktual dengan perhitungan metode Economic Order Quantity (EOQ). Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian ini menunjukan pengendalian persediaan bahan baku kain menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) memiliki safety stock sebesar 3.906 yard, kuantitas pemesanan sebesar 3.018 Yard, dengan ROP sebesar 4.168,92 yard, serta biaya total persediaan sebesar Rp 2.905.967 yang efektif dan efisien dalam menentukan persediaan bahan baku untuk biaya yang dikeluarkan. Pemilik UKM Batik D’erte Kota Tarakan sebaiknya menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam persediaan bahan baku sehingga UKM tersebut dapat lebih meminimumkan biaya persediaan.
JUMADI
2024 · Book · Open Access
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sering kali dihadapkan dengan diskriminasi termasuk di lingkungan sekolah. Kemudian masih banyak sekolah umum yang tidak dapat menerima anak-anak yang berkebutuhan khusus dikarenakan guru umum tidak memiliki pemahaman dan ilmu tentang penanganan anak berkebutuhan khusus. ABK melaksanakan Pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB), namun ada juga sekolah yang mampu menerima anak regular dan anak berkebutuhan khusus yang dikenal dengan sekolah inklusi. Penelitian ini dilaksanakan di 3 sekolah negeri sebagai tempat penelitian yaitu SD Negeri 009, SD Negeri 010 dan SD Negeri 049 Kota Tarakan yang telah ditunjuk langsung oleh Dinas Provinsi Kalimantaan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap dan emosi guru pada kesiapan pelaksanaan sekolah inklusi di Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode campuran (Mixed Method) dengan desain metode penelitian campuran sekuensial eksplanatori (Eksplanatory Sequential Design) yaitu penelitian kuantitatif dan kualitaitif, dengan 30 wali kelas sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil kuesioner terdapat rata-rata presentase kesiapan sikap dan emosi guru yaitu 76.22%, k emudian diperkuat dengan data wawancara yang diperoleh, maka perlunya kesiapan guru yang memadai dan fasilitas yang dapat mendukung dan memperoleh bantuan dari guru pendamping dalam pelaksanaan sekolah inklusi. Sehingga sikap dan emosi guru sekolah dasar negeri memiliki kesiapan pada sekolah inklusi dengan penerapan sekolah inklusi sesuai dengan peraturan dan prosedur yang matang. Adanya kesiapan sikap dan emosi guru sekolah dasar pada pelaksanaan sekolah inklusi maka perlunya pemerintah memberikan dukungan dan fasilitas kepada guru-guru dan sekolah dalam melaksanakan sekolah inklusi.
MAKDALENA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh media film terhadap kepercayaan diri siswa di SMPN 1 Malinau Utara. Media film merupakan salah satu metode yang dapat membantu siswa untuk lebih percaya diri. Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat penting pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, dikarenakan dengan adanya kepercayaan diri seseorang mampu mengaktualisasi potensi dalam dirinya. Adapun 5 indikator dari kepercayaan diri yang positif yaitu Keyakinan akan kemampuan diri, Optimis, Objektif, Bertanggung Jawab, Rasional dan Realistis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pendekatan pre-eksperimen desain one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan skala kepercayaan diri siswa. Populasi dalam penelitian sebanyak 149 siswa dengan sampel 10 siswa kelas VII di SMPN 1 Malinau Utara. Berdasarkan hasil uji hipotesis paired sampel t-test diketahui bahwa nilai paired sampel t-test diperoleh T_hitung -7.360, kemudian nilai asymp sig untuk uji dua arah sebesar 0,000 0,05. Maka dari itu H_α diterima dan H_0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh media film terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan keputusan uji satistik paired sampel t-test dan hasil analisi pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Media Film Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Di SMPN 1 Malinau Utara. Kata Kunci : Media Film, Kepercayaan Diri, Bimbingan Kelompok
REFINA PRANSISTA
2024 · Book · Open Access
.
DELLA PUSPITA
2024 · Book · Open Access
.
SAMSINAR
2024 · Book · Open Access
Salah satu media pembelajaran yang membangkitkan semangat siswa dalam belajar adalah dengan melalui permainan. Karena dengan adanya permainan, siswa merasa lebih senang dalam belajar. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media Mathpoly yang ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi dan ahli praktisi, serta kemenarikan media yang ditinjau dari angket respon peserta didik. Jenis data yang digunakan adalah data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari Analysis (Menganalisis permasalahan yang terjadi), Design (Merancang produk yang akan dibuat), Development (Membuat produk yang akan siap digunakan), Implementation (Menerapkan produk yang telah dibuat) and Evaluation (Menilai penggunaan produk sebelum dan sesudah dibuat juga digunakan). Tetapi karena keterbatasan waktu, peneliti hanya menerapkan model ADDIE sampai dengan tahap Development yaitu tahap pengembangan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 78, 75% ahli materi sebesar 70% dan ahli praktisi sebesar 76,48% Persentase rata-rata yang diperoleh dari validator sebesar 78, 75% maka media ini dikatakan layak, sedangkan hasil dari angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 88,70 % dengan kategori sangat menarik. Jadi, media pembelajaran Mathpoly ini dinyatakan layak dan sangat menarik digunakan dalam proses pembelajaran.