Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 44 dari 342

DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KOMUNIKASI SISWA KELAS V D SD NEGERI UTAMA 2 TARAKAN

SUCI RAMDANI
2025 · Book · Open Access

Media sosial merupakan platform atau aplikasi berbasis internet yang menjadi-kan penggunanya untuk berinteraksi, berbagi informasi, dan terhubung dengan orang lain. komputer, ponsel pintar, dan lain lain dengan bantuan jaringan seluler sebagai penghubungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media sosial dan apa saja dampaknya terhadap komunikasi siswa padaKelas V D SDN Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa dan 1 guru wali kelas, kemudian diambil 3 siswa untuk menjadi sampel. Dimana dipilih berdasarkan siswa yang memiliki ketertarikan, konsentrasi dan menikmati aktivitas serta siswa yang cenderung lebih banyak merasakan Penggunaan nya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kuisioner kemudian peneliti melakukan observasi ter-hadap subjek dan dikonfirmasi dengan wawancara oleh subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan media sosial terhadap komunikasi pada siswa kelas V D SD Negeri Utama 2 Tarakan yaitu untuk menambah teman, se-bagai sarana belajar, untuk melupakan seseorang, menghilangkan rasa bosan, mampu meningkatkan dan melatih kefokusan siswa serta membuat siswa men-jadi lupa waktu. (2) dampak positif siswa kelas V D SD Negeri Utama 2 Tara-kan dalam menggunakan media sosial terhadap komunikasinya ialah menjaga ucapan dengan baik, mengucapkan kata maaf, mendengarkan teman berbicara, berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dipahami dan tidak bertele tele. (3) dampak negatifnya siswa cenderung mengganggu teman, membully secara ver-bal, emosional, dan siswa juga dengan mudah untuk berbicara kotor kepada te-mannya. Kata Kunci : Dampak, Penggunaan, Media Sosial, Komunikasi Social media is an internet-based platform or application that facilitates interaction, information exchange, and connectivity among users. Computers, smartphones, and other devices utilize cellular networks to establish a connection. The purpose of the research was to describe the use of social media and its impact on student communication in grade V of SDN Utama 2 Tarakan. The type of research used was descriptive qualitative. The research subjects were 24 students and 1 teacher, then 3 students were taken as samples. The selection of students was based on the interest, concentration and enjoy activities and students who tend to feel more use. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews with the subjects. The results of the research showed that (1) the use of social media on communication in class V-D students of SDN Utama 2 Tarakan is to add friends, to learn, to forget someone, to eliminate boredom, to improve and train student focus and make students forget time. (2) the positive impact of class V-D students of SDN Utama 2 Tarakan in using social media on their communication is to maintain good speech, say sorry, listen to friends speak, communicate with language that is easy to understand and not long-winded. (3) the negative impact is that students tend to disturb friends, bully verbally, emotionally, and students also easily talk dirty to their friends.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD PADA SISWA KELAS III A SDN 032 TARAKAN

NOVITA YUSAK NENOGASU
2025 · Book · Open Access

Membaca merupakan salah satu bentuk dari berkomunikasi, baik itu berkomunikasi intrapersonal (dengan diri sendiri) maupun berkomunikasi interpersonal (dengan orang lain). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan membaca siswa dengan menggunakan media pembelajaran flash card. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan pengamatan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III A SDN 032 Tarakan tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I sebesar 50% dengan kategori rendah, sehingga dilanjutkan pada siklus II menjadi 75% dengan kategori tinggi. Adapun hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu sebesar 81,55% dengan kategori tinggi, kemudian dilanjutkan pada siklus II menjadi 89,60% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil tes membaca yang dilakukan pada siklus I, siswa yang berada pada level membaca mandiri dengan persentase 65,40%, pada level membaca berkembang dengan persentase 15,40%, dan level membaca perlu bimbingan dengan persentase 19,20%. Sedangkan pada siklus II, siswa yang berada pada level membaca mandiri meningkat menjadi 80,80%, di level membaca berkembang mengalami penurunan dengan persentase 11,50%, dan pada level membaca perlu bimbingan juga mengalami penurunan dengan persentase 7,70%. Reading is a method of communication, both intrapersonal and interpersonal. This research aims to improve students' reading skills by using flashcards as a learning tool. Classroom Action Research (CAR) was used, with two cycles of four stages each: planning, implementation, observation, and assessment. The subjects of this study were 26 students from SDN 032 Tarakan's class III A during the 2024/2025 academic year. This study's data collection techniques included observation, testing, and documenting. The observation of the teacher's instructional activities in cycle I resulted in 50% in the low category, which was increased to 75% in cycle II. The results of student activity observations in cycle I were 81.55% in the high category, followed by cycle II at 89.60%. According to the results of the reading exam administered during Cycle I, students at the independent reading level accounted for 65.40%, those at the developing reading level for 15.40%, and those at the guided reading level for 19.20%. Meanwhile, during cycle II, students at the independent reading level reached 80.80%, while those at the developing reading level declined by 11.50%, and those at the guided reading level decreased by 7.70%.

Pengembangan Asesmen Diagnostik Berbasis Cerita Pendek Sederhana Pada Siswa Kelas V SDN 035 Tarakan

ELVIRA PERMATASARI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk berupa asesmen diagnostik berbasis cerita pendek sederhana. Produk ini berupa tes objektif dalam bentuk soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bervariasi yaitu terdapat 10 soal kognitif yang didalamnya terdapat dua teks cerita pendek dengan soal bervariasi (pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian dan uraian), selain itu terdapat 5 soal non kognitif. Alur penelitian ini menggunakan ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 035 Tarakan tahun ajaran 2025 dengan jumlah siswa 25 peserta didik. Hasil validasi yang diperoleh secara keseluruhan nilai rata-rata yaitu 84% dengan persentase validasi ahli produk, ahli bahasa, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil persentase validasi angket respon guru sebesar 83% dan persentase validasi angket respon siswa sebesar 83% dengan kategori sangat layak. Sedangkan Angket respon siswa kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 80% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori tertarik dan Angket respon guru kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 96,5% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori sangat tertarik.

ANALISIS INCREMENTAL CAPITAL OUTPUT RATIO (ICOR) SEKTOR JASA KEUANGAN DAN ASURANSI DI INDONESIA

AFIQA MEILANI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pinjaman dan perencanaan kebutuhan kapital pada sektor jasa keuangan dan asuransi. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Menggunakan alat analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR), dan pola pemetaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR) kawasan dengan nilai efisien adalah Kawasan Sulawesi dengan nilai 0,69. Kemudian paling inefisiensi adalah pulau Jawa dengan nilai 30,30. Analisis perencanaan kebutuhan kapital setiap kawasan di Indonesia tahun 2024-2030 dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 4% dibutuhkan kapital sebesar Rp3.422.861.930.000, selanjutnya target pertumbuhan 6% dibutuhkan kapital sebesar Rp5.456.421.140.000, sementara target pertumbuhan 8% dibutuhkan kapital sebesar Rp7.733.700.990.000.

ANALISIS IMPLEMENTASI POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM (PPK-BLU) PADA BLU UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA (UPBU) JUWATA

ELVIAN ROLLYANTO
2025 · Book · Open Access

Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) merupakan kebijakan strategis dalam reformasi birokrasi dan tata kelola keuangan sektor publik di Indonesia, yang mengadopsi prinsip New Public Management (NPM). Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi satuan kerja pemerintah dalam mengelola keuangan secara efisien, produktif, dan akuntabel tanpa mengabaikan orientasi pelayanan publik. UPBU Juwata Tarakan, sebagai UPT di bawah Kementerian Perhubungan, telah berstatus BLU sejak 2017 dan memainkan peran strategis dalam mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PPK-BLU di UPBU Juwata dan mengevaluasi sejauh mana pengelolaan keuangannya mencerminkan prinsip good governance, efisiensi anggaran, serta peningkatan kualitas layanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan telaah dokumen seperti RSB, RBA, DIPA, dan laporan keuangan BLU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PPK-BLU memberikan manfaat nyata, seperti fleksibilitas dalam pengelolaan PNBP, percepatan realisasi anggaran, dan peningkatan akuntabilitas pelaporan. Namun, tantangan seperti belum optimalnya Pemanfaatan teknologi informasi, kurangnya pelatihan SDM, lemahnya koordinasi internal, serta dinamika eksternal seperti perubahan regulasi dan tekanan terhadap standar layanan masih menjadi hambatan. Berdasarkan model implementasi Grindle, keberhasilan kebijakan sangat bergantung pada isi kebijakan dan konteks pelaksanaannya, termasuk regulasi, kapasitas lembaga, dan kesiapan SDM. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya studi pengelolaan keuangan sektor publik berbasis kinerja. Secara praktis, temuan ini menjadi masukan strategis bagi UPBU Juwata dan pemangku kebijakan dalam memperkuat tata kelola BLU, khususnya di sektor transportasi udara.

MOTIVASI ANGGOTA KELOMPOK TANI DALAM PENINGKATAN PERAN KELOMPOK TANI DI DESA SEMPAYANG KABUPATEN MALINAU

LARAS WATI
2025 · Book · Open Access

Kelembagaan kelompok tani memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Namun, efektivitas peran tersebut sangat dipengaruhi oleh motivasi anggotanya. Penelitian ini bertujuan : (1) mengetahui tingkat motivasi anggota kelompok tani dalam meningkatkan peran kelompok tani di Desa Sempayang (2) mengetahui peran kelompok tani di Desa Sempayang. Jumlah responden 33 orang dari lima kelompok tani yang dipilih secara acak, dengan menggunakan analisis data skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi anggota kelompok tani berada dalam kategori tinggi dengan skor total 1.085. Semua indikator motivasi (kebutuhan, nilai, persepsi, dukungan, dan insentif) menunjukkan skor tinggi. Peran kelompok tani juga berada dalam kategori tinggi dengan skor total 719, ditandai dengan efektivitas sebagai wadah belajar, kekuatan dalam kerja sama, dan kontribusi dalam peningkatan produksi.

penegakan hukum terhadap perdagangan pangan kedaluwarsa di kota tarakan

SABRINA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penegakan hukum terhadap perdagangan pangan kedaluwarsa serta faktor-faktor yang menghambat penegakan hukum tersebut di Kota Tarakan. Kota Tarakan, yang terletak di Kalimantan Utara, memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan antara Indonesia dan Malaysia. Namun, tingginya permintaan pangan dan lemahnya pengawasan menyebabkan banyak produk pangan kedaluwarsa beredar di pasaran, yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penegakan hukum terhadap perdagangan pangan kedaluwarsa di Kota Tarakan belum optimal. Meskipun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan kepolisian telah melakukan pengawasan, keterbatasan sumber daya dan rendahnya kesadaran hukum pelaku usaha menjadi kendala utama. Selain itu, faktor ekonomi dan kurangnya edukasi hukum juga berkontribusi terhadap masalah ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan hukum dan perlindungan konsumen di Indonesia, khususnya dalam konteks perdagangan pangan

TINJAUAN HUKUM KONTEN YOUTUBE SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA

RENA DWI APRIANA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaturan hukum hak cipta konten YouTube sebagai objek jaminan fidusia serta mekanisme penerapannya dalam hukum positif Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal/normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, dan sumber hukum terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak cipta pada konten YouTube yang telah terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM dapat dijadikan objek jaminan fidusia karena termasuk kekayaan intelektual berbentuk benda bergerak tidak berwujud. Selain itu, mekanisme penerapan konten YouTube sebagai objek jaminan fidusia meliputi pendaftaran hak cipta pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pembuatan akta jaminan melalui notaris, dan pencatatan pada kantor Pendaftaran Fidusia. Dengan demikian, konten YouTube yang telah bersertifikat hak cipta diakui secara hukum sebagai aset ekonomi yang dapat dijadikan jaminan fidusia untuk mendukung akses pembiayaan ekonomi kreatif.