CINDY FATIKA PUTRI
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfologis kata afiksasi verba dalam berita online Koran Kaltara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Sumber data yang digunakan berita online Koran Kaltara Edisi Januari 2024 khususnya pada berita headline atau berita utama dengan jumlah berita sebanyak 27 berita berupa verba yang dilekati afiks yang mengalami proses morfologis. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 214 data diantaranya mencakup prefiks, konfiks, sufiks, dan kombinasi afiks. Prefiks yang dianalisis yaitu prefiks meN-, ber-, di- dan ter- dengan hasil temuan yakni sebanyak 111 data yang dikelompokkan sesuai dengan bentuk prefiksnya. Prefiks tersebut adalah prefiks meN- sebanyak 48 data, prefiks ber- sebanyak 14 data, prefiks di- sebanyak 33 data dan prefiks ter- sebanyak 16 data. Sufiks yang ditemukan yaitu sufiks -kan yakni sebanyak 6 data. Konfiks yang ditemukan yaitu konfiks ke-an dengan hasil temuan yakni terdapat 1 data. Kombinasi afiks yang dianalisis yaitu kombinasi afiks me-kan, di-kan, me-i, di-i, memper-, memper-kan, dan diper-kan dengan hasil temuan yakni sebanyak 96 data yang dikelompokkan sesuai dengan bentuk kombinasi afiksnya. Kombinasi afiks tersebut adalah kombinasi afiks me-kan sebanyak 40 data, kombinasi afiks di- kan sebanyak 28 data, kombinasi afiks me-i sebanyak 16 data, kombinasi afiks di-i sebanyak 6 data, kombinasi afiks memper- sebanyak 1 data, kombinasi afiks memper-kan sebanyak 3 data, dan kombinasi afiks diper-kan sebanyak 2 data. Hasil analisis data afiksasi verba yang paling dominan ditemukan dalam berita online Koran Kaltara Edisi Januari 2024 yaitu prefiks dengan jumlah 75 data dengan kategori prefiks terbanyak yaitu prefiks meN- sebanyak 48 data.
FEBRIYANI JAMILAH
2025 · Book · Open Access
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TAHU MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (STUDI KASUS: PADA PABRIK PAK YUNUS KOTA TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas pada produk tahu dengan menggunakan metode seven tools pada UMKM pabrik Pak Yunus Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 420 tahu yang di ambil selama 25 kali proses produksi dan menggunakan metode stratified random sampling. Data yang diperoleh menggunakan metode seven tools yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, histogram, diagram pareto, peta kendali, diagram penyebar dan diagram sebab akibat. Hasil dati penelitian menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan yang terdiri dari cacat lembek, hancur, berbau, dan warna dengen presentase pada cacat lembek yaitu 36,15% cacat hancur sebesar 21,54%, cacat berbau sebesar 20,77%, dan cacat warna sebesar 21,54%. Berdasarkan peta kendali pada Pabrik Pak Yunus masih terdapat 11 kali proses produksi yang garis proses cacatnya melewati batas kontrol. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor manusia, mesin, bahan baku, dan metode. Berdasarkan diagram penyebar diketahui bahwa hubungan antara jumlah produk cacat dengan faktor manusia memiliki hubungan yang positif.
MUHAMMAD FIKRA SYAHNADIN
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan, kelengkapan produk dan harga terhadap keputusan pembelian. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah konsumen MR.DIY di Kota Tarakan dengan jumlah sampel 190 responden. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Litkert. Metode analisis yang digunakan yakni analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel kelengkapam produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di MR.DIY Kota Tarakan.
NERRY FITRIA RISAMDHANI
2025 · Book · Open Access
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Pemerkosaan Inses (Studi Kasus Putusan Nomor: 66/Pid.Sus/2022/PN Tar dan Putusan Nomor: 122/Pid.Sus/2023/PN Tar) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana inses di Kota Tarakan. Serta untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap korban tindak pidana pemerkosaan inses (Studi kasus putusan nomor: 66/Pid.Sus/2022/Pn Tar dan putusan nomor: 122/Pid.Sus/2023/Pn Tar). Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, sumber bahan hukum sekunder, dan sumber bahan nonhukum yang relevan untuk memperoleh hasil penelitian yang objektif terkait dengan penelitian. Sumber bahan hukum menggunakan sumber bahan hukum primer, sumber bahan hukum sekunder, dan sumber bahan nonhukum. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normatif yang dilengkapi dengan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa perlindungan hukum terhadap anak korban inses di Kota Tarakan belum terlaksana secara optimal. Meskipun pelaku dijatuhi hukuman maksimal, rehabilitasi fisik dan psikologis bagi korban pasca-putusan masih terabaikan. Hambatan utama meliputi minimnya anggaran, kurangnya tenaga ahli, stigma sosial, dan regulasi yang belum mengatur mekanisme pemulihan korban secara rinci; bahwa pertimbangan hakim dalam putusan didasarkan pada dampak psikologis terhadap korban, beratnya kejahatan, dan tujuan memberi efek jera. Namun, putusan belum mencakup upaya perlindungan lanjutan, seperti rehabilitasi atau pendampingan jangka panjang, yang sangat dibutuhkan korban inses untuk pemulihan menyeluruh.
NURAFNI OKTAVIA
2025 · Book · Open Access
PENERAPAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA Anak merupakan pewaris bangsa dan penerus di masa yang akan datang dan memiliki harapan hidup yang masih panjang serta cita-cita yang tinggi. Hak-hak setiap anak wajib dijunjung tinggi tanpa anak tersebut meminta. Ketika anak melakukan pelanggaran atau berkonflik dengan hukum, maka anak tersebut harus mendapatkan perlakuan secara khusus, yang mana harus mengutamakan prinsip kepentingan terbaik bagi anak yang mengatur terkait proses penghukuman adalah jalan terakhir (Ultimum Remedium) dengan tetap tidak mengabaikan hak-hak anak sesuai dengan aturan hukum yaitu Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak serta Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak, dimana Undang-Undang tersebut mengatur bentuk penanganan non formal yang dilakukan melalui diversi. Diversi ini difasilitasi oleh penegak hukum pada setiap tingkat untuk mencapai keadilan restoratif yang dapat diselesaikan dengan mewajibkan anak yang berhadapan dengan hukum untuk mengikuti pendidikan atau pelatihan pada lembaga tertentu. Data penelitian skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan yang dilakukan dengan cara membaca dan menganalisis peraturan perundang-undangan, buku, serta artikel yang berkaitan dengan penelitian. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan asas kepentingan terbaik bagi anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika serta hambatan diversi terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika. Berdasarkan hasil analisis, penerapan diversi diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih humanis dan sesuai dengan kepentingan terbaik anak, serta mencegah juga menyoroti tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan diversi, serta perlunya peningkatan pemahaman dan keterlibatan semua pihak terkait, termasuk keluarga, masyarakat, dan lembaga rehabilitasi sosial anak. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap upaya peningkatan kualitas sistem peradilan pidana anak di Indonesia.
NATANIEL RAPANG
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja, dengan Budaya Kerja sebagai variabel mediasi, pada karyawan UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja di sektor pelayanan publik. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh 43 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selain itu, Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Budaya Kerja. Adapun Budaya Kerja memiliki hubungan positif terhadap Kepuasan Kerja, namun pengaruhnya tidak signifikan. Dalam analisis mediasi, ditemukan bahwa Budaya Kerja tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara Dukungan Organisasi dan Kepuasan Kerja, maupun antara Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja lebih bersifat langsung.
MEGAWATY
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran budaya organisasi yang dimediasi oleh variabel motivasi dalam upaya peningkatan kinerja pegawai pelayanan non medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malinau. Budaya organisasi yang kuat diyakini dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan kepuasan kerja, serta memotivasi pegawai untuk bekerja lebih baik. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berbentuk link google formulir sebanyak 115 responden. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis kuantitatif dengan metode Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata responden berpendapat budaya organisasi yang positif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai, budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, yang pada akhirnya berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai, variabel motivasi terbukti mampu memediasi hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Walaupun sudah ada penelitian sebelumnya yang mengkaji model hubungan dari empat variabel tersebut yang dimaksudkan untuk mengetahui hubungan yang lebih luas antara variabel- variabel tersebut. Implikasi teoritis dalam penelitian ini memberikan dukungan empiris terhadap penelitian Paais & Pattiruhu (2015), yang mengindikasikan yakni dorongan kerja memiliki peran besar dalam meningkatkan produktivitas pekerja melalui dorongan material maupun non-material. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar manajemen RSUD Malinau lebih memperkuat budaya organisasi yang positif dan menciptakan program-program motivasi yang dapat mendorong pegawai untuk bekerja lebih optimal, demi tercapainya pelayanan kesehatan yang berkualitas.
INDRANATA
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Pelayanan, Customer Experience, dan Persepsi Harga terhadap Kepuasan Pelanggan, serta peran Promosi sebagai variabel moderasi pada hubungan tersebut. Studi ini dilakukan pada pelanggan Hotel Hokiwa di Malinau, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 300 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan, Customer Experience, dan Persepsi Harga masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Kualitas Pelayanan terbukti sebagai faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan, diikuti oleh Persepsi Harga dan Customer Experience. Namun, peran Promosi sebagai variabel moderasi memberikan hasil yang berbeda. Promosi tidak memoderasi pengaruh Kualitas Pelayanan dan Customer Experience terhadap Kepuasan Pelanggan, tetapi terbukti memoderasi pengaruh Persepsi Harga terhadap Kepuasan Pelanggan secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa promosi dapat memperkuat hubungan antara persepsi harga yang positif dengan kepuasan pelanggan.
DOLFHINA
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja, dengan Budaya Kerja sebagai variabel mediasi, pada karyawan UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja di sektor pelayanan publik. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh 43 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selain itu, Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Budaya Kerja. Adapun Budaya Kerja memiliki hubungan positif terhadap Kepuasan Kerja, namun pengaruhnya tidak signifikan. Dalam analisis mediasi, ditemukan bahwa Budaya Kerja tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara Dukungan Organisasi dan Kepuasan Kerja, maupun antara Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja lebih bersifat langsung.
LAILU DARYANTO
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh negara asal produk dan persepsi kualitas terhadap minat beli dengan citra merek sebagai variabel mediasi (laptop buatan china di kabupaten malinau). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 200 responden menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan untuk menguji validitas, reliabilitas, hubungan antar variabel, serta peran mediasi citra merek dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara asal produk memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap minat beli dan Kinerja citra merek. Persepsi kualitas tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli, tetapi memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap citra merek. Citra merek, sebagai variabel mediasi, memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap minat beli dan memperkuat hubungan tidak langsung antara negara asal produk dan persepsi kualitas, minat beli. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa negara asal produk memengaruhi minat beli dan citra merek, sedangkan untuk persepsi kualitas tidak memiliki pengaruh langsung terhadap minat beli tetapi mempengaruhi citra merek selanjutnya citra merek dapat memediasi secara langsung negara asal produk dan persepsi kualitas terhadap minat beli dan juga citra merek berpengaruh terhadap minat beli.
OTNEL
2025 · Book · Open Access
Kinerja guru sebagai tenaga pendidik utama di sekolah dasar menjadi salah satu faktor penentu kualitas pendidikan. Kinerja yang optimal dari guru sangat diperlukan untuk memastikan siswa mendapatkan pembelajaran yang efektif dan bermutu. Namun, berbagai faktor dapat memengaruhi kinerja guru, baik dari segi internal maupun eksternal. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Mentarang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik sampel jenuh, yang berarti seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan program statistik seperti SPSS atau yang serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otivasi kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru SD Negeri Mentarang dengan nilai signifikansi 0,042 < 0,05. Lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru SD Negeri Mentarang dengan nilai signifikansi 0,032 < 0,05. Budaya organisasi secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru SD Negeri Mentarang dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.
NORASIKIN
2025 · Book · Open Access
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di wilayah seperti Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan UMKM dalam meningkatkan perekonomian daerah. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Responden utama meliputi, aparatur pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan pelaku UMKM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM di Kabupaten Malinau telah dilakukan melalui berbagai program, seperti pelatihan kewirausahaan, fasilitasi permodalan, perluasan akses pasar, dan digitalisasi bisnis. Namun, penelitian ini juga mengungkapkan tantangan yang signifikan, termasuk keterbatasan bahan baku berkualitas, sulitnya akses transportasi, dan rendahnya literasi digital di kalangan pelaku UMKM. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan strategi kolaboratif yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lokal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan UMKM secara terstruktur dan berkelanjutan dapat menjadi katalis utama dalam meningkatkan perekonomian Kabupaten Malinau. Dengan pendekatan yang tepat, UMKM memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
SETING JATING
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, komitmen organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga medis dan kesehatan di layanan rawat jalan RSUD Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 139 responden yang terdiri dari tenaga medis dan tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan Pearson Product Moment dan Cronbach's Alpha. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, komitmen organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Variabel lingkungan kerja memberikan kontribusi terbesar dengan koefisien regresi 0,517, diikuti oleh komitmen organisasi dengan koefisiensi 0,224, dan kompetensi dengan koefisien 0,194. Nilai adjusted R² sebesar 0,382 mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut menjelaskan 38,2% variabilitas kinerja pegawai, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menekankan pentingnya program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi, penguatan kebijakan untuk mendukung komitmen organisasi, serta pengembangan lingkungan kerja yang kondusif melalui peningkatan fasilitas dan hubungan interpersonal.
CERIANITA DWI YANTI
2025 · Book · Open Access
Sumber daya manusia (SDM) memegang peran penting dalam mendorong suatu organisasi mencapai tujuannya. Pencapaian suatu organisasi sangat bergantung pada kinerja pegawai yang memainkan peranan penting dan dominan dalam setiap aktivitas organisasional. Dalam setiap perusahaan ataupun organisasi, berbagai upaya dilakukan agar tujuan organisasi dapat tercapai melalui peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian yang dilakukan ini bersifat kuantitatif untuk meneliti pengaruh dari Leader Member Exchange (LMX), karakteristik individu, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau yang berjumlah 3.190 orang. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan cara yang ilmiah serta metodis, yang mencakup langkah editing, coding, pemberian skor, dan tabulasi. Dalam penelitian ini, metode yang dipilih untuk menganalisis data adalah teknik regresi, dimana alat analisis SPSS menjadi pilihan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leader Member Exchange (LMX) dan karakter individu berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Leader Member Exchange, karakteristik individu, dan lingkungan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Pemeritah Daerah Kabupaten Malinau. Masing-masing faktor ini memberikan kontribusi berbeda namun saling berinteraksi dalam menciptakan kinerja optimal di tempat kerja.
GILEN
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 93 pegawai yang diambil melalui metode sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompensasi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja melalui sistem penghargaan yang adil dan berbasis hasil. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, berperan penting dalam mendorong pegawai untuk mencapai produktivitas yang lebih tinggi. Budaya organisasi yang kuat juga terbukti memengaruhi kinerja pegawai dengan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
TITIK NURINDAH
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia yang berkinerja tinggi dalam mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 93 pegawai BPKD, dengan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepemimpinan yang efektif terbukti mampu meningkatkan kinerja melalui arahan, dukungan, dan inspirasi yang diberikan kepada pegawai. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, memainkan peran penting dalam mendorong pegawai untuk bekerja secara optimal dan mencapai target organisasi. Disiplin kerja, yang mencerminkan kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab pekerjaan, juga memiliki kontribusi yang signifikan dalam menciptakan efisiensi dan produktivitas di lingkungan kerja.
NURHAYATI
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi di Sekretariat Daerah Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 135 pegawai menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan untuk menguji validitas, reliabilitas, hubungan antar variabel, serta peran mediasi Kepuasan Kerja dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai. Lingkungan Kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja, namun tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Kepuasan Kerja, sebagai variabel mediasi, memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap Kinerja Pegawai dan memperkuat hubungan tidak langsung antara Beban Kerja dan Kinerja Pegawai, serta Lingkungan Kerja dan Kinerja Pegawai. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa Beban Kerja dan Lingkungan Kerja memengaruhi Kinerja Pegawai terutama melalui Kepuasan Kerja sebagai mediator. Lingkungan kerja yang kondusif dan beban kerja yang sesuai dapat meningkatkan tingkat kepuasan kerja pegawai, yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja mereka. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen organisasi untuk fokus pada peningkatan Kepuasan Kerja melalui pengelolaan beban kerja yang efektif dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung.
SEPRIDO
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 93 pegawai yang diambil melalui metode sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompensasi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja melalui sistem penghargaan yang adil dan berbasis hasil. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, berperan penting dalam mendorong pegawai untuk mencapai produktivitas yang lebih tinggi. Budaya organisasi yang kuat juga terbukti memengaruhi kinerja pegawai dengan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
RUSLANI
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, komitmen organisasi, dan motivasi terhadap kinerja pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malinau. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan seluruh populasi pegawai Dinas, sebanyak 75 orang, sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui angket yang diukur menggunakan skala Likert serta dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Variabel independen yang dianalisis meliputi kepemimpinan, komitmen organisasi, dan motivasi, sementara variabel dependen adalah kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi, terutama dalam aspek afektif, juga berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kinerja. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, menjadi faktor pendorong utama yang memengaruhi efektivitas kerja pegawai. Studi ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang efektif, komitmen yang kuat, dan motivasi yang tinggi untuk meningkatkan produktivitas serta pelayanan publik. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan kepada organisasi publik untuk memperkuat kepemimpinan, membangun budaya komitmen yang mendalam, serta menyediakan lingkungan kerja yang mendukung motivasi pegawai. Dengan demikian, tujuan pembangunan masyarakat desa melalui Dinas PMD dapat dicapai secara lebih optimal.
ABDUL SANI
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada badan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 153 responden. Variabel independen dalam penelitian ini komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa komitmen organisasi kerja yang tinggi, sistem motivasi yang adil dan kompetitif, serta kepuasan kerja yang terpenuhi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah organisasi perlu memberikan perhatian lebih pada pengelolaan komitmen organisasi, pemberian motivasi dan kepuasan kerja yang positif untuk meningkatkan produktivitas pegawai.