ROSALINDA
2024 · Book · Open Access
Perilaku intoleransi merupakan penolakan yang dilakukan individu atau sekelompok individu yang tidak menerima adanya perbedaan atau menganggap perbedaan itu berbeda dengan pendirian mereka baik itu agama, etnis, budaya, pendapat, dan lain sebagainya dengan menunjukkan perilaku menjauh, mengucilkan, mendiskriminasi, melakukan ujaran kebencian, dan kekerasan. Perilaku intoleransi ditemukan di SMP Negeri 1 Tarakan diantaranya menyindir, diskriminasi, dan pengasingan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media jenga terhadap perilaku intoleransi siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-posttest design. Populasi paada penelitian ini berjumlah 352 orang siswa dan sampel penelitian berjumlah 10 orang siswa dengan menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket tentang perilaku intoleransi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tiled) sebesar 0,000 0,05, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil penelitian ditunjukkan dari nilai pretest 1619 dengan rata-rata 161,9 dan nilai posttest 1330 dengan rata-rata 133, hal tersebut menunjukkan terdapat penurunan perilaku intoleransi, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan media jenga terhadap perilaku intoleransi siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan.
NATALINDA VIRONIKA
2024 · Book · Open Access
Perencanaan karir merupakan usaha yang dilakukan dalam menentukan langkah karir untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan observasi yang dilakukan dan ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang bingung dan ragu mengenai sekolah lanjutan, belum memiliki niat untuk mencari informasi tentang sekolah lanjutan atau karirnya, belum mengetahui secara jelas jenis karir yang ada dan apa yang akan diambil untuk kedepannya, dan belum menyusun strategi karir untuk masa depan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu untuk dilaksanakannya layanan informasi. Layanan informasi secara efektif bisa membantu membekali siswa guna memperoleh berbagai maca informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dengan media quizizz terhadap perencanaan karir siswa di SMP Negeri 2 Malinau Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one-group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan metode undian, dengan populasi sebanyak 123 siswa dan sampel penelitian berjumlah 30 siswa dari kelas VIII Murai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa skala likert tentang perencanaan karir. analisis data dengan statistic deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan informasi dengan media quizizz terhadap perencanaan karir siswa SMP Negeri 2 Malinau kota.
NURUL AZIMAH
2024 · Book · Open Access
Perencanaan karir merupakan proses atau upaya yang dilakukan seseorang dalam menyusun dan menentukan langkah apa yang ingin dicapai dalam hidup yang berkenaan dengan karirnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan topik RIASEC terhadap perencanaan karir siswa kelas XI di MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode pre- experimental design dengan model one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 198 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 12 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan skala likert dengan mengukur aspek pemahaman diri, pengenalan lingkungan keluarga, informasi tentang program studi dan bidang pekerjaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon dengan hasil yang diperoleh Ha diterima dan Ho ditolak melalui nilai signifikansi sebesar 0,02 0,05 sehingga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan topik RIASEC terhadap perencanaan karir siswa kelas XI di MAN Tarakan.
VERRA SEPTIANA WATI
2024 · Book · Open Access
Perencanaan Karir merupakan suatu proses dimana individu memilih suatu bidang karir dan mengambil tahapan untuk mencapai tujuan-tujuan karir yang sesuai dengan potensi diri. Banyaknya masalah perencanaan karir juga ditemukan di SMK Negeri 2 Tarakan, hal ini dibuktikan dengan sebagai besar peserta didik masih bingung dan belum tahu ingin kemana setelah lulus nantinya. Perencanaan karir merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk seseorang menunjang masa depan. Teknik Solution Focused Brief Counseling (SFBC) membantu seseorang atau konseli untuk menemukan solusi, mencari jalan keluar atau memecahkan masalahnya sendiri dengan kurun waktu yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari Solution Focused Brief Counseling (SFBC) terhadap perencanaan karir siswa kelas XI TKP SMK Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment dan desain one-group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah populasi sebanyak 57 siswa dan sampel berjumlah 6 siswa kelas XI TKP. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket dengan skala likert tentang perencanaan karir. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh dari teknik Solution Focused Brief Counseling (SFBC) terhadap perencanan karir siswa kelas XI TKP SMK Negeri 2 Tarakan.
TIRSA DUMA
2024 · Book · Open Access
Penelitian tarian ma’badong merupakan salah satu jenis tarian yang didalamnya terdapat nilai kepekaan sosial yang meliputi empati, kerjasama, solidaritas, kepedulian, sikap tolong yang dilihat dari tari ma’badong. Suku Toraja melakukan Ma’Badong dalam upacara Rambu Solo’, karena orang Toraja begitu peduli antara satu dengan yang lain khususnya ketika sanak saudara, kerabat atau siapa pun di antara mereka mengalami kedukaan. penelitian ini menguraikan bahwa dengan adanya tarian ma’badong ini dapat meningkatkan pemahaman kepekaan sosial masyarakat suku toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ma’badong sebagai penguatan kepekaan sosial. Penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun tempat penelitian ini yaitu di Jl. P. Aji Iskandar, Rt. 18 No. 22, Juata Laut, Kec. Tarakan Utara, Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada saat acara kedukaan suku toraja. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan mei sampai juni. Penelitian ini adalah untuk mendaptkan data yang terdiri dari wawancar, observasi, dokumentasi, dan triangulasi atau gabungan. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan oleh peneliti dan penari tarian ma’badong dan di lihat terdapat adanya nilai-nilai kepekaan sosial yang terkandung dalam tarian tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjabarkan atau menjelaskan secara terperinci bahwa dalam tarin ma’badong ini memiliki nilai-nilai kepekaan sosial dengan indikator sebagai berikut memiliki rasa empati, rasa simpati, rasa tolong menolong. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Kecamatan Tarakan Utara di Jl. P.Aji iskandar,Juata Laut secara umum menggambarkan bahwa dalam tarian ma’badong ini memiliki nilai kepekaan sosial yang dapat di jadikan sebagai acuan atau pendoman sebagai penguatan kepekaan sosial dalam masyarakat.
TRIANA PUTRI INDRIANI
2024 · Book · Open Access
Beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia merupakan perilaku seorang pelajar untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang berorientasi pada Tuhan sehingga dapat menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena yang terjadi dilapangan antara lain siswa kurang dalam melaksanakan sholat, kurangnya kedisiplinan, kurangnya sikap 3S, kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan, kurangnya ketertiban saat pelaksanaan upacara bendera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media film untuk meningkatkan dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia pada siswa MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen desain one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 197 siswa dengan mnggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 12 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan skala likert untuk mengukur tingkat dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Teknik analisis data dalam hasil dari penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji Wilcoxon, diperoleh asym sig sebesar 0,002 dengan taraf signifikan (α) sebesar 5% (0,05). Sehingga dapat diartikan asym sig α atau 0,002 0,5 sehingga menunjukan bahwa Ha diterima dengan hipotesis terdapat pengaruh media film untuk meningkatkan dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia pada siswa MAN Tarakan.
JUMALIA
2024 · Book · Open Access
Pada penelitian ini permasalahan yang dibahas adalah: Bagaimana tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada debat capres Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis makna tindak tutur pada tuturan yang terdapat pada debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik, dengan demikian penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pada penelitian ini sumber datanya berasal dari video debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, teknik transkrip data, dan teknik catat. Berdasarkan penelitian pada video debat pertama capres Republik Indonesia tahun 2024 menunjukkan bahwa penutur dan mitra tutur pada video tersebut termasuk dalam ketiga tindak tutur yang dianalisis yaitu lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Pertama, tindak tutur lokusi, tuturan yang disampaikan dengan jelas oleh penutur dan mudah dipahami oleh mitra tuturnya. Kedua, tindak tutur ilokusi, memiliki maksud dan tujuan dari apa yang telah disampaikan oleh penutur. Ketiga, tindak tutur perlokusi, penyampaian tuturannya dimaksudkan untuk mempengaruhi mitra tuturnya, dan memberi efek dengan cara sengaja maupun tidak sengaja direspon oleh mitra tutur. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat 41 data tindak tutur. Hasil klasifikasi data tindak tutur lokusi menunjukan sebanyak 15 data, dan ditemukan 3 jenis tindak tutur lokusi; asertif, komisif, direktif. Klasifikasi data tindak tutur ilokusi menunjukan sebanyak 15 data, dan ditemukan 3 jenis tindak tutur ilokusi; asertif, komisif, direktif. Klasifikasi data tindak tutur perlokusi menunjukan sebanyak 11 data. Hasil analisis data menunjukan bahwa para calon presiden menggunakan berbagai jenis tindak tutur dengan tujuan untuk menyampaikan argumen, membujuk, menyerang lawan, dan membangun citra diri. Tindak tutur lokusi pada debat tersebut merupakan suatu tindak mengucap sesuatu dengan kalimat yang sesuai dengan maknannya. Tindak tutur ilokusi juga mendominasi dalam debat ini, terutama dalam bentuk pernyataan asertif dan direktif. Tindak tutur perlokusi juga ditemukan dalam respons dari mitra tutur terhadap argumen yang disampaikan oleh para calon presiden. Penelitian ini dominan dengan data tindak tutur lokusi dan ilokusi karena dari hasil pengamatan tuturan yang disampaikan lebih kepada menyatakan sebuah keinginan untuk negara Indonesia, dan mengharapkan dukungan kepada seluruh warga negara Indonesia.
KATARINA DONA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan variasi fonologis bahasa Lamaholot dialek Adonara Barat dan Adonara Timur di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, tempat mayoritas masyarakat Lamaholot bermigrasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan teknik pancing, cakap semuka, catat, dan rekam. Data dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu dan teknik hubung banding. Dari 224 kosa kata (200 kosa kata Morris Swadesh dan 24 kosa kata tambahan), ditemukan 64 variasi fonologis antara kedua dialek yang dikategorikan menjadi perubahan fonem vokal (4 kosa kata), perubahan fonem konsonan (16 kosa kata), perubahan fonem vokal menjadi fonem konsonan (16 kosa kata), penambahan fonem konsonan (22 kosa kata), dan perubahan fonem serta penambahan fonem (6 kosa kata). Variasi fonologis yang paling dominan ditemukan pada penambahan fonem konsonan yakni terdapat 22 kosa kata. Variasi ini disebabkan oleh faktor geografis. Selain itu, migrasi menyebabkan 19 perubahan fonologis: 16 kosa kata dari dialek Adonara Barat dan 3 kosa kata dari dialek Adonara Timur. Hal ini dapat terjadi akibat migrasi yang mempengaruhi cara pengucapan karena kontak bahasa dan lamanya penutur bermigrasi.
SITI NURDIYANAH
2024 · Book · Open Access
Abstrak Peningkatan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, mandiri, inovatif, kreatif, dan berwawasan global sangat diperlukan untuk mewujudkan kecukupan pangan, perluasan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan produk domestik bruto dan pendapatan petani. Kinerja penyuluh pertanian yang baik sangat penting untuk mendukung swasembada dan kedaulatan pangan, serta meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik petani terhadap kinerja penyuluh dalam program optimaliasi lahan tidur di Kota Tarakan, mengetahui karakteristik penyuluh terhadap kinerja penyuluh dalam program optimalisasi lahan tidur di Kota Tarakan, mengetahui kinerja penyuluh terhadap perubahan perilaku petani dalam program optimalisasi lahan tidur di Kota Tarakan, serta merumuskan model peningkatan kinerja penyuluh terhadap perubahan perilaku petani dalam program optimalisasi lahan tidur di Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan di Kota Tarakan dari bulan Desember 2023 hingga bulan Maret 2024 dengan jumlah sampel 55 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data yang dikumpulkan mencakup data primer, seperti karakteristik responden petani dan penyuluh, serta data sekunder dari instansi terkait melalui observasi, wawancara, FGD, dan pengambilan data yang kemudian dipastikan validitas, reliabilitas indikator dan konstruk melalui software SmartPLS 3.0. Indikator variabel sangat penting dalam analisis SEM karena menyediakan dasar empiris untuk mengukur variabel laten. Pemilihan dan pengujian indikator yang tepat memastikan validitas dan reliabilitas model pengukuran. Dengan model yang benar, SEM membantu peneliti memahami dan menginterpretasikan hubungan kompleks antara berbagai variabel. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa karakteristik petani tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja penyuluh. Karakteristik petani dicermikan oleh indikator Keterampilan, Pengalaman dan Usia, karakteristik penyuluh berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja penyuluh. Karakteristik Penyuluh dicermikan oleh indikator keberanian penyuluh dalam pengambilan keputusan, komunikasi penyuluh, pengalaman penyuluh serta penguasaan inovasi, kinerja penyuluh berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan perilaku petani. Kinerja Penyuluh dicerminkan oleh Peta Wilayah, Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan Rencana Kerja Penyuluh (RKP), serta Karakteristik Penyuluh dan Karakteristik Petani berpengaruh signifikan terhadap perubahan perilaku petani melalui kinerja penyuluh.
UFRA NENGSI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini membahas tentang analisis kontrastif kausatif analitik antara bahasa Massenrempulu dialek Duri dan bahasa Indonesia dengan menggunakan kajian sintaksis. Kausatif analitik dibangun oleh dua verba yang berbeda untuk menyatakan sebab-akibat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik simak, teknik rekam, dan teknik catat. Data yang diperoleh bejumlah 85 data melalui metode wawancara kemudian dianalisis menggunakan metode agih. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk klausa dasar dan kausatif analitik dalam bahasa Massenrempulu dialek duri dan bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perbedaan pembentukan kausatif analitik antara bahasa Massenrempulu dialek Duri dan bahasa Indonesia. penelitan ini mengungkapkan bahwa pembentukan kalimat kausatif analitik dalam bahasa Massenrempulu dialek Duri ditandai dengan verba kausatif mangkabua dan kuanni, sedangkan dalam bahasa Indonesia ditandai dengan verba kausatif membuat, menyuruh dan menyebabkan.
SARTIKA TRI WULANDARI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan dalam mata pelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada kelas V-A di SDN Utama 1 Tarakan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah Tes, Observasi dan Dokumentasi. Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu hasil penilaian afektif, psikomotorik, dan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas V-A SDN Utama 1 Tarakan telah meningkat disetiap siklus dari segala jenis aspek. Penggunaan model pembelajaran dalam pelajaran IPA materi suhu dan kalor dapat meningktakan hasil belajar peserta didik aspek kognitif dari rata-rata nilai 70,89 menjadi 88,9. Rata-rata tersebut jika dipresentasekan menjadi 86% dan telah mencapai target dimana lebih dari 75% peserta didik yang memperoleh nilai lebih dari 70. Pada hasil belajar peserta didik aspek afektif dari rata-rata nilai 28% meningkat menjadi 79%. Pada hasil belajar peserta didik aspek psikomotorik juga meningkat, pada siklus I sebesar 46% dan meningkat disiklus II menjadi 79%. Hasil pengamatan sikap peserta didik, dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.
NINI SURIANI
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK NINI SURIANI 2024. Tindak Tutur Direktif dalam Dialog Novel Hello Karya Tere Liye (Kajian Pragmatik). (dibimbing oleh Erna Wahyuni dan Asih Riyanti) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tindak tutur direktif dalam novel Hello karya Tere Liye serta mendeskripsikan fungsi dan maksud tindak tutur direktif dalam novel tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa data tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Hello karya Tere Liye. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu baca, simak, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model interaktif teori Miles dan Hubermen yaitu pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data yang telah ditemukan, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan tindak tutur direktif sebanyak 40 data. Tindak tutur direktif pada novel ini terdiri dari tindak tutur direktif permintaan sejumlah 3 data, tindak tutur direktif pertanyaan sejumlah 18 data, tindah tutur direktif perintah sejumlah 8 data, tindak tutur direktif larangan sejumlah 6 data, tindak tutur direktfi pemberian izin sejumlah 3 data, dan tindak tutur direktif nasihat sejumlah 2 data. Setiap tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel tersebut memiliki fungsi dan maksud yang berbeda-beda tergantung pada konteks tuturannya. Hasil penelitian pada novel hello karya Tere Liye tindak tutur direktif yang paling dominan yaitu tindak tutur direktif pertanyaan sebanyak 18 data.
AYU CHAIRUNNISA
2024 · Book · Open Access
This research aims to describe the manifestation of the hierarchy of human needs according to Maslow found in the novel "What's So Wrong About Your Self Healing" (WsWaYSH) by Ardhi Mohammad. This study employs a qualitative method with a focus on literary psychology. The researcher utilized data in the form of sentences from the novel and supplementary sources such as journals and articles. The analysis process involved reading, listening, and noting techniques to identify, classify, and interpret the novel's human needs categories. The findings indicate that the novel WsWaYSH presents a hierarchy of human needs according to Maslow's theory, including safety, love, esteem, and self-actualization. The need for safety encompasses feelings of disappointment towards parents, parental demands, hopelessness, low self-esteem, lack of confidence, dependency, anxiety, failure, depression, despair, and self-protection. The need for love and belonging involves acceptance, love, and validation from others. The esteem needs relate to self-esteem and self-acceptance. The process of self-healing represents the need for self-actualization. The analysis of the hierarchy of human needs based on Maslow's theory reveals that physiological needs are not found in the novel. The data collected includes 11 instances of safety needs, followed by 1 instance of love needs, 2 instances of esteem needs, and 4 instances of self-actualization needs. The safety needs are more dominant in this novel. Thus, the literary work "WsWaYSH" reflects 18 data points regarding the hierarchy of human needs. The need for safety significantly influences various aspects of the main character's life before achieving higher-level needs.
NORMIA SARIE
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis media kartu kata bergambar pada materi suku kata untuk siswa kelas 1-C SDN 006 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa siswa mengalami kejenuhan dalam proses pembelajaran, dan banyak di antara mereka yang belum mengenal huruf serta tidak lancar membaca. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi dalam media pembelajaran yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, ahli materi, dan praktisi pendidikan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebesar 88%, ahli media 82%,ahli materi 82%,ahli praktisi 86% Selain itu,dari uji coba terbatas 95% serta uji coba lapangan 100%. Hasil validasi ahli media,materi,bahasa dan praktisi menunjukan bahwa media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar sangat valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa tingkat ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar berada pada kategori sangat menarik. Respon siswa terhadap LKPD ini juga positif, yang menunjukkan bahwa media ini menarik dan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan menggunakan media kartu kata bergambar, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran, serta lebih mudah memahami materi suku kata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas 1 SD.
SRI RAMADANI
2024 · Book · Open Access
Ujaran kebencian terhadap artis Ria Ricis dalam kasus perceraiannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk ujaran kebencian pada kolom komentar di akun @lambe_turah yang menyudutkan Ria Ricis. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak ini digunakan untuk memperoleh data dengan menyimak pnggunaan bahasa. selanjutnya teknik catat ini dilakukan untuk menerapkan metode simak jika tidak dilakukan pencatatan dan dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data dan informasi pada media sosial instagram. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode informal. Metode informal digunakan untuk mengungkapkan pengguna bahasa untuk memahami bentuk ujaran kebencian. Hasil penelitian ini ditemukan 5 bentuk ujaran kebencian terhadap Ria Ricis. Bentuk ujaran kebencian meliputi (1) penyebaran berita bohong ditemukan 4 data yang menyebarkan berita bohong terhadap Ria Ricis, (2) menghasut ditemukan 6 data yang bersifat menghasut atau menuduh Ria Ricis, (3) memprovokasi ditemukan 9 data yang memprovokasi pembaca dalam membaca komentar tersebut, (4) pencemaran nama baik dtemukan 5 data yang mencemarkan nama baik Ria Ricis, dan (5) penghinaan ditemukan 6 data pada komentar yang menghina Ria Ricis.
DINDA RISKY RAMONA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tingkat kesiapan mengajar IPAS mahasiswa PGSD UBT angkatan 2020 jika ditinjau dari self-efficacy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah mixed method. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa PGSD UBT angkatan 2020 yang telah melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan pernah mengajar IPAS. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket self-efficacy dan pedoman wawancara. Berdasarkan analisis data, dapat dilihat bahwa kesiapan mengajar IPAS mahasiswa PGSD UBT jika di tinjau dari Self efficacy berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 62.91 pada kategori tinggi dan 37.08 pada kategori sedang. Hal ini terlihat dari persentase Self efficacy mahasiswa dari 6 indikator self efficacy mahasiswa yaitu: (i1) Keyakinan dalam menghadapi tugas mengajar yang sulit 20 (50%) tinggi dan 20 (50%) sedang, (i2) Keyakinan dalam merencanakan tugas mengajar IPAS 26 (65%) tinggi dan 14 (35%) sedang, (i3) Keyakinan dalam menghadapi berbagai situasi ketika mengajar IPAS 26 (65%) tinggi dan 14 (35%) sedang, (i4) Keyakinan untuk mengantisipasi situasi mengajar yang belum pernah dialami 29 (72.5%) tinggi dan 11 (27.5%) sedang, (i5) Keyakinan untuk bertahan lebih lama saat mengalami kesulitan dalam mengajar IPAS 25 (62.5%) tinggi dan 15 (37.5%) sedang dan (i6) Keuletan dalam berusaha mengatasi tantangan ketika mengajar IPAS 25 (62.5%) tinggi dan 15 (37.5%) sedang. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa kesiapan mengajar IPAS mahasiswa PGSD UBT di tinjau dari self efficacy berada pada ketegori tinggi.
DHARMA DINA PUSPA RINI
2024 · Book · Open Access
Kemampuan numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang memberikan informasi dalam format yang berbeda baik itu grafik, tabel, maupun bagan, kemudian menggunakan interpretasi hasil analisis untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas II-B di SDN 008 Lingkas Ujung. Jenis penlitian ini kualitatif. Teknik pengumpulan data tes, dan wawancara. Instrumen soal tes kemampuan numerasi berjumlah 3 soal uraian. Subjek penelitian 6 siswa masing masing 2 siswa tiap kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan subjek kategori tinggi T1 dan T2 menunjukkan ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika yaitu melakukan perjumlahan dan pengurangan dengan tepat, mampu menyelesaikan soal dengan tepat dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan membandingkan dan mengurutkan data sesuai informasi yang diberikan, dan mampu menafsirkan hasil analisis analisis dengan tepat. Subjek kategori sedang menunjukkan beberapa indikator kemampuan numerasi yaitu indikator pertama mampu menggunakan berbagai macam angka dan simbol matematika, selanjutnya pada indikator kedua S1 mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel, tetapi S2 hanya mampu menganalisis sebagian informasi yang ditampilkan pada tabel. Lalu pada indikator ketiga S1 dan S2 tidak mampu menafsirkan hasil analisis pada gambar. Subjek R1 dan R2 tidak mampu menunjukkan ketiga indikator numerasi, ini disebabkan karena subjek kurang memahami masalah yang terjadi pada soal dan pertanyaan yang diajukan, subjek kurang teliti dalam membaca soal, kurang mampu dalam menganalisis dan mengambil keputusan sehingga bingung dalam menentukan informasi penting yang dibutuhkan, kedua subjek juga masih mengalami kesulitan dalam membaca data dalam bentuk tabel dan gambar.
MARIA ORE LEIN
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk kelas IV dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi wujud zat dan perubahannya di SDN 032 Tarakan serta menghasilkan LKPD yang layak digunakan dan mengetahui respon kemenarikan LKPD yang ditinjau dari validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli media dan ahli praktisi serta angket respon siswa terhadap kemenarikan LKPD. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Hasil validasi ahli materi diperoleh skor persentase sebesar 95%, validasi ahli bahasa diperoleh skor persentase sebesar 94,4%, validasi ahli media diperoleh skor persentase sebesar 92,5%, dan validasi ahli praktisi diproleh skor persentase sebesar 92,5% sehingga mendapat skor rata-rata persentase yaitu sebesar 93,6% dengan kategori sangat valid. Adapun hasil respon siswa terhadap kemenarikan LKPD pada saat uji coba terbatas diperoleh skor persentase sebesar 79% dengan kategori menarik dan 83% pada uji coba lapangan dengan kategori sangat menarik.
B.JANTER CRISTIAN
2024 · Book · Open Access
DESKRIPSI DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV-A SDN 013 TARAKAN Penelitian ini di lakukan untuk mendeskripsikan disiplin belajar siswa di kelas IV-A SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini di fokuskan pada kedisiplinan belajar siswa, sumber data dalam penelitian ini mencakup data primer dan data sekunder dengan informan siswa kelas IV-A SDN 013 Tarakan, dan guru wali kelas. Teknik pengumpulan data. yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 kriteria disiplin belajar siswa kelas IV-A yaitu, sangat baik, baik dan kurang baik. Dan dilihat dari beberapa indikator yaitu tepat waktu, aktif belajar, mengerjakan PR, larangan siswa dan berpakaian. Subjek dengan kriteria sangat baik, dimana subjek ini sudah disiplin dalam hal tepat waktu untuk datang dan pulang sekolah, mengerjakan tugas dengan tepat waktu, aktif dalam hal bertanya maupun menjawab pertanyaan, belajar mandiri dan selalu mengerjakan tugas yang diberikan, kemudian selalu mengerjakan PR mengumpulkannya dengan tepat waktu, tidak menganggu teman pada saat jam pembelajran berlangsung dan selalu memakai seragam lengkap sesuai dengan jadwal yang ada. Lalu subjek dengan kriteria baik, dimana subjek ini kadang terlambat kesekolah, kadang lambat dalam mengerjakan tugas yang diberikan, kadang tidak mengerjakan PR yang diberikan, kadang ada yang selalu menganggu teman ketika jam pembelajaran berlangsung, dan kadang tidak memakai seragam sekolah lengkap. Kemudian subjek dengan kriteria kurang baik, dimana subjek ini sering tidak tepat waktu datang dan pulang sekolah, tidak aktif dalam hal bertanya maupun menjawab pertanyaan guru didalam kelas, tidak mengerjakan PR yang diberikan guru kemudian selalu mengganggu temannya pada saat jam pembelajaran berlangsung dan sering tidak memakai seragam sekolah lengkap serta tidak memakai seragam sekolah sesuai dengan jadwal yang ada. Kata kunci: Deskripsi, Disiplin belajar, siswa kelas IV-A This study aims to describe the students learning discipline of class IV-A at SDN 013 Tarakan. This study uses descriptive qualitative methods. This study focuses on student learning discipline, data sources include primary and secondary data with informants from students in class IV-A at SDN 013 Tarakan, and homeroom teachers. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. The study results showed that there are 3 criteria for learning discipline of students in class IV-A: very good, good, and poor. Based on several indicators, on time, actively studying, doing homework, student prohibitions, and dressing. Subjects with very good criteria, where these subjects are disciplined in terms of being on time to come and go from school, doing assignments on time, being active in asking and answering questions, studying independently and always doing the assignments given, then always doing homework and hand it in on time, do not disturb friends during class hours and always wear complete uniforms based on the schedule. Then there are subjects with good criteria, where these subjects are sometimes late to school, sometimes they are slow in completing the assignments given, sometimes not doing the homework given, sometimes they always disturb their friends during class hours, and sometimes they do not wear a complete school uniform. Then there are subjects with poor criteria, where these subjects often do not come and go home from school on time, are not active in asking or answering the teacher's questions in class, should not do the homework given by the teacher, and then always disturb their friends during class hours and often do not use complete school uniform and not wearing school uniform based on the schedule. Keywords: Description, Learning discipline, students class IV-A
AGUSTINA RANTE
2024 · Book · Open Access
Skeletonema costatum salah satu jenis fitoplankton yang umum dibudidayakan dalam pembenihan udang windu (Penaeus monodon Fabr.). Plankton S. costatum memiliki kandungan nutrien tinggi, ukuran kecil digunakan sebagai pakan alami larva udang windu, khususnya pada stadia zoea sampai mysis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk anorganik (NPK+Silikat) dengan dosis 5 ppm, 15 ppm, dan 20 ppm terhadap tingkat kepadatan S. costatum pada udang windu. Penelitian dilaksanakan selama 1 minggu pada bulan Maret 2024 di Koperasi Nelayan Kaltara Mini Hatchery Kepiting Bakau, Jembatan Bongkok, Tarakan. Percobaan menggunakan wadah stoples volume 3 L. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pupuk NPK dan Silikat yang dilarutkan dengan dosis 5 ppm, 15 ppm dan 20 ppm dengan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk anorganik (NPK+Silikat) dengan dosis berbeda memberi pengaruh yang nyata terhadap tingkat kepadatan sel S. costatum. Perlakuan dosis pupuk 15 ppm berbeda nyata terhadap kontrol dan perlakuan lainnya, kepadatan sel rata-rata sebanyak 195.600 sel mL-1. Berdasarkan pertumbuhan selnya, pelakuan dosis pupuk 15 ppm memiliki pertumbuhan terbaik dengan pertambahan sel rata-rata sebesar 1,2705 sel mL-1 hari-1. Penggunaan pupuk NPK dengan tambahan Silikat 15 ppm memberikan pengaruh pertumbuhan yang terbaik pada budidaya Skeletonema costatum dibandingkan dengan dosis lainnya.